Investasi lainnya
( 1334 )PENANAMAN MODAL : KOLABORASI PIKAT INVESTASI
Kolaborasi antarpemerintah kabupaten/kota diyakini dapat memperkuat daya pikat investasi di daerah di tengah berbagai tantangan dari dalam maupun luar negeri. Langkah ini dipandang tak hanya bakal menarik minat penanaman modal dalam negeri (PMDN), tetapi juga penanaman modal asing (PMA). Hal itu tampak pada kolaborasi Pemerintah Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat belum lama ini. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemerintah kota Semarang melakukan penjajakan bisnis ke Kota Bandung. Strategi jemput bola ini dilakukan untuk mendorong kerja sama dan investasi dari luar daerah ke Kota Semarang.
Kepala DPMPTSP Kota Semarang Diah Supartiningtias mengungkapkan bahwa kegiatan temu bisnis bertajuk Investment Promotion Roadshow (IPRo) berusaha menjembatani pelaku usaha serta pemangku kebijakan Kota Semarang dengan asosiasi pelaku usaha Kota Bandung. Ketiga perusahaan tersebut a.l PT Yama Ekspress yang bergerak dalam bidang jasa transportasi, PT Mega Trans Jaya dari jasa pengiriman, dan PT Lodaya Dua Indonesia yang bergerak di bidang industri. Menurutnya, kegiatan IPRo dilaksanakan sebagai upaya menggali peluang kolaborasi dengan memanfaatkan potensi daerah yang ada.
Dalam hal ini, imbuhnya, Kota Semarang memiliki ragam potensi untuk mendukung usaha yang dijalankan di Kota Bandung, misalnya dengan keberadaan Pelabuhan Tanjung Emas. “Kota Bandung ini kan tidak punya pelabuhan, sedangkan pelabuhan terdekat ada di Tanjung Priok, sedang di sana harus antre. Dan biayanya bisa lebih mahal. Nah, jika memakai Pelabuhan Tanjung Emas itu secara hitungan bisa lebih murah,” jelasnya. Sementara itu, Koordinator Perizinan DPMPTSP Kota Bandung Muhammad Rosyid menilai bahwa optimalisasi dan pemanfaatan Pelabuhan Tanjung Emas dapat meningkatkan efi siensi dan daya saing sektor perdagangan Kota Bandung. Perwakilan Kadin Kota Bandung Nofi di pun mengapresiasi inisiatif kolaborasi antardaerah tersebut. Di sisi lain, Wakil Ketua Kadin Kota Bandung Chairul Yaqin Hidayat, menyambut baik kolaborasi yang ditawarkan DPMTPSP Kota Semarang. Dia menilai bahwa inisiatif tersebut merupakan peluang bagi pelaku usaha untuk terus mengembangkan bisnisnya.
Provinsi Jawa Tengah memang tengah gencar untuk menarik investasi baik PMDN maupun PMA, menyusul kehadiran Kawasan ekonomi Khusus (KEK) Kendal dan Kawasan Industri Batang. Apalagi, realisasi investasi asing sepanjang tahun lalu di wilayah ini juga tergerus dengan hanya mencatatkan Rp23,13 triliun. Anjlok, 31,74% dibanding reaslisasi sepanjuang 2022. Data DPMPTSP Jawa Tengah mencatat bahwa realisasi investasi di wilayah ini mencapai Rp77,02 triliun pada 2023. Pada 2022, realisasi investasi di wilayah ini mencapai Rp68,4 triliun, sedangkan pada 2021 hanya Rp59,79 triliun. Apalagi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyatakan komitmennya untuk terus memberikan jaminan keamanan demi kenyamanan investor. Masyarakat Jawa Tengah juga disebut siap menyambut kedatangan para investor.
Kondisi tersebut, pada akhirnya memikat investor asal China untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik lewat fabrikasi motor dan sepeda listrik di KEK Kendal. Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana memandang bahwa masuknya investor asal negeri Panda ini bakal memberi banyak manfaat bagi Jawa Tengah.
Board Chairman Sunra Zhang Chongsun mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan pilihan pertama perusahaan itu dalam melakukan ekspansi ke luar negeri.
