;
Tags

Perbankan

( 2293 )

BRI Meraup Penjualan SR017 Rp 1,01 Triliun

HR1 08 Sep 2022 Kontan

Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi salah satu mitra penjualan Sukuk Ritel SR017. Sampai dengan 1 September 2022, bank ini berhasil mencatatkan nilai pemesanan SR017 sebanyak Rp 1,01 triliun. BRI optimistis, nilai pemesanan akan terus bertumbuh hingga akhir periode penawaran. Saat ini, penawaran Sukuk Ritel SR017 telah dibuka sejak 19 Agustus 2022 hingga 14 September 2022. Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani mengatakan, penjualan SR017 menjadi bukti pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya berinvestasi semakin meningkat.

Perbankan Revisi Pertumbuhan Kredit Jadi 10,33%

KT1 07 Sep 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Industri perbankan nasional merevisi rencana bisnis bank (RBB) untuk pertumbuhan kredit tahun ini lebih tinggi menjadi 10,33% secara tahunan (year on year/yoy) dari sebelumnya 7,5% plus minus 1%. Sementara itu, perbankan menargetkan perolehan laba hingga akhir tahun ini mencapai Rp 162 triliun. “Profitabilitas ini sudah bagus, target keuntungan atau laba akhir 2022 dari RBB itu Rp 162 triliun. Kalau tidak salah posisi Juli sudah Rp 117,2 triliun. Bank-bank memang membentuk CKPN (cadangan kerugian penurunan nilai), bahkan CKPN sekarang cukup besar di atas 100%, sehingga seluruh NPL terkover,” ujar Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK Slamet Edy Purnomo dalam konferensi pers OJK di Jakarta, Selasa (6/9). Dengan profitabilitas yang masih akan meningkat, didukung pula oleh optimisme perbankan pada pertumbuhan kredit tahun ini. Meskipun masih terdapat tantangan dari sisi naiknya inflasi dan suku bunga acuan, serta dampak ketidakpastian ekonomi global. (Yetede)

Ketika BSI Konsisten Menerapkan Green Economy da Menciptakan Islamic Ecosystem

KT1 07 Sep 2022 Investor Daily (H)

BANDA ACEH, ID – Pembangunan ekonomi berkelanjutan terus di lakukan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Salah satu bentuk implementasinya adalah konsistensi dalam menerapkan  green economy, salah satu topik pembicaraan presidensi G20. Banyak hal yang dijalankan bank syariah milik negara itu. Di Aceh misalnya, BSI membangun gedung landmark dengan mengusung konsep green building yang hemat energi dan ramah lingkungan. Gedung yang akan menjadi ikon Aceh ini, sekaligus menjadi penanda dukungan BSI untuk meningkatkan perekonomian Aceh secara berkelanjutan. Kickoff pembangunan gedung tertinggi di Aceh itu dilakukan oleh Direktur Utama BSI Hery Gunardi, Bersama Wali Nanggroe Aceh PYM Tgk Malik Mahmud Al-Haytar, Asisten Deputi Bidang Jasa Keuangan Kementerian BUMN Muhammad Khoerur Roziqin, Asisten Administrasi dan Umum Gubernur Aceh Iskandar AP dan Direktur Utama PT PP (persero) Novel Arsyad di Banda Aceh, Selasa (6/9).  “Seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin dan Menteri BUMN Erick Thohir, pada langkah permulaan ini,    kami mulai pembangunan gedung BSI yang ramah lingkungan dan hemat energi ini di Banda Aceh, sekaligus bagian dari mengimplementasikan konsep environmental, social, and governance (ESG),” kata Hery. (Yetede)

Penambahan Modal: OJK Pantau Aksi Bank Mini

HR1 07 Sep 2022 Bisnis Indonesia

Otoritas Jasa Keuangan terus memantau perkembangan aksi korporasi oleh bank mini atau yang belum memenuhi modal inti Rp3 triliun, terutama entitas yang memilih untuk melakukan merger dan akuisisi. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae mengatakan banyak persoalan mendetail yang perlu diawasi oleh regulator terkait dengan langkah merger dan akuisisi sejumlah bank.“Hampir setiap hari OJK menanyakan perkembangan, kemajuan, langkah-langkah, dan komitmen yang sudah diberikan pemegang saham untuk melakukan pemenuhan modal inti Rp3 triliun,” ujarnya, Selasa (6/9).Saat ini, katanya, seluruh bank umum telah menyampaikan rencana pemenuhan modal inti minimum melalui rencana bisnis bank. OJK menyampaikan terdapat 37 bank yang terdiri dari 24 bank umum dan 13 bank pembangunan daerah (BPD) yang belum memenuhi ketentuan modal inti Rp3 triliun.Sebagian dari bank-bank itu menyiapkan aksi korporasi berupa penerbitan saham baru (PUT) atau rights issue untuk menggalang dana.

