Pertanian
( 500 )Presiden Jokowi Minta Mentan Tingkatkan Kapasitas Produksi Jagung
Presiden RI Joko Widodo meminta para menteri, terkhusus Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, meningkatkan produksi jagung dan memitigasi dampak perubahan iklim terhadap sektor tanaman pangan. Presiden juga meminta jajarannya mampu mendorong produktivitas jagung melampaui target yang telah ditetapkan, serta mengembangkan industri-industri lainnya di sektor pertanian.
Presiden meminta jajarannya untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan jagung di dalam negeri. Namun, jika terdapat stok jagung di dalam negeri yang melebihi kebutuhan, maka industri dapat melakukan ekspor.
Nilai Tukar Petani Sumut Naik 2,28%
Pada September 2021, NTP (Nilai Tukar Petani )Provinsi Sumatera Utara tercatat sebesar 120,61 atau naik 2,28 % dibandingkan dengan NTP Agustus 2021.
Kenaikan NTP September 2021 disebabkan oleh naiknya NTP pada tiga subsektor, yaitu NTP subsektor Tanaman Pangan sebesar 0,29 %, NTP subsektor Hortikultura sebesar 2,57 %, dan NTP subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 3,88 %.
la menyebutkan, perubahan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) mencerminkan angka inflasi/deflasi perdesaan. Pada September 2021, terjadi inflasi perdesaan di Sumatera Utara sebesar 0,04 %.
Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Sumatera Utara September 2021 sebesar 120,88 atau naik sebesar 2.06 % dibanding NTUP bulan sebelumnya
Dua Ton Daun Stevia Asal Sulawesi Utara Diekspor Perdana ke Korsel
Dua ton tanaman stevia diekspor perdana ke Korea Selatan, setelah berhasil dibudidayakan selama beberapa bulan di Desa Tountimomor, Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Stevia Farm Korea memutuskan Sulut sebagai daerah yang paling tepat untuk pengembangan tanaman berdaun manis tersebut dan akhirnya sukses dibudidayakan.
Ekspor perdana stevia oleh perusahaan tersebut menambah deretan eksportir baru Sulut tahun ini, total keseluruhan ada 16 eksportir baru yang dominasi oleh kaum milenial.
Ekspor perdana stevia sebanyak dua ton tersebut dilepas oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulut, Yeittij Fonnie Roring, didampingi jajaran Kementan yakni staf khusus, Erick Tamalagi, Direktur Pengolahan Pemasaran Hasil Perkebunan Perkebunan, Dedi Junaedi, Kepala Karantina Pertanian Manado, Donni Muksydayan, Kepala Kantor Beacukai Sulbagtara, Cerah Bangun serta perwakilan pemerintah daerah sekitar.
Pemulihan Ekonomi, Genjot Kuantitas Petani Milenial
Pemerintah Provinsi Jawa barat akan mengevaluasi dan mengenjot kualitas dari Program Petani Milenial dan menargetkan pada Februari 2022 harus ada lebih dari 1.000 orang petani yang milenial. Untuk penambahan kuantitas sendiri, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil baru saja meluncurkan Petani Milenial lebah madu di desa Lengkungjaya, Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya. Puluhan petani milenial lebah madu merupakan kelanjutan dari program petani milenial juara sebagai solusi dari Pemda Jawa Barat agar masyarakat dapat bangkit dan keluar dari himpitan ekonomi. Ridwan Kamil mengajak generasi muda terus menggerakkan ekonomi yang tahan dari disrupsi pandemi Covid-19. "Mudah-mudahan petani milenial ini menguatkan semangat generasi muda kembali ke desa dengan dukungan dari negara berupa penguatan konsep ekonomi, dukungan finansial dan kepastian pembelinya," Ujar Ridwan Kamil saat peluncuran secara virtual dari gedung Pakuan Bandung, Selasa (21/9). Untuk tahap awal, ada dua madu yang sedang dikembangkan di 28 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, yaitu Cerana dan Trigoma. Tercatat jumlah produksinya mencapai 161,65 kilogram.
