;
Tags

Saham

( 1722 )

Harga Batubara Loyo, ADRO Kejar Efisiensi

HR1 26 Apr 2023 Kontan

PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) akan fokus melakukan sejumlah efisiensi di tahun ini. Salah satunya menekan pengeluaran kontraktor untuk penambangan batubara. Maklum, kontraktor jadi salah satu penyumbang biaya terbesar operasional penambangan Adaro. Efisiensi ini juga perlu dilakukan ADRO seiring harga batubara yang sulit diprediksi. Terlebih, dibandingkan tahun 2022, harga batubara sejak awal tahun ini sudah cenderung melandai. Presiden Direktur Adaro Energy Garibaldi Thohir memperkirakan, harga batubara tahun ini tak sebagus tahun 2022. "Karena itu, kami terus melakukan efisiensi agar profitabilitas perseroan tetap menarik," ungkap pria yang lebih akrab disapa Boy Thohir ini, Rabu pekan lalu (19/4). Meski melakukan efisiensi, Boy memastikan, ADRO tidak akan mengubah target kinerja tahun ini. Pada 2023, ADRO menetapkan target penjualan batubara bisa berada di kisaran 62 juta ton sampai 64 juta ton. Analis UOB Kay Hian Sekurtas Limartha Adhiputra, menilai, dengan laba bersih tahun 2022 yang melonjak 167% secara tahunan, rasio pembayaran dividen final untuk tahun buku 2022 setidaknya bisa mencapai 60%. Pada tahun ini, Limartha memproyeksi kinerja ADRO akan terkoreksi. Estimasinya, pendapatan ADRO akan tergerus 25,7% secara tahunan menjadi US$ 6,02 miliar pada tahun ini. Laba bersih ADRO tahun ini juga diprediksi ikut terpangkas 41,1% secara tahunan.

Menelaah Tawaran 10 Waran Terstruktur Baru dari RHB

HR1 26 Apr 2023 Kontan

PT RHB Sekuritas kembali akan menawarkan produk waran terstruktur. Tak tanggung-tanggung, pada penawaran kedelapan ini, RHB akan merilis 10 waran terstruktur baru. Dari 10 seri baru tersebut, tiga di antaranya merupakan produk yang sama sekali baru. Sementara tujuh sisanya bisa dibilang muka lama. Kesepuluh produk baru yang akan RHB tawarkan antara lain ANTMDRCX3 dengan underlying asset alias aset dasar saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) alias Antam, BBRIDRCX3A dengan aset dasar saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) alias Bank BRI, dan BMRIDRCX3A dengan aset dasar saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Kemudian HRUMDRCX3A dengan aset dasar saham PT Harum Energy Tbk (HRUM), INCODRXC3A dengan aset dasar saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), MDKADRCX3A dengan aset dasar saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan UNVRDRCX3A dengan aset dasar saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). Tiga seri baru lainnya adalah CPINDRCX3A dengan aset dasar saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PTBADRCX3A dengan aset dasar saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan UNTRDRCX3A dengan aset dasar saham PT United Tractors Tbk (UNTR). Penambahan tiga seri waran terstruktur dengan aset dasar yang baru ini tak lepas dari rencana RHB Sekuritas untuk menyediakan produk waran terstruktur dengan aset dasar seluruh penghuni indeks IDX30. Steinly Atmanagara, Head, Sales & Marketing Equity Derivative RHB Sekuritas, mengatakan, RHB Sekuritas ke depan akan menyediakan waran terstruktur pada seluruh emiten penghuni IDX30. Kesepuluh produk baru waran terstruktur RHB tersebut akan ditawarkan mulai 28 April hingga 4 Mei 2023 mendatang. Penjatahan dan penetapan harga dijadwalkan pada 5 Mei 2023. Distribusi waran pada 8 Mei 2023 sementara pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan digelar pada 9 Mei 2023.

