;
Tags

Perbankan

( 2293 )

Arab Saudi Minati Akuisisi 20% Saham Bank Syariah Indonesia

KT1 20 Dec 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, investor asal Arab Saudi berminat untuk menguasai 15-20% saham PT Bank Sayariah Indonesia Tbk (BRIS). Persentase kepemilikan itu lebih besar daripada porsi saham BRIS yang ditawarkan sebanyak 10-11%. Orang nomor satu di Kementerian BUMN itu pun berencana terbang ke Arab Saudi untuk menindaklanjuti minat tersebut. Keberangkatan Erick ke Arab Saudi juga bertujuan untuk melobi investor disana agar BRIS  memeroleh lisensi penuh di negara tersebut. Seperti hal nya lisensi penuh yang sudah didapatkan  BRIS di Uni Emirat Arab (UEA). Dengan lisensi penuh, Erick mengklaim, BRIS mampu mencatatkan transaksi  terakhirnya hingga ratusan juta dolar Amerika Serikat. "Jadi saya akan ke Saudi untuk melobi agar BSI bisa full license BSI masuk 10 besar dunia. Apalagi, Erick bilang, Arab Saudi ingin menjadi mitra strategis dengan memegang 15-20 saham BSI. (Yetede)

Redupnya Bisnis Konsumer Bank Asing akibat Kalah Bersaing

KT3 19 Dec 2023 Kompas

Sederet kantor cabang bank luar negeri melakukan aksi korporasi berupa pengalihan portofolio bisnis konsumer karena dinilai tidak lagi mampu bersaing dengan bank nasional di Tanah Air. Meredupnya bisnis konsumer bank asing tersebut salah satunya disebabkan oleh pertumbuhan lini bisnis konsumen bank asing yang dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir terus terkontraksi. Aksi korporasi beberapa kantor cabang bank luar negeri (KCBLN) tersebut dilakukan oleh Citibank Indonesia (Citi) dan Standard Chartered Bank Indonesia (SCBI) terkait pengalihan portofolio bisnis consumer banking, masing-masing kepada Bank PT UOB Indonesia (UOBI) dan PT Bank Danamon Tbk. Selain itu, ada pula penjualan kepemilikan Commonwealth Bank of Australia (CBA) di Indonesia atau PT Bank Commonwealth (PTBC) kepada PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC).

Pengamat perbankan dan dosen Binus University, Doddy Aroefianto, mengatakan, terdapat dua penyebab yang mendorong aksi korporasi KCBLN tersebut, yakni perubahan strategi global bank terkait dan akibat persaingan yang semakin ketat dengan bank lainnya. Kedua alasan tersebut tidak lepas dari berkembangnya produk perbankan yang ditawarkan, baik oleh bank umum nasional maupun bank asing lainnya. ”Ada indikasi bank-bank asing itu kalah bersaing. Mereka sudah berada di Indonesia selama puluhan tahun sehingga strategi yang diambil hanya untuk kantor cabangnya saja, sepertiCiti yang berpusat di AS dan Standard Chartered di Inggris. Mereka memilih untuk mengurangi produk retail banking dan lebih berfokus pada institusional atau commercial banking,” katanya, Senin (18/12). Bank-bank asing yang membuka kantor cabang di Indonesia, pernah mengalami masa kejayaan pada produk consumer banking hingga tahun 2010. Setelah itu, pertumbuhan bank-bank asing tersebut tampak meredup seiring bertumbuhnya bank-bank umum nasional. (Yoga)