DORONG PRODUK UMKM GO GLOBAL : BNI Salurkan Diaspora Loan di Belanda

HR1 06 Sep 2022 Bisnis Indonesia (H)

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI memperkuat komitmen dalam mendukung kinerja diaspora sekaligus memperkenalkan kultur dan budaya Indonesia di kancah internasional. Salah satunya diwujudkan emiten perbankan berkode saham BBNI ini dengan mendorong kinerja salah satu diaspora binaannya, yakni Restoran Padang Lapek di Kota Den Haag, Belanda, melalui Diaspora Loan. Penyerahan Diaspora Loan ini dilakukan secara simbolis oleh General Manager BNI London, Roekma Hariadji kepada pemilik Restoran Padang Lapek, Uni Suprapti Tanjung di Den Haag, Belanda, Kamis (1/9). Penyerahan tersebut juga disaksikan langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda Mayerfas. Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan bahwa dirinya merasa bangga dengan kinerja Restoran Padang kelolaan diaspora Indonesia tersebut. Setidaknya, ada sekitar lebih dari 1.600 restoran, warung, toko yang menjual masakan Indonesia. Mereka sangat beragam, baik yang asli Indonesia dan dikelola oleh warga Indonesia, maupun orang-orang keturunan Indonesia-Belanda, China dan Suriname. “Saya harap Diaspora Loan dari BNI ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk ekspansi kinerja sekaligus mendorong citra masakan khas Indonesia di Belanda,” tuturnya.

MEMITIGASI RISIKO KREDIT SERET

HR1 06 Sep 2022 Bisnis Indonesia (H)

Pascakenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, kalangan perbankan dan multifinance ancang-ancang menyiapkan mitigasi. Sebab, kenaikan harga pangan dan energi yang berisiko menekan daya beli masyarakat diperkirakan bakal menjalar ke rasio kredit bermasalah. Demikian pula dengan permintaan kredit yang berisiko tertekan karena sebagian pelaku usaha mengerem produksi. Perihal situasi tersebut, Direktur Kepatuhan Bank Oke Efdinal Alamsyah mengatakan perseroan masih mempelajari dampak kenaikan BBM pada usaha nasabah bank yang secara tidak langsung bisa berdampak terhadap bank. Kenaikan BBM, katanya, berimbas negatif untuk semua bidang usaha. Akan tetapi, ada beberapa bidang usaha yang terkena dampak yang lebih besar yaitu sektor usaha yang punya ketergantungan tinggi terhadap penggunaan BBM dalam komponen biaya usahanya. Optimisme diusung PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR). Direktur Utama BJBR Yuddy Renaldi mengatakan bahwa perseroan tetap percaya diri mampu menggenjot penyaluran kredit. Dia optimistis permintaan kredit BJBR tetap tumbuh di kisaran 8%—11% sampai akhir 2022, khususnya pada kredit-kredit bersubsidi seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).Adapun, Presiden Direktur PT Bank Pan Indonesia Tbk. (PNBN) Herwidayatmo menuturkan masih terlalu dini untuk menilai dampak dari kenaikan BBM terhadap bisnis bank, termasuk nonperforming loan (NPL) perbankan.

Ekonomi Syariah Jadi Alternatif Solusi

KT3 02 Sep 2022 Kompas

Ekonomi syariah dapat menjadi alternative untuk mengembangkan masyarakat yang peduli sesama dan lingkungan. Dengan sentuhan teknologi digital, perekonomian syariah diharapkan lebih besar dan mampu bersaing. Menurut Kepala Perwakilan BI Jabar Herawanto, ekonomi keuangan syariah mampu menjadi solusi untuk menghadapi krisis pangan hingga inflasi di Jabar. Dalam temu media menjelang Digital and Sharia Economic Festival (Digisef) di Bandung, Kamis (1/9), Herawanto mengatakan, ekonomi syariah berkonsep kebersamaan dan kesinambungan bagi semua kalangan.

