Investasi lainnya
( 1334 )Pekerjaan Rumah Bidang Investasi
Soal realisasi investasi, pemerintah boleh merasa lega. Musababnya, sampai kuartal I/2023, aliran investasi yang masuk ke Indonesia tembus Rp328,9 triliun, atau meningkat 16,5% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Jika diperinci, maka penanaman modal asing berkontribusi sebesar Rp177 triliun terhadap realisasi investasi, sedangkan penanaman modal dalam negeri menyumbang Rp151,9 triliun. Adapun, capaian pada kuartal I/2023 tersebut setara dengan 23,5% dari target investasi tahun ini yang dipatok sebesar Rp1.400 triliun. Kinerja positif investasi tersebut mestinya tak mengherankan karena belakangan pemerintah memang gencar menggeber aliran modal ke Tanah Air. Sejumlah inovasi terus dilakukan khususnya terkait dengan kemudahan perizinan, baik di pusat maupun di daerah. Kendati demikian, ingar-bingar investasi di Tanah Air selama ini ternyata belum berdampak besar terhadap sektor ketenagakerjaan. Hal itu pun diakui oleh Menteri Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Menurutnya, tren positif investasi beberapa waktu terakhir belum berbanding lurus dengan serapan tenaga kerja. Bahlil menuturkan, salah satu alasan realisasi investasi tidak berbanding lurus dengan penyerapan tenaga kerja adalah karena tren yang bergeser dari padat karya ke padat modal. Hal itu tak lepas dari perkembangan teknologi yang masif. Kendati demikian, menurut hemat kami, jika memang ingin mendongkrak investasi sekaligus penyerapan tenaga kerja, mestinya pemerintah dapat menetapkan prioritas. Toh, penyaringan investasi sepenuhnya dikendalikan pemerintah.
INVESTASI SAHAM : Cerdas Emosi saat Pasar Bergejolak
Pada dasarnya pasar modal bukan sektor yang stabil. Sifat alami pasar modal memang selalu naik turun karena setiap pelaku pasar diberi kebebasan untuk menjual dan membeli aset tertentu sesuai dengan nilai yang dikehendaki. Terkadang, gelombang naik dan turunnya terasa kecil, tetapi pada periode tertentu bisa bergerak lebih besar. Investor tidak perlu panik dalam menghadapi situasi yang terus berfluktuasi tersebut. Menurut Perencana Keuangan sekaligus CEO JOOARA Gembong Suwito, nilai saham yang turun tidak perlu langsung dijual. Pada posisi ini, investor perlu berpikir tenang dan tidak panik. Sebab, kepanikan akan membuat keputusan investasi tidak berdasarkan rencana dan strategi yang matang. Langkah pertama ketika mengetahui nilai investasi turun adalah dengan evaluasi. Biasanya semua akan disandarkan kembali ke tujuan awal dan karakter investasi dari si investor tersebut. Tujuan investasi seseorang akan berpengaruh pada instrumen yang dipilih, strategi, dan karakter dari si investor. Misalnya, jika tujuannya adalah jangka panjang, tentunya investor tidak perlu panik dengan gejolak yang terjadi sekarang. Sebab, penurunan yang terjadi biasanya hanya sementara. Setelah terjadi fluktuasi, nilai saham justru akan kembali pulih dan berada di nilai yang relatif lebih baik. Artinya, ketika nilai saham sudah menyentuh batas bawah yang sudah ditentukan, investor perlu bertindak agar kerugian tidak bertambah banyak. Financial Planner dari Finansialku Rizqi Syam mengatakan kunci dari investasi adalah saham. Gejolak yang terjadi di pasar modal tidak selalu harus ditanggapi dengan kepanikan. Namun, bagi pemula di dunia saham, memang hal ini cukup sering terjadi. Investor baru di dunia saham sering panik saat saham turun karena tidak mempelajari instrumen investasinya secara menyeluruh. Mereka juga terkadang hanya mengandalkan asumsi tanpa didasari oleh data-data yang valid.