ATURAN FREE FLOAT : RACIK TAKTIK TAMBAH SAHAM PUBLIK

HR1 19 Dec 2023 Bisnis Indonesia

Emiten perbankan yang belum memenuhi kewajiban pemenuhan porsi saham publik atau free float sebesar 7,5% ancang-ancang untuk menyesuaikan dengan regulasi tersebut. Berbagai strategi disiapkan agar porsi saham yang beredar makin besar dan likuid. Ketentuan mengenai kewajiban perusahaan tercatat dapat memiliki saham free float paling sedikit 50 juta saham dan porsi 7,5% paling lambat 2 tahun sejak aturan diberlakukan pada 21 Desember 2021.Kendati demikian, otoritas bursa memberi kesempatan bagi emiten untuk mengajukan permohonan agar pemegang saham tertentu dapat dikategorikan sebagai pemegang saham free float, tetapi dengan ketentuan kepemilikan berupa portofolio investasi dengan penerima manfaat investor publik.Dari sisi pergerakan harga saham sepanjang tahun berjalan, emiten perbankan yang bakal memenuhi ketentuan pemenuhan saham publik sebesar 7,5% mencatatkan performa yang kurang apik.Hanya saham PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) yang harga sahamnya sepanjang tahun berjalan bergerak naik lebih dari 40%. Menurut Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan, pihaknya sedang menjalankan tahapan pemenuhan ketentuan free float sesuai dengan arah dari regulator. Dalam kesempatan sebelumnya, Direktur Compliance Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei menuturkan bank sedang dalam proses memenuhi ketentuan tersebut dengan menggelar private placement. Aksi private placement tersebut direncanakan sebanyak-banyaknya 10,59 juta saham dengan nilai nominal sebesar Rp50 per saham. Sementara itu, PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) yang tengah berupaya untuk memenuhi ketentuan free float, bakal mengalami perubahan komposisi pemegang saham.Direktur Kepatuhan Bank Oke Efdinal Alamsyah menyatakan pemegang saham pengendali yakni APRO Financial Co. Ltd. sudah berbicara dengan beberapa investor potensial, yang tertarik untuk membeli sebagian saham dari pengendali. Menurutnya, transaksi jual-beli saham DNAR itu akan dilaksanakan pada akhir tahun ini. Sementara itu, PT Bank BTPN Tbk. (BTPN) melaporkan telah memenuhi ketentuan free float 7,5% saham publik menyusul Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) melepas kepemilikan sahamnya di BTPN sebanyak 200 juta lembar.Berdasarkan keterbukaan informasi pada Selasa (12/12), SMBC menjalankan transaksi pelepasan jumlah saham BTPN yang digenggamnya sebanyak 200 juta lembar dengan harga penjualan Rp2.600 per saham. Alhasil, sebanyak 2,45% porsi saham SMBC di BTPN ini merosot seiring dengan upaya BTPN memenuhi ketentuan free float dari otoritas bursa.Demikain halnya dengan PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) yang melaporkan telah memenuhi porsi saham publik.Manajemen BNII melaporkan adanya transaksi penjualan kepemilikan saham UBS AG London sebanyak 13,95 miliar lembar saham dengan harga Rp252 per lembar kepada Multi Dynamic Fund, Global Agility Fund, dan Vital Solution Fund.

Tingkatkan Efisiensi, Konsolidasi Perbankan Berlanjut

KT1 19 Dec 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Tahun depan, tren konsolidasi perbankan nasional diperkirakan tetap berlanjut meski tidak semarak beberapa tahun belakangan. Hal ini seiring dengan arahan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang juga meminta industri perbankan untuk memperkuat daya saing hingga meningkatkan efisiensi industri. "Pada prinsipnya OJK mendukung segala upaya konsolidasi perbankan dalam rangka mengembangkan industri perbankan yang sehat, efisien, dan berdaya saing serta berkontribusi terhadap perekonomian nasioal," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Edian Rae. Dian menjelaskan bahwa hingga saat ini perbankan telah menyampaikan rencana bisnis bank (RBB) dan OJK tengah mengevaluasi dari masing-masing bank tersebut. (Yetede)