Selain itu, Sunra juga akan menggunakan bahan baku dari Indonesia. Bahan baku untuk komponen utama, sebagian besar sudah tersedia di Indonesia. Hanya sebagian kecil yang masih perlu impor. Sunra juga berencana untuk mengajak rekanan penghasil komponen yang dibutuhkan untuk ikut berinvestasi di Indonesia.
JELANG WORLD WATER FORUM : KADIN HARAP INVESTASI AIR SEMARAK
Pemerintah diminta membuka peluang lebar investasi swasta pada sektor pembangunan infrastruktur air dalam gelaran World Water Forum ke-10 yang diselenggarakan di Bali pada 18-25 Mei 2024. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Insannul Kamil menuturkan bahwa agenda World Water Forum (WWF) ke-10 bakal menjadi tonggak awal untuk memuluskan geliat investasi pada bidang infrastruktur air. “Inisiatif Indonesia untuk mengambil posisi menjadi inisiator forum yang membahas semua aspek dari air di dunia itu yang paling penting akan ada banyak hal yang dibahas,” jelasnya saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (7/5).
Menurutnya, beberapa unsur yang perlu dibahas pemerintah dalam forum tersebut di antaranya mengenai percepatan realisasi investasi swasta pada sektor pembangunan infrastruktur air. Selain itu, forum tersebut juga perlu membahas dan menjawab sejumlah persoalan lain mulai dari ketersediaan air, pembiayaan air, hingga pengadaan teknologi air yang memadai. “Seperti isu limbah kapan mau selesai? limbah air itu kan terbuang sekarang, tidak digunakan lagi jadi sumber air, pasti bicara technology soal itu, dan itu [WWF] menjadi showcase banyak sekali yang bisa kita lihat,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin Indonesia, Bobby Gafur Umar menekankan perlunya swasembada air menjadi fokus perhatian pemerintahan baru Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029. Dia menyebut hal itu perlu dilakukan dalam rangka mencapai target Indonesia Emas pada 2045. “Kita baru saja selesai pemilu, pemenangnya adalah Pak Prabowo dan Gibran. Di mana, dalam visi misinya di asta citanya ada swasembada air,” kata Bobby. Dalam visi dan misinya, Prabowo-Gibran memang menjanjikan swasembada air sebagai salah satu dari delapan misi utama yang akan dijalankan usai keduanya resmi menjabat sebagai presiden dan wakil presiden. Perinciannya, Prabowo-Gibran berkomitmen memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
Sementara itu, Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan terdapat 229 unit bendungan yang memasok kebutuhan air baku masyarakat di Indonesia. Direktur Bina Teknik Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Muhammad Rizal menjelaskan bahwa mayoritas bendungan dibangun oleh pemerintah lewat dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Saat ini, Rizal menuturkan pemerintah juga mendorong fungsionalisasi bendungan sebagai sarana pembangkit listrik tenaga air (PLTA) hingga pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung. Dia berharap hal itu mampu mendorong internal rate of return (IRR) proyek bendungan, sehingga mampu mengundang minat investor yang jauh lebih besar.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga menuturkan bahwa proses penyelesaian pembangunan ke-61 bendungan itu ditargetkan rampung pada Oktober 2024.
KOTA CERDAS : Dana Hibah AS Masuk IKN
Amerika Serikat mengucurkan dana hibah senilai US$2,49 juta atau Rp39,7 miliar untuk mendanai bantuan teknis terkait usulan penerapan teknologi dan solusi kota cerdas di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dilansir dari Bisnisindonesia.id, penandatanganan perjanjian hibah dilakukan oleh United States Trade and Development Agency (USTDA) dalam acara Business and Investement Roundtable Forum di Los Angeles, AS, Kamis (2/5). Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Mohammed Ali Berawi memimpin delegasi dari Indonesia untuk menghadiri forum yang merupakan bagian dari rangkaian acara Smart City Reverse Trade Mission (RTM) yang digelar USTDA. Direktur USTDA Enoh T. Ebong mengatakan pihaknya mendukung pembangunan IKN. USTDA merupakan lembaga independen pemerintah Amerika Serikat untuk memajukan pembangunan ekonomi dan kepentingan komersial di negara berkembang. Konsul Jenderal Republik Indonesia di Los Angeles Purnomo A. Chandra berpendapat pihaknya terus mendukung terhadap kerjasama perusahaan dan investor di Amerika Serikat dengan Otorita IKN.
