Chevron dan Shell Hengkang dari Indonesia
Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) tengah dilanda ketidakpastian. Di saat harga minyak mengkilat di atas US$ 100 per barel, investor jumbo seperti Chevron hengkang dari proyek gas laut dalam IDD. Hengkangnya Chevron menjadi pukulan telak bagi iklim investasi di Indonesia. Sebab, sebelumnya ConocoPhilips juga hengkang dari Indonesia dan menjual asetnya ke Medco Energy. Belum lagi divestasi 35% saham shell diblok Masela.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023