;
Tags

Migas

( 497 )

Putin Menasionalisasi Proyek Migas Asing

KT3 04 Jul 2022 Kompas

Presiden Rusia Vladimir Putin menasionalisasi proyek minyak dan gas asing yang sebagian sahamnya milik investor Jepang dan Inggris. Keputusan itu dikeluarkan Putin, Kamis (30//6) malam. Putin memerintahkan pembentukan perusahaan nasional baru yang akan mengambil alih kepemilikan pada Sakhalin Energy Investment Co, yang hampir 50 % dimiliki perusahaan Inggris, Shell, serta dua perusahaan Jepang, Mitsui dan Mitsubishi. (Yoga)

OPEC+ Pertahankan Produksi Harian

KT1 01 Jul 2022 Investor Daily

Para produsen minyak mentah yang tergabung ke dalam Organisasi Negara-negara Produsen Minyak Plus atau OPEC+ yang dipimpin Arab Saudi serta Rusia pada Kamis (30/6) sepakat untuk mempertahankan produksi minyak harian. Kekhawatiran akan terhambatnya pasokan minyak mentah dunia saat ini diperburuk dengan perang di Ukraina. yang berkecamuk sejak Rusia menginvasi negara tetangganya itu pada 24 Februari 2022. Langkah OPEC+ tersebut sudah diperkirakan  banyak analis. Sehingga pertemuan itu disebut hanya menegaskan saja. "Saya perkirakan tidak ada kejutan karena  bahwa OPEC+ tidak dapat memenuhi target-targetnya saat ini maupun yang lalu-lalu," ujar Jeffey Halley, analis OANDA kepada AFP. OPEC+ akhirnya pada awal Juni 2022 sepakat untuk menambah produksinya sebanyak 648.000 bph pada Juli 2022. Naik dari 432.000 bph pada bulan-bulan sebelumnya. (Yetede)

Jatuh Bangun Ketahanan Energi Indonesia

KT3 28 Jun 2022 Kompas

Sejalan dengan penanganan pandemi yang membaik, aktivitas manusia mulai bergeliat, demikian pula industri, pusat bisnis, dan komersial. Secara perlahan, harga minyak mentah merangkak naik. Pada Januari 2022, jenis Brent tercatat seharga 86 USD per barel. Saat perang Rusia-Ukraina meletus pada pekan terakhir Februari, harga minyak pada bulan tersebut melonjak menjadi 96 USD per barel. Puncaknya, minyak mentah sempat menyentuh harga 139 USD per barel pada awal Maret 2022. Sebagai negara net importer minyak, Indonesia sama sekali tak diuntungkan dengan tingginya harga minyak mentah kali ini. Pemerintah dipaksa menambah anggaran subsidi BBM, khususnya jenis Pertalite (RON 90). PT Pertamina (Persero) menjual Pertalite seharga Rp 7.650 per liter, sedangkan harga keekonomiannya saat ini di kisaran Rp 12.000 per liter. Sementara jenis Pertamax (RON 92) dijual Rp 12.500 per liter di saat harga keekonomiannya menyentuh Rp 17.000 per liter.

”Arus kas Pertamina menjadi negatif sejak awal tahun karena harus menanggung selisih harga jual BBM eceran,” ujar Menkeu Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Banggar DPR pada 19 Mei 2022. Pada Maret 2022 arus kas operasional Pertamina sudah negatif 2,44 miliar USD. Seperti data yang dipaparkan Sri Mulyani dalam rapat tersebut, jika tak ada tambahan penerimaan dari pemerintah (kompensasi atas selisih harga jual BBM eceran oleh Pertamina), pada akhir tahun ini kas Pertamina diperkirakan bisa defisit hingga 12,98 miliar USD. Situasi ini akan menurunkan peringkat kredit Pertamina. Tahun ini, subsidi energi (BBM, elpiji, dan listrik) yang diproyeksikan Rp 134 triliun membengkak jadi Rp 208,9 triliun. Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro (23/6) mengatakan, tingginya harga minyak mentah dunia saat ini sebenarnya bisa menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengoptimalkan sumber daya dalam negeri. Mengutip data SKK Migas, dari 128 cekungan di Indonesia, masih ada 68 cekungan yang belum diteliti mengenai kandungan sumber daya migasnya. (Yoga)


Pangkal Penyimpangan Penyaluran

KT1 25 Jun 2022 Tempo (H)

