Perbankan
( 2293 )BSI Bagikan Dividen
Aturan DHE Dongkrak Dana Valas di Perbankan
Potensi Keuntungan dari Dividen BSI
Dinar dan Dirham Menguat di Tengah Ketidakpastian
Menggarap Potensi Ekonomi dari Ibadah Haji dan Umrah
Perjuangan BSI Jadi Bank Syariah Raksasa
BSI Optimistis Terus Cetak Kinerja Positif
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan bisnis dan layanan perbankan syariah guna memenuhi ekspektasi nasabah serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, menyampaikan bahwa optimisme terhadap kinerja perusahaan didorong oleh dukungan pemegang saham dan momentum ekonomi yang positif. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 16 Mei, pemegang saham menyetujui sejumlah keputusan strategis, termasuk pengangkatan Anggoro Eko Cahyo sebagai Direktur Utama menggantikan Hery Gunardi, serta pembagian dividen sebesar Rp1,05 triliun dari laba bersih tahun 2024. Selain itu, RUPST juga menyetujui pengangkatan pengurus baru, termasuk Muhadjir Effendy sebagai Komisaris Utama, dan menyepakati kebijakan pengelolaan keuangan serta audit ke depan. Susunan direksi baru ini diharapkan memperkuat posisi BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia.
Bisnis Kartu Kredit Masih Menjanjikan
Industri perbankan masih mencatatkan kinerja bisnis kartu kredit yan tumbuh positif pada tiga bulan pertama tahun ini, ditengah daya beli masyarakat yang melemah. Meski demikian, perbankan tetao mewaspadai kondisi perekonomian ke depannya. Seperti PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang hingga Maret 2025, kartu kredit masih menjadi salah satu alat pembayaran andalan bagi nasabah BCA. Jumlah kartu kredit yang beredar mencapai 4,91 juta. Nilai transaksi kartu kredit tumbuh 9% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 32 triliun, didukung ativitas masyarakat di berbagai sektor. Totak outstanding pinjaman konsumer lainnya (mayoritas berasak dari kartu kredit) meningkat 13,9% (yoy) menjadi Rpp 23,3 triliun.
"Di di sisi kualitas portfolio, NPL (non performing loan) kartu kredit BCA pada kuartalk pertama 2025 tetap terjaga, sejalan dengan penerapan prinsip kehati-hatian dan menejmen resiko yang disiplin. Kami berharap kualitas portfolio kartu kredit BCA tetap terjaga di level yang mana di level yang manageable hingga akhir tahun," tutur Vice President Corporate Communication and Social Responsbility BCA Hera F Haryn kepada Investor Daily. Dari sisi transaksi, penggunaan kartu kredit BCA di merchant semakin mudah dengan hadirnya fitur contactless, sehingga nasabah cukup unutk menyelesaikan transaksi. BCA juga secara konsisten berupaya memperkuat kerja sama dengan berbagai mitra bisnis serta menghadirkan beragam promo menarik di berbagai segmen, untuk mendukung nasabah yang semakin beragam. (Yetede)
Grab Indonesia Memberikan Tanggapan Soal Isu Merger
Grab Indonesia Memberikan Tanggapan Soal Isu Merger
Pilihan Editor
-
Kisruh Labuan Bajo Merusak Citra
04 Aug 2022 -
Masih Saja Marak, Satgas Tutup 100 Pinjol Ilegal
01 Aug 2022 -
ANCAMAN KRISIS : RI Pacu Diversifikasi Pangan
10 Aug 2022 -
HARGA PANGAN, Fenomena ”Lunchflation”
29 Jul 2022 -
Digitalisasi Keuangan Daerah
26 Jul 2022