Menurut Herawanto, perekonomian syariah di Jabar berkembang positif, indikatornya ialah peningkatan pembiayaan syariah. Pada triwulan I-2022, penyaluran pembiayaan syariah di Jabar 13,19 %. Pada triwulan II naik menjadi 15,5 %. Berdasarkan Statistik Perbankan Syariah pada April 2022 yang dikeluarkan OJK, sebaran bank umum syariah dan unit usaha syariah terbesar di Indonesia berada di Jabar. Jabar memiliki 64 unit kantor pusat operasional atau kantor cabang bank syariah dari 482 kantor serta 22 unit usaha syariah dari 177 kantor di Indonesia. (Yoga)


Pertahankan Kinerja Sehat, BNI Diperkuat Direksi Baru

KT1 01 Sep 2022 Investor Daily (H)

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) membukukan tren kinerja dan ekspansi yang solid hingga semester I-2022 ini seiring dengan fokus pertumbuhan yang sehat pada nasabah top tier. Laba bersih BNI semester I-2022 tercatat mencapai Rp 8,8 triliun, atau tumbuh 75,1% secara tahunan (YoY). Hal ini dihasilkan dari ekspansi kredit yang tumbuh 8,9% YoY sehingga mencapai Rp 620,42 triliun. Kinerja penghimpunan dana masyarakat yang kuat, dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 691,84 triliun, naik 7,0% YoY, dimana 69,2% diantaranya adalah Current Account Saving Account (CASA). Laba bersih juga dihasilkan dari kontribusi non-interest income yang pada semester I-2022 ini dapat mencapai Rp 7,6 triliun atau naik 11,0% YoY. Hal ini didukung oleh transformasi. (Yetede)

Pertahankan Kinerja Sehat : BNI Diperkuat Direksi Baru

HR1 01 Sep 2022 Bisnis Indonesia (H)

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI membukukan tren kinerja dan ekspansi yang solid hingga Semester I tahun ini seiring dengan fokus pertumbuhan yang sehat pada nasabah top tier.Laba bersih emiten perbankan berkode saham BBNI ini pada Semester I/2022 mencapai Rp8,8 triliun, tumbuh 75,1% secara tahunan (yoy). Hal ini dihasilkan dari ekspansi kredit yang tumbuh 8,9% yoy sehingga mencapai Rp620,42 triliun. Kinerja penghimpunan dana masyarakat yang kuat, dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp691,84 triliun, naik 7,0% yoy, di mana 69,2% di antaranya Current Account Saving Account (CASA). Laba bersih juga dihasilkan dari kontribusi non interest incomeyang pada Semester I/2022 mencapai Rp7,6 triliun, naik 11,0%. Hal itu didukung oleh transformasi digital yang terus dilakukan, terutama pada tiga Product Champion BNI, yaitu BNIDirect, BNI Mobile Banking, dan BNI Xpora. Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menyatakan bahwa dengan tren pertumbuhan kinerja itu, BNI berhasil menembus total aset hingga Semester I/2022 senilai Rp946,49 triliun, naik 8,2% yoy. “Dengan bekal aset tersebut, BNI memiliki kemampuan untuk meminimalisir risiko yang dihadapi ke depan,” ujarnya, Rabu (31/08).

Kuartal II 2022 : Laba Bersih Bank DKI Tumbuh 30,64%

HR1 01 Sep 2022 Bisnis Indonesia

Bank DKI berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja positif di pertengahan tahun 2022. Berdasarkan laporan keuangan audited periode Juni 2022, Bank DKI berhasil mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 30,64% Yoy menjadi Rp504,90 miliar dari sebelumnya di kuartal II 2021 sebesar Rp386,47 miliar. Demikian disampaikan Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy di Jakarta, (01/09). Fidri menyampaikan, indikator kinerja keuangan Bank DKI mencatatkan pertum-buhan yang baik, termasuk diantaranya total aset yang tumbuh sebesar 28,99%, dari semula Rp56,73 triliun pada kuartal II 2021 menjadi Rp73,17 triliun pada kuartal II 2022. Selain itu, Bank DKI juga mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 20,15% pada kuartal II 2022 menjadi Rp43,64 triliun dibanding kuartal II 2021 sebesar Rp36,32 triliun. Pertumbuhan kredit terjadi pada seluruh segmen, dengan pertumbuhan segmen Mikro yang memiliki presentase pertumbuhan tertinggi sebesar 34,77% pada kuartal II 2022. Pertumbuhan penyaluran kredit tersebut juga didukung dengan perbaikan kualitas aset Bank DKI yang ditandai dengan penurunan rasio NPL, tercatat 2,26% pada kuartal II 2022 atau mengalami perbaikan dibanding kuartal II 2021 sebesar 3,03%. Sementara itu, Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI, Romy Wijayanto menyampaikan bahwa pertumbuhan Laba kuartal II 2022 sebesar 30,64% utamanya ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih yang tumbuh 9,68% dari Rp1,30 triliun pada kuartal II 2021 menjadi Rp1,43 triliun pada kuartal II. 

Pilihan Editor