LAPORAN DARI INDIA : Confluent Genjot Investasi di Indonesia
Perusahaan teknologi data streaming Confluent menjanjikan peningkatan investasi di Indonesia seiring dengan besarnya potensi pasar yang dihasilkan. Kamal Brar, Senior Vice President APAC Confluent menjabarkan bahwa Indonesia bersama Singapura menjadi pasar terbesar perusahaan di kawasan Asia Tenggara. Untuk itu, Confluent melakukan investasi besar-besaran termasuk merekrut karyawan lokal. “Indonesia merupakan top 2 market di Asia Tenggara. Kami berupaya meningkatkan level [dalam adopsi teknologi] termasuk dengan merekrut karyawan lokal,” kata Kamal di sela Kafka Summit 2024 di Bangalore, India (2/5) malam.
Sebagai gambaran, Confluent merupakan perusahaan data teknologi streaming dunia. Teknologi perusahaan berperan sebagai hub yang menghubungkan berbagai program yang dijalankan di dalam sistem perusahaan secara real time. Kamal menyebutkan, teknologi pengolahan data streaming yang dilakukan Confluent juga dapat diterapkan di berbagai sektor yang membutuhkan data secara realtime dalam jumlah besar. “Misalnya sensor di perusahaan minyak, layanan over the top (OTT), ride hailing, smart manufakturing dan sektor publik lain,” katanya.
Rully Moulany, Area Vice President Asia Confluent memandang sebagai perusahaan teknologi, pihaknya melakukan investasi dalam jumlah besar untuk sumber daya manusia di Indonesia. Kafka sendiri saat ini didominasi oleh para praktisi teknologi komputer dari Amerika Serikat. Pengguna terbesar selanjutnya berada di India, dan kini juga bertumbuh pesat di kawasan lain termasuk Indonesia. Di Indonesia, pengguna Kafka terbesar berasal dari sektor keuangan. Beberapa perusahaan yang sudah mempublikasikan menggunakan Kafka yang didampingi Confluent seperti BRI hingga BCA.
Sementara itu, Kamal menyebutkan teknologi data streaming terus berkembang. Untuk saat ini, tantangan di Indonesia adalah menemukan talenta yang tepat. Posisi Indonesia yang memiliki banyak startup yang tumbuh, perusahaan mapan yang tengah bertransformasi menyerap teknologi, hingga loncatan layanan berbasis teknologi menyebabkan kebutuhan developer menjadi tinggi namun ketersediaannya terbatas. “Ini membuat cost based result di Indonesia jadi mahal. Saat ini Indonesia membutuhkan banyak talenta berbakat,” katanya.
Di sisi lain, Confluent turut meluncurkan Apache Flik dalam Kafka Summit 2024 di Bangalore, India. “Apache Kafka dan Flink adalah penghubung penting untuk mendorong machine learning dan artificial intelegent (AI) dengan data yang paling tepat waktu dan akurat,” ujar Shaun Clowes, Chief Product Officer Confluent di Bangalore.
Dalam kesempatan yang sama Confluent juga meluncurkan clusters Freight, jenis cluster baru untuk Confluent Cloud yang memungkinkan dilakukan penghematan biaya untuk menangani penggunaan bervolume besar yang tidak sensitif terhadap waktu, seperti data logging atau telemetri. “Inferensi Model AI Confluent menghilangkan kerumitan yang ada saat menggunakan data streaming untuk pengembangan AI dengan memungkinkan organisasi berinovasi lebih cepat dan memberikan pengalaman pelanggan yang kuat,” ujar Shaun.
