;
Tags

Perusahaan

( 1082 )

Usut Dugaan Rekayasa Keuangan BUMN Karya

HR1 07 Jun 2023 Kontan (H)

Belum beres soal masalah utang yang menggunung akibat beratnya beban penugasan pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi), sejumlah emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya kini mendapat tudingan baru. Kementerian BUMN menuding, ada  potensi fraud atau  manipulasi laporan keuangan beberapa BUMN Karya. Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, kini pemerintah memiliki pekerjaan rumah untuk mengungkap seputar isu buruknya tata kelola keuangan BUMN Karya. Dia mengungkapkan, dugaan tersebut antara lain mengarah pada PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Kementerian BUMN, kata Tiko, tengah menginvestigasi WSKT dan WIKA guna memastikan perlu tidaknya  pernyataan kembali atau restatement laporan keuangan kedua emiten tersebut. Dugaan keganjilan di laporan keuangan BUMN Karya juga tengah ditelaah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ada tiga laporan keuangan yang tengah ditelaah yaitu WSKT, WIKA, dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan, lantaran masih ditelaah, saat ini belum bisa dinyatakan apakah terbukti ada pelanggaran atau tidak. "Kalau ada pelanggaran, kami akan berikan sanksi sesuai aturan yang berlaku," ujar Inarno dalam konferensi pers, Selasa (6/6). Menanggapi tudingan ini, SVP Sekretaris Perusahaan  WSKT, Ermy Puspa Yunita mengatakan, dalam menerbitkan laporan keuangan, WSKT selalu mengacu kepada aturan yang berlaku. WSKT juga mengikuti peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan OJK. "Sebelum menerbitkan laporan keuangan, WSKT juga sudah melakukan beberapa tahapan dan proses audit oleh akuntan publik yang terdaftar di OJK sebagai auditor independen," ujarnya.

Market Cap Amman Mineral Rp 129 Triliun, Terbesar di Sektor Material Dasar

KT1 07 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID- Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) akan memiliki kapitalisasi pasar  (market cap) berkisar Rp 120-129 triliun begitu sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), Juli 2023. Dengan demikian, market cap Amman Mineral terbesar di sektor mineral dasar Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, dikutip Selasa (6/6/2023), market cap Amman Mineral mencapai Rp 120 triliun, jika harga pelaksanaan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham mencapai Rp1.650. Adapun market cap Rp 129 triliun tercapai  jika harga pelaksanaan IPO Amman Mineral di harga tertinggi, Rp1.775. Sebagai perbandingan, tulis Phintraco, market cap PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) per 6 Juni 2023 mencapai Rp 73 triliun, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 65,5 triliun, PT Aneka Tambang Tbk Rp 47 triliun, PT Bumi Resourch Tbk (BMRS) Rp 18,4 triliun. Adapun market cap dua  pendatang baru di sektor ini, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel masing-masing Rp82 triliun dan Rp 51 triliun, berdasarkan data Google Finance. Amman Mineral akan melepas 7,2 miliar saham melalui IPO dengan harga penawaran Rp1.650-1775. Perusahaan pertambangan tembaga dan emas ini bakal meraup dana IPO maksimal Rp 12,9 triliun, lebih besar Merdeka Battery dan Harita Nickel sekaligus menjadi IPO terbesar sepanjang tahun 2023 berjalan. (Yetede)

Biaya Operasional Gerus Laba, Medco Masih Konsolidasi

KT1 06 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Kinerja PT Medco Energy Internasional Tbk (MEDC) diperkirakan konsolidasi pada  tahun ini, menyusul hasil laba bersih kuartal 1-2023 sebesar US$ 82,1 juta, terkoreksi 8,9% (yoy) atau turun 36,9% (qoq). Biaya operasional yang lebih tinggi menggrogoti laba bersih periode ini dibawah ekpektasi analis. Analis Ciptadana Sekuritas  Arief Budiman mengungkapkan, turunnya laba bersih Medco disebabkan oleh melonjaknya beban pokok pendapatan menjadi US$ 325, juta. Meningkat 40,5% (YoY) dan naik 99,4% (QoQ). Selain itu, biaya operasional (opex) tercatat US$54,1 juta atau naik 30,4% (YoY), namun turun 17,4% (QoQ). "Laba bersih kuarta;l I-2023 dibawah ekspektasi kami dan konsensus, hanya memenuhi 17-20% dari perkiraan setahun penuh 2023. Padahal pendapatan periode ini masih lebih kuat di US$ 558,1 juta, naik 18,4% (YoY) terutama didukung oleh peningkatan volume minyak dan gas sebesar  sebesar 29,9% menjadi 165 MBOEPD, dan sejalan dengan ekspektasi Kami  yakni 25% dari estimasi sepanang 2023," papar ARief dalam publikasinya. (Yetede)

