Investasi lainnya
( 1334 )PENANAMAN MODAL ASING : MENGGAET INVESTASI DI PERTEMUAN ASEAN
Keketuaan Indonesia dalam Asean 2023 dimanfaatkan betul oleh pemerintah untuk menciptakan nilai tambah dalam rangka mendorong laju ekonomi tetap tinggi. Termasuk dalam konteks investasi, yang menjadi pilar utama penyokong produk domestik bruto nasional.
Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean ke-43 yang digelar pada 5—7 September tahun ini, pemangku kebijakan akan menggunakan aneka siasat untuk menarik aliran modal, utamanya investasi asing langsung atau foregin direct investment (FDI).Deputi Bidang Kerjasama Penanaman Modal Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Riyatno, mengatakan pemerintah akan melakukan serangkaian pameran untuk mempromosikan potensi investasi di dalam negeri.Di antaranya adalah penghiliran, serta megaproyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang memang masih membutuhkan banyak sumbangsih dari pemodal asing.
Dia menambahkan, KTT Asean merupakan agenda strategis yang mampu membuka peluang penanaman modal asing langsung ke Tanah Air, terlebih posisi Indonesia sebagai pemegang Keketuaan Asean.Apalagi, pada tahun lalu investasi asing langsung ke Asean secara total mencatatkan kenaikan sebesar 5,54% yakni dari US$212,42 miliar pada 2021 menjadi US$224,20 miliar pada 2022.
Sekadar informasi, Asean telah memiliki kerja sama di bidang investasi yakni melalui Asean Comprehensive Investment Agreement (ACIA) yang telah berlaku sejak 29 Maret 2012.Tujuan utama dari ACIA adalah menciptakan Asean sebagai destinasi investasi yang bebas dan terbuka serta transparan, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan arus investasi ke kawasan.
Dalam kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan di tengah peningkatan risiko berbagai ketidakpastian global, pemerintah terus memperkuat kerja sama bilateral dengan sejumlah negara guna mendukung investasi.Salah satu upaya dalam memperkuat kerja sama tersebut diwujudkan melalui pertemuan delegasi EU-Asean Business Council (EU-ABC) pada awal bulan ini.
Tutup Rapat Rencana Investasi JETP
JAKARTA — Sekretariat Just Energy Transition Partnership (JETP) telah selesai menyusun rencana investasi di sektor transisi energi atau Comprehensive Investment and Policy Plan (CIPP). Sayangnya, pemerintah belum bersedia membuka isi rencana investasi yang disokong pendanaan dari sejumlah negara maju dan lembaga pembiayaan tersebut.
Setelah menerima tawaran pendanaan transisi energi lewat skema JETP dalam Konferensi Tingkat Tinggi G20 pada November 2022, pemerintah membentuk Sekretariat JETP yang bertugas menyusun CIPP. Tim penyusun diberi waktu enam bulan. Dokumen tersebut rencananya dibeberkan ke publik pada 16 Agustus 2023.
Menurut Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Rachmat Kaimuddin, pemerintah masih harus mengkaji naskah CIPP yang disampaikan Sekretariat JETP. "Kami akan membahasnya lintas kementerian dan lembaga lebih dulu," ujar dia kepada Tempo, kemarin. Setelah itu, pemerintah akan meminta masukan publik. (Yetede)
PENANAMAN MODAL : MELAWAN MUSIM SURUT INVESTASI
Pencapaian target investasi pada tahun ini bisa dibilang cukup menantang. Akar penyebabnya, ketidakpastian global yang dipicu perang Rusia-Ukraina hingga ketegangan politik Amerika Serikat-China, serta belum tuntasnya penanganan infl asi di banyak negara mendorong investor lebih wait and see.
