Investasi lainnya
( 1343 )Manulife Investasi Digitalisasi US$ 10 Juta
Pandemi Covid- 19 mempercepat proses digitalisasi pelayanan di semua bidang, termasuk asuransi. Sejalan dengan itu, literasi digital masyarakat juga mulai membaik.
Direktur dan Chief of Product & Inforce PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife). Hans De Waal di Jakarta Jumat (15/10) lalu, mengatakan, sebelum pandemi pelayanan tatap muka di customer service kantor pusat Manulife Jakarta rata-rata sekitar 100-200 orang per hari. Namun, saat pandemi angka kunjungan ini turun sebesar 50 persen karena konsumen sudah beralih ke pelayanan digital.
Data menunjukkan selama pandemi, Manulife rata-rata mendapatkan email sebanyak 800 buah dan panggilan lewat telepon sekitar 700 panggilan setiap hari. Untuk digitalisasi ini, Manulife diperkirakan telah menginvestasikan dana lebih dari US$ 10 juta.
Industri Pulp & Kertas, Ketersediaan Bahan Baku Jadi Hambatan Investasi
Kendati rencana realisasi investasi perusahaan asing di industri bubur kertas atau pulp mulai direalisasikan, ketersedian bahan baku masih menjadi tantangan berat yang harus dihadapi. Direktur Hasil Hutan dan Perkebunan Kementerian Perindustrian Emil Satria mengatakan kendala bahan baku tersebut membuat perusahaan kesulitan untuk memulai proses produksi. Adapun, perusahaan kertas terbesar dari China, Flying Dragon Paper, berencana berinvestasi di industri pulp dan kertas Indonesia senilai US$1 miliar dengan kapasitas produksi 6 juta ton untuk 3 juta produk kemasan dan 3 juta recycle pulp.
"Sebagian besar sudah terealisasi, namun demikian masih terdapat kendala terkait sulitnya mendapatkan bahan baku dan keterbatasan memasukan tenaga ahli untuk memulai proses produksi," katanya kepada Bisnis, Kamis (7/10). Dia melanjutkan, selain flying Dragon Paper, beberapa perusahaan asal Negeri Panda telah bermaksud melakukan investasi di industri kertas. Namun, karena pandemi, rencana tersebut masih tertunda. Sementara itu, volume produksi kertas dan pulp tercatat tumbuh 6% sampai dengan semester 1/2021.
Sekretaris Jendral Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) Liana Bratasida mengatakan pertumbuhan produksi tahun ini didorong serapan yang naik di dalam negeri. Hal itu terutama karena tingginya pemakaian kemasan dan kertas tisu. Pertumbuhan produksi pada paruh pertama tahun ini diharapkan dapat bertahan sampai penghujung tahun. Sebelumnya, Liana memproyeksikan pada 2021 volume porduksi industri pulp akan meningkat 1,85% menjadi 11 juta ton, sedangkan volume produksi kertas ditarget naik 5% menjadi 14,28 juta ton. "Dikarenakan kelangkaan kontainer, dari sisi ekspor terjadi permasalahan, yaitu menurunnya (volume) ekspor sebesar 7% pada 2021 dibandingkan dengan 2020," katanya kepada Bisnis. (yetede)
Induk Kredivo Meraih Investasi US$ 125 Juta
Terdapat tiga investor berinvestasi ke FinAccel melalui skema PIPE (Private Investment in Public Equity) dengan nilai lebih dari US$125 juta. Ketiga investor tersebut adalah MDI Ventures, Cathay Innovation, dan Endeavour Catalyst. Sekedar mengingatkan, FinAccel merupakan induk Kredivo. Pendanaan tersebut akan digunakan untuk mendukung persiapan rencana penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) perusahaan melalui skema SPAC. “Sejak pendanaan pertama MDI pada putaran Seri B perusahaan lalu, kami terus terkesan dengan visi manajemen dalam membangun platform kredit konsumen digital berbasis AI terbesar di Indonesia lewat pemanfaatan data alternatif,” ungkap Donald Wihardja, CEO MDI Ventures dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Kamis (30/9). Di kesempatan ini, perusahaan juga mengumumkan tiga jajaran baru Dewan Komisaris Kredivo Indonesia. Mereka adalah Arsjad Rasjid, Darmin Nasution dan Karen Brooks yang masih menunggu persetujuan regulator untuk berperan sebagai Dewan Komisaris bagi Kredivo Indonesia, guna membantu perusahaan khususnya dalam hal perencanaan pertumbuhan strategis dan perluasan pasar.