Penyaluran bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi seperti solar sulit tepat sasaran untuk regulasi dan kondisi saat ini. Kesadaran masyarakat ikut berperan penting menghentikan jebolnya kuota BBM tersebut.  Koordinator Pengaturan BBM Badan Pengatur Hilir Minyak Bumi dan Gas Bumi (BPH Migas), I Ketut Gede Aryawan, menyatakan sulit mengawasi penyaluran subsidi dengan skema terbuka di tengah terbatasnya tenaga. BPH Migas saat ini hanya memiliki anggota di Ibu Kota. Pengawasan terutama  mengandalkan data penyaluran  yang disetor  stasiun SPBU serta bantuan verifikasi dari alat-alat digital di lokasi. "Kendaraan (pengangkut komoditas tersebut) pada keluar. Jadi banyak yang mengonsumsi BBM (bersubsidi) saat ini, Karena disparitas harga tinggi, jadi beralih ke yang bersubsidi," ujar Ketut saat dihubungi, kemarin. Solar bersubsidi dijual saat ini dengan harga Rp5.250 per liter, sedangkan yang tidak disubsidi sekitar  Rp13 ribu per liter. (Yetede)

Dua Opsi Sri Mulyani

KT1 25 Jun 2022 Tempo (H)

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dihadapkan pada dua pilihan, yakni menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan listrik atau menambah alokasi anggaran dan subsidi kompensasi. "Karena pilihannya hanya dua, kalau ini (anggaran subsidi dan kompensasi) enggak dinaikkan, ya harga BBM dan listrik naik. Kalau BBM dan listrik enggak naik, ya, ini yang naik. Kan itu saja engga ada pilihan in between," kata dia dalam rapat dengan Badan Anggaran DPR pada 19 Mei 2022. Akhirnya Sri Mulyani memilih opsi kedua: menambah alokasi anggaran untuk subsidi dan kompensasi BBM. Sri Mulyani menyatakan anggaran APBN pada tahun ini menganggarkan subsidi untuk BBM dan elpiji mencapai Rp75,3 triliun. Jumlahnya meningkat dari penyaluran subsidi sepanjang Januari-Mei yang sebesar Rp 56,5 triliun. (Yetede)

Rem Lonjakan Subsidi BBM

KT1 25 Jun 2022 Tempo (H)

Anggaran subsidi BBM dan elpiji hingga akhir Mei membengkak menjadi Rp75,4 triliun. Angka itu naik jauh dibanding pada tahun sebelumnya, yang sebesar Rp56,5 triliun. Selain karena perbedaan harga BBM di dalam negeri dan harga minyak dunia, lonjakan terjadi lantaran volume konsumsi BBM. "Ini yang perlu dikendalikan Pertamina," kata Sri Mulyani saat berbicara dalam konferensi  pers terkait dengan APBN pada Kamis lalu. Hingga tanggal 31 Mei, realisasi BBM yang mendapat subsidi, seperti solar dan minyak tanah, naik dari 5 juta kiloliter secara tahunan, penyaluran solar diperkirakan mencapai Rp16 juta, lebih tinggi dari kuota awal yang ditetapkan 15,10 juta kiloliter. Estimasi kelebihan kuota tersebut membuat pemerintah harus menambah anggaran kompensasi dan subsidi energi. Dalam APBN 2022, pemerintah mengasumsikan Indonesian cruid price diangka US$ 63 per barel. (Yetede)

Transisi Energi Tak Geser Peran Energi Fosil

KT1 16 Jun 2022 Investor Daily (H)

Transisi energi yang tengah gencar dilakukan  di Indonesia dipastikan tidak akan  menggeser peran energi fosil baik minyak maupun gas  bumi. Sampai beberapa tahun bahkan puluhan tahun mendatang peran migas  masih sangat vital untuk memenuhi  kebutuhan energi Indonesia, termasuk menggerakkan perekonomian nasional. Sayangnya lapangan-lapangan migas yanag saat ini berproduksi umurnya sudah sangat tua (mature) yang mempengaruhi keekonomian proyek maupun  lapangan migas tersebut. Mulyanto mengungkapkan produksi migas harus terus didorong meskipun ada anggapan migas  sudah habis masanya tapi  pada kenyataannya migas berdampak langsung pada perekonomian Indonesia. DPR menurut Mulyanto, bahkan mendorong pemerintah untuk lebih serius dalam mengejar target lifting migas sebesar 1 Juta barel per hari dan 12 ribu juta kaki kubik per hari.Salah satunya dengan menjadikan  tersebut  dituangkan didalam regulasi yang jelas. (Yetede)

