Percepatan Kredit Usaha Rakyat, Menanti Wangi Serai Dari Tountimomor
Tanaman serai wangi terhampar di Desa Tountimomor, Kakas Barat, Minahasa, Sulawesi. Dibalik hijaunya tanaman tersebut, tersimpan potensi pengolahan yang diharapkan mampu mendorong kesejahteraan para petani. Tanaman serai wangi atau Cympobogon narus memiliki kultur teknis yang tidak banyak memerlukan persyaratan. Agar tumbuh, tanaman ini cukup hidup pada ketinggian 200-1.000 meter diatas permukaan laut (mdpl) dengan ketinggian ideal 350-600 mdpl. Pada ketinggian tersebut, serta wangi mampu menghasilkan rendemen dan mutu minyak atsiri yang baik.
Potensi tersebut dimaksimalkan oleh PT Bank Pembangunan Daerah Sulewesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo), yang mengucurkan kredit usaha rakyat atau KUR mencapai Rp 6,9 miliar kepada 192 debitur guna mengembangkan ekosistem klaster wangi. "Kami biayai petani dan offtakernya, yaitu usaha penyulingannya," ujar Direktur Utama Bank SulutGo Revino Pepah, saat ditemui di Minahasa, Sulewesi Utara, baru-baru ini. Revino berharap penyaluran kredit tersebut nantinya akan menjadikan minyak serai wangi sebagai produk andalan yang menyejahterakan petani di Minahasa.
Herli Warandouw, Pemimpin Koperasi MMJ, menuturkan bahwa pasar bagi produk turunan tanaman serai wangi terbuka lebara setelah adanya permintaan dari perusahaan minyak nabati, yaitu PT Indesso Aroma yang berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Oleh sebab itu, penyaluran KUR ke klaster serai wangi diharapkan mampu mendorong produktivitas di sektor pertanian. Kemudahan kredit, cepatnya penyaluran, dan plafon yang mencapai Rp 100 juta tanpa anggunan diharapkan mampu mengoptimalkan petani serai wangi. (yetede)
Tags :
#PerkebunanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023