Belum lagi, faktor internal yang sejak tahun ini mulai disibukkan dengan rangkaian agenda politik 5 tahunan alias Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Tentu ini akan memengaruhi pola bisnis pelaku usaha.Akan tetapi, pemerintah berusaha untuk melakukan berbagai upaya dalam rangka mengamankan pencapaian target investasi yang pada tahun ini disasar Rp1.400 triliun.Dari aksi yang dilakukan pemangku kebijakan, faktanya minat investasi di dalam negeri terbilang masih cukup tinggi meski investor dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi global.Faktor pemanis yang menjadi daya tarik investor terutama asing adalah realisasi pertumbuhan ekonomi nasional yang cukup solid pada tahun ini, diiringi dengan langkah cepat pemerintah dalam menormalisasi inl asi.Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, realisasi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) pada dua kuartal terakhir terbukti moncer, yakni 5,03% pada kuartal I/2023 dan 5,17% pada kuartal II/2023 secara tahunan (year-on-year/YoY).
Realisasi investasi yang dicatat oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pun cukup memuaskan, yakni Rp678,7 triliun pada semester I/2023, naik sebesar 16,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Tak pelak, indeks daya saing investasi di Indonesia pun menanjak hingga 10 peringkat yakni dari posisi 44 pada 2022 menjadi 34 pada 2023, menurut laporan World Competitiveness Ranking International Institute for Management Development.Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, mengatakan pemerintah akan terus melakukan perbaikan iklim investasi guna meningkatkan daya tarik Indonesia di hadapan investor, terutama penanaman modal asing (PMA).
Marita Alisjahbana, Chief Risk Ofi cer Indonesia Investment Authority (INA) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI), mengatakan minat pemodal asing terhadap ekonomi nasional sangat tinggi.
Kemudian investasi Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) senilai Rp33,4 triliun selama 2021—2023, dan penanaman modal dari Konsorsium LG dan Konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) senilai Rp142 triliun.Direktur Program Institute of Development on Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti, memandang secara teori tahun politik akan mendorong pengusaha untuk menahan ekspansi.
PEMBATASAN EKSPOR MINERAL MENTAH : INVESTASI PENGHILIRAN MEROKET
Kementerian Investasi/BKPM mencatat kebijakan penghiliran mineral di Indonesia melesatkan realisasi investasi industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya hingga 177,9% dalam 4 tahun terakhir. Direktur Hilirisasi Mineral dan Batubara Kementerian Investasi/Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Hasyim Daeng Barang memaparkan peningkatan itu tidak lepas dari kebijakan penghiliran mineral di Indonesia. Menurutnya, nilai investasi pada sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya pada 2019 hanya mencapai Rp61,6 triliun. Namun, dia menegaskan angka investasi tersebut terus menunjukkan tren peningkatan ketika pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai memberlakukan larangan ekspor bijih (ore) nikel pada 2020. “Investasi hilirisasi meningkat tiap tahun. Tadinya sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin ini berada di posisi keempat. Ketika kita melarang ekspor ore, industri ini terus naik. Ini menunjukkan bahwa industri hilirisasi ini terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya dalam webinar BKPM bertema Peluang Investasi Hilirisasi Sektor Mineral di Jakarta, Senin (14/8). Dalam peta jalan penghiliran investasi strategis, imbuhnya, pemerintah fokus melakukan penghiliran terhadap 21 komoditas di delapan sektor prioritas, mulai dari mineral dan batu bara (minerba), minyak dan gas bumi (migas), hingga perkebunan dan kehutanan.
Hasyim memprediksi nilai investasi penghiliran di delapan sektor prioritas tersebut mencapai angka US$545,3 miliar sampai dengan 2040. Untuk sektor minerba, dia memproyeksi nilainya mencapai US$431,8 miliar yang meliputi penghiliran komoditas batu bara, nikel, timah, tembaga, bauksit, besi baja, emas-perak, dan aspal buton. Dengan cerahnya industri itu, dia meminta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mengucurkan kredit kepada pelaku usaha smelter dalam negeri guna mendorong pengembangan industri penghiliran mineral. Saat ini, Hasyim mengatakan terdapat sejumlah smelter yang masih terkendala proses pembangunannya, terutama smelter bauksit. Umumnya kendala berkaitan dengan persoalan investor dan finansial. Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, terdapat sembilan smelter bauksit yang masih dalam tahap konstruksi dengan total kapasitas input 27,91 juta ton bijih bauksit. Sembilan smelter itu akan menghasilkan produk alumina sebesar 1 juta ton untuk jenis chemical grade alumina (CGA) dan 8,94 juta ton jenis smelter grade alumina (SGA). Saat ini, total kapasitas produksi SGA nasional mencapai 3 juta ton per tahun, sedangkan produksi CGA mencapai 300.000 ton per tahun. Selain itu, terdapat satu smelter aluminium yang tengah dalam tahap perencanaan dengan kapasitas input 2 juta ton bijih bauksit.
