Usai IPO, PIPA Bidik Kenaikan Laba
PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (10/4). PIPA menjadi emiten ke-30 yang melantai di BEI tahun ini.
Dalam penawaran umum perdana saham alias
initial public offering
(IPO), PIPA melepas 925 juta saham ke publik. Jumlah itu setara 27,01% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan pasca IPO.
Di masa penawaran umum, PIPA menetapkan harga IPO Rp 105 per saham. Dus, dari aksi korporasi ini, PIPA berhasil meraih dana segar sebesar Rp 97,13 miliar. Dana hasil IPO akan digunakan PIPA untuk beberapa keperluan.
Junaedi, Direktur Utama Multi Makmur Lemindo, mengklaim, selama masa penawaran umum, saham PIPA mencatatkan kelebihan permintaan atawa
oversubscribed
sekitar 109 kali dari penjatahan terpusat. "Total ada 23.314 investor, 69 investor berasal dari luar negeri," kata Junaidi di BEI, kemarin.
Junaedi mengatakan, dana hasil IPO akan digunakan PIPA untuk memperluas jaringan distribusi material dan bahan bangunan, terutama di area Kalimantan. Ini seiring geliat proyek pembangunan ibukota negara (IKN) baru, yang diperkirakan akan mendongkrak permintaan bahan material. Karena itu, PIPA membidik pendapatan dari proyek IKN berkisar Rp 200 miliar-Rp 300 miliar.
Usai IPO, PIPA menargetkan pendapatan bisa tumbuh sekitar 25%-30% tahun ini, dengan pertumbuhan laba bersih 50%. Selain itu, PIPA berharap bisa masuk jajaran 10 besar di industri pipa
polymer vinyl chloride
(PVC) dalam negeri.
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023