;
Tags

Perkebunan

( 153 )

Dugaan Praktik Monopoli, KPPU Surati Eksportir Gambir

KT3 03 Jan 2022 Bisnis Indonesia

Kakanwil I Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Ridho Pamungkas menyatakan, 7 eksportir di Sumbar telah disurati agar memberi data perdagangan pada KPPU untuk penelitian terkait praktik monopoli komoditas gambir. Menurutnya perlu dikatahui dulu bagaimana eksportir melakukan perdagangan dan menetapkan harga. Sesuai UU No 5/1999, KPPU berwenang meminta data, dan pelaku usaha wajib memberikannya. Gambir adalah mata pencaharian pokok 90 % petani Kabupaten Pesisir Selatan dan daerah lain di Sumbar, yang akhir-akhir ini, harga beli di tingkat petani rendah. Perusahaan eksportir gambir di Prov Sumbar membantah sorotan KPPU yang menyebut eksportir gambir di Sumbar melakukan praktik Monopoli. Dirut PT Radjdular Brother Rajeshwar Mandal berkata, surat yang didapat perusahaannya dari KPPU butuh penjelasan lebih lanjut; “Kami ada alasan harga gambir tidak tetap dan bisa anjlok dibawah 20 per kg-nya” ungkap Rajeshwar, dimana perbedaan harga gambir disebabkan oleh kualitas. (Yoga)


Industri Pengolahan Kelapa Tembus Pasar Ekspor

KT1 19 Dec 2021 Investor Daily

PT Pacific Eastern Coconut Utama (PT PECU), industri pengolahan buah kelapa di Pangandaran, Jawa Barat, sukses menembus pasar ekspor. Dalam berbisnis, PT PECU memaksimalkan pasokan kelapa dari hasil perkebunan petani lokal. Saat ini, PECU telah menggandeng 1.300 petani lokal dalam rantai pasok. Air santan kelapa diekspor ke Amerika Serikat dan Kanada, air kepala kemasan diekspor ke AS, Tiongkok dan Jerman. Kemudian serbuk dan tepung kelapa diekspor ke Rusia, Jepang, Tiongkok, dan Inggris. PT PECU yang merupakan industri terbesar di Pangandaran terus mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah, terutama Dinas Pertanian. (Yetede) 

Bulog Serap 17 Ribu Ton Jagung Dalam Negeri

KT1 17 Dec 2021 Investor Daily

Perum bulog sudah menyerap 17 ribu ton jagung produksi dalam negeri per tanggal 15 Desember 2021. "Dengan demikian, tugas publik dari pemerintah untuk menjaga petani jagung bisa terealisasi. Penyerapan jagung dalam negeri dilakukan Perum Bulog melalui empat wilayah sentra produksi jagung di Indonesia, yaitu di provinsi Lampung  sebanyak 860 ton, provinsi Jawa Tengah sebanyak 6.694 ton, Provinsi Jawa barat sebanyak 236 ton, dan Provinsi Jaw Timur sekitar 9.215 ton," kata Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal di Jakarta, Kamis (16/12). Perum Bulog mendapatkan penugasan untuk penyediaan pasokan jagung dan penyaluran jagung bersubsidi kepada peternak sasaran. Yang ditunjuk sesuai harga jual jagung kepada peternak. (Yetede)

Teh Indonesia Terjual Rp 57 Miliar di Selangor

IDR 23 Nov 2021 Kompas

Kompas, Jakarta - PT Perkebunan Nusantara III Holding berhasil membukukan transaksi penjualan teh senilai 4 juta dollar AS atau Rp 57 miliar pada Selangor International ExpoFood and Beverage (SIE F&B) 2021. Pameran ini berlangsung secara hibrida pada 18-21 November 2021 di Kuala Lumpur, Malaysia. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementrian Perdagangan menyatakan, partisipasi Kementrian Perdagangan dan PT Perkebunan Nusantara III Holding pada pameran ini bertujuan untuk terus mendorong kinerja ekspor Indonesia ke Malaysia, khususnya sektor makanan dan minuman pascapandemi Covid-19. 

Produk Olahan Hortikultura, Produsen Tingkatkan Volume

HR1 26 Oct 2021 Bisnis Indonesia

Permintaan pasar terhadap produk olahan hasil hortikultura Jawa Timur kian meningkat seiring dengan mulai bergeraknya aktivitas ekonomi setelah level pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM menjadi level 1. Ketua Asosiasi Pengolahan Hasil Hortikultura (Asperhorti) Jatim M. Maulud mengatakan bahwa untuk memenuhi permintaan pasar, pelaku usaha makanan olahan hortikultura pun mulai meningkatkan volume produksi. “Kondisi saat ini makin membaik, karena sebagian besar di Jatim sudah tidak lagi PPKM sehingga kami berusaha menambah pasar, juga volume produksi serta meningkatkan. Terkait dengan produksi produk olahan hortikultura, Maulud menjelaskan bahan baku ini melimpah sehingga perlu dilakukan pengolahan yang optimal agar memiliki nilai tambah.


