;

Simpanan Nasabah Tajir Melesat

Ekonomi Hairul Rizal 18 Dec 2023 Kontan
Simpanan Nasabah Tajir Melesat

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat simpanan nasabah di tier kisaran Rp 2 miliar-Rp 5 miliar meningkat. Peningkatan di tier ini paling tinggi dibanding tier lain. Kenaikan ini menunjukkan nasabah perusahaan dan nasabah perorangan tajir memilih memperbesar simpanan di bank. Kondisi ini juga berdampak bagi bisnis wealth management perbankan. Perbankan mencatat tren positif pada dana kelolaan wealth management per November 2023. Bank Mandiri Tbk (BMRI) misalnya, mencatat pertumbuhan total asset under management (AUM) wealth management mencapai hampir 20% secara, menjadi sekitar Rp 130 triliun per November 2023. SVP Wealth Management Bank Mandiri Sista Pravesthi mengatakan, era suku bunga tinggi memberi imbal hasil menarik di kelas aset pendapatan tetap. Ini membuat banyak investor tertarik berinvestasi di kelas aset ini. Sista merinci, nasabah wealth management Bank Mandiri cenderung menaruh dana di obligasi dan reksadana pasar uang. "Terlebih, menjelang tahun politik, nasabah cenderung memilih produk investasi yang aman dan tidak terlalu fluktuatif," terangnya. Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat, jelang akhir tahun, aliran dana di segmen wealth management lebih banyak masuk ke produk funding. Alhasil ini membuat komposisi dana pihak ketiga (DPK) BNI meningkat. "Pemilu yang akan berlangsung di Februari 2024 juga berdampak pada penambahan porsi dana likuid nasabah di perbankan," kata Henny Eugenia, General Manager Divisi Wealth Management BNI. Direktur Bisnis Konsumer Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBR) Handayani juga mengatakan, bisnis wealth management BRI menunjukkan pertumbuhan yang positif, baik dari sisi DPK maupun investasi dan bancassurance.

Tags :
#Perbankan
Download Aplikasi Labirin :