;
Tags

Investasi lainnya

( 1334 )

Tumbuh Pesat, Administrator KEK Didorong Ciptakan Iklim Investasi Lebih Baik

KT1 23 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mencatatkan perkembangan pesat dengan realisasi investasi per kuartal 1-2023 mencapai Rp 8,5 triliun. Berkaitan itu, administrator KEK diharapkan terus menciptakan iklim investasi yang lebih baik  sehingga akan memudahkan investor yang ingin berinvestasi. Berdasarkan realisasi per kuartal I-22023 tersebut, ada tambahan 54 pelaku usaha yang beroperasi  di KEK dan tambahan serapan tenaga kerja  mencapai 10.918 orang. Hingga tahun ini, KEK di Indonesia mengalami perkembangan pesat dengan telah ditetapkan sebanyak 20 KEK  yang terdiri atas 10 KEK industri dan 10 KEK  pariwisata. Dari 20 KEK tersebut, terdapat 269 pelaku usaha yang beroperasi dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 66.740 orang. Sementara itu, pertumbuhan realisasi investasi KEK pada 2022 mampu menembus 51,8% atau mencapai Rp113,3 triliun. Total investasi tersebut terdiri atas kontribusi pelaku usaha sebesar Rp 87,6 triliun (79%) dan badan usaha Rp 25,7 triliun (23%). Plt. Sekertaris Jenderal Dewan Nasional KEK Susiwijono Soegiarso menjelaskan, untuk meningkatkan iklim investasi  di Indonesia khususnya di dalam KEK, diperlukan pelayanan perizinan berusaha yang baik, sehingga akan memudahkan investor yang ingin berinvestasi. (Yetede)

JELAJAH INVESTASI SULSEL 2023 : Simpul Logistik Pangan KIPAS

HR1 22 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Kehadiran Kawasan Industri dan Pergudangan Parepare dan Sekitarnya (KIPAS) diyakini mampu menjadi pusat logistik pangan Provinsi Sulawesi Selatan menyusul lokasinya yang cukup strategis.KIPAS berlokasi di Lapadde, Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan. Proyek ini diharapkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang bakal meningkatkan nilai tambah barang dan jasa, serta daya saing Kota Parepare.Walikota Parepare Taufan Pawe mengatakan bahwa, sejak 2018, Perum Bulog telah memberi kepastian akan menempati kawasan ini untuk gudang di area KIPAS. Selain itu, KIPAS juga memiliki infrastruktur pendukung a.l. Terminal Tipe C Lapadde yang berada di dekat area gudang dan akses ke kereta api dan pelabuhan kering.“Infrastruktur jalan sebagai akses antara pelabuhan dan kawasan industri. Jadi kawasan dapat diakses dari segala penjuru tanpa melewati pusat Kota Parepare dengan infrastruktur jalan yang sangat luas,” katanya kepada Bisnis, Rabu (21/6).Sementara itu, kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (KPw BI Sulsel) bersama dengan Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) telah mengidentifikasi dan memetakan potensi strategis pengembangan investasi wilayah ini untuk dijajakan kepada para calon investor tahun ini.

Menjaring Potensi Investasi Berkualitas

HR1 21 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Dicabutnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dan berakhirnya era pandemi Covid-19 menjadi modal kuat Pemerintah Indonesia untuk terus mendukung upaya percepatan pemulihan ekonomi. Di tengah tantangan risiko global yang masih membayangi, prospek ekonomi Tanah Air justru memperlihatkan tren perbaikan. Sinyal membirunya indikator tersebut antara lain ditunjukkan oleh pertumbuhan ekonomi yang mampu mencapai angka di atas 5%. Begitu pula dengan indikator lain seperti surplus neraca perdagangan yang berlanjut meskipun mengecil, keyakinan konsumen yang meningkat, kondisi industri manufaktur yang masih berada di level ekspansi selama 21 bulan berturut-turut dan tingkat inflasi relatif rendah dengan suku bunga terkendali. Terkini, Indonesia diganjar kenaikan peringkat daya saing investasi dari posisi 44 pada 2022 menjadi 34 pada 2023 oleh IMD World Competitiveness Ranking. Perbaikan peringkat ini didasari pertimbangan banyaknya agenda reformasi kebijakan kemudahan berusaha yang dijalankan dan dinilai mampu mengatasi pandemi Covid-19 dengan baik. Membaiknya beberapa indikator tersebut tentunya menjadikan ekonomi Indonesia makin menunjukkan potensi daya pulih yang besar. Situasi ini diharapkan lebih memberikan nilai tambah dalam menarik minat investor. Investasi menjadi salah satu elemen penting dalam pertumbuhan ekonomi di samping sisi konsumsi, pengeluaran pemerintah dan ekspor. 