Berkaitan dengan program petani milenial, Direktur PT Utama BIJB Salahudin Rafi, menegasakan bahwa PT BIJB sebagai pengelola Bandara Internasional Kertajaya Jawa Barat, akan terus berpartipasi dan berkolaborasi. Pada perkembangan lain Bank Indonesia mengklaim sukses mengembangkan klaster pangan di wilayah Ciayumajakunging. Pengembangan yang dilakukan sistem budi daya pertanian yang ramah lingkungan, sehingga bisa meningkatkan produktivitas lahan secara berkelanjutan. "Contoh, ketika petani memupuk cabai atau tanaman lain dengan Super Bokhasi MA-11 selain memberi hasil yang berlipat baik terhadap kualitas dan kuantitas panen maka juga sekaligus memperbaiki lingkungan sebagai usaha konservasi tanah dan air," kata Kepala Bank Jawa Barat Herwanto. Salah satu klaster pangan mitra Bank Jawa Barat yang menerapkan metode ecofarming berbasis MA-11 pada lahan masing-masing seluas 1 ha, setelah 120 hari, sejak penanaman, (20/9), klaster ini berhasil memasuki masa panen. "Kondisi ini diharapkan dapat menjadi momentum dan peluang bagi seluruh pelaku pertanian, khususnya klaster mitra Bank Indonesia untuk terus dapat meningkatkan produktivitasnya." kata Bambang. (yetede)
Pupuk Kinerja Sektor Pertanian
Sektor pertanian digadang-gadang menjadi salah satu bantalan penopang ekonomi nasional yang tengah digoyang pandemi Covid-19. Harapan ini muncul seiring dengan potensi-potensi yang ditunjukkan sektor ini. Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin pada acara Penganugrahan Bidang Pertanian Tahun 2021 yang digelar di istana Wapres, Senin (13/9) mengatakan pertanian mampu tumbuh ditengah kontraksi yang terjadi di sektor-sektor lain. Bahkan hal itu dicapai dalam kondisi menantang lantaran adanya resiko krisis pangan global akibat pandemi.
Wapres berharap pembangunan sektor pertanian dapat terus dilakukan melalui reformasi pertanian, intensifikasi produksi, dan peningkatan akses pasar. Strategi itu tentu tidak gampang dilakukan lantaran dinamika yang terjadi saat ini. Ada beragam tantangan yang dialami, khususnya pandemi yang sulit ditebak kapan akan berakhir. Pada Juli 2021, pertanian juga menjadi lini nonmigas dengan kinerja ekspor terburuk secara bulanan yaitu -12,08%. Kita tentu berharap perlambatan ekspor pertanian yang terjadi pada Januari-Juli hanya sementara saja. Hal tersebut sebagai konsekuensi dari dinamika terkini seperti pandemi dan kelangkaan kapal maupun container akibat adanya 'perang dagang' antara AS dan China maupun ketidakmerataan pemulihan ekonomi antar negara.
Melalui program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks), pengusaha dan eksportir didorong melipat gandakan lalu lintas ekspor pertanian tiga kali lipat. Adapun dari sektor finansial, OJK juga memacu penyaluran Kredit Usaha Rakyat oleh perbankan ke sektor pertanian. Salah satu cara yakni dengan memperbanyak kluster dan ekosistem dari hulu ke hilir yang terinterigasi secara digital. Harian ini berharap beragam strategi yang dilakukan dapat membuahkan hasil yang optimal sehingga akan mengerek kinerja dan kemanfaatan sektor pertanian yang tercermin dari kesejahteraan petani, pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, serta peningkatan ekspor. (yetede)
Pertanian Topang Ekonomi RI Selama Pandemi
Wakil Presiden RI Maruf Amin menilai sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi nasional selama pandemi. Menurutnya, sektor ini telah membantu memenuhi kebutuhan pangan rakyat dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Ma'ruf mengingatkan tiga hal penting yang menjadi tujuan utama pembangunan pertanian Indonesia. Ketiganya meliputi pemenuhan pangan rakyat secara total, peningkatan kesejahteraan petani dan peningkatan ekspor berkelanjutan.
Soal stok pangan, Ma'ruf mengatakan saat ini ketersediaan beras di Indonesia sudah cukup terjamin. Hal ini terlihat dari jumlah stok beras dan nilai total ekspor. Hal inilah yang terlihat pada minggu ketiga di bulan Agustus 2021, di mana stok beras kita mencapai 7,60 juta ton, kemudian total ekspor berdasarkan catatan BPS mencapai 2,24 miliar dolar.
Sektor Pertanian Capai Pertumbuhan Tertinggi - Kontribusi Belanja Kalsel 37,3 Triliun
Perekonomian Kalsel pada Triwulan II Tahun 2021 secara Year On Year (Yoy) tumbuh sebesar 4,40 persen atau 5,49 persen Quartal to Quartal (Q to Q).
Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalsel, Sulaimansyah dalam arahannya menjelaskan, di Kalsel, dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha sektor potensial di antaranya, Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 32,26 persen.
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada pengeluaran konsumsi pemerintah yang tumbuh hingga 43.20 persen. "Kondisi tersebut memposisikan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan tertinggi ketiga di wilayah Kalimantan setelah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah," katanya.
Sumut Ekspor Kubis ke Malaysia dan Taiwan
Provinsi Sumatera Utara hingga kini masih rutin mengekspor kubis ke mancanegara, seperti Malaysia dan Taiwan. Hingga awal September 2021, sudah ada ekspor kubis sebanyak 9,3 ton dengan total nilai Rp28,67 miliar.
Ekspor kubis dari Sumut pada tahun 2020 tercatat sebanyak 22,6 ton senilai Rp68,8 miliar dengan tujuan ekspor ke Taiwan, Malaysia, dan bahkan Singapura. Andi Yusmanto menyebutkan kubis yang diekspor memiliki standar tinggi, termasuk dalam jumlah berat kubis per buahnya.
Program Petani Milenial, Rintisan Usaha Bidang Perkebunan Diluncurkan
Program Petani Millenial terus bergulir, dimana kali ini menyasar bidang perkebunan di Kabupaten Garut yang fokus pada sejumlah komoditas diantara kopi, gula aren, vanili. Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menekankan pentingnya regenerasi petani di Jabar. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan dan mendukung produktivitas sektor pertanian di Jabar. "Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sedang mengambangkan Petani Milenial untuk menjawab permasalahan di bidang pertanian, khususnya regenerasi petani," kata Uu, Selasa (31/8)
Berdasarkan hasil survei Pertanian Badan Pusat Statistik, jumlah petani di Jabar mencapai 3.250.825 orang. Dari jumlah tersebut, petani petani yang berusia 25-40 tahun hanya 945.574 orang atau 29%. "Karena pertanian kali ini berbeda dengan zaman dulu, kondisi alamnya beda. Kalau dulu gejebur ke sawah, kalau sekarang harus memiliki kemampuan, termasuk teknologi pertanian harus dikuasai," katanya. Dalam proses seleksi Petani Milenial bidang perkebunan, telah meloloskan sebanyak 25 orang petani milenial. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 petani milenial memilih jenis rintisan usaha pengolahan kopi, 4 orang merintis pengolahan gula aren, 2 orang merintis komoditi vanila, 2 orang pembenihan tanaman perkebunan, serta dua orang lainnya memilih merintis usaha pengolahan limbah kelapa.
"Menurut para pelaku oftaker kami disana, ini peluang pasarnya belum bisa dipenuhi, baru 10%. Tentu 90% belum bisa dipenuhi," kata Uu. Asisten II Bagian Perekonomian Pembangunan Setda Kabupaten Garut Toni Tisna Somantri menuturkan, Petani Milenial adalah program yang tepat. Apalagi Kabupaten Garut memiliki potensi pertanian yang luar biasa apabila dikelola dengan baik. "Tidak hanya kopi, ada juga jeruk Garut, dan produk pertanian lainnya yang luar biasa potensinya," katanya. (YTD)
Pasokan Sawit Hanya Terpenuhi 70 Persen
Ternyata pasokan bahan baku kepala sawit di Kalsel masih kurang. Karena itu guna memenuhi Kalsel masih mendatangkan kelapa sawit dari luar. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel, drh Hj Suparmi mengakui, bahan baku kelapa sawit masih kurang dan baru terpenuhi sekitar 70 persen.
Oleh karena itu, Disbunnak Kalsel terus mendorong agar petani sawit meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kebun sawitnya melalui program PSR.
Melalui program PSR 2021, dikatakan Suparmi, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pabrik sawit hingga 90 persen.
Pada 2021, ada lima daerah yang mengikuti program PSR yaitu Tanahlaut, Tanahbumbu, Kotabaru, Banjar dan Barito Kuala.
Sementara, Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar berharap Dinas Perkebunan dan Peternakan menyiapkan langkah strategis guna meningkatkan pembangunan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.
Pilihan Editor
-
Tantangan Perbankan 2022
03 Jan 2022 -
Waspadai Inflasi, Perkuat Daya Beli dan Industri
03 Jan 2022 -
Arah Baru
03 Jan 2022 -
Kejaksaan Selamatkan Triliunan Uang Negara
31 Dec 2021