Waspadai 'Wajah Malaikat' Jangan FOMO
JAKARTA,ID-Masyarakat harus waspada dan curiga setiap kali mendapat tawaran investasi yang menggiurkan. Makin tinggi keuntungan yang dijanjikan, makin besar pula resikonya. para penipu berkedok investasi akan melakukan berbagai cara demi menaklukan korbannya, termasuk memsang 'wajah malaikat'. Masyarakat, terutama kalangan milenial Gen Z, juga jangan FOMO (fear of missing out) atau merasa takut tertinggal karena takut tidak berinvestasi pada instrumen tertentu seperti orang lain, padahal instrumen tersebut sangat berisiko, bahkan rawan penipuan. Sebaliknya, berinvestasilah dengan cara STAR (smart thingking Action for best Result) atau bertindak dan berpikir cerdas demi mendapatkan hasil investasi terbaik. Sebagian masyarakat di Tanah Air masih rawan terjerumus ke dalam penipuan berkedok investasi, Sebab hingga kini, kesenjangan (gap) antara Indeks Literasi dan inklusi keuangan masih lebar. Indeks literasi keuangan baru mencapai 49,68%, padahal inklusi keuangan masih mencapai 85,10%. (Yetede)
TANTANGAN PERIODE AKHIR : BERJIBAKU JAGA IKLIM INVESTASI
Dalam waktu kurang dari 15 bulan ke depan, Indonesia akan memasuki periode pemerintahan baru. Transisi pemerintahan yang bakal diwarnai beragam dinamika politik, yang mungkin saja dapat menahan kegiatan ekonomi dan investasi. Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyampaikan titipan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan di acara Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) di Pekanbaru, Riau, Kamis (10/8). “Saya mau sampaikan pesan Bapak Presiden. Ini tahun politik, politik panas, Bapak Presiden mengatakan jangan terlalu panas, kalau boleh dingin, naik sedikit paling tinggi anget-anget, supaya ekonomi kita bagus, karena tiap hari kita ribut politik, kita lupa ekonomi ini penting. Jadi kita harus betul-betul menjaga stabilitas, itu pesan Bapak Presiden,” kata Bahlil. Sebagai menteri yang bertanggung jawab dalam urusan penanaman modal dan investasi, Bahlil tentu berkepentingan iklim investasi di Tanah Air tidak goyah saat memasuki tahun politik menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. “Jadi ke depan, kita harus bisa melihat pemimpin yang membawa Indonesia ke arah yang benar untuk ekonomi baik, menciptakan lapangan kerja agar semua keadilan sosial bisa kita wujudkan,” ujar Bahlil. Apalagi, tahun depan merupakan periode terakhir kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Dua periode sudah, sejak 2014—2019 dan 2019—2024, Presiden Jokowi mengemban amanat sebagai Presiden RI. Berbagai capaian positif tentu telah dicapai. Namun, sejumlah tantangan juga mesti dibereskan di periode sisa pemerintahan.