Tidak heran mengapa banyak negara saling berlomba-lomba memberikan kemudahan berinvestasi untuk menyokong pembangunan. Daya saing yang tinggi mencerminkan kesiapan sebuah negara dalam menghadapi tantangan global dan mampu memanfaatkan peluang yang ada. Untuk memperkuat daya saing itu, banyak hal yang harus diperbaiki terutama di sektor infrastruktur yang belum merata di seluruh wilayah. Oleh karena itu, pembangunan nasional perlu diarahkan untuk mendukung infrastruktur yang mendorong konektivitas antarwilayah sehingga dapat mempercepat dan memperluas pembangunan ekonomi. Ke depan, pembangunan yang diharapkan tentunya tidak sekadar berorientasi pada keuntungan semata tetapi juga harus mampu membuat kesejahteraan dengan menjaga kualitas hidup manusia yang lebih baik.

BEKAL RI JALA INVESTASI

HR1 21 Jun 2023 Bisnis Indonesia (H)

Iklim investasi Indonesia agaknya makin sejuk. Buktinya, indeks kemudahan berusaha di Indonesia melesat dari posisi 44 pada 2022 menjadi 34 pada 2023. Tak cuma itu, kebijakan obral insentif dari pemerintah daerah juga diramal bakal membuat investor kepincut.Dus, keadaan itu pun bakal menjadi katalis positif dalam mengejar target penanaman modal senilai Rp1.400 triliun pada tahun ini. Sentimen positif pertama datang dari World Competitiveness Ranking International 2023 yang dirilis Institute for Management Development kemarin, Selasa (20/6). Dalam laporan terbaru, indeks kemudahan berusaha Indonesia naik hingga 10 peringkat.Hal itu menjadi kabar baik di tengah kekhawatiran investor perihal kondisi politik selama pemilihan umum yang memengaruhi kepastian berusaha. Faktor pendorong naiknya indeks daya saing nasional, selain agenda reformasi birokrasi dan penyempurnaan Omnibus Law Cipta Kerja, adalah normalisasi ekonomi pascapandemi yang cepat. Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Yuliot, optimistis dengan kondisi ini target investasi senilai Rp1.400 triliun tercapai pada tahun ini."Ini akan menjadi acuan investor dalam melihat peluang dan keputusan berinvestasi, dan meningkatkan kepercayaan investor," katanya kepada Bisnis, Selasa (20/6). Asian Development Bank (ADB) misalnya, dalam Asian Development Outlook April 2023 memperkirakan investasi hanya tumbuh 5% pada 2023, lebih rendah dibandingkan dengan target pemerintah sekitar 6,1%—6,3%.Penyebabnya adalah ketidakpastian ekonomi dunia akibat impak perang Rusia-Ukraina. Selain itu, agenda politik lima tahunan juga melahirkan kewaspadaan di kalangan pelaku usaha.Tak jauh beda, World Bank dalam laporan East Asia and Pacifi c Economic Update April 2023 memandang pertumbuhan investasi di negara Asia Pasifik termasuk Indonesia terpengaruh oleh perlambatan ekonomi China dan pengetatan moneter Bank Sentral Amerika Serikat (AS). Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani, mengatakan indeks daya saing bukan parameter penentu keputusan investasi, pun dengan skema insentif.