Realisasi Investasi Sektor Properti Triwulan I-2023 Tumbuh 12%%
JAKARTA, ID- Realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) di sektor properti sepanjang triwulan I-2023 naik sekitar 12% dibandingkan dengan periode sama 2022, yakni dari Rp 32,15 triliun menjadi Rp 36,14 triliun. Sektor properti itu mencakup perumahan, kawasan industri, dan perkantoran. Selain itu, ditambah hotel dan restoran. “Saya melihat ada tiga faktor pemicu realisasi investasi itu. Pertama, bisnis properti terbukti sudah pulih sejak tahun lalu dan tahun ini akan semakin kuat pertumbuhannya walaupun ada pemilu,” ujar pengamat bisnis properti Panangian Simanungkalit kepada Investor Daily saat dihubungi dari Jakarta, baru-baru ini. Faktor kedua, urai dia, investor asing maupun lokal optimistis terhadap pertumbuhan PDB Indonesia tahun ini di angka 5,2% atau sama dengan thn lalu. “Ketiga, terbukti bahwa bisnis properti dan politik itu sudah decoupling atau terpisah satu dengan yang lain. Ini sudah terjadi sejak tahun 2004,” papar Panangian. Mengutip data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Pena naman Modal (BKPM), subsektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran merupakan penyumbang terbesar, yakni sekitar Rp 28 triliun atau sekitar 77% dari total investasi properti. Lalu, hotel dan restoran menyumbang 23%, yakni sekitar Rp 8 triliun. (Yetede)
Tergiur Cuan di Investasi Bodong
Di Kota Bekasi, Jabar, 520 warga menjadi korban investasi bodong yang ditawarkan D dan A. Berawal dari arisan daring, tawaran investasi berkembang hingga jumlah uang yang masuk dari ratusan korban ke nomor rekening kedua terduga pelaku itu mencapai Rp 2,3 miliar. Jumlah itu merupakan proses transaksi selama kurun waktu September 2022-April 2023. Nominal yang disetor beragam, mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 19 juta. Jaka Veranda, salah satu warga Bekasi yang turut jadi korban, tergiur mengikuti arisan daring yang ditawarkan D karena terbuai promo investasi cuan. Pemilik modal cukup menyetorkan sejumlah uang dan dalam jangka waktu tertentu akan mendapatkan keuntungan lebih dari 50 %.
”D di akhir tahun menawarkan investasi melalui story Whatsapp. Awalnya memang lancar pengembaliannya, tetapi kami tidak tahu sistemnya seperti apa,” kata Jaka, dihubungi Rabu (3/5). Tawaran investasi dari D cukup menggiurkan, jika menyetor Rp 3 juta, uang bakal kembali dalam dua minggu menjadi Rp 5,4 juta. ”Menjelang Lebaran, promo dari D makin tidak masuk akal. Misalnya kami investasi Rp 5 juta, dalam waktu seminggu bisa kembali Rp 10 juta,” ucap Jaka. Meski mulai curiga, Jaka tetap tergiur dan kembali menyetor Rp 8,7 juta atau total keseluruhan uang yang telah diinvestasikan Jaka mencapai Rp 20,3 juta. Kedok penipuan mulai terungkap saat akhir April 2023 para korban mendapat informasi bahwa pihak lain yang kerap berkomunikasi dengan D, yakni A, menghilang atau kabur. Dari informasi menghilangnya A, Jaka bersama ratusan korban lain kemudian saling berkomunikasi dan membentuk grup Whatsapp. Dari grup itu diketahui bahwa D dan A menjalankan investasi serupa. Jumlah uang korban yang telah disetor ke D dan A lebih dari Rp 2 miliar.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing Andari membenarkan telah mendapat laporan dari para korban sejak minggu keempat April 2023. Namun, dia belum merinci jumlah korban yang melapor. ”Kami masih menunggu warga lain yang dirugikan karena investasi bodong ini. Laporan kemarin masih diproses,” kata Erna. Deputi Komisioner Perlindungan Konsumen OJK Sarjito mengatakan, arisan merupakan praktik memutar keuangan yang umumnya dilakukan pada komunitas tertentu, seperti di tingkat RT, pengajian, atau lingkungan kantor. Seiring berkembangnya teknologi, ada pula arisan daring yang kadang para anggotanya tidak saling kenal satu sama lain. ”Arisan daring ini memang rentan terjadi penyalahgunaan uang anggota. Beberapa kasus uangnya dibawa lari,” katanya. (Yoga)
Kuartal I, Investasi Industri Makanan Tembus Rp 20 Triliun
