Rem Lonjakan Subsidi BBM
Anggaran subsidi BBM dan elpiji hingga akhir Mei membengkak menjadi Rp75,4 triliun. Angka itu naik jauh dibanding pada tahun sebelumnya, yang sebesar Rp56,5 triliun. Selain karena perbedaan harga BBM di dalam negeri dan harga minyak dunia, lonjakan terjadi lantaran volume konsumsi BBM. "Ini yang perlu dikendalikan Pertamina," kata Sri Mulyani saat berbicara dalam konferensi pers terkait dengan APBN pada Kamis lalu. Hingga tanggal 31 Mei, realisasi BBM yang mendapat subsidi, seperti solar dan minyak tanah, naik dari 5 juta kiloliter secara tahunan, penyaluran solar diperkirakan mencapai Rp16 juta, lebih tinggi dari kuota awal yang ditetapkan 15,10 juta kiloliter. Estimasi kelebihan kuota tersebut membuat pemerintah harus menambah anggaran kompensasi dan subsidi energi. Dalam APBN 2022, pemerintah mengasumsikan Indonesian cruid price diangka US$ 63 per barel. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023