27 Saham Janjikan Gain Diatas Rata-rata

KT1 26 Apr 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Sedikitnya 27 saham emiten masuk daftar saham paling menjanjikan hingga akhir kuartal II-2023. Saham-saham tersebut berpotensi mencetak keuntungan (potential gain) di atas rata-rata. Ke-27 saham itu adalah PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), dan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Saham lainnya yaitu PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Prodia Widyahu. Tbk (PRDA), dan PT Indosat Tbk (ISAT). Itu belum termasuk saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Arwana Citramulia Tbk  ARNA), PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), serta PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Hal itu terungkap dalam riset sejumlah sekuritas dan hasil wawancara Investor Daily dengan kalangan analis. Mereka dihubungi secara terpisah di Jakarta, baru-baru ini. Mirae Asset Sekuritas Indonesia merekomendasikan 10 saham LQ45 yang diperkirakan mampu memberikan keuntungan hingga akhir kuartal II-2023. Salah satunya adalah ASII dengan target harga Rp 6.700 dan level support terdekat Rp 5.850. (Yetede)

Anak Usaha TOWR Akuisisi 60% Saham Varnion Technology

HR1 18 Apr 2023 Kontan

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), melalui anak perusahaannya, yakni PT iForte Solusi Infotek, mengakuisisi 60% saham perusahaan penyedia solusi internet PT Varnion Technology Semesta. Akuisisi ini dilakukan untuk memperkuat bisnis fiber optik perusahaan ini. Wakil Direktur Utama TOWR Adam Ghifari menjelaskan, iForte dan Varnion telah melakukan penandatangan perjanjian penandatanganan perjanjian jual beli bersyarat (CSPA) atas 60% saham Varnion pada 17 April 2023. Namun, Adam belum menyebutkan besaran nilai transaksi ini. "Berdasarkan CSPA, iForte sebagai pembeli akan mengambil alih 60% saham di Varnion dengan tunduk pada syarat dan ketentuan sebagaimana diatur," jelas Adam, Senin (17/4). Adapun Varnion Technology Semesta merupakan perusahaan berbasis teknologi yang memiliki spesialisasi dalam penyediaan solusi internet, integrasi sistem, dan layanan outsourcing teknologi informasi atau IT. Wakil Direktur Utama iForte Silvi Liswanda mengatakan, aksi korporasi ini akan memperkuat posisi iForte sebagai salah satu perusahaan infrastruktur telekomunikasi berbasis fiber optik. Hartono, Direktur Iforte sekaligus Chief of Business Development Protelindo Group, menambahkan, dengan kerjasama ini, maka akan terjalin sinergi antara iForte dan Varnion, khususnya di segmen industri perhotelan.

Kontrak Baru Emiten BUMN Karya Naik

HR1 18 Apr 2023 Kontan

Kinerja BUMN Karya dinilai sudah memasuki masa pemulihan. Hal ini tercermin dari perolehan kontrak baru sejumlah BUMN Karya di kuartal I 2023 yang bertumbuh. Meski begitu, emiten konstruksi pelat merah masih menghadapi tantangan di sisi permodalan. Hingga Maret 2023, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mencetak pertumbuhan kontrak baru hingga 109% menjadi Rp 8,9 triliun. Lalu, kontrak baru PT PP Tbk (PTPP) tumbuh 32,13% menjadi Rp 4,08 triliun. Sedangkan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) mengantongi kontrak baru Rp 4,16 triliun. Salah satu proyek kontrak baru WSKT berasal dari proyek di luar negeri, yakni Bandara Internasional President Nicolau Lobato yang berada di Timor Leste. "Nilainya Rp 1,1 triliun," ujar Senior Vice President Corporate Secretary WSKT, Senin (17/4). CEO Edvisor.id Praska Putrantyo menilai, sejalan dengan pemulihan ekonomi pasca pandemi, sektor konstruksi bangunan mulai tumbuh. Meski begitu, Praska menilai bahwa peningkatan kontrak baru sejalan dengan tantangan di sisi permodalan. Sebagai informasi, akhir Desember 2022, WSKT mencatatkan arus kas operasi negatif sebesar Rp 106,58 miliar dari sebelumnya positif Rp 192,78 miliar. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) juga memiliki arus kas operasi negatif sebesar Rp 2,88 triliun. Sedangkan ADHI dan PTPP memiliki arus kas operasi positif, tetapi nilainya turun.