JAKARTA, ID - Investasi di industri makanan sepanjang kuartal I-2023 mencapai Rp 20,32 triliun, naik 9,87% dibanding periode sama tahun lalu. Kenaikan investasi terutama didorong dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang melesat 29,59% menjadi Rp 11,2 triliun, dari sebelumnya Rp 8,69 triliun. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), investasi yang masuk ke industri makanan sepanjang tiga bulan pertama 2023 terdiri dari PMDN sebesar Rp 11,2 triliun dan penanaman modal asing (PMA) US$ 615,4 juta atau setara Rp 9,05 triliun. “Sektor makanan masih memiliki prospek yang cerah ke depan. Sektor ini merupakan basic need yang kemarin pertumbuhannya sempat tertahan saat pandemi Covid-19. Kini, konsumsinya sudah membaik, yang tentunya mendorong investasi bertambah besar,” kata Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (03/05/2023). Tauhid mengungkapkan, tingginya permintaan akan produk makanan mendorong investor lokal maupun luar negeri berani masuk dan menanamkan modalnya ke industri ini. Terlebih, besarnya pasar Indonesia masih menjanjikan pertumbuhan tinggi kedepan. “Kalau kita lihat, pola pengeluaran masyarakat kita di makanan relatif lebih tinggi seiring pemulihan ekonomi. Ini menjadi peluang yang ditangkap investor,” tutur dia. (Yetede)
ASET INVESTASI : POTENSI CUAN DARI PAMAN SAM
Keputusan bank sentral Amerika Serikat menaikkan suku bunga acuan sejalan dengan ekspektasi pelaku pasar sehingga berburu aset keuangan di Tanah Air. Kebijakan yang ramah pasar, mendorong masuknya dana asing ke instrumen keuangan. Langkah yang ditempuh bank sentral Amerika Serikat (AS) memberi sentimen positif untuk pasar saham dan surat utang sehingga berimbas pada kinerja reksa dana. Jelang keputusan Federal Reserve, kinerja rupiah di hadapan dolar AS menguat 0,15% di pasar spot ke Rp14.692. Kenaikan tersebut sejalan dengan tren penguatan sepanjang 2023 yakni 5,66%. Senada, kinerja imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) acuan tenor 10 tahun melandai 7 basis poin (bps) ke 6,46% secara harian.Kendati demikian, pasar saham ditutup terkoreksi 0,74% sehingga tren secara tahun berjalan mencapai turun 0,55%. Menariknya, bila dilihat dari tren aliran dana asing, pasar saham membukukan dana masuk yang kian dekat dengan pasar surat utang. Chief Investment Officer STAR Asset Management Susanto Chandra mengatakan bahwa dorongan dana asing di pasar keuangan bisa dinikmati investor reksa dana khususnya reksa dana beraset dasar saham dan obligasi. Masuknya dana asing turut diperkuat oleh inflasi RI yang masih dalam tren melandai dengan 4,33% secara tahunan. “Dengan tren peningkatan suku bunga global yang sudah mencapai puncak maka kami melihat reksa dana obligasi akan cenderung lebih outperform dalam waktu dekat ini sedangkan untuk jangka panjang reksa dana saham masih dapat dilakukan akumulasi secara bertahap,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Rabu (3/5). Senada, Direktur Pinnacle Persada Investama Indra Muharam Firmansyah menyatakan reksa dana pendapatan tetap mendapatkan suntikan dari masuknya dana asing ke pasar surat utang. Pasalnya, tren tersebut berlanjut pada sisa tahun ini. Di sisi lain, Indonesia menawarkan imbal hasil menarik dengan inflasi dalam tren melandai yakni 4,33% secara tahunan dan kinerja mata uang Garuda yang menguat di hadapan greenback.
Realisasi Investasi di IKN Terganjal Regulasi Lahan
Jauh panggang dari api. Begitulah realisasi investasi para calon investor di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dari ratusan calon investor yang disebut oleh pemerintah tertarik mengembangkan proyek ibu kota baru tersebut, sejauh ini belum satu pun investor yang merealisasikan minat investasinya di calon ibu kota tersebut.
Sebagai catatan, pemerintah mengklaim sudah ada 182 calon investor lokal dan asing yang menyatakan minatnya berinvestasi di IKN. Namun minat tersebut masih sebatas dalam bentuk komitmen
letter of intent.
Lantaran belum ada realisasi investasi swasta, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa pembiayaan pembangunan IKN masih bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurut Basuki, kendala lahan menjadi faktor utama yang membuat investor belum kunjung merealisasikan investasi di IKN Nusantara.
Menteri Basuki menyatakan, sebagian Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) kawasan IKN sudah siap. Namun kesiapan RDTR tersebut belum cukup memberi kepastian investasi jika regulasi skema lahannya belum ada.
Oleh karena itu, Basuki berharap Otorita IKN segera memperjelas mekanisme pembelian tanah oleh investor. "Walaupun RTDR sudah siap, tapi misalnya kalau ada yang bangun rumah sakit seluas 5 hektare, itu beli lahannya bagaimana?" ungkapnya, Selasa (2/5).