Kewajiban Neto Investasi Internasional RI Naik

KT3 20 Jun 2023 Kompas

Pada triwulan I-2023, Posisi Investasi Internasional Indonesia mencatat kewajiban neto 255,3 miliar dollar AS, meningkat ketimbang akhir triwulan IV-2022 yang sebesar 252,7 miliar dollar AS. Peningkatan tersebut berasal dari kenaikan Kewajiban Finansial Luar Negeri. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono, Senin (19/6/2023). (Yoga)

Manajer Investasi Didorong Terbitkan ”Exchange Traded Fund”

KT3 16 Jun 2023 Kompas

Manajer investasi belum banyak menerbitkan Exchange Traded Fund (ETF). Padahal, diversifikasi produk diperlukan oleh para investor agar dapat memiliki banyak pilihan investasi. ”Dari 49 produk ETF, baru ada 22 manajer investasi yang menerbitkan dari 95 manajer investasi yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan,” kata Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik di Gedung BEI Jakarta, Kamis (15/6/2023). (Yoga)

Arab-China Sepakati Investasi Rp 148 Triliun

KT3 13 Jun 2023 Kompas

Hubungan ekonomi negara-negara Arab dan China terus meningkat. Arab Saudi, Minggu (11/6) mengumumkan kesepakatan investasi 10 miliar USD atau Rp 148,68 triliun antara negara- negara Arab dan China pada hari pertama konferensi bisnis di Riyadh, Arab Saudi. Kementerian Investasi Arab Saudi melalui pernyataan tertulis menyebutkan, sebagian besar kesepakatan investasi itu terkait proyek-proyek di Arab Saudi atau proyek-proyek perusahaan atau entitas Pemerintah Arab Saudi. Kementerian Investasi Arab Saudi juga mengumumkan, pengusaha dunia Arab dan China bertemu di sela Konferensi Bisnis Arab-China di Riyadh, 11-12 Juni 2023. Dalam konferensi itu, hampir 4.000 perwakilan pengusaha dan Pemerintah China, Arab Saudi, dan negara-negara lain hadir. Sektor energi, fosil, dan energi terbarukan paling banyak menjadi sasaran investasi.

Ada pula investasi di bidang teknologi dan transportasi. ”Saya tidak terkejut kalau ada banyak kesepakatan investasi dalam frum ini,” kata Menteri Energi Arab Saudi Abdulaziz bin Salman sebagaimana dikutip Arab News dan Al Arabiya. Perusahaan kereta Arab Saudi, Sabatco, menggandeng perusahaan China, CRRC, lewat kesepakatan 250 juta US untuk membuat pabrik kereta di Arab Saudi. Sementara perusahaan pengembang aplikasi Hong Kong, Hibobi, mengikat kerja sama 266 juta USD. Hibobi akan membuat aplikasi promosi pariwisata Arab Saudi. Arab Saudi juga ingin membangun industri kimia dengan bantuan China. Nilai kesepakatannya 150 juta USD. Total ada 30 kesepakatan investasi dengan nilai 10 miliar USD selama hari pertama konferensi. (Yoga)


Gaet Investor, Balikpapan Inisiasi Forum Investasi

KT3 07 Jun 2023 Kompas

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Balikpapan menginisiasi Forum Investasi Zona Alur Laut Kepulauan Indonesia atau ALKI II. Forum ini bertujuan menggaet investor berinvestasi di sekitar alur laut sehingga mendongkrak pertumbuhan ekonomi Balikpapan dan sekitarnya. Kabid Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan PelayananTerpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan Elok Elvia di Balikpapan, Selasa (6/6) mengatakan, inisiatif itu muncul dari diskusi pemerintah dengan para pengusaha. Salah satu pembahasannya ialah sepinya ALKI II dibandingkan ALKI I. ALKI II meliputi jalur lintas perairan Laut Sulawesi, Selat Makassar, Selat Lombok, dan Laut Flores. Alur ini menghubungkan lalu lintas pelayaran dan perdagangan internasional dari Afrika ke Asia Tenggara dan Jepang, serta dari Australia ke Singapura, China, dan Jepang, atau sebaliknya.  