Dapat Untung Dari Hari Raya

HR1 18 Apr 2023 Kontan

Berkah bulan suci Ramadan akan terlihat di kinerja sejumlah emiten. Ada beberapa sektor yang mendapat kenaikan permintaan di momentum lebaran ini, yaitu sektor barang konsumsi, poultry, ritel, transportasi dan jalan tol. Senior Information Investment Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, kenaikan permintaan yang terjadi selama lebaran ini akan tercermin pada laporan keuangan kuartal kedua mendatang. Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya mengatakan, di antara sektor-sektor tersebut, emiten barang konsumsi yang akan memperoleh keuntungan paling tebal. Alasannya, permintaan kebutuhan primer yang meningkat di masa Ramadan dan lebaran. Senior Research Analyst Reliance Sekuritas Lukman Hakim menuturkan, pelaku pasar juga tampak melakukan rotasi sektor dan menyasar sejumlah emiten yang dapat berkah Ramadan. Ambil contoh PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI), PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Ini tercermin dari kenaikan harga sahamnya sebulan terakhir.

Emiten Nikel dan Smelter Sukses IPO Rp 10,55 Triliun

KT1 17 Apr 2023 Investor Daily (H)

Selama Januari hingga 14 April 2023, perusahaan yang mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 31 emiten dan meraih dana segar Rp 22,69 triliun. Dari jumlah itu, initial public offering (IPO) dua emiten yang bergerak di bidang produksi nikel dan smelter nikel, PT Trimegah Bangun Persada Tbk dan PT Hillcon Tbk, masing-masing senilai Rp 10 triliun dan Rp 0,55 triliun. Nilai emisi kedua emiten ini Rp 10,55 triliun atau 46,48% dari total IPO. Hingga akhir April 2023 akan masuk sembilan emiten baru sektor bahan baku, teknologi, perindustrian, barang konsumsi nonprimer, serta transportasi dan logistik dengan target nilai IPO di atas Rp 9,84 triliun. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dari sector bahan baku nikel dijadwalkan listing di BEI pada 18 April 2023.

Harga saham IPO mencapai Rp 795 dan saham ditawarkan 110.000.000 lot, sehingga akan meraih dana Rp 8,74 triliun. Perusahaan menargetkan menjadi salah satu pemain global terdepan yang terintegrasi secara vertikal  dalam rantai nilai bahan baku strategis untuk baterai kendaraan listrik. Sedangkan PT Trimegah Bangun  Persada Tbk (NCKL) merupakan emiten pertambangan dan hilirisasi nikel terintegrasi yang sudah listing  di BEI pada 12 April 2023, dengan harga saham IPO Rp 1.250. Pada perdagangan Jumat minggu lalu (14/04) harga saham perusahaan dari Harita Group milik Lim Hariyanto Wijaya Sarwono ini berada di level Rp 1.375 ata u naik 10,0% dibanding harga IPO. Perusahaan sudah memiliki dua smelter dan satu refinary, yang akan ditingkatkan kapasitasnya. (Yetede)


Ada Peluang Menanti Usai Libur Lebaran

HR1 17 Apr 2023 Kontan (H)

Rabu lusa (19/4), libur Lebaran tahun 2023 tiba. Tahun ini, pemerintah menetapkan jadwal libur Lebaran dan cuti bersama Lebaran jatuh pada 19 April hingga 25 April 2023. Secara historis, masa libur Lebaran bakal mempengaruhi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Paling tidak, hal ini bisa dilihat dari tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) usai libur Lebaran. Dalam catatan Kontan, dalam dua tahun terakhir, laju IHSG pasca libur Lebaran merosot. Pada 2022, misalnya. Usai libur Lebaran, laju IHSG pada hari pertama perdagangan bursa ditutup melemah 4,42% atau 319,16 ke 6909,75. Potensi serupa diproyeksi bakal terjadi usai libur Lebaran tahun ini. Senior Research Analyst Reliance Sekuritas Lukman Hakim menilai, selama libur Lebaran, pelaku pasar akan mewaspadai pergerakan harga komoditas, terutama emas dan minyak yang harganya sedang terapresiasi. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani sepakat. Dia memperkirakan, pergerakan IHSG pasca libur Lebaran tahun ini akan ditopang beberapa sentimen eksternal. Pasalnya, menjelang Lebaran, ada beberapa data ekonomi yang dirilis.

