;
Tags

Investasi lainnya

( 1334 )

Penangkapan Karbon Jadi Daya Tarik Investasi

KT3 12 Sep 2023 Kompas

Teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon atau CCS dinilai akan dibutuhkan ke  depan, bahkan menjadi bagian dari daya tarik investasi. Apalagi, Indonesia memiliki potensi penyimpanan hingga 400 gigaton CO2. Pemerintah kini tengah menyusun Perpres yang akan mengatur tentang CCS. Carbon capture and storage (CCS) ialah teknologi penangkapan dan penyimpanan emisi karbon sehingga tidak terlepas ke atmosfer. CO2 dari industri minyak dan gas bumi atau lainnya ditangkap untuk diinjeksikan ke dalam reservoir atau saline aquifer (reservoir air bersalinitas tinggi) sehingga CO2 akan larut ataupun tersimpan secara permanen. Adapun dalam carbon capture, utilization, and storage (CCUS), karbon yang ditangkap dimanfaatkan salah satunya untuk peningkatan produksi migas.

Saat ini ada 15 studiterkait CCS/CCUS di Indonesia. Sementara yang sudah mulai berjalan dan terdepan ialah CCUS Tangguh di Papua Barat, oleh perusahaan migas global bp, yang ditargetkan diimplementasikan pada 2027. Direktur Eksekutif Indonesia CCS Center Belladonna Troxylon Maulianda, di sela-sela International & Indonesia CCS Forum 2023 di Jakarta, Senin (11/9) mengatakan, sejumlah perusahaan yang hendak berinvestasi di Indonesia tak lagi sebatas membicarakan profit. Lebih jauh, terkait apakah CCS dapat diterapkan atau tidak. ”Sebab, mereka tidak mau menambah lagi emisi dalam portofolio mereka. Sudah ada di tahap: bisa atau tidak CCS dilakukan di Indonesia? Kalau tidak, mereka enggak mau investasi,” kata Belladonna. (Yoga)


Pilih Investasi yang Mendukung Bisnis

HR1 09 Sep 2023 Kontan

Memadukan antara tradisi dan bisnis menjadi jalan hidup yang ditempuh oleh Ida Bagus Rai Budarsa. Pendiri sekaligus Direktur Utama PT Hatten Bali Tbk (WINE) ini mencurahkan daya upaya mengembangkan bisnis yang telah dirintis oleh orang tuanya. Pria yang akrab disapa Gus Rai ini mengenang, selepas lulus kuliah dia langsung berkecimpung di dunia usaha bersama sang ayah. Rai pernah menggarap berbagai bidang, mulai dari bisnis garmen hingga tambak bandeng. Dari sederet bisnis yang dia geluti, brem, menjadi produk paling laris yang punya prospek menjanjikan. Brem merupakan minuman tradisional Bali yang umumnya terbuat dari fermentasi beras ketan atau tapai. Sebagai tangan kanan sang ayah, Rai sudah paham betul bagaimana proses bisnis pembuatan brem. Mulai dari bahan baku, pengolahan, hingga pemasaran. Setelah bisa menjalankan usaha sendiri, Rai tak ingin bisnis yang stagnan. Sebagai sarjana pertanian lulusan Universitas Brawijaya yang belajar teknologi industri dan pangan, Rai mengangkat bisnis brem. Dengan modal keilmuan dari bangku kuliah dan praktik wirausaha dari sang ayah, Rai memantapkan langkah untuk merintis bisnis Dus, Rai lebih memilih menggulirkan uangnya dalam bentuk aset-aset produktif. "Jadi kalau investasi di industri finansial, saya nggak terlalu. Karena lebih tertarik ke bisnis, dan bagaimana nanti investasi yang saya lakukan itu bisa ikut mengembangkannya," ujar Rai. Selain itu, di tengah kesibukan berbisnis, Rai mengaku tidak punya cukup waktu untuk mengulik instrumen investasi di industri keuangan. "Saya mungkin juga kurang tekun. Jadi saya lebih suka (beli) yang langsung terlihat dan bisa digunakan, terutama properti dan lahan," terang Rai. Rai yakin investasi properti dan lahan di Bali tetap memberikan keuntungan di masa depan. Jadi tak heran jika 90% portofolio investasi Rai saat ini ada dalam bentuk properti dan tanah. Sedangkan 10% sisanya berada di instrumen investasi lain, termasuk saham. Rai memilih saham-saham berfundamental apik yang cocok untuk investasi jangka panjang.

