;
Tags

Migas

( 497 )

Pemerintah Berkomitmen Tahan Kenaikan Harga Energi

KT1 08 Aug 2022 Investor Daily

Pemerintah berkomitmen menahan kenaikan harga energi hingga akhir tahun ini, seiring besarnya subsidi energi dalam APBN 2022, Rp 502,4 triliun. Selain itu, belakangan ini, harga minyak dunia mulai turun. Kamis (4/8), harga minyak Brent turun 2,7% ke level US$ 94,12 per barel dan sempat menyentuh level US$ 93,2 per barel pada pertengahan sesi atau terendah sejak 21 Februari 2022. Hal itu tak lepas pada kekhawatiran ter jadinya resesi ekonomi global yang akan menggerus permintaan energi. "Subsidi sudah disiapkan. Tetapi, kini harga minyak relatif mulai melandai," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, akhir pekan lalu. Sebagaimana diketahui Badan Pengendalian Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengingatkan kepada pemerintah terkait kuota BBM subsidi jenis Pertalite dan solar yang sudah melebihi 50%. Bahkan, BPH Migas memprediksi kuota BBM subsidi habis pada Oktober atau November 2022. Adapun volume penyaluran BBM jenis solar mencapai 8,3 juta kilo liter (kl) hingga Juni 2022 dari target kuota 14,2 juta KL. Kemudian, realisasi penyaluran Pertalite mencapai 14,2 juta kl dari kuota 23 juta KL. (Yetede)

PERCEPATAN INVESTASI : SKK MIGAS DIUSULKAN JADI BUMN

HR1 29 Jul 2022 Bisnis Indonesia

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas diusulkan menjadi badan khusus yang mengelola dana migas yang dipungut melalui skema petroleum fund. Usulan penguatan SKK Migas disampaikan Komisi VII DPR untuk dimasukkan ke dalam revisi Undang-Undang Migas yang ditargetkan rampung pada pertengahan tahun depan. Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto mengatakan bahwa penguatan SKK Migas menjadi badan usaha khusus dilakukan agar bisa mengurusi sepenuhnya tata kelola hulu migas, termasuk membenahi pendanaan, eksplorasi, serta meningkatkan kepercayaan investor pada sektor tersebut. Lewat revisi UU Migas, kata dia, badan usaha khusus itu bakal mengelola dana migas yang dipungut dari industri hulu melalui skema petroleum fund. Sementara itu, Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan menilai usulan penguatan kelembagaan SKK Migas sebagai hal yang positif. Hal itu pun dipercaya akan mendorong sentimen positif pada iklim investasi hulu migas Tanah Air. Alasannya, kata Mamit, sebagian besar investor atau KKKS tidak ingin SKK Migas masuk ke dalam PT Pertamina (Persero) yang saat ini menjadi holding BUMN sektor migas. Selain itu, investor juga tidak setuju jika SKK Migas digabung dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) karena dinilai bisa menghambat proses birokrasi. “Kalau SKK Migas jadi BUMN khusus tentu ada penguatan, posisi SKK Migas ke depannya untuk menjadi pengawas tidak hanya untuk hulu migas, tetapi juga geotermal yang saat ini berada di bawah Direktorat EBTKE ,” kata Mamit.


Orang Kaya Jangan Pakai BBM Subsidi

KT1 23 Jul 2022 Investor Daily (H)

Orang-orang kaya pemilik kendaraan mewah diimbau jangan memakai BBM subsidi. Karena itu, pemerintah diminta segera menerapkan kebijakan pembatasan pemakaian BBM subsidi jenis Pertalite dan solar agar tepat sasaran dan menjaga kuotanya tidak cepat habis sebelum tahun 2022 berakhir. "Over qouta masih bisa ditekan bila pemerintah segera menetapkan jenis kendaraan yang berhak membeli Solar subsidi dan Pertalite," kata Direktur Utama PT Pertamina  (persero) Nicke Widyawati  dalam rapat dengar dengan Komisi VI DPR, belum lama ini. Pembatasan jenis kendaraan yang berhak menggunakan Solar subsidi dan Pertalite akan diatur dalam revisi Peraturan  Presiden No. 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM. Nanti platform MyPertamina menjadi instrumen penyaluran BBM Solar subsidi dan Pertalite tepat sasaran. (Yetede)

Kejar Target Produksi 2030, SKK Migas Perkuat Kapasitas Nasional

KT1 19 Jul 2022 Investor Daily (H)