MINAT IPO MASIH TINGGI NAVIGASI

HR1 15 Apr 2023 Bisnis Indonesia (H)

Euforia calon emiten untuk melantai di Bursa Efek Indonesia cukup besar meskipun kondisi ekonomi secara global diprediksi masih penuh tantangan. Pasar domestik yang tetap ditantang oleh sejumlah isu seperti tingkat suku bunga the Fed, inflasi, hingga geopolitik, tak melunturkan euforia para calon emiten yang siap melantai di bursa. Optimisme tersebut tecermin dari realisasi penawaran saham perdana atau IPO di BEI pada periode April 2023, yang tercatat mencapai sekitar 30 perusahaan, dengan dana yang dihimpun Rp22,7 triliun. Jumlah perusahaan tersebut, Ernst & Young (EY), melonjak jika dibandingkan dengan jumlah calon emiten pada kuartal I/2022 sebanyak 12 emiten dengan nilai emisi yang hanya sekitar Rp3 triliun. Sepanjang 2023, BEI menargetkan jumlah IPO sebanyak 57 perusahaan. Per 14 April 2023 realisasi tersebut telah terhitung mencapai 54% dari target. Adapun, yang masuk dalam pipeline mencapai 49 perusahaan. Adapun, tantangan lainnya datang dari likuidasi yang tinggi dan kinerja pasca-IPO yang buruk dari SPAC (Special Purpose Acquisition Company) berpotensi mengurangi selera investor untuk IPO baru. Data yang dipublikasikan EY Global IPO Trend Q1/2023, mengungkapkan dari total 299 transaksi IPO yang tercatat senilai US$21,5 miliar, setiap transaksi mengalami penurunan 8% dan 61% year-on-year (YoY). Indonesia menjadi negara yang paling aktif pada kuartal I/2023 melalui 30 IPO yang menorehkan pendapatan US$828 juta. Thailand membuntuti Indonesia dengan 10 IPO yang mencatatkan pendapatan US$322 juta, Malaysia 10 IPO dengan US$238 juta, dan Singapura dengan 1 IPO senilai US$15 juta. Sahala Situmorang, EY Indonesia Strategy and Transactions Partner, mengatakan selama 4 bulan terakhir, Indonesia telah melihat total nilai emisi ekuitas meningkat dari Rp15 triliun pada 2019 menjadi Rp33 triliun pada 2022. Faktanya, sepanjang 2022 pasar modal nasional mencatat jumlah deals terbesar dalam sejarah dengan 59 IPO. Perusahaan teknologi, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menjadi yang paling terkenal dengan nilai Rp14 triliun dalam penawaran ekuitasnya.

Saham Emiten Resto Tak Selezat Labanya

HR1 14 Apr 2023 Kontan

Geliat aktivitas masyarakat pasca pandemi Covid-19 mengangkat kinerja sejumlah emiten restoran. Lihat saja, pendapatan emiten pengelola gerai food and beverage (F&B) ini kompak melonjak pada tahun lalu. Salah satunya, PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) yang meraup penjualan bersih senilai Rp 1,26 triliun pada 2022. Penjualan ENAK melejit 60,28% secara tahunan dibandingkan tahun 2021. Lonjakan top line tersebut ikut mendongkrak bottom line ENAK. Emiten pemilik gerai Raa Cha, Gokana dan Monsieur Spoon ini berhasil membalikkan rugi Rp 7,32 miliar pada 2021 menjadi laba Rp 62,28 miliar di 2022. Dewi fortuna juga menyambangi PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP).Emiten pengelola gerai CFC ini membalikkan rugi Rp 17,60 miliar pada 2021 menjadi laba Rp 8,71 miliar tahun lalu. Equity Analyst Kanaka Hita Solvera Andhika Cipta Labora menilai, kinerja emiten restoran umumnya sesuai ekspektasi. Hanya saja, belum mampu tumbuh pada level optimal. Salah satu pemicunya, aktivitas masyarakat dan tingkat konsumsi di tahun lalu belum sepenuhnya normal. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo menimpali, kinerja sebagian emiten sudah mengalami recovery. Azis memperkirakan, peluang emiten restoran meningkatkan kinerja di 2023 masih terbuka. "Periode Ramadan dan lebaran bisa jadi katalis positif bagi emiten restoran," kata Azis, kemarin.

Pilihan Editor