Pemerintah Dorong Investasi Masuk ke Aceh

KT3 08 Sep 2023 Kompas

Pemberian kemudahan berinvestasi dinilai merupakan salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan sosial di Aceh. Investasi tersebut mesti disesuaikan dengan potensi sumber daya setempat dan juga tatanan sosial masyarakat Aceh yang menerapkan ekonomi syariah. Wapres Ma’ruf Amin seusai acara pengukuhan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Aceh, Kamis (7/9) mengatakan, pemerintah pusat terus mendorong daerah, termasuk Aceh, untuk mengembangkan ekonominya melalui investasi.

”(Pemerintah) pusat mendorong daerah untuk mengembangkan ekonominya, mendorong supaya memberikan kemudahan-kemudahan investasi sehingga (perekonomian) di daerah itu tumbuh,” kata Wapres. Investasi itu penting bagi Aceh mengingat data BPS menunjukkan persentase penduduk miskin di Aceh per Maret 2023 sebesar 14,45 %. Tingkat pengangguran terbuka per Februari 2023 tercatat 5,75 %. Adapun perekonomian Aceh dengan memperhitungkan minyak dan gas bumi pada triwulan II-2023 sebesar 4,37 %. Melalui investasi yang masuk ke Aceh tersebut, Wapres Amin berharap akan terbuka lapangan pekerjaan dan berbagai kegiatan perekonomian. Pendapatan daerah pun akan kuat sehingga tingkat kemiskinan dan pengangguran akan dapat dikurangi.  (Yoga)


Jualan Jalan demi Mengurangi Beban

KT1 08 Sep 2023 Tempo

PERSAMUHAN pengusaha di ASEAN-Indo Pacific Forum (AIPF) 2023 pada Rabu, 6 September 2023, menjadi ajang bagi sejumlah badan usaha milik negara bidang konstruksi alias BUMN karya untuk menjajakan jalan tol milik mereka. Salah satunya adalah PT Waskita Toll Road—anak usaha Waskita Karya—yang menawarkan ruas jalan tol Pemalang-Batang kepada para calon investor.

Sekretaris Perusahaan PT Waskita Toll Road, Alex Siwu, menyebut forum bisnis negara Asia Tenggara itu sebagai momentum tepat untuk mengenalkan aset jalan tol yang akan dilepas perseroan. Dalam acara tersebut, setidaknya ada 185 investor dari berbagai negara yang hadir. “Salah satu fokus kami adalah melanjutkan aksi korporasi pelepasan saham (divestasi) jalan tol,” ucapnya kepada Tempo, kemarin.

Alex optimistis jalan tol Pemalang-Batang—satu dari sepuluh jalan tol tersisa yang sahamnya dimiliki Waskita—bisa ikut dilepas dalam waktu dekat. Sebelum diboyong ke AIPF, manajemen sebetulnya menjajaki divestasi ruas jalan sepanjang 39,2 itu dengan Indonesia Investment Authority (INA). Namun ia tak membeberkan perkembangan terakhir negosiasi tersebut. Pada Juni lalu, manajemen INA menyebutkan masih melakukan uji tuntas atau due diligence atas tawaran Waskita. (Yetede)

Target Satu Juta Barel Butuh Investasi US$ 185,7

KT1 08 Sep 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan investasi sebesar US$ 185,7 miliar untuk mencapai target kaki kubik per hari (billion standard cubic-feet per day/BSCFD) di 2030. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan ini, sektor hulu migas nasional guna memenuhi kebutuhan domestik yang semakin meningkat seiring pertumbuhan ekonomi nasional. Dukungan investasi diperlukan agar kegiatan ekplorasi dan pengembangan lapangan migas bisa dilakukan secara masif. Iklim investasi di sektor hulu migas terus diperbaiki melalui pemberian insentif dan perubahan kebijakan fiskal. "Daya tarik investasi di sektor hulu migas di Indonesia sebenarnya sudah membaik, namun masih ada hal-hal yang harus diperbaiki," kata Dwi Soetjipto dalam keterangannya di Jakarta, kamis. Di 2050, lanjut Dwi, volume konsumsi minyak diperkirakan naik 139%, sementara volume  konsumsi gas diprediksi naik 298%. Dukungan investasi di sektor hulu migas terus diperbaiki melalui pemberian insentif dan perubahan kebijakan fiskal. (Yetede)