Pelanggaran Upah Buruh Bermunculan

KT3 05 Jun 2023 Kompas

Sejumlah dugaan pelanggaran bermunculan ketika Permenaker No 5 Tahun 2023 diterapkan. Pelanggaran itu, antara lain, ialah penerapan sepihak dan pemotongan upah hingga di bawah standar minimum. Ketua Umum Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia Dian Septi Trisnanti mengatakan, salah satu perusahaan di Jakarta Utara memberlakukan sepihak Permenaker No 5 Tahun 2023. Per Juni 2023, upah para pekerja dipotong 25% dan hanya perlu bekerja empat hari per pekan.

”Ada sekitar 2.000 pekerja (di perusahaan itu) yang tersebar dalam empat serikat buruh. Dua serikat buruh sepakat dan dua lainnya tidak sepakat,” ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Minggu (4/6/2023). Perundingan antara perusahaan dan serikat buruh, lanjut Dian, belum selesai. Namun, perusahaan secara sepihak memberlakukan pemotongan upah dan jam kerja bagi semua buruh. Mulai Juni 2023, sejumlah pekerja hanya menerima upah Rp 3,6 juta per bulan. Jumlah ini di bawah standar upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta yang sekitar Rp 4,9 juta per bulan.

Permenaker No 5/2023 tentang Penyesuaian Waktu Kerja dan Pengupahan pada Perushaan Industri Padat Karya Tertentu Berorientasi Ekspor yang Terdampak Perubahan Ekonomi Global mengizinkan perusahaan padat karya berorientasi ekspor untuk membayarkan upah paling sedikit 75% upah yang biasa diterima pekerja. Aturan itu juga membolehkan perusahaan menyesuaikan waktu kerja kurang dari 7 jam per hari dan 40 jam per pecan untuk enam hari kerja dalam sepekan. Selain itu, ada pula opsi 8 jam per hari dan 40 jam per pekan untuk lima hari kerja dalam sepekan. Namun, penyesuaian upah dan waktu kerja harus berdasarkan kesepakatan antara perusahaan dan serikat pekerja/buruh. (Yoga)


Pudarnya Kejayaan ”Kota Dollar”

KT3 05 Jun 2023 Kompas

Beberapa dekade lalu, Kecamatan Majalaya, Bandung, Jabar, pernah tersohor sebagai sentra produsen tekstil di Tanah Air. Produksi tekstil dari kawasan ini melanglang buana tak hanya ke penjuru Tanah Air, tetapi juga menembus pasar dunia. Saking melimpahnya permintaan dan omzet, kawasan ini bahkan sempat dijuluki ”Kota Dollar”. Namun, kini semua itu tinggal kenangan. Berdasarkan pengamatan Kompas dua-tiga pekan sebelum hari raya Lebaran 2023, lalu lintas di Jalan Rancajigang, Majalaya, Bandung, lengang. Padahal, di ruas jalan sepanjang sekitar 3,4 km terdapat setidaknya lima pabrik tekstil produk tekstil (TPT). Semestinya, jalan dengan lebar 7 meter itu dipadati kesibukan hilir-mudik truk pengangkut barang dan kendaraan pribadi pekerja pabrik. Kondisi serupa tampak di dalam pabrik yang minim aktivitas. Hanya sebagian mesin pabrik yang dioperasikan, selebihnya dalam kondisi mati.