Mempercepat Investasi di Industri Gula
Pemerintah mendorong percepatan swasembada gula dan bioetanol. Hal ini guna menjamin ketahann pangan nasional, menjamin ketersediaan bahan baku dan bahan penolong industri. Selain itu, untuk mendorong perbaikan kesejateraan petani tebu, serta mewujudkan ketahanan energi dan pelaksanaan energi bersih melalui penggunaan bahan bakar nabati (biofuel). Percepatan swasembada gula nasional dan peneydiaan bioetanol sebagai bahan bakar nabati mencakup pemenuhan kebutuhan gula konsumsi dan industri, serta peningkatan produksi bioetanol yang berasal dari tebu sebagai bahan bakar nabati. Adapun pemerintah melalui Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sedang mendorong percepatan investasi komoditas tebu. Dalam hal ini Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadhlia bertugas menjadi ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Swasembada Gula dan Bioetanol. (Yeted)
REGULASI OJK : UTAK-ATIK PENILAIAN INVESTASI DAPEN
Regulator mengubah aturan dasar penilaian investasi dana pensiun yang menghapus dasar penilaian untuk tabungan dan menambah alternatif penilaian untuk investasi obligasi. Perubahan itu tertuang dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 4/SEOJK.05/2024 tentang Dasar Penilaian Investasi Dana Pensiun. Peraturan yang menggantikan SEOJK No 9/SEOJK.05/2016 itu berlaku mulai 1 Juli 2024. Terdapat dua jenis investasi baru dalam SEOJK No. 4/2024 yang sebelumnya tidak diatur dalam SEOJK No. 9/2016, yakni investasi obligasi daerah dan dana investasi infrastruktur berbentuk kontrak investasi kolektif. Ketentuan mengenai penilaian investasi dalam beleid baru berlaku juga bagi jenis investasi yang menggunakan prinsip syariah. Selain itu, terdapat tiga perubahan terkait dengan dasar penilaian investasi dalam SEOJK No. 4/2024.
Pertama, penghapusan dasar penilaian untuk tabungan. Kedua, menambahkan alternatif penilaian untuk jenis investasi surat berharga negara, obligasi korporasi, dan obligasi daerah berupa nilai pasar atau nilai wajar. Ketiga, penyesuaian perhitungan jenis investasi yang menggunakan nilai perolehan yang diamortisasi yang sebelumnya hanya menggunakan suku bunga efektif. Merespons perubahan aturan ini, Staf Ahli Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) Bambang Sri Muljadi mengatakan, penghapusan dasar penilaian untuk tabungan tidak akan menjadi masalah, karena selama ini perusahaan dana pensiun jarang sekali menempatkan pada instrumen tabungan. Dana pensiun menempatkan investasinya paling banyak pada SBN, yang mencapai Rp127,4 triliun atau 35,7% dari total investasi dapen per Januari 2024, menurut data OJK.
Sasaran utama investasi berikutnya adalah deposito berjangka dan obligasi korporasi.
Sementara itu, Dana Pensiun (Dapen) Bank Mandiri masih mempelajari perubahan aturan tentang dasar penilaian investasi dana pensiun. “Terkait dengan SEOJK dimaksud, saat ini kami masih melakukan pengkajian,” tutur Direktur Investasi & Keuangan Dapen Bank Mandiri Abdul Hadie.
Dana Pensiun PT Bank Tabungan Bank Negara (BTN) turut merespons. Direktur Utama Dapen BTN Mas Guntur Dwi Sulistyanto mengatakan, penghapusan dasar penilaian untuk tabungan tidak akan memengaruhi portofolio investasi perseroan, karena selama ini Dapen BTN tidak memiliki investasi pada tabungan.
Soal penyesuaian perhitungan jenis Investasi yang menggunakan nilai perolehan yang diamortisasi yang sebelumnya hanya menggunakan suku bunga efektif, menurutnya, perlu dilakukan simulasi perhitungan amortisasi dengan menggunakan bunga efektif dan amortisasi biasa.