Investasi Sektor Hiburan IKN Rp 20 Triliun

KT3 05 Sep 2023 Kompas

Total investasi swasta di sektor hiburan di Ibu Kota Nusantara (IKN) mencapai Rp 20 triliun. ”Ini mainly play, artinya entertainment, hotel, dan sebagainya, termasuk ruang terbuka hijau,” kata Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono dalam keterangan tertulis, Senin (4/9/2023). Sampai saat ini, Otorita IKN sudah menerima 270 minat investasi dalam dan luar negeri. (Yoga)

Asean Didorong, Jadi Tujuan Utama Investasi

KT1 04 Sep 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Lima isu penting bakal menjadi pokok pembahasan terkait bidang ekonomi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean ke-43 yang akan dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta, pekan ini. Kelima isu tersebut adalah masalah geopolitik, fragmentasi rantai pasok, transisi hijau, inovasi digital, dan pertumbuhan inklusif. Selanjutnya, Asean akan didorong agar menjadi tujuan utama invetasi dan pusat produksi global yang berdaya saing dan terpercaya. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pembahasan isu ekonomi KTT Asean akan diarahkan untuk meningkatkan kerja sama dan integrasi ekonomi kawasan dalam rangka penguatan arsitektur perdagangan dan rantai pasok regional. Selain itu, untuk membuat pilihan kebijakan guna meningkatkan daya saing, ketahanan, dan reformasi struktural yang didorong oleh keberlanjutan, digitalisasi, dan perubahan demografis. "(Selanjutnya untuk) menjadikan kawasan Asean sebagai pusat pertumbuhan regional dan mesin pertumbuhan global, tujuan utama investasi dan pusat produksi global yang berdaya saing dan terpercaya," ujar Airlangga saat memimpin rangkaian The 23rd Asean Economic Community Council Meeting di Jakarta. (Yetede)

KINERJA INDEKS ACUAN : DAYA PIKAT EMITEN BUMN

HR1 30 Aug 2023 Bisnis Indonesia

Indeks yang menaungi saham emiten-emiten pelat merah pilihan, IDX BUMN20 mencetak kinerja lebih unggul dari indeks bergengsi LQ45 dan IDX30. Namun, laju saham emiten-emiten pelat merah dibayangi sejumah sentimen negatif. Dari total 20 konstituen, sebanyak 8 saham membukukan penguatan sementara 12 saham lainnya terkoreksi. Kepala Riset Praus Capital Alfred Nainggolan mengatakan bahwa penguatan itu tidak terlepas dari besarnya komposisi sektor perbankan di dalam indeks BUMN 20. Perinciannya, sektor perbankan menyumbang porsi sebesar 51,9%, disusul telekomunikasi 18,1%, infrastruktur 11,4%, pertambangan 10,9%, minyak dan gas 5,7%, sementara konstruksi hanya menyumbang 1,99%. Keperkasaan IDXBUMN20 setidaknya ditopang oleh tiga saham yaitu BMRI, BBRI, dan JSMR yang memiliki porsi 33,05% terhadap indeks. Sepanjang tahun berjalan, ketiga saham itu masing-masing meningkat 19,9%; 13,4%; dan 34,56%. Berlandaskan komposisi tersebut, Alfred berpendapat bahwa performa IDXBUMN20 ke depan masih akan mengandalkan sektor perbankan, infrastruktur, dan sektor telekomunikasi. Alfred menilai saham-saham perbankan seperti BBNI dan BBTN, yang sepanjang tahun berjalan masih terkoreksi, bisa menjadi pilihan bagi investor. Begitu pun dengan saham PGAS yang melemah 17% YtD dan saham TLKM terkoreksi 0,8% YtD. Dia merekomendasikan saham BBNI dengan target harga Rp10.400, diikuti saham BBTN sebesar Rp1.600 per lembar, dan saham PGAS senilai Rp1.700. Sementar itu, saham TLKM memiliki target harga Rp4.150 dan ANTM sebesar Rp2.220. Dihubungi terpisah, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Martha Christina memperkirakan pelemahan harga komoditas berimbas terhadap penurunan laba BUMN di bidang pertambangan. Akibatnya, aliran dividen dari BUMN berisiko menyusut pada 2024. Di antara emiten dari keluarga BUMN, Martha menyatakan ada beberapa yang menarik untuk dicermati, yakni saham BBRI, BMRI, JSMR, dan SMGR.CGS-CIMB Sekuritas mempertahankan rekomendasinya dan menaikkan target harga JSMR dari sebelumnya Rp4.550 menjadi Rp4.700.Terkait dengan prospek dividen BUMN, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga menyatakan target dividen BUMN 2024 jauh lebih tinggi dibandingkan realisasi pada 2022. Berdasarkan data Kementerian BUMN, setoran dividen pada 2022 mencapai Rp39,7 triliun.