Satuan Kerja Khusus  Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak  dan gas Bumi (SKK Migas)  menilai kerja sama bisnis  diantara pelaku usaha  penunjang industri hulu migas lokal dan nasional akan memperkuat  kapasitas nasional untuk  mengejar visi SKK Migas 2030, yaitu produksi 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari. "Kami akan terus mendorong Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Seiring dengan itu, pada akhir bulan ini kami akan mengadakan Forum Kapnas SKK Migas, Ditjen Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja  Sama (KKKS). Forum tersebut akan menjadi show room bagi pemain-pemain dalam negeri untuk tunjukkan kemampuannya  agar dapat diserap oleh industri hulu migas,"  kata Fatar Yani dalam jumpa pers di Jakarta. Forum Kapasitas Nasional (Kapnas) 2022 akan digelar di Jakarta Convention Center, Jakarta pada 27-28 Juli 2022. Forum ini, akan memfasilitasi kerja sama bisnis di antara pelaku usaha untuk terlibat untuk jauh lebih dalam aktivitas industri hulu migas nasional. (Yeted)

Efek Kolateral

KT3 18 Jul 2022 Kompas

Sekali lagi AS dan sekutunya di Eropa Barat mencoba meminggirkan Rusia dari arena perdagangan internasional. Rencana untuk menetapkan harga jual minyak dan jumlah minyak Rusia yang boleh dilepas ke pasar internasional adalah  upaya baru mengurangi kemampuan Kremlin membiayai invasi mereka di Ukraina. Usulan harga sementara 40-60 USD per barel, jauh di bawah harga minyak dunia yang kini di atas 100 USD per barel. AS dan sekutunya menginginkan agar India dan China ikut serta dalam gelombang sanksi baru yang akan dijatuhkan pada Rusia.

Invasi Rusia ke Ukraina menyurutkan kembali harapan pemulihan ekonomi global yang sudah di depan mata, juga mendorong terhentinya ekspor gandum yang dibutuhkan banyak negara di Afrika dan Asia. PBB dan Program Pangan Dunia telah berulang kali mengingatkan, terhentinya pasokan gandum dari Ukraina telah membuat potensi kemiskinan meningkat. Begitu juga dengan potensi kelaparan akut di sebagian negara Afrika yang miskin.

Secara tidak langsung, perang yang sebenarnya terlokalisasi di Eropa timur telah membuat harga-harga kebutuhan pokok di berbagai penjuru dunia mengalami kenaikan. Harga gas, meningkat lebih dari 30 % dalam beberapa bulan terakhir. Ibu-ibu rumah tangga menjerit karena selain gas, harga kebutuhan pokok lainnya juga melonjak tajam. Industri penghasil gas alam berlomba-lomba mengirimkan produk gas alam cair ke Eropa karena di sana kebutuhan sedang tinggi. Negara-negara kaya di Eropa berani membeli harga gas dengan tinggi karena terdesak kebutuhan menjelang musim dingin, terutama setelah Rusia memutuskan mengurangi pasokan gasnya. (Yoga)


Target Produksi Migas Belum Tercapai

KT3 16 Jul 2022 Kompas

Realisasi produksi siap jual atau lifting minyak dan gas bumi sampai semester I-2022 sebanyak 1,57 juta barel setara minyak per hari. Realisasi tersebut masih di bawah target APBN 2022 sebanyak 1,739 juta barel setara minyak per hari. Selain masalah produktivitas yang menurun, mundurnya komersialisasi sejumlah lapangan migas menyebabkan belum tercapainya target lifting tersebut. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mencontohkan, proyek strategis hulu migas nasional yang jadwal komersialisasinya mundur adalah Jambaran Tiung Biru di Bojonegoro, Jatim, dan Tangguh Train-3 di Papua Barat. Awalnya, proyek gas Jambaran Tiung Biru bisa komersial pada 2021, tetapi dimundurkan lantaran pandemi Covid-19 yang menyebabkan operasionalisasi terganggu. Proyek hulu migas lainnya yang masih tersendat adalah Blok Masela di laut lepas Maluku dan proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) di laut lepas Kaltim. Keduanya, yang merupakan lapangan kaya gas bumi, termasuk dalam proyek strategis nasional hulu migas.

Deputi Perencanaan SKK Migas Benny Lubiantara menambahkan, pengembangan migas nonkonvensional juga akan dilibatkan penuh untuk meningkatkan produksi migas dalam negeri. Studi potensi akan dilakukan di sejumlah wilayah kerja migas nonkonvensional. ”Untuk menaikkan produksi di lapangan tua, kami mendorong diterapkannya metode  pengurasan minyak tingkat lanjut (enhanced oil recovery/EOR),” ucapnya. Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan berpendapat, SKK Migas dan kontraktor hulu migas harus tetap berusaha semaksimal mungkin meningkatkan lifting migas. Setidaknya, semua pemangku kepentingan bisa menjaga agar lifting migas tidak merosot sangat dalam. SKK Migas membutuhkan kerja sama lintas kementerian/lembaga, seperti Kementerian ESDM, Kemenkeu, dan Kementerian Investasi agar target lifting 2022 bisa terpenuhi. (Yoga)


Chevron dan Shell Hengkang dari Indonesia

HR1 16 Jul 2022 Kontan

Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) tengah dilanda ketidakpastian. Di saat harga minyak mengkilat di atas US$ 100 per barel, investor jumbo seperti Chevron hengkang dari proyek gas laut dalam IDD. Hengkangnya Chevron menjadi pukulan telak bagi iklim investasi di Indonesia. Sebab, sebelumnya ConocoPhilips juga hengkang dari Indonesia dan menjual asetnya ke Medco Energy. Belum lagi divestasi 35% saham shell diblok Masela. 