Minyak dan gas Bumi, Insentif Bisa Naikkan Produksi

KT3 16 Jun 2022 Kompas

Kondisi hulu migas Indonesia dihadapkan pada tantangan produksi yang terus menurun secara alamiah akibat usia sumur migas yang menua. Pemberian insentif diyakini dapat mendorong peningkatan produksi untuk mengatasi tantangan tersebut. Dalam 10 tahun terakhir, Indonesia mengalami penurunan produksi minyak 31 % dan gas bumi 19 %. Beberapa negara yang mengalami kondisi serupa gencar memberikan insentif, seperti pengurangan royalti dan  penggantian kerugian biaya eksplorasi. Insentif tersebut terbukti mampu mempertahankan ataupun meningkatkan produksi.

Menurut Direktur Eksekutif Refor Miner Institute Komaidi Notonegoro, pemerintah sebenarnya masih bisa berperan untuk mengoptimalkan wilayah kerja migas yang telah mengalami penurunan produksi secara alamiah. Bagaimanapun keekonomian lapangan migas tetap harus dijaga. Ia mengatakan, hasil riset Inter American Development Bank 2020 menemukan bahwa pemberian insentif untuk lapangan usia tua dapat menambah umur keekonomian proyek rata-rata sekitar 30 tahun. ”Pemerintah Indonesia bisa meniru. Kami mengusulkan beberapa opsi yang bisa diambil pemerintah, antara lain tax holiday, tax allowance, perpanjangan masa eksplorasi, dan penerapan skema bagi hasil yang fleksibel menyesuaikan harga minyak,” ujar Komaidi dalam webinar ”Kebijakan Insentif untuk Mendukung Peran Penting Industri Hulu Migas dalam Transisi Energi dan Perekonomian Indonesia”,Rabu (15/6). (Yoga)


KINERJA JASA HULU MIGAS : ELSA Bidik Pendapatan Rp3,15 Triliun

HR1 16 Jun 2022 Bisnis Indonesia

Emiten jasa hulu minyak dan gas bumi, PT Elnusa Tbk. (ELSA) membidik pendapatan Rp3,15 triliun pada 2022 akibat menguatnya harga minyak dan gas bumi global. Perusahaan memproyeksikan pendapatan tebal pada 2022 berasal dari layanan lepas pantai yakni Rp1,9 triliun, sisanya dari geosains dan layanan lapisan reservoir senilai Rp800 miliar dan EPC-OM services sebesar Rp350 miliar. “EPC kami lakukan selektif untuk memastikan pekerjaan yang kami lakukan bisa menghasilkan profit optimal,” ujar Vice President of Strategic Planning and Corporate Management Elnusa, Aditya Dewobroto, Rabu (15/6).


MIGAS, Eksplorasi di Papua-Maluku Digalakkan

KT3 14 Jun 2022 Kompas

Pengembangan eksplorasi minyak dan gas di wilayah Papua dan Maluku, khususnya di Papua Barat, terus dikembangkan. Dalam waktu dekat, pengeboran eksplorasi akan dilakukan di Sumur Markisa 01, Sorong, Papua Barat. Wilayah Papua dan Maluku berkontribusi 4 % produksi minyak nasional. Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Papua Maluku (Pamalu) Subagyo, di Sorong, Senin (13/6) mengatakan, saat ini sejumlah sumur minyak di Papua Barat sudah berusia tua. Pencarian sumur baru oleh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk eksplorasi dilakukan. Diharapkan produksi migas di Pamalu meningkat.

Berdasarkan data SKK Migas Wilayah Pamalu, per 1 Februari 2022, ada 10 wilayah kerja migas yang sudah disertai rencana pengembangan. Tujuh di antaranya sudah berproduksi, yakni Berau oleh BP Berau Ltd; Bula Block oleh Kalrez Petroleum (Seram) Limited; Kepala Burung oleh Petrogas (Basin); Salawati oleh Petrogas (Island); Seram Non Bula oleh Citic Seram Energy Limited; West Salawati oleh Montd’or Salawati Ltd; dan PT Pertamina EP. ”Kontribusi di wilayah Papua-Maluku 4 % total produksi siap jual (lifting) minyak nasional. Sementara gas, Papua-Maluku berkontribusi 20 % total lifting gas nasional,” kata Kepala Departemen Humas SKK Migas Perwakilan Pamalu Galih Agusetiawan. (Yoga)