Perkuat Rantai Pasok Intra-ASEAN

KT3 28 Aug 2023 Kompas

Hubungan AS-China yang terus memburuk dapat menguntungkan negara-negara ASEAN lewat peluang realokasi investasi yang terbuka lebar. Diperlukan penguatan kerja sama untuk memperkokoh rantai pasok dan perdagangan intra-ASEAN agar peluang itu tidak hanya berujung menguntungkan satu atau dua negara di kawasan. Situasi geopolitik yang runyam akibat rivalitas AS-China menjadi sorotan utama dalam Pertemuan Menkeu dan Gubernur Bank Sentral ASEAN (AFMGM) Ke-2 yang digelar di Jakarta, 22-25 Agustus 2023 lalu. Untuk menghadapi risiko geopolitik, otoritas fiskal dan moneter se ASEAN pun sepakat memperkuat resiliensi ekonomi kawasan lewat penguatan kerja sama di berbagai bidang.

Dalam konferensi pers penutupan AFMGM akhir pekan lalu, Menkeu Sri Mulyani mengatakan, meskipun tensi geopolitik itu berpotensi membawa risiko bagi Indonesia dan ASEAN, ada peluang yang bisa dipetik negara-negara kawasan. Kompetisi yang semakin tajam antara Beijing dan Washington mendorong keluarnya aliran modal dari China ke negara-negara lain di Asia. ASEAN, bersama dengan India, menjadi dua kawasan yang tengah dilirik sebagai destinasi investasi baru untuk realokasi industri, di sektor manufaktur dan industri padat teknologi. Hal tersebut menjadi angin segar di tengah tren melambatnya perdagangan dan investasi internasional yang mengancam ketahanan makroekonomi negara. Karena itu, jajaran Menkeu dan Gubernur Bank Sentral di ASEAN harus memastikan instrumen kebijakan fiskal dan moneter-nya bisa menciptakan ekosistem yang kuat untuk memaksimalkan peluang perdagangan dan investasi itu. (Yoga)


Berkah Hengkangnya Dana Asing dari China

HR1 28 Aug 2023 Kontan (H)

Para pemodal asing mulai mengurangi eksposur di saham-saham China. Keluarnya dana asing dari negeri Tirai Bambu ini kemungkinan bisa menguntungkan sejumlah negara di pasar ASEAN, termasuk Indonesia. Krisis properti di China dinilai berpotensi menular ke ekonomi negara itu. Para pemodal asing seperti Morgan Stanley dan Goldman Sachs pun turut memangkas target indeks saham utama China. Goldman Sachs misalnya, memangkas indeks saham China sebesar 4%. Goldman juga mengurangi eksposur saham teknologi informasi. Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, krisis properti di China bisa menyeret dana investor asing kembali ke pasar saham Indonesia. CEO CTA Saham Andri Zakarias turut mengamini, peluang hot money masuk ke pasar saham Indonesia masih terbuka. Namun dia memproyeksikan penguatan aliran dana asing masih akan terbatas. Memang, sejak awal tahun ini asing masih mencatatkan net buy di bursa saham Indonesia. Secara valuasi pun, IHSG masih punya daya tarik bagi asing. Praska Putrantyo, CEO Edvisor Profina Visindo bilang, jika dibanding emerging market lain seperti India, Korea hingga Taiwan, valuasi pasar saham Indonesia berada di level rata-rata. Dengan potensi aliran capital inflow ke pasar saham Indonesia, ada beberapa sektor yang diperkirakan menarik minat asing. Pengamat Pasar Modal Hans Kwee menilai, sektor energi berpotensi bangkit karena cuaca ekstrim akan mendorong permintaan. Di sektor barang konsumsi primer, saham jagoan Hans jatuh pada MYOR, INDF, ICBP. Sedangkan Praska menilai sektor bahan baku, batubara, transportasi dan logistik serta konsumer menarik bagi investor asing. Hal ini juga terlihat dari daftar saham yang jadi sasaran beli asing sepekan ke belakang. Tapi, Praska mengingatkan untuk selalu mencermati valuasi harga saham.