Penerimaan Negara Dari Hulu Migas Capai Rp140 Triliun

KT1 16 Jul 2022 Investor Daily (H)

Harga minyak dunia yang tinggi dan keberhasilan dalam menerapkan efisiensi hulu migas telah memberikan dampak positif bagi penerimaan negara. Hingga Juni 2022,penerimaan negara hulu migas sudah mencapai US$ 9,7 miliar atau setara dengan Rp 140 triliun dan sudah mencapai 97,3% dari target penerimaan negara pada APBN 2022 yang ditetapkan sebesar US$ 9,95 miliar. "Kami bersyukur di tengah situasi perekonomian nasional yang belum pulih serta masih terkendalanya operasional hulu migas akibat  pandemi Covid-19, industri hulu migas tetap mampu memberikan  penerimaan negara yang optimal dan menjadi katalisator bagi pembangunan nasional dan menjaga  keberlanjutan usaha industri penunjang sosial," kata Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan dan Gas Bumi Dwi Soetjipto. Dwi menambahkan untuk realisasi produksi dan lifting masih lebih rendah  dibandingkan target APBN, salah satu sebabnya adalah karena adanya upplaned shutdown dan mundurnya penyelesaian proyek strategis nasional hulu migas yaitu Jambaran Tiung Biru dan Tangguh Train 3 yang telah dimasukkan dalam  perhitungan pada penyusunan target lifting di APBN 2022.(Yetede)

Kebijakan Harga Gas Dukung Perkembangan Industri

KT1 14 Jul 2022 Investor Daily (H)

Kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu  (HGBT) sebesar US$ 6 per MMBTU yang telah diberlakukan sejak tahun 2020 telah dimanfaatkan dengan baik, serta menimbulkan dampak positif bagi industri, masyarakat sekitar dalam hal penyerapan tenaga kerja dan ekonomi, serta investasi. Hal tersebut terungkap saat Direktur Pembinaan Program Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggoro  Ismukurnianto mengunjungi dua industri yang mendapatkan insentif yaitu PT Platinum Ceramic industry dan PT Asahimas Flat Glass yang berlokasi di Jawa Timur ,Selasa (12/7). "Dua industri ini cukup bagus dapat memaksimalkan HGBT. Perusahaan keramik akan menambahkan investasi baru tahun ini, demikian pula Asahimas rencananya akan mengusulkan investasi baru 2024," ungkap Ismu dalam keterangannya. Kedua perusahaan ini merupakan golongan industri yang ditetapkan mendapat harga gas bumi tertentu di titik serah pengguna gas bumi sebesar US$ per MMBTU. (Yetede)

Harga Pertamax Turbo dan Bright Gas Naik

fadilarin 11 Jul 2022 Surya

JAKARTA, SURYA - PT Pertamina (Persero) kembali menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Harga BBM yang naik yaitu jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Naiknya harga BBM ketiga jenis tersebut sesuai keputusan Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM), Arifin Tasrif.

Dalam keterangan resmi situs Pertamina, kenaikan per 10 Juli kemarin. PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

"Saat ini penyesuaian kami lakukan kembali untuk produk Pertamax Turbo dan Dex Senes yang porsinya sekitar 5% dan total konsumsi BBM nasional, serta produk LPG non subsidi yang porsinya sekitar 6% dari total konsumen LPG nasional,"
tekan Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting dalam keterangannya kepada Kontan.co.id. Minggu (10/7).

Pada 3 Maret 2022, harga Pertamax Turbo sebesar Rp 14.500 / liter. Namun hari ini naik menjadi Rp 16.200 / liter. Kemudian, Pertamina Dex awalnya Rp 13.700 / liter, naik menjadi Rp 16.500 / liter, dan harga Dexlite naik Rp 15.000 / liter yang sebelumnya hanya Rp 12.950 / liter.

Untuk LPG non subsidi Bright Gas akan disesuaikan sekitar Rp 2.000 / Kg "Seluruh penyesuaian harga di angka sekitar Rp 2.000 baik per liter untuk BBM dan per Kg untuk LPG. harga ini masih sangat kompetitif dibandingkan produk dengan kualitas setara," imbuh Irto.

Penyesuaian harga ini karena tren harga Indonesian Crude Price (ICP) untuk BBM dan Contract Price Aramco (CPA) untuk LPG yang masih tinggi. Tercatat, harga minyak ICP per Juni menyentuh angka 117.62 USD / barel, lebih tinggi sekitar 37% dan harga ICP pada Januari 2022