”Bukannya rusak, tetapi memang tak beroperasi karena sedang sepi order,” kata seorang pemimpin perusahaan tekstil tersebut. Ia meminta agar identitas dan nama perusahaannya tidak disebutkan lantaran khawatir kepercayaan pemasok, perbankan, dan calon pembeli bakal makin tergerus dengan situasi yang tengah dihadapinya. Padahal, saat itu sedang menjelang Lebaran. Sebelum-sebelumnya, kegiatan di pabrik yang memproduksi kain motif untuk garmen ini selalu luar biasa sibuk menjelang Lebaran. Bahkan, para karyawan harus lembur. Semua mesin bekerja siang dan malam dengan kapasitas maksimal 100%. Bahkan, kesibukan itu biasanya sudah terjadi mulai 3-6 bulan sebelum Lebaran. Kini, utilitas produksi pabrik tersebut tidak sampai 60%. Ketua Asosiasi Pertekstilan Majalaya Aep Hendar membenarkan kondisi itu. Rata-rata pengusaha tekstil di Majalaya kini mengalami penurunan permintaan yang drastis. Menurut dia, saat ini ada sekitar 200 pabrik berskala industri kecil menengah di kawasan Majalaya. Jumlah itu terus menyusut beberapa tahun terakhir lantaran banyak pabrik kecil yang kesulitan keuangan. (Yoga)


Sentimen Sesaat untuk GOTO

KT1 05 Jun 2023 Tempo

JAKARTA – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk masuk jajaran top gainer alias mengalami kenaikan harga paling tinggi di pasar modal pada pekan lalu. Harga saham GoTo melesat 34,86 persen ke level Rp 147 per saham. Sejumlah analis mengkhawatirkan aksi ambil untung setelah pergerakan tersebut. Menjelang penutupan perdagangan pada Rabu, 31 Mei lalu, saham emiten berkode GOTO itu menyentuh batas auto-rejection atas (ARA) setelah sepanjang hari berada di zona merah. Hari itu, GOTO ditransaksikan sebanyak 54.370 kali dengan volume sebesar 45,94 miliar lembar saham. Nilai transaksinya mencapai Rp 6,44 triliun. Investor asing tercatat mendominasi perdagangan dengan nilai beli bersih atau net buy sekitar Rp 2,9 triliun. Menurut Direktur PT Ekuator Swarna Investama, Hans Kwee, pergerakan pada akhir perdagangan ini dipicu oleh penyesuaian Morgan Stanley Capital Indonesia (MSCI) Global Standard Index per 31 Mei 2023. Dalam daftar terbarunya, GOTO termasuk salah satu konstituen berdasarkan jumlah saham aktif yang diperdagangkan pada periode tertentu serta kapitalisasi pasar. Indeks tersebut banyak menjadi acuan pengelola dana untuk mengatur portofolio investasi mereka. Salah satunya untuk exchange-traded fund (reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek). "Jadi, fund akan alokasikan dana ke saham (yang masuk daftar indeks) tersebut," kata Hans kepada Tempo, kemarin. Dia memperkirakan katalis positif tersebut masih akan mempengaruhi pergerakan saham GOTO pekan ini. Sebelum GOTO masuk indeks MSCI, hanya ada dua saham teknologi yang terdaftar di MSCI, yaitu Grab Holdings Ltd (GRAB) dan Sea Limited (SE). "Fund asing akan diversifikasi dengan menjual GRAB dan SE serta membeli GOTO," ujarnya. (Yetede)

Hartadinata Perluas Pasar ke India

KT3 03 Jun 2023 Kompas

Produsen dan distributor emas PT Hartadinata Abadi Tbk mencatatkan kenaikan volume produksi emas perhiasan dan emas batangan 23 persen pada triwulan I-2023 menjadi 3,36 ton. Peningkatan tersebut, di antaranya, ditopang oleh ekspor di pasar India. ”Salah satu kerja sama ekspor dengan India ini kami nilai sebagai pionir sebelum meluaskan pasar ekspor ke negara lainnya,” kata Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk Sandra Sunanto, Rabu (31/5/2023). (Yoga)

