Industri Pulp & Kertas, Ketersediaan Bahan Baku Jadi Hambatan Investasi
Kendati rencana realisasi investasi perusahaan asing di industri bubur kertas atau pulp mulai direalisasikan, ketersedian bahan baku masih menjadi tantangan berat yang harus dihadapi. Direktur Hasil Hutan dan Perkebunan Kementerian Perindustrian Emil Satria mengatakan kendala bahan baku tersebut membuat perusahaan kesulitan untuk memulai proses produksi. Adapun, perusahaan kertas terbesar dari China, Flying Dragon Paper, berencana berinvestasi di industri pulp dan kertas Indonesia senilai US$1 miliar dengan kapasitas produksi 6 juta ton untuk 3 juta produk kemasan dan 3 juta recycle pulp.
"Sebagian besar sudah terealisasi, namun demikian masih terdapat kendala terkait sulitnya mendapatkan bahan baku dan keterbatasan memasukan tenaga ahli untuk memulai proses produksi," katanya kepada Bisnis, Kamis (7/10). Dia melanjutkan, selain flying Dragon Paper, beberapa perusahaan asal Negeri Panda telah bermaksud melakukan investasi di industri kertas. Namun, karena pandemi, rencana tersebut masih tertunda. Sementara itu, volume produksi kertas dan pulp tercatat tumbuh 6% sampai dengan semester 1/2021.
Sekretaris Jendral Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) Liana Bratasida mengatakan pertumbuhan produksi tahun ini didorong serapan yang naik di dalam negeri. Hal itu terutama karena tingginya pemakaian kemasan dan kertas tisu. Pertumbuhan produksi pada paruh pertama tahun ini diharapkan dapat bertahan sampai penghujung tahun. Sebelumnya, Liana memproyeksikan pada 2021 volume porduksi industri pulp akan meningkat 1,85% menjadi 11 juta ton, sedangkan volume produksi kertas ditarget naik 5% menjadi 14,28 juta ton. "Dikarenakan kelangkaan kontainer, dari sisi ekspor terjadi permasalahan, yaitu menurunnya (volume) ekspor sebesar 7% pada 2021 dibandingkan dengan 2020," katanya kepada Bisnis. (yetede)
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Lubang di Balik Angka Manis Surplus Perdagangan
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023