Pertumbuhan Ekonomi
( 471 )Ketatnya Likuiditas Membatasi Pertumbuhan Laba
Semakin Berat Tantangan Industri Jasa Keuangan
Hati-Hati Pangkas Anggaran, Jangan Sampai Ekonomi Melemah
Konsumen Mulai Cemas Soal Ketersediaan Lapangan Kerja
Pemotongan Anggaran Berpotensi Melemahkan Konsumsi
Pemangkasan Anggaran Membuat Ekonomi Rawan Tergelincir
Jaga Tren Kenaikan Kunjungan Perjalanan Wisman
Pertumbuhan Ekonomi Sedang Menurun
Harian ini edisi tanggal 6 Februari 2025 mungkin diterima pembaca sebagai bacaan biasa saja. Namun ada satu reportase dan satu tajuk yang seyogyanya membangunkan kita semua dari mimpi indah bahwa Pemerintah akan mewujudkan PDB Indonesia mencapai 8% dalam beberapa tahun mendatang. Satu reportase melaporkan bahwa ekonomi Indonesia terus tergerus oleh penurunan produktivitas yang cukup signifikan. Disinyalir bahwa itu terjadi tertama karena menurunnya jumlah kelas menengah akibat melambatnya kinerja industri manufaktur. Dengan kata lain, deindustrialisasi sudah dan sedang terjadi, sementara daya asing sektor manufaktur Indonesia terus menurun.
Bersamaan dengan itu, beberapa negara tetangga yang memiliki competitive advantage terus melesat meninggalkan Indonesia dalam hal menarik Foreign Direct Investment atau FDI di sektor-sektor di mana adahulu Indonesia memiliki sayang saing yang kuat seperti tekstil dan pakaian jadi serta alas kaki. Demikian pula dengan FDI, negara-negara tetangga kita mampu mengundang investasi asing yang memainkan peran kunci dalam pertumbuhan masa depan. Seperti sektor-sektor jasa, digital dan AI, kesehatan, dan industri hijau. Seolah menjawab kekhawatiran publik bahwa perekonomian Indonesia "tidak baik-baik saja" di tahun 2024, Menteri Keuangan menyatakan bahwa belanja sebagai shock absorber untuk menjaga konsumsi masyarakat, menjaga stabilitas ekonomi, dan mendukung agenda pembangunan. (Yetede)
Keluar dari Jebakan Pertumbuhan Ekonomi Medioker, Mampukah RI?
Sektor Andalan Mengalami Perlambatan
Pilihan Editor
-
Digitalisasi Keuangan Daerah
26 Jul 2022 -
Paradoks Ekonomi Biru
09 Aug 2022









