APBN
( 470 )Sulit Dongkrak Rasio Penerimaan Pajak
Strategi Baru Diperlukan Hadapi Guncangan Ekonomi
Menjaga Momentum dan Mempertahankan Stabilitas Ekonomi
Penerbitan SUN Diprediksi Naik 42,19%
Memasuki Babak Baru Pembangunan IKN
Defisit APBN Kian Merajalela
RI Genjot Utang untuk Redam Dampak Perang Tarif
Rupiah Melemah, Defisit Diprediksi Melebar
Utang Negara-Negara Dunia Meningkat Tajam
Obligasi NegaraTetap Laris Di Tengah Gejolak IHSG
Di tengah dinamika pasar saham,
kinerja lelang Surat Utang Negara atau SUN pada Selasa (18/3) menunjukkan hasil
positif dengan penawaran masuk sebesar Rp 61,75 triliun. Masih kuatnya
kepercayaan investor terhadap postur APBN disebut menjadi faktor pendorong
tingginya penawaran sehingga melebihi target indikatif. Menurut Ditjen
Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kemenkeu, lelang enam seri SUN pada Selasa pukul
09.00-11.00 WIB menghasilkan penawaran masuk sebesar Rp 61,75 triliun, mencapai
2,38 kali dari target indikatif sebesar Rp 26 triliun.
Keenam seri SUN yang dimenangkan
adalah SPN tenor 12 bulan senilai Rp 2 triliun dengan yield atau imbal hasil
6,25 %, seri FR0104 tenor 5 tahun senilai Rp 12,70 triliun dengan yield 6,70023
%, dan FR0103 tenor 10 tahun senilai Rp 7,15 triliun dengan yield 7,01985 %.Lalu,
untuk seri FR0106 tenor 15 tahun dengan total yang dimenangkan sebesar Rp 1,75
triliun dengan yield 7,03713 %, seri FR0107 tenor 20 tahun senilai Rp 4,1
triliun dengan yield 7,07804 %, serta FR0105 tenor 40 tahun senilai Rp 300 miliar
dengan yield 7,10892 %.
Menkeu Sri Mulyani mengatakan, dengan
kuatnya penawaran yang masuk, penawaran yang dimenangkan sebesar Rp 28 triliun,
lebih besar dari target indikatif Rp 26 triliun. Dari penawaran yang dimenangkan,
dana investor asing Rp 5,33 triliun, sisanya Rp 22,67 triliun berasal dari investor
dalam negeri. Nilai penawaran masuk dari investor asing Rp 13,95 triliun,
artinya komposisi dari investor asing terhadap total penawaran mencapai 22,59 %.
”Tingginya incoming bid dari investor asing menggambarkan investor asing
memiliki kepercayaan tinggi terhadap APBN 2025 dan pengelolaan keuangan negara,”
kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Gedung Ditjen Pajak Kemenkeu,
Jakarta, Selasa. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Startup Bukan Pilihan Utama
24 Jan 2023 -
Mendag Pastikan Minyak Kita Tetap Diproduksi
30 Jan 2023 -
Proyek MRT East-West Dikebut
24 Jan 2023 -
Terus Dorong Mutu Investasi
25 Jan 2023 -
Emiten Baja Terpapar Pembangunan IKN
24 Jan 2023