Sukuk Mudharabah Subordinasi BSI Oversubscribed

KT1 19 Dec 2023 Investor Daily
JAKARTA,ID-Penerbitan sukuk subordinasi yang diterbitkan PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI mengalami oversubscribed 1,75 kali. Sukuk Mudharabah Subordinasi Jangka Menengah BSI 2023 ini menjelang tutup tahun kelebihan permintaan dengan hasil book building Rp 350 miliar. Director Treasury&International Banking BSI Moh Adib mengemukakan, BSI menutup 2023 dengan melakukan penerbitan sukuk Mudharabah Subordinasi jangka menengah senilai Rp 200 miliar melalui penawaran terbatas. Meskipun dilakukan penawaran secara terbatas dan bersifat subordinasi, namun penerbitan sukuk BSI tersebut mendapatkan sambutan yang sangat baik dari para investor sehingga mengalami oversubscribed. "Ini artinya produk investasi yang dikeluarkan BSI dalam bentuk sukuk subordinasi ini mendapatkan kepercayaan tinggi dari masyarakat,"ucap Adib

OJK Perintahkan Blokir Rekening Judi Daring

KT3 18 Dec 2023 Kompas
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae, Sabtu (16/12/2023), mengatakan, dalam tiga bulan terakhir pihaknya sudah memerintahkan bank memblokir lebih dari 4.000 rekening judi daring. OJK juga sudah minta bank untuk mengembangkan sistem yang mampu memprofilkan perilaku judi daring sehingga dapat mengenali secara dini aktivitas judi daring tersebut dan memblokirnya secara mandiri. (Yoga)

Simpanan Nasabah Tajir Melesat

HR1 18 Dec 2023 Kontan

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat simpanan nasabah di tier kisaran Rp 2 miliar-Rp 5 miliar meningkat. Peningkatan di tier ini paling tinggi dibanding tier lain. Kenaikan ini menunjukkan nasabah perusahaan dan nasabah perorangan tajir memilih memperbesar simpanan di bank. Kondisi ini juga berdampak bagi bisnis wealth management perbankan. Perbankan mencatat tren positif pada dana kelolaan wealth management per November 2023. Bank Mandiri Tbk (BMRI) misalnya, mencatat pertumbuhan total asset under management (AUM) wealth management mencapai hampir 20% secara, menjadi sekitar Rp 130 triliun per November 2023. SVP Wealth Management Bank Mandiri Sista Pravesthi mengatakan, era suku bunga tinggi memberi imbal hasil menarik di kelas aset pendapatan tetap. Ini membuat banyak investor tertarik berinvestasi di kelas aset ini. Sista merinci, nasabah wealth management Bank Mandiri cenderung menaruh dana di obligasi dan reksadana pasar uang. "Terlebih, menjelang tahun politik, nasabah cenderung memilih produk investasi yang aman dan tidak terlalu fluktuatif," terangnya. Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat, jelang akhir tahun, aliran dana di segmen wealth management lebih banyak masuk ke produk funding. Alhasil ini membuat komposisi dana pihak ketiga (DPK) BNI meningkat. "Pemilu yang akan berlangsung di Februari 2024 juga berdampak pada penambahan porsi dana likuid nasabah di perbankan," kata Henny Eugenia, General Manager Divisi Wealth Management BNI. Direktur Bisnis Konsumer Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBR) Handayani juga mengatakan, bisnis wealth management BRI menunjukkan pertumbuhan yang positif, baik dari sisi DPK maupun investasi dan bancassurance.

Bom Waktu Bernama TikTok Shop

KT1 18 Dec 2023 Tempo
KEMBALI beroperasinya TikTok Shop menunjukkan inkonsistensi pemerintah dalam menegakkan aturan yang mereka tetapkan sendiri. Gembar-gembor pemerintah melarang social commerce demi melindungi usaha kecil dan menengah dalam negeri kian jauh panggang dari api.  Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 yang terbit pada akhir September lalu melarang penggunaan media sosial sebagai tempat berjualan. Namun TikTok Shop kembali beroperasi dua bulan kemudian, setelah TikTok, anak perusahaan ByteDance Ltd dari Cina, mengakuisisi 75,01 persen saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dengan nilai Rp 23,42 triliun pada 12 Desember lalu.

