Pasar kendaraan niaga di Indonesia mengalami penurunan pada 2024, termasuk di segmen pick up yang menurun 21% year-on-year hingga September 2024, menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Meski begitu, agen pemegang merek (APM) seperti Suzuki, Daihatsu, dan Toyota tetap mencoba memanfaatkan peluang.
Harold Donnel, Marketing Director Suzuki Indomobil Sales, menyebut bahwa New Carry, kendaraan pick up andalan mereka, masih mampu menjaga penjualan meski mengalami penurunan sebesar 31,23% yoy. Suzuki berupaya menjaga loyalitas konsumen agar tetap bertahan di pasar yang sulit ini. Sementara itu, Tri Mulyono, Marketing Division Head Daihatsu Sales Operation, mengatakan Gran Max Pick Up milik Daihatsu yang banyak digunakan dalam sektor pertanian dan perikanan juga mengalami penurunan penjualan sebesar 17,1% yoy.
Toyota Astra Motor (TAM) justru tetap ekspansif dengan meluncurkan All-New Hillux Rangga. Vice President Director TAM, Henry Tanoto, optimis bahwa kehadiran Hillux Rangga bisa menjadi solusi di tengah perlambatan ekonomi, dengan target penjualan 400–500 unit per bulan. Hillux Rangga tersedia dalam pilihan mesin gasoline dan diesel, dan dirancang bersama 70 karoseri lokal untuk memenuhi kebutuhan pasar yang beragam.