Posisi Buruh Kian Terimpit

KT3 03 Jun 2023 Kompas

Permenaker No 5 Tahun 2023 telah berjalan tiga bulan sejak diundangkan. Penolakan terhadap peraturan tersebut terus dikumandangkan oleh kalangan serikat pekerja atau buruh padat karya. Implementasi peraturan ini dinilai kian memberatkan kehidupan mereka. Permenaker No 5 Tahun 2023 tentang Penyesuaian Waktu Kerja dan Pengupahan pada Perusahaan Industri Padat Karya Tertentu Berorientasi Ekspor yang Terdampak Perubahan Ekonomi Global mengizinkan perusahaan padat karya berorientasi ekspor mengurangi waktu kerja dan membayarkan upah paling sedikit 75 % upah yang biasa diterima pekerja. Permenaker ini juga membolehkan perusahaan dapat menyesuaikan waktu kerja kurang dari 7 jam per hari dan 40 jam per pekan untuk enam hari kerja dalam sepekan. Permenaker ini berlaku mulai 8 Maret 2023. Baik soal penyesuaian waktu kerja maupun penyesuaian besaran upah, dalam regulasi itu mengatur bahwa kedua hal tersebut harus berdasarkan kesepakatan antara serikat pekerja/buruh dan pengusaha.

Ketua Pengurus Basis Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia (FSBPI) di salah satu pabrik garmen di Cakung, Jaktim, Titin Nurlinasari, Jumat (2/6), mengatakan, tidak semua pabrik padat karya orientasi ekspor yang berlokasi di Cakung mempunyai serikat pekerja. Akibatnya, karyawan tidak memiliki cukup kekuatan untuk menolak atau menyatakan keberatan atas Permenaker No 5/2023 tersebut. Di pabrik garmen tempat Titin bekerja sudah menerapkan Permenaker No 5/2023 tanpa persetujuan penuh semua serikat pekerja. Dari empat serikat pekerja yang ada, setengahnya menyatakan tidak setuju dan setengahnya lagi, termasuk FSBPI, menyatakan penolakan. ”Pada 17 Mei 2023, perusahaan tempat saya bekerja menyodorkan pengajuan persetujuan kepada serikat pekerja agar menyetujui pemotongan upah 25 % dan pengurangan jam kerja. Serikat saya tidak setuju. Namun, per 31 Mei, perusahaan mengumumkan resmi tentang penerapan permenaker tersebut mulai 1 Juni 2023,” ujar Titin. (Yoga)


Dongkrak Nilai Perusahaan Lewat Panggung Olahraga

KT1 03 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Perusahaan-perusahaan pelat merah antusias mensponsori berbagai event olahraga populer tingkat nasional maupun internasional, guna mendongkrak nilai perusahaan sekaligus mendorong perekonomian. Balap motor dunia MotorGP 2022 di Mandalika yang disponsori Pertamina, misalnya, disiarkan langsung di lebih dari 200 negara dan disaksikan 428 juta rumah tangga. Global exposure lewat panggung olahraga  ini mendukung aspirasi Pertamina Go Global dengan nilai pasar US$ 100 miliar atau Rp 1.499 triliun, tahun  2024. Vice President Corporate Communication PT Peramina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan, perusahaan negara ini merupakan salah satu BUMN di Indonesia yang berkontribusi penting untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di berbagai sektor, termasuk dibidang olahraga.  "Di sisi lain, dengan berkolaborasi  pada event olahraga, tentu akan meningkatkan branding Pertamina yang akhirnya berdampak positif pada awareness dan penjualan produk Pertamina. Apalagi, belakangan kita juga berprestasi dibanyak olahraga di kancah internasional, sehingga semakin meningkatkan brand Pertamina di level global," katanya kepada Investor Daily, Kamis (01/15/2023). (Yetede)

Amman Mineral Incar Dana Rp 12,9 Triliun

KT3 02 Jun 2023 Kompas

Perusahaan tambang PT Amman Mineral Internasional Tbk  berencana melepaskan 10 persen saham atau sebanyaknya 7,2 miliar saham. Adapun harga penawaran berkisar antara Rp 1.650 dan Rp 1.775 per saham. Dengan demikian, potensi dana yang diserap sebesar Rp 12,9 triliun. ”Aksi korporasi ini merupakan salah satu langkah strategis untuk mengembangkan bisnis yang berkelanjutan di era transisi energi,” kata Presiden Direktur Amman Alexander Ramlie di Jakarta, Rabu (31/5/2023). (Yoga)