Menurut catatan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), sepanjang 2016 hingga 2023, sebanyak 158 proyek telah selesai dan beroperasi dengan total nilai investasi sebesar Rp1.102,7 triliun. Menurut Ketua Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo, sejumlah proyek-proyek strategis akan terus dituntaskan. Berdasarkan hasil monitoring bersama, terdapat 30 proyek yang dapat selesai pada tahun ini dan 31 proyek tuntas pada 2024. Beberapa proyek yang masih berlanjut setelah 2024 pembangunan fisiknya di antaranya MRT North South dan Lapangan Gas Abadi Blok Masela. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani mengatakan bahwa sepanjang memimpin negara, Presiden Jokowi berhasil menciptakan konsolidasi nasional dan reformasi struktural untuk keterbukaan ekonomi. Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai tahun terakhir Presiden Jokowi akan menjadi perpisahan yang manis apabila sumbangsih komponen investasi fisik alias pembentukan modal tetap bruto (PMTB) terhadap pertumbuhan ekonomi bisa makin signifikan. Indef memproyeksi pertumbuhan ekonomi pada akhir 2023 hanya akan berada di kisaran 4,9%. Selain itu, menjaga pertumbuhan arus investasi akan kian menantang jelang 2024, di tengah kecenderungan investor untuk bersikap menunggu sepanjang tahun politik. “Kami lihat pertumbuhan ekonomi 2024 akan lebih baik, karena Pemilu ada di awal tahun. Ketidakpastian dari sisi politik cuma sebentar. Oleh karena itu, peningkatan manfaat ekonomi dari realisasi investasi bisa jadi peluang, terutama berkaitan infrastruktur, yang notabene semacam ikon di era Jokowi,” ujarnya kepada Bisnis.
KAWASAN EKONOMI KHUSUS, Fokus Likupang Tak Lagi Investasi Resor
Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang di Kabupaten Minahasa Utara, Sulut, didorong untuk fokus pada konsep pariwisata hijau. Hal ini berarti target investasi destinasi superprioritas itu tak lagi mencakup pembangunan resor-resor megah, sebagaimana direncanakan semula. Menparekraf Sandiaga Uno menyatakan hal itu dalam kunjungan ke wilayah KEK Likupang, Rabu (9/8).
Sandiaga bertemu dengan pengelola KEK dan calon investor. ”Hari ini kita memulai perjalanan menuju regenerative ecotourism (ekowisata pemulihan) di Likupang sebagai destinasi superprioritas yang memiliki fokus khusus pada konsep pariwisata hijau. (Ini) Kita tindak lanjuti dari penandatanganan kerja sama antara Presiden Jokowi dengan Presiden (Perancis Emmanuel) Macron pada pertemuan G7,” katanya.
Kemenparekraf pun meminta CIRAD, sebuah lembaga riset agrikultur Perancis, untuk menyusun konsep ekowisata tersebut. Di samping itu, pemerintah juga melibatkan Yayasan IndonesiaBiru yang berfokus pada konservasi terumbu karang dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Menurut Sandiaga, akan dikembangkan beberapa zona wisata hijau di darat dan wisata biru di laut. Langkah ini mengharuskan adanya kesepakatan dan pakta integritas dari semua pihak untuk menjaga lingkungan demi membuka peluang usaha dan lapangan kerja. (Yoga)
Investor Bocor
JAKARTA,ID-Pemerintah harus memangkas ekonomi biaya tinggi (high cost economy) agar penanaman modal memiliki daya dongkrak (leverage) yang lebih optimal terhadap pertumbuhan ekonomi. Jika investasi langsung (direct investment) terus ‘bocor’ seperti sekarang, Indonesia sulit mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 5%. Investasi yang masih ‘bocor’ tercermin pada Incremental Capital Output Ratio (ICOR), dikisaran 6,2. Padahal, ICOR menunjukkan jumlah investasi baru yang dibutuhkan untuk menaikkan atau menambah satu unit output dalam perekonomian. Koefisien ICOR yang menilai negatif atau bernilai besar menunjukkan inefisiensi dalam investasi. Memangkas ekonomi biaya tinggi dapat dilakukan antara lain dengan menghapus pungli, korupsi, dan kolusi, serta mengarahkan investasi ke sektor-sektor ekonomi yang memiliki nilai tambah tinggi. Pemerintah juga harus melanjutkan debirokratisasi perizinan investasi, meneruskan hilirisasi dan industrialisasi, serta menciptakan konektivitas ekonomi melalui Pembangunan infrastruktur. (Yetede)
DKI Jakarta Tawarkan Sejumlah Peluang Investasi Proyek Perkotaan
Proyek kawasan berorientasi transit, revitalisasi halte, dan properti akan ditawarkan kepada investor saat Jakarta Investment Forum 2023. Proyek-proyek itu bagian dari 21 proyek transportasi, properti, dan konstruksi yang akan dipamerkan Pemprov DKI Jakarta pada Kamis (3/8). Jakarta Investment Forum merupakan perhelatan ketiga. Penyelenggaranya adalah Unit Pengelola Jakarta Investment Centre Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta. PT MRT Jakarta, sebagai salah satu peserta, akan mengenalkan empat proyek kepada investor, yakni perpanjangan concourse MRT Bundaran HI dan MRT Fatmawati, jalur pedestrian dek Dukuh Atas, serta penggunaan campuran Blok M dan Fatmawati.