Setelah TikTok Shop kembali buka, tak ada perubahan signifikan dalam praktik jual-beli di social commerce tersebut dibanding sebelum penutupan pada 4 Oktober lalu. TikTok masih menggunakan skema lama: platform TikTok Shop sebagai tempat berjualan sekaligus bertransaksi. Hanya ada logo Tokopedia di pojok kanan atasnya.  TikTok Shop mengklaim membutuhkan waktu untuk melakukan uji coba dan transisi layanan jual-belinya ke mitra lokal, Tokopedia. Anehnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan malah langsung mengizinkan TikTok Shop kembali beroperasi, meski dengan embel-embel “proses transisi” selama empat bulan. (yetede)

BI: Capital Inflow Capai Rp 6,82 Triliun

KT1 18 Dec 2023 Investor Daily
JAKARTA,ID-Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk ke pasar keuangan  domestik (capital inflow) senilai Rp6,82 triliun  sepanjang 11-14 Desember 2023. Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, aliran modal asing masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 3,98 triliun, pasar saham Rp340 miliar dan intrusmen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp 2,5 triliun. "Berdasarkan data transaksi 11-14  Desember 2023, nonresiden di pasar keuangan domestik  tercatat beli neto Rp6,82 triliun, terdiri dari beli neto Rp 3,98 triliun di pasar SBN, beli Rp0,34 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp 2,5 triliun di SRBI," ucap Erwin. Bila dilihat secara kumulatif, dari 1 Januari sampai dengan 14 Desember 2023 transaksi yang terjadi adalah non residen beli neto Rp76,66 triliun di pasar SBN,  jual neto Rp17,56 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp 45,35 triliun di SRBI. (Yetede)

Menjaring Potensi Lewat Ekosistem

HR1 16 Dec 2023 Kontan
Ekosistem merupakan kunci sukses perkembangan bank digital. Melayani transaksi dari ekosistem yang dimiliki akan membuat bisnis bank digital semakin bergairah. Apalagi bila ekosistem tersebut dimiliki bank tersebut secara eksklusif. Sejumlah bank digital memang tengah mengoptimalkan ekosistem yang dimiliki. Allo Bank, misalnya, fokus menyasar ekosistem CT Group yang punya banyak lini bisnis. Direktur Utama Allo Bank Indra Utoyo mengungkapkan, sejak beroperasi sebagai bank digital, sebagian besar transaksi yang dilayani berasal dari ekosistem milik pemegang saham, yakni CT Group dan Salim Group. Ia bilang, Allo Bank akan berupaya mengoptimalkan transaksi dari ekosistem para pemegang sahamnya, termasuk dari Bukalapak. Bank digital ini akan melakukan kolaborasi dengan unit-unit bisnis para pemegang saham. Tahun depan, Allo Bank menargetkan kredit mencapai Rp 8,5 triliun, tumbuh 12% secara tahunan. Sementara per September 2023, kredit baru tercatat Rp 7,26 triliun, tumbuh 2,25% secara tahunan. Senada, Bank Jago juga terus mengoptimalkan transaksi dari ekosistem Goto. Per September 2023, total DPK bank ini tercatat sebesar Rp 10,3 triliun. "Dari ekosistem Goto, porsi pendanaan nasabah pengguna Aplikasi Jago sudah mencapai lebih dari 30%," kata Tjit Siat Fun, Direktur Kepatuhan & Corporate Secretary Bank Jago. "Kontribusi pinjaman yang berasal dari Goto akan semakin tinggi, sejalan dengan pertumbuhan portofolio kredit Bank Jago," ujar Direktur Utama Bank Jago Arief Harris Tandjung, belum lama ini.

Pilihan Editor