;
Tags

Digital Ekonomi umum

( 1167 )

Merekonstruksi Produk Perbankan Digital

KT3 15 Aug 2023 Kompas (H)

Transformasi digital suatu bank idealnya juga mengubah model bisnis bank tersebut secara fundamental. Untuk itu, bank harus menggunakan paradigm baru, antara lain, dengan merekonstruksi produk dan layanan dalam konteks digital. Sayangnya, bank umumnya terjebak pada perbaikan marjinal yang mengacu pada produk dan layanan konvensional yang sudah ada. Perbankan harus menggunakan pendekatan the first principles thinking, yaitu mendekonstruksi masalah dengan mempertanyakan asumsi-asumsi yang ada untuk merekonstruksi solusi yang efektif dan efisien. The first principles thinking dapat membantu perbankan merekonstruksi ulang produk dan layanannya dalam konteks digital. Alih-alih berpikir produk dan layanan perbankan di tataran tabungan, transfer dana, pinjaman atau kartu kredit, wealth management, dan asuransi, bank perlu berpikir di level yang lebih mendasar. Bagaimana bisa membantu nasabah menyimpan (storing), memindahkan (moving), meminjam (borrowing), menumbuhkan (growing), dan melindungi (protecting) nilai aset keuangan.

Dengan aplikasi mobile, bank bisa dengan mudah menawarkan tabungan dengan tujuan lebih spesifik. Contohnya, tabungan untuk membeli rumah atau kendaraan, tabungan wisata ke destinasi tertentu, dan tabungan untuk ulang tahun. Jenis dan fitur tabungan juga bisa dipersonalisasi sesuai profil nasabah. Secara teknis, nasabah bisa menabung emas, asset kripto, atau komoditas lainnya. Dari sisi pemicu kapan nasabah menabung, bank bisa membuat fitur yang otomatis membulatkan pembelanjaan kartu debit ke Rp 100.000 terdekat dengan menabung sisanya ke rekening tabungan dengan tujuan tertentu. Semua transaksi nasabah melalui mobile banking berpotensi untuk dijadikan pemicu untuk menabung. Inovasi juga bisa dibuat pada pemberian bunga. Dengan teknologi internet of things (IoT) dan wearables, bank bisa mengaitkan bunga tabungan dengan aktivitas kesehatan nabah. Misalnya, jika nasabah lari minimal 20 km, bersepeda 100 km, atau berolahraga di gym, mereka bisa mendapat bonus bunga tabungan. Idenya, jika nasabah sehat, risiko lebih kecil sehingga premi asuransi akan lebih murah. Diskon premi asuransi bisa juga diberikan sebagai insentif tabungan. Dengan teknologi digital, semua itu kini memungkinkan dilakukan, bank atau lembaga keuangan bisa merekonstruksi produk dan layanan dalam konteks digital sehingga lebih efektif dan efisien. (Yoga)


Transaksi Bank dari Agen Laku Pandai Melejit

KT3 12 Aug 2023 Kontan

Perbankan terus mengoptimalkan agen laku pandai untuk menjangkau potensi pasar yang selama ini belum tersentuh. Hasilnya transaksi perbankan lewat agen aku pandai melesat. Ini di alami Bank MAndiri Tbk. Dengan kode saham BMRI, yang memiliki 100.000 agen laku pandai, dengan 22.400 agen aktif. Terutama berkaitan dengan program pemerintah seperti Bansos, PKH, bantuan sembako dan kartu tani SEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K Tripakoso mengatakan, sampai Juli 2023, frekwensi Mandiri Agen, sebutan Agen Laku Pandai Bank Mandiri, mencapai 47 juta transaksi, naik 10% secara tahunan dengan volume penjualan Rp 53 triliun.  (Yoga)


Belanja Iklan Televisi Belum Pulih

KT3 12 Aug 2023 Kompas

Tingkat kepemirsaan siaran televisi digital secara nasional sesuai pengukuran Nielsen Indonesia berangsur-angsur pulih seperti sebelum terjadi migrasi penyiaran dari analog ke digital terestrial. Kendati demikian, belanja iklan televisi belum pulih. Migrasi penyiaran dari analog ke digital terestrial (analog switch off/ASO) merupakan program pemerintah yang berlangsung secara bertahap dari 11 kota besar yang biasa menjadi pengukuran Nielsen Indonesia per 2 November 2022 di sekitar Jakarta. Adapun 1 Agustus 2023 merupakan jadwal penerapan ASO mandiri secara nasional. Direktur Client Lead Nielsen Indonesia Selly Cahyani mengatakan, populasi pemirsa televisi terestrial secara nasional diperkirakan mencapai 129,85 juta sebelum ASO atau tanggal 1 November 2022. Dari hasil pengukuran Nielsen Indonesia, per 31 Juli 2023, tingkat kepemirsaan siaran televisi digital mencapai 80 % dari total populasi, ujarnya saat menghadiri diskusi ”Kaleidoskop Digitalisasi Penyiaran: Tren Penyiaran Pasca Analog Switch Off”, Jumat (11/8) di Jakarta.