”Sejauh ini ada 18 perusahaan yang berminat dalam pembiayaan, konstruksi, dan kemitraan,” kata Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta Farchad H Mahfud dalam konferensi pers Jakarta Investment Forum 2023 di Jakarta, Senin (31/7). Perpanjangan concourse MRT Bundaran HI berupa pengembangan ritel, amenitas, pintu masuk baru, dan terowongan pejalan kaki di area kosong stasiun yang tidak terpakai. Proyek ini akan menambah lebih dari 3.100 meter persegi ruang ritel dan publik. Perpanjangan concourse Fatmawati akan menambah 2.400 meter persegi ruang ritel dan publik. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) juga akan menjaring minat investor melalui potensi revitalisasi halte dan pemasangan panel surya. Revitalisasi mencakup halte BRT dan non-BRT, sedangkan panel surya dipasang di halte ikonik. (Yoga)
Fenomena Ambisius Arab Saudi
Ambisi besar Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman memantik perubahan besar di negara itu. Soal dana, tak ada masalah. Arab Saudi berinvestasi besar-besaran dalam industri dunia gim video 180 miliar USD atau Rp 2,7 kuadriliun, per tahun. Sejak September 2022, Arab Saudi sudah mengalokasikan 40 miliar USD (Rp 601 triliun) demi mengejar ambisi menjadi pusat gim dan e-sport dunia pada 2030. Semua dana bersumber dari kekayaan negara (Kompas, 27 Juli 2023). Ambisi itu menjadi target ke sekian dari perubahan Saudi di bawah kendali Mohammed bin Salman. Sebelumnya, tercatat upaya mengubah kota Jeddah menjadi lebih metropolis. Jeddah yang makin modern diharapkan mampu menyaingi Dubai di Uni Emirat Arab. Maka, akan dibangun Menara Jeddah setinggi satu kilometer. Jika terwujud, Menara Jeddah mengalahkan Burj Khalifa di Dubai yang setinggi 828 meter.
Proyek prestisius lain, renovasi Bandara King Abdul Aziz Jeddah sehingga menjadi bandara terbesar di dunia. Biaya renovasinya 115 miliar riyal Arab Saudi atau Rp 465 triliun. Bandara King Abdul Aziz bakal bersaing dengan Bandara Internasional Dubai. Ambisi lainnya ialah mendongkrak popularitas Liga Sepak Bola Arab Saudi. Sejumlah pemain ternama yang sudah melewati masa emas karier secara demonstratif didekati dengan iming-iming banderol transfer dan gaji menggiurkan agar mau bergabung ke klub Saudi. Salah satu yang fenomenal ialah hijrahnya bintang Portugal Cristiano Ronaldo dari MU keAl-Nassr, klub di Riyadh. Ia menikmati gaji 200 juta euro, atau Rp 3,3 triliun per tahun di Al-Nassr, dan tercatat sebagai gaji termahal. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Mencegah Korona Tak Masuk Bank
06 Jun 2020 -
Mendorong Ekonomi atau Menjaga Kesehatan
06 Jun 2020 -
BNI Syariah Perluas Jangkauan Internasional
31 May 2020 -
Mal dan Retail Siapkan Rencana Buka 8 Juni
31 May 2020 -
Menggulirkan New Normal dari Sudut Mal
28 May 2020