Elok mengatakan, ALKI II punya banyak potensi untuk dilewati. Selain itu, jarak tempuh dari Australia ke China atau Australia ke Filipina juga relative lebih dekat melalui ALKI II dibandingkan ALKI I. ”Mungkin potensi yang tampak di ALKI II lebih sedikit, makanya kapal-kapal tersebut melalui ALKI I. Untuk itu, kami menginisiasi (mengumpulkan) 11 provinsi, terdiri atas 188 kabupaten/kota, di Zona ALKI II untuk menawarkan profil investasi masing-masing kepada investor,” kata Elok. Forum bertajuk ALKI II Zone Investment Forum 2023 itu, menurut rencana, dilaksanakan akhir September atau awal Oktober 2023 di Balikpapan. Forum ini akan mengundang sedikitnya 400 investor dari dalam dan luar negeri untuk melihat profil bisnis di daerah yang berada di Zona ALKI II. Elok mengatakan, pada 22 Juni 2023, pihaknya bekerja sama dengan BKPM dan BI akan memberi pembekalan bagi pemda dalam membuat kajian investment project ready to offer (IPRO). (Yoga)


INVESTASI ENERGI TERBARUKAN : Singapura-China Suntik US$2,2 Miliar di Bengkalis

HR1 07 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Perusahaan asal Singapura Calypte Holding berkolaborasi dengan korporasi dari China CGN Energy International Holding Co. Limited untuk menghadirkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 1.000 megawatt (MW) di Bengkalis, Riau.Tak hanya itu, keduanya juga bakal membangun pembangkit listrik tenaga gas turnin gabungan (CCGT) dengan kapasitas 500 MW.Chairman Eksekutif Calypte Holding Iskandar mengungkapkan proyek ini akan menjadi backbone bagi energi listrik Sumatra. PLTS dan CCGT di Bengkalis ini akan memulai konstruksi pada Januari 2025 dan diharapkan selesai pada September 2027. Di Kepulauan Riau, Calypte Holding juga sedang membangun PLTS sebesar 1.500 MW dengan menggunakan sistem ground mounted. Namun, imbuhnya, dengan adanya PLTS ini, Riau akan menjadi pusat energi terbarukan yang kuat dan berkelanjutanDia menambahkan proyek PLTS ini diperkirakan memiliki nilai investasi sekitar US$1,2 miliar, sedangkan proyek CCGT diproyeksikan mencapai US$1 miliar.General Manager of Business Development CGN Energy International Holdings Liu Run menilai Indonesia memiliki kondisi yang sangat baik untuk pengembangan PLTS.

PEMBIAYAAN BIRU : ADB Danai Pengolahan Limbah Plastik

HR1 07 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Asian Development Bank (ADB) memberikan dukungan pada proyek industri pengolahan limbah plastik yang bakal berdiri di Kawasan Industri Kendal (KIK). Fasilitas pabrik milik PT Alba Tridi Plastics Recycling Indonesia tersebut diproyeksikan mampu mendaur ulang hingga 48.000 ton limbah botol plastik setiap tahunnya.Jackie Surtani, Development Bank Director Private Sector Operations Department, menyebut proyek tersebut menjadi yang pertama kali dilakukan tak cuma di Jawa Tengah ataupun di Indonesia, tapi juga di dunia. ADB sendiri memiliki program Blue SEA Finance Hub yang dimulai sejak November 2021. Program ini secara khusus menyasar pengembangan ekonomi di kawasan Asia Tenggara dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan atau sustainability. Ada dua prioritas yang dituju ADB melalui program tersebut. Pertama, untuk mendorong keberlanjutan dan konservasi laut di kawasan Asia Tenggara. Kedua, menjadi katalis bagi arus investasi baik dari sektor publik maupun swasta untuk mendukung proyek ekonomi biru tersebut. Beberapa program utama yang dijalankan antara lain upaya peningkatan ketahanan kawasan pesisir, upaya penanganan limbah plastik di laut, serta pembiayaan ekonomi biru yang meliputi usaha perikanan hingga pariwisata.Owner sekaligus Chairman Alba Group Asia Axel Schweitzer mengungkapkan ada sekitar 8—12 juta ton plastik yang berakhir di laut.