Pilih Investasi yang Mendukung Bisnis
Memadukan antara tradisi dan bisnis menjadi jalan hidup yang ditempuh oleh Ida Bagus Rai Budarsa. Pendiri sekaligus Direktur Utama PT Hatten Bali Tbk (WINE) ini mencurahkan daya upaya mengembangkan bisnis yang telah dirintis oleh orang tuanya.
Pria yang akrab disapa Gus Rai ini mengenang, selepas lulus kuliah dia langsung berkecimpung di dunia usaha bersama sang ayah. Rai pernah menggarap berbagai bidang, mulai dari bisnis garmen hingga tambak bandeng.
Dari sederet bisnis yang dia geluti, brem, menjadi produk paling laris yang punya prospek menjanjikan. Brem merupakan minuman tradisional Bali yang umumnya terbuat dari fermentasi beras ketan atau tapai.
Sebagai tangan kanan sang ayah, Rai sudah paham betul bagaimana proses bisnis pembuatan brem. Mulai dari bahan baku, pengolahan, hingga pemasaran. Setelah bisa menjalankan usaha sendiri, Rai tak ingin bisnis yang stagnan.
Sebagai sarjana pertanian lulusan Universitas Brawijaya yang belajar teknologi industri dan pangan, Rai mengangkat bisnis brem. Dengan modal keilmuan dari bangku kuliah dan praktik wirausaha dari sang ayah, Rai memantapkan langkah untuk merintis bisnis
Dus, Rai lebih memilih menggulirkan uangnya dalam bentuk aset-aset produktif. "Jadi kalau investasi di industri finansial, saya
nggak
terlalu. Karena lebih tertarik ke bisnis, dan bagaimana nanti investasi yang saya lakukan itu bisa ikut mengembangkannya," ujar Rai.
Selain itu, di tengah kesibukan berbisnis, Rai mengaku tidak punya cukup waktu untuk mengulik instrumen investasi di industri keuangan. "Saya mungkin juga kurang tekun. Jadi saya lebih suka (beli) yang langsung terlihat dan bisa digunakan, terutama properti dan lahan," terang Rai.
Rai yakin investasi properti dan lahan di Bali tetap memberikan keuntungan di masa depan. Jadi tak heran jika 90% portofolio investasi Rai saat ini ada dalam bentuk properti dan tanah. Sedangkan 10% sisanya berada di instrumen investasi lain, termasuk saham. Rai memilih saham-saham berfundamental apik yang cocok untuk investasi jangka panjang.
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023