Percepatan Kredit Usaha Rakyat, Menanti Wangi Serai Dari Tountimomor

KT1 19 Oct 2021 Bisnis Indonesia

Tanaman serai wangi terhampar di Desa Tountimomor, Kakas Barat, Minahasa, Sulawesi. Dibalik hijaunya tanaman tersebut, tersimpan potensi pengolahan  yang diharapkan mampu mendorong kesejahteraan para petani. Tanaman serai wangi atau Cympobogon narus memiliki kultur teknis yang tidak banyak memerlukan persyaratan. Agar tumbuh, tanaman ini cukup hidup pada ketinggian 200-1.000 meter diatas permukaan laut (mdpl) dengan ketinggian ideal 350-600 mdpl. Pada ketinggian tersebut, serta wangi mampu menghasilkan rendemen dan  mutu minyak atsiri yang baik. 

Potensi tersebut dimaksimalkan oleh PT Bank Pembangunan Daerah Sulewesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo), yang mengucurkan kredit usaha rakyat atau KUR mencapai Rp 6,9 miliar kepada 192 debitur guna mengembangkan ekosistem klaster wangi. "Kami biayai petani dan offtakernya, yaitu usaha penyulingannya," ujar Direktur Utama Bank SulutGo Revino Pepah, saat ditemui di Minahasa, Sulewesi Utara, baru-baru ini. Revino berharap penyaluran kredit tersebut nantinya akan menjadikan minyak serai wangi sebagai produk andalan yang menyejahterakan  petani di Minahasa. 

Herli Warandouw, Pemimpin Koperasi MMJ, menuturkan bahwa pasar bagi  produk turunan tanaman serai wangi terbuka lebara setelah adanya permintaan dari perusahaan minyak nabati, yaitu PT Indesso Aroma yang berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Oleh sebab itu, penyaluran KUR ke klaster serai wangi diharapkan mampu mendorong produktivitas di sektor pertanian.  Kemudahan kredit, cepatnya penyaluran, dan plafon yang mencapai Rp 100 juta tanpa anggunan diharapkan mampu mengoptimalkan petani serai wangi. (yetede)

Produksi Beras Solok, Sumbar Perlu Intensifikasi Lahan

KT1 29 Sep 2021 Bisnis Indonesia

Pemerintah Provinsi Sumetra Barat terus berupaya meningkatkan produksi beras solok premium tetapi lahan yang kian menyempit jadi persoalan. Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengatakan intensifikasi lahan menjadi salah satu kunci meningkatkan produksi beras di kota Solok yang memiliki lahan sempit "Intensifikasi lahan perlu dilakukan. Setelah masa panen, lahan kembali ditangani sehingga produktivitas bisa terus ditingkatkan," ujarnya, Senin (27/9).

Wali Kota Solok Zul Elfian mengatakan untuk perluasan lahan pertanian di Kota Solok sudah tidak memungkinkan sehingga jalan keluarnya adalah denga  intensifikasi lahan serta pemanfaatan teknologi dan alsintan. "Kami sudah punya Perda untuk mempertahankan luas lahan sawah yang ada saat ini. Jika intensifikasi dilakukan, ada potensi produksinya ditingkatkan,"ujarnya. Produksi beras premium pada 2019 sebanyak 13.700 ton dan meningkat jadi 16.200 ton pada 2020.

Dalam perkembangan lain, potensi kopi di Desa Rempek Kabupaten Lombok Utara mencapai 2.000 ha meliputi 1200 ha di hutan masyarakat dan 800 ha berada di perkebunan. Pengelola Bumdes desa Rempek Sumardi Haris mengatakan kopi yang di produksi sudah menembus pasar ekspor dengan permintaan tetap. "Kami sudah berhasil mengekpor 20 ton kopi setiap bulan sesuai dengan permintaan dari buyer. Jenis kopi desa Rempek adalah robusta, kami olah menjadi kopi bubuk dengan brand IKM Kopi Mentari," katanya, Senin (27/9). (yetede)

Produksi Jagung Dalam Negeri, Bulog Siap Serap 30.000 Ton

KT1 27 Sep 2021 Bisnis Indonesia

Pemerintah melalui Perum Bulog akan menyerap 30.000 ton jagung produksi dalam negeri sebagai respon atas naiknya harga komoditas tersebut. Jagung serapan yang akan disalurkan ke koperasi peternak ayam petelur. Sebagai Jendral Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan harga beli dan sumber jagung yang akan diserab bakal diatur oleh  Direktorat Jendral Tanaman Pangan Kementerian Pertanian. "Sementara harga jual ditingkat koperasi peternak Rp4.500 per kilogram untuk kadar air 15%," kata Oke Minggu (26/9). Oke mengatakan usul serapan jagung telah Kemendag sampaikan melalui surat dengan nomor 115/PDN/SD/5/2021 agar usulan penyerapan jagung oleh Bulog dapat dibahas dan diputuskan dalam Rakornas tingkat Menteri.