Dorongan Investasi ke Proyek Destinasi Wisata
Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan semakin gencar menawarkan berbagai proyek pengembangan pariwisata kepada investor asing pada tahun depan. Kunjungan 6.500 delegasi negara peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 ke Indonesia pada akhir 2022 berpeluang mengundang minat investor asing. Iklim investasi kian kondusif karena gencarnya stimulus fiskal dari pemerintah.
Para penyedia akomodasi di area resor Teluk Lagoi sangat menantikan pemodal baru.Di sana terdapat 10 hotel dan tujuh proyek hotel baru yang bisa dikucuri modal. Selain itu, masih ada enam hotel vakum yang masih bisa dioperasikan kembali. Pada kuartal II 2021 nilai investasi asing ke sektor perhotelan dan restoran ada di posisi ke-17 dari total 23 sektor investasi. Namun prospeknya tetap cerah karena adanya pelonggaran aturan mobilitas.
RI-Australia Perkuat Implementasi Kemitraan
Sektor perdagangan dan investasi diupayakan memetik kinerja positif melalui kemitraan ekonomi Indonesia dan Australia yang terus diperkuat di tengah tekanan pandemi saat ini.
Indonesia dan Australia berkomitmen menggenjot implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia atau IA-CEPA di tengah pandemi Covid-19 dan isu politis yang menerpa Australia. Dua komitmen dari sejumlah kesepakatan dalam IA-CEPA yang akan didorong terkait sektor perdagangan dan investasi. Hal itu mengemuka dalam pertemuan bilateral antara Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi dan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Dan Tehandi Jakarta, Rabu (29/9/2021). IA-CEPA mencakup poin-poin tentang perdagangan bebas, investasi, visa pelatihan kerja, arbitrasi antara investor,perdagangan elektronik, dan perlindungan hak kekayaan intelektual.Kedua negara menandatangani IA-CEPA pada Maret 2019. Kemudian Australia meratifikasi perjanjian itu pada November 2019 dan Indonesia pada Februari 2020. Kedua negara mulai mengimplementasikannya pada 5 Juli 2020
Chengxin China Akan Investasi Pabrik Baterai Listrik di RI
Perusahaan lithium asal China Chengxin Lithium akan mengambil 65 persen saham dalam proyek lithium di Indonesia senilai US$350 juta. Investasi di pabrik baterai listrik tersebut dilakukan untuk membangun kapasitas produksi di luar negeri. Stellar Investment Pte dari Singapura akan menjadi pemegang 35 persen saham sisanya dan telah diajukan kepada Bursa Efek Shenzhen. Nantinya, perusahaan patungan itu bernama PT ChengTok Lithium Indonesia. Kawasan Industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) akan menjadi lokasi pendirian pabrik yang membuat bahan kimia lithium dalam baterai kendaraan listrik (EV). Selain itu, kawasan ini juga akan menjadi rumah bagi beberapa proyek investasi China, termasuk nikel dan kobalt.
Modal Asing Masuk USD 1,5 Miliar , Bikin Rupiah Menguat
Bank Indonesia (BI) mencatat aliran masuk modal asing terus berlanjut dengan investasi portofolio yang mencatatkan net inflows sebesar 1,5 miliar dolar AS pada periode Juli hingga 17 September 2021. Itu sebagai salah satu faktor mengapa nilai tukar rupiah cenderung menguat belakangan ini.
Mata uang Garuda menguat di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang belum sepenuhnya mereda, seperti isu kegagalan bayar korporasi di pasar keuangan Tiongkok, rencana pengurangan stimulus atau tapering oleh Bank Sentral AS, The Fed, serta peningkatan kasus COVID-19.
Perry menyebutkan nilai tukar rupiah pada 20 September 2021 menguat 0,94 persen secara rerata dan 0,18 persen secara point to point dibandingkan dengan level Agustus 2021. Dengan perkembangan tersebut, ia menjelaskan rupiah sampai dengan 20 September 2021 masih mencatat depresiasi sebesar 1,35 persen secara tahunan (year to date/ytd) dibandingkan dengan level akhir 2020.
Banyak Pabrik Gula Berusia Ratusan Tahun, Revitalisasinya Butuh Rp 20 Triliun
Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III Mohammad Abdul Ghani mengatakan industri gula nasional membutuhkan investasi lebih dari Rp 20 triliun untuk membangun SugarCo. SugarCo merupakan induk holding yang menggabungkan 35 pabrik gula yang ada di Indonesia.