Barang milik negara yang berbentuk tanah di IKN dikelola langsung oleh Otorita IKN. Sementara aset ADP diserahkan kepada Otorita IKN dalam bentuk Hak Pengelolaan Lahan ( HPL ). Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira mengatakan, APBN tak mungkin dipaksakan untuk membiayai IKN, sehingga pendanaan lain harus segera direalisasikan. "Kalau sekarang belum ada realisasi investasi swasta maka pembangunannya bisa berubah total, bisa lebih mundur," ujar Bhima.
Hilirisasi Berisiko Gerus Serapan Tenaga Kerja
Angka serapan tenaga kerja dari penanaman modal sepanjang triwulan I-2023 belum kembali pada posisi sebelum pandemi Covid-19. Kinerja serapan tersebut berpotensi kian tergerus lantaran fokus pemerintah pada hilirisasi mineral yang membutuhkan lebih banyak teknologi dibandingkan tenaga kerja. Kementerian Investasi/BKPM, Jumat (28/4) merilis nilai investasi sepanjang triwulan I-2023 mencapai Rp 328,9 triliun yang terdiri dari penanaman modal asing Rp 177 triliun dan penanaman modal dalam negeri Rp 151,9 triliun. Nilai total investasi tersebut lebih tinggi 16,5 % dibandingkan triwulan I-2022. Jika dibandingkan dengan kinerja sebelum pandemi Covid-19, nilai penanaman modal triwulan I-2023 lebih tinggi 68,58 % Sibandingkan triwulan I-2019. Meski demikian, rasio kinerja investasi terhadap penyerapan tenaga kerja pada 2023 belum berada di posisi sebelum pandemi. Pada triwulan I-2019, investasi Rp 1 triliun menyerap tenaga kerja 1.206 orang, sedang pada triwulan I-2023 sebanyak 1.170 orang.
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyatakan, pemerintah mengakui investasi saat ini mayoritas menggunakan teknologi tinggi. ”Ini (kinerja investasi) bersifat padat modal, bukan padat karya. Apalagi, Indonesia sedang fokus hilirisasi (bahan mineral) seperti bauksit, nikel, dan tembaga yang tidak menggunakan sumber daya manusia dalam operasionalnya,” tuturnya saat konferensi pers di Jakarta. Bahlil menggambarkan, SDM akan terserap saat konstruksi infrastruktur penunjang hilirisasi. Setelah konstruksi, pengoperasiannya akan menggunakan mesin. Proses pertambangan juga sama, mayoritas akan menggunakan mesin, sedangkan SDM bekerja sebagai operator. Namun, dia memperkirakan, terdapat serapan tenaga kerja tidak langsung dari hilirisasi, seperti sektor transportasi, konsumsi, logistik, dan yang tergabung dalam ekosistem rantai pasok mineral terkait. (Yoga)
Realisasi Investasi Kuartal I-2023 Capai Rp 328,9 Triliun
JAKARTA-Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, realisasi investasi periode kuartal-2023 mencapai Rp 328,9 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 16,5% dibanding dengan periode yang sama pada 2022. Bila dirinci, realisasi investasi pada kuartal 1-2023 terbagi dalam dua kelompok. Pertama, penanaman modal asing (PMA) senilai Rp 177 triliun (53,8%). Bila dibandingkan dengan kuartal IV-2022 terjadi pertumbuhan 1,1%. Sedangkan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 terjadi pertumbuhan 20,2%. Keuda, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp 151,9 triliun (46,2%). Bila dibandingkan dengan kuartal IV-2022 pertumbuhan 8,8%. Sedangkan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 terjadi pertumbuhan 12,4%. "Sekalipun PMA lebih banyak bukan berarti PMDN tidak tumbuh, tetapi tumbuh tidak sebesar PMA. Secara kuartalke kuartal pertumbuhan PMDN lebih tinggi dari MPA," ucap Menteri Investasi/Kepala BKPM pada Jumat (28/4/2023). Dalam realisasi investasi yang terjadi pada kuartal 1-2023 tercatat menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 384.892. (Yetede)
Investasi di Kabupaten Cirebon Anjlok
Realisasi investasi di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, anjlok dalam dua tahun terakhir, dari Rp 4,8 triliun pada 2021 menjadi Rp 2,8 triliun pada tahun lalu. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Cirebon Dede Sudiono menyatakan, meskipun nilainya menurun, realisasi investasi masih menunjukkan sinyal positif. ”Sebab, realisasi investasi sudah melebihi target,” katanya, Kamis (27/4/2023). (Yoga)
Pilihan Editor
-
Industri Otomotif Banting Setir Buat Ventilator
09 Apr 2020 -
THR Wajib Dibayarkan
03 Apr 2020