Pemerintah mencatat bahwa pabrik pakan maupun peternak mandiri terus mengalami kesulitan memeroleh pasokan jagung dengan harga wajar sejak April 2021. Terdapat pula potensi paceklik pada periode Oktober 2021 sampai dengan Januari 2022 yang bisa berdampak pada kenaikan harga jagung yang signifikan. Harga tercatat mencapai Rp5,700 per kilogram sejak Mei dan cenderung stabil di level tersebut sampai Agustus. "Untuk mengatasi hal ini pemerintah dapat memberikan subsidi harga pangan untuk penyediaan jagung sesuai dengan harga acuan,"kata Oke. Sementara itu Kementerian Pertanian memastikan kebutuhan jagung pipil kering untuk 3 bulan kedepan dapat terpenuhi. Beberapa daerah dilaporkan telah memasuki masa panen. "Masih ada panen jagung yang tentunya sangat mampu cukupi kebutuhan ternak," tutur Direktur Serlia Direktorat Jendral Tanaman Pangan Kementan Ismail Wahab. (yetede)

Problem Pasokan Bahan Baku Pakan, Opsi Impor Dikubur

KT1 25 Sep 2021 Bisnis Indonesia
Pemerintah memastikan untuk tidak membuka keran impor jagung pakan ternak guna menciptakan stabilitas harga komoditas itu dikalangan peternak yang belakangan ini mengeluhkan masalah lonjakan harga. Keputusan itu diambil setelah rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga di Kementerian Perekonomian pada Rabu (22/9). Saat rapat itu Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan bahwa Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi telah memastikan ketersediaan jagung untuk pakan dalam negeri relatif aman. 

"Jika pemerintah memutuskan tidak impor, artinya harus bisa menanggung konsekwensi jika kondisi di lapangan tidak sesuai perkiraan. Bagaimana peternak dapat memperoleh jagung dengan mudah dan harga sesua," kata Sekretariat Jenderal Gabungan Organisasi peternak Ayam Nasional Sugeng Wahyudi, Rabu (22/9). Direktur Serelia Ditjen Tanaman Pangan kementan  Mohammad Ismail Wahab mengemukakan pihaknya melakukan pembaharuan data stok jagung rutin setiap pekan yang didukung dua unit kerja  yang secara aktif memantau, yaitu Badan Ketahanan Pangan  dan Pusat Data dan Informasi.

Sebelumnya Muhammad Lutfi menambahkan resiko lonjakan harga jagung didalam negeri  telah diprediksi sejak awal tahun seiring dengan tren harga pangan dunia yang memperlihatkan tren kenaikan sejak akhir 2020 dan pasokan domestik yang memasuki masa paceklik. Meski terdapat stok jagung yang kini di pegang oleh sejumlah pelaku usaha. Ketua Dewan Jagung Nasional Tony J. Kritianto mengatakan hal ini tak lantas menyelesaikan akses pakan oleh peternak, karena pemegang stok cenderung menahannya sebagai antisipasi menghadapi masa paceklik. (yetede)

Lonjakan Harga Pakan Ternak, Hanya 3 Provinsi Defisit Jagung

KT1 24 Sep 2021 Bisnis Indonesia

Kementerian Pertanian menyatakan stock jagung lokal mengalami surplus mencapai 2,37 ton hingga pekan kedua September 2021, ditengah defisit komoditas itu yang masih melanda tiga provinsi. Di sisi lain, stok jagung nasional yang di klaim berlebih tersebut dipersoalkan oleh kalangan peternak ayam, karena harga di pasaran malah melambung tinggi. Oleh karena itu, mereka tetap mendesak pemerintah untuk segera mengimpor jagung sebagai strategi jangka pendek untuk menstabilkan harga pakan ternak yang melonjak tinggi selama satu triwulan ke belakang. Wakil Menteri Pertanian (wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mengatakan defisit jagung disejumlah daerah terjadi akibat tidak meratanya salah satu bahan baku utama pakan itu disejumlah provinsi.

Berdasarkan data Kementan, total stock jagung hingga pekan kedua September 2021 mencapai 2,61 juta, untuk industri pengolahan tercatat menampung 20,962 ton jagung. Dalam kesempatan terpisah, Ketua Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) Herry Dermawan justru mempersoalkan klaim surplus jagung tersebut. Bertolak belakang dengan Harvick, Herry justru mendesak pemerintah untuk secepatnya melakukan importasi sebagai upaya untuk menciptakan stabilitas harga pakan ternak.

Rencananya, pemerintah bakal mendekatkan distribusi pakan ternak khusus jagung dari sejumlah sentra di wilayah produksi lain. "Sesuai petunjuk Bapak Presiden, kita akan melakukan langkah cepat pada minggu ini agar kebutuhan jagung khususnya di tiga tempat yang bersoal, yakni Klaten, Blitar, dan Lampung bisa menangani dengan harga yang sangat normatif. Kalau perlu menggunakan subsidi tertentu," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Presiden Jokowi juga menginstruksikan Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk menyelidiki potensi adanya mafia penimbun jagung yang menyebabkan harga pakan ternak melambung tinggi. (yetede)