Microsoft, Apple, dan NVdia, Investasi Rp 33,6 Triliun
Tiga perusahaan raksasa teknologi asal Amerika Serikat, NVidia Corp, Apple Inc, Microsoft Corp, telah menyatakan komitmen mereka untuk berinvestasi di Indonesia dengan nilai total sekitar Rp 33,63 triliun. Secara rinci, komitmen investasi NVidia dan Apple masing-masing sekitar Rp3,23 triliun dan Rp 3 triliun, sedangkan Microsoft mengumumkan rencana investasi US$ 1,7 miliar atau sekitar Rp 27,4 trilun. Investasi Apple akan digunakan untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial inteligence/AI) dan komputasi awan/pusat data (cloud computation/data center). Ketiganya berminat untuk berinvestasi di tanah Air karena yakin dengan potensi pasar dan ekonomi digital Indonesia yang sangat besar. Dalam kunjungannya ke Indonesia dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (30/4/2024), Chairman dan CEO Microsoft Satya Nadella mengumumkan rencana investasi Rp US$ 1,7 miliar atau sekitar Rp 27,4 triliun (dengan kurs Rp 16,162 per dolar AS). (Yetede)
Aset Safe Haven Jadi Jawara Portofolio Sepanjang Bulan April
Ketidakpastian ekonomi dan geopolitik yang cukup tinggi pada bulan lalu membuat sejumlah kinerja portofolio investasi terpuruk. Mata uang kripto yang sebelumnya mampu naik tinggi, terkoreksi pada April 2024. Bitcoin turun 9,50% secara bulanan ke level 63.385 pada Selasa (30/4). Bitcoin terseret derasnya arus dana keluar dari ETF BTC spot sebagai respon kebijakan bunga acuan Fed. Instrumen safe haven seperti dolar Amerika Serikat (AS) dan emas terus menguat. Pairing USD/IDR naik 2,64% sepanjang April dibanding Maret 2024 ke level Rp 16.276 per dolar AS pada Selasa (30/4). Adapun emas di pasar spot menguat 4,15% secara bulanan ke US$ 2.331 per ons troi.
Namun, angka tersebut lebih kecil dibandingkan pada Maret 2024 yang naik hingga 8,94%.
Sementara emas batangan Antam juga ikut terkerek 6% ke Rp 1,325 juta per gram. Kenaikannya juga lebih rendah dari Maret 2024 yang mencapai 9,75%. CEO Pinnacle Investment Indonesia Guntur Putra mengatakan, investor bisa mengandalkan portofolio investasi emas yang dapat menjadi safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik atau ketika ada gejolak pasar.
Senior Economist KB Valbury Sekuritas Fikri C mengatakan, investasi emas Antam cukup menarik dalam jangka panjang karena mempunyai jaminan keamanan, dan potensi gain yang cukup signifikan. Fikri mencermati, harga emas dunia masih bisa berpotensi menguat pada tahun ini. Harga emas didukung oleh kebijakan pivot atau pembalikan arah kebijakan moneter Fed dan pemangkasan suku bunga yang diprediksi akan terjadi pada September 2024.
Investasi Tak Terpengaruh Pemilu 2024
Realisasi penanaman modal asing dan penanaman modal dalam negeri
pada triwulan I-2024 mencapai Rp 401,5 triliun, naik 22,1 % dibanding periode
yang sama tahun 2023. Pencapaian realisasi investasi itu mencakup sektor
infrastruktur dan jasa (42,1 %), sektor manufaktur (40,2 %), dan sektor primer (17,7
%). Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadia, saat konferensi pers, Senin (29/4)
di Jakarta, mengatakan, tahun 2024 merupakan tahun penuh dinamika politik
karena ada pemilu. Biasanya, investor wait and see ketika suatu negara tujuan
investasi mengalami pemilu.
Kendati demikian, pencapaian realisasi investasi triwulan
I-2024 yang masih tumbuh 22,1 % menunjukkan dinamika itu bisa dilewati. ”Tahun
2024, target investasi yang ditetapkan Presiden Jokowi mencapai Rp 1.650
triliun dan target rencana strategis APBN Rp 1.239,3 triliun. Bukan angka yang
sedikit. Kami bersama tim berusaha jemput bola supaya target itu tercapai,”
kata Bahlil. Jika dibedah per sektor, realisasi investasi triwulan I-2024 yang
terbesar ada di sektor infrastruktur dan jasa dengan porsi 42,1 % terhadap
total atau senilai Rp 169,2 triliun, diikuti sektor manufaktur dengan porsi
40,2 % atau senilai Rp 161,1 triliun, dan sektor primer dengan porsi 17,7 % atau
senilai Rp 71,2 triliun.