Menurut Ghani, investasi tersebut akan dipakai untuk membangun ulang pabrik-pabrik gula menggantikan bangunan yang eksisting saat ini. Musababnya, pabrik gula di sejumlah tempat telah memenuhi kapasitas maksimal produksi dan tidak mungkin direvitalisasi. Pabrik pun banyak yang telah berusia ratusan tahun.
Dengan pembangunan baru, produksi gula dalam negeri akan meningkat sehingga swasembada gula konsumsi terpenuhi. Ghani mengatakan PTPN telah melakukan divestasi saham untuk mencukupi pendanaan tersebut. Adapun porsi saham senilai 49 persen akan ditawarkan kepada investor dan kini memasuki proses valuasi aset.
Investasi AAJI di Saham dan RD Tembus Rp 312 Triliun
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatatkan investasi menembus Rp 312,4 triliun di instrumen saham dan reksa dana (RD) semester I tahun ini, melambung 20,4% dibanding Rp 259,5 triliun periode sama tahun lalu. Lonjakan tersebut mendorong penempatan dana di seluruh instrumen mencapai total Rp 510,5 triliun, meningkat 14,7%. Dari total dana investasi Rp 510,5 triliun yang dikelola 59 perusahaan asuransi jiwa yang bergabung dalam AAJI, yang terbanyak 61,19% ditempatkan pada instrumen saham dan reksa dana. Rinciannya, investasi yang disalurkan melalui instrumen saham tumbuh sekitar 26% (year on year) menjadi Rp 144,79 triliun, sedangkan di reksa dana naik 15,9% (yoy) menjadi Rp 167,58 triliun. Porsi kontribusi dua jenis instrumen tersebut meningkat, masing-masing menjadi 28,4% dan 32,8% dari total investasi industri asuransi jiwa pada semester I tahun ini. “Kenaikan kontribusi pada portofolio saham khususnya, disebabkan oleh kondisi pasar modal Indonesia yang semakin kondusif di semester I-2021. Kondisi tersebut ditandai oleh membaiknya indeks harga saham gabungan (IHSG) sebesar 22%, jika dibandingkan dengan periode sama di 2020,” kata Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon dalam konferensi pers Kinerja Industri Asuransi Jiwa Semester I-2021 secara online, Selasa (14/9).
Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang Marketing dan Komunikasi AAJI Wiroyo Karsono mengatakan, total penempatan dana investasi industri asuransi jiwa pada semester I-2021 mencapai Rp 510,5 triliun, tumbuh 14,7% dari semester I-2020 senilai Rp 445,2 triliun. Hal ini berjalan seiring dengan peningkatan kinerja industri asuransi yang membaik pada semester pertama tahun 2021.
AAJI mencatat, hasil investasi semester I-2021 melambung 122,6%, menjadi Rp 4,9 triliun. Sementara itu, pada periode sama tahun lalu, investasi perusahaan asuransi yang bergabung dalam AAJI tercatat rugi Rp 21,64 triliun. Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon juga menekankan, pada saat pasar saham terkoreksi cukup dalam tahun 2020, industri asuransi jiwa relatif tidak menarik investasinya di pasar saham, meskipun hal ini berimbas pada penurunan investasi AAJI sepanjang tahun lalu. Hal itu seiring koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Sementara itu terkait investasi di SBN, lanjut dia, masih dibutuhkan oleh industri asuransi karena memberikan imbal hasil yang cukup stabil.
Pajak Investasi Hulu Migas Kena PPh Final
Jakarta - Kepastian perusahaan minyak dan gas bumi (migas) untuk membayar pajak penghasilan (PPh) saat melakukan pengalihan usaha atau interes di kegiatan di hulu migas menjadi jelas. Kontraktor menjadi pihak yang diwajibkan untuk memotong, membayar serta melaporkan PPh atas pengalihan partisipasi interes. Adapun aturan detilnya bakal diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) menyebut aturan tersebut bisa menjadi membantu restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dapat mendorong kegiatan usaha migas.
Selain mengatur perhitungan tarif PPh Final Usaha hulu migas, definisi partisipasi interes di aturan itu juga diubah dari aturan sebelumnya yakni PP Nomor 53 Tahun 2017 tentang Perlakuan Perpajakan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi dengan Kontrak Bagi Hasil Gross Split. Dalam beleid tersebut participating interest adalah hak dan kewajiban sebagai kontraktor kontrak kerja sama, baik secara langsung maupun tidak langsung pada suatu Wilayah Kerja. Diharapkan beleid ini juga akan mendukung reformasi perpajakan melalui administrasi perpajakan yang lebih baik.