Dilihat dari sisi penanaman modal asing (PMA), realisasi pada
triwulanI-2024 tercatat Rp 204,4 triliun. Lima besar subsektor realisasi PMA
adalah industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya; pertambangan;
transportasi, gudang, dan telekomunikasi; industri kimia dan farmasi; serta
industri kertas dan percetakan. Realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN)
pada triwulan I-2024 tercatat Rp 197,1 triliun. Lima besar subsektor realisasi
PMDN adalah transportasi, gudang, dan telekomunikasi; pertambangan; industri
makanan; jasa lainnya; serta perdagangan dan reparasi. (Yoga)
MENGEREK INVESTASI MANUFAKTUR
Peluang pemerintah untuk merealisasikan target investasi yang pada tahun ini disasar Rp1.650 triliun, cukup terbuka. Sebab, pada kuartal I/2024 saja, realisasi penanaman modal mencapai Rp401,5 triliun atau 24,3% dari target. Besarnya peluang itu juga didukung oleh ekspektasi berakhirnya masa wait and see investor, sejalan dengan ditetapkannya Presiden dan Wakil Presiden terpilih, sehingga memberikan kepastian bagi dunia usaha. Akan tetapi, pemerintah juga menghadapi tantangan yang cukup berat untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, karena pada saat bersamaan investasi di sektor manufaktur makin menyusut. Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, pada kuartal I/2024 porsi investasi manufaktur hanya 40,2%.
Padahal, dalam dua tahun terakhir sektor ini cukup dominan. Di sisi lain, sejatinya pemerintah tak kurang royal memanjakan industri pengolahan. Sejumlah insentif fi skal yang saat ini tersaji pun mayoritas bisa dinikmati oleh investor manufaktur. Mulai dari diskon Pajak Penghasilan (PPh) tax holiday, tax allowance, super tax deduction, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), hingga kepabeanan. Baik Kementerian Investasi maupun Kementerian Perindustrian tak menampik adanya problematika dalam struktur penanaman modal dewasa ini. Sebab meski sektor jasa dominan, efek rambatannya pun masih kalah luas dibandingkan dengan manufaktur.
Presiden Joko Widodo pun saat melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong kemarin, Senin (29/4), langsung turun tangan. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, mengatakan ada beberapa faktor yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah dalam memacu investasi manufaktur. Salah satunya adalah fasilitas pembiayaan dari perbankan. Sejalan dengan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) Rate di level 6,25%, tentu faktor ini makin menjadi penekan investor. "Ini pekerjaan rumah kita, perbankan kita harus terbuka kepada sektor penghiliran," katanya. Sementara itu, Kementerian Perindustrian menyiapkan siasat untuk memacu investasi di sektor industri pengolahan. Salah satunya dengan mengarahkan penanaman modal pada industri antara atau intermediate yang dinilai masih minim.
Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif, mengatakan beberapa subsektor pada pohon industri antara (midstream) masih belum tersedia. Untuk itu, dia meminta investasi difokuskan pada industri pascapengolahan bahan baku mentah.
Ketua Umum Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (Gamma) Dadang Asikin, memandang mengendurnya investasi manufaktur lebih disebabkan oleh siklus politik yang mendorong pebisnis wait and see.
Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi Institute of Development on Economics and Finance (Indef) Andry Satrio Nugroho, menyarankan pemerintah mengevaluasi kebijakan larangan terbatas yang terkesan tanpa arah sehingga membatasi akses bahan baku impor dan barang modal pelaku industri.
Pilihan Editor
-
KKP Dorong Pengusaha Ekspor Perikanan ke Timteng
02 Aug 2021 -
Indef: APBN Memiliki Masalah Berat
02 Aug 2021 -
Transaksi E-Commerce Diprediksi Rp 395 Triliun
30 Jul 2021