Ketua Umum Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Janoe Arijanto menyampaikan, televisi terestrial masih menguasai alokasi belanja iklan, 60 % total belanja iklan nasional diarahkan ke televisi terestrial. Dengan demikian, kebijakan pemerintah terkait ASO menjadi sangat strategis meskipun pada saat bersamaan penetrasi internet berada dalam fase pertumbuhan tinggi dan merata. Pada semester I-2023 terjadi penurunan belanja iklan ke televisi terestrial. Akan tetapi, Janoe meyakini, penyebabnya bukan hanya kebijakan ASO dari pemerintah. Tuntasnya migrasi penyiaran akan memancing pertumbuhan kanal-kanal siaran baru sehingga memberikan kesempatan munculnya segmen pemirsa baru. Jadi, pemasang iklan yang biasanya memasang iklan di televisi terestrial akan kembali. (Yoga)


Pasar Kerja Digital Tak Diimbangi Kompetensi

KT3 04 Aug 2023 Kompas

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Kamis (3/8/2023), mengatakan, berdasarkan survei Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2023, permintaan terhadap pekerjaan-pekerjaan dengan pemanfaatan teknologi digital meningkat. Sayangnya, fenomena itu tak diimbangi dengan kompetensi digital pekerja sehingga terjadi ketidaksesuaian di pasar kerja. Menurut Indeks Masyarakat Digital Indonesia 2022, penduduk Indonesia masih minim akses pelatihan digital. (Yoga)

Jaring Laba Digitalisasi Ekonomi Hijau

KT3 03 Aug 2023 Kompas

Ciayumajakuning Entrepreneur Festival (CEF) telah tuntas digelar pada Jumat hingga Minggu (21-23/7/2023). Ajang ini tidak hanya memanggungkan produk UMKM yang fokus pada ekonomi hijau digital, tetapi juga mencatatkan transaksi penjualan hingga Rp 1,2 miliar. Ingatan Yuli Hasan (46) belum bisa lepas dari CEF yang digelar Kantor Perwakilan BI Cirebon kedelapan kali tahun ini. CEF menampilkan aneka produk UMKM dari Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) di Provinsi Jabar. Puluhan pelaku UMKM, termasuk Yuli, mencoba membawa pesan sesuai tema, ”Ciayumajakuning Tumbuh, Hijau, dan Berkelanjutan”.

Saat ditemui di rumahnya di Kelurahan Larangan, Kota Cirebon, Jabar, Selasa (1/8), pemilik UMKM dengan jenama Swarna Alam ini antusias bercerita soal CEF. ”Saya sudah tiga kali ikut CEF. Setiap ikut, omzetnya bisa sampai Rp 10 juta,” ucap Yuli, yang menjual produk fashion berbasis ecoprint, teknik mewarnai kain dan membentuk motif menggunakan bahan alam, seperti dedaunan, bunga, hingga ranting pohon. Bagi Yuli, meraup uang sejumlah itu dalam tiga hari hanya bisa terwujud dalam ajang seperti CEF. Namun, bagi Yuli, cuan bukan satu-satunya tujuan. Baginya, ajang itu menjadi ruang kampanye ecoprint, yang belum setenar batik.

”Baju dari pabrik, misalnya, hanya digunakan dua tahun. Tapi, kalau baju ecoprint bisa bertahan empat tahun. Bahan-nya juga tidak membuat kulit iritasi,” ucapnya menunjukkan telapak tangannya yang mulus. Suja’i, pengelola Galeri Batik Ciwaringin, juga menikmati berkah CEF. Mengusung batik tulis pewarna alam, produknya termasuk jadi incaran pengunjung. ”CEF tahun ini, hasil penjualan semuanya Rp 12 juta. Ini meningkat dibandingkan tahun lalu, Rp 6 juta,” katanya. ”Perkiraan penjualan UMKM selama periode kegiatan (CEF) mencapai Rp 1,2 miliar, meningkat 15 % dari tahun lalu,” ucap Kepala KPw BI Cirebon Hestu Wibowo. (Yoga)


Memeluk Hegemoni NFT

KT3 30 Jul 2023 Kompas

Ketika Bentara Budaya bekerja sama dengan Galeri Astra membuka ruang inkubasi Lab NFT (Laboratorium Non-Fungible Token), Andre Tanama (41), akademisi ISI Yogyakarta, tertarik mengikutinya agar paham tentang seluk-beluk NFT. Lab NFT diluncurkan 26 September 2022 di Jakarta. Programnya dikemas dalam kelas tatap muka dan daring. Kelas perdana dimulai pada 28 Januari 2023 selama 2,5 bulan dengan 10 kali pertemuan. Dilanjutkan kelas kedua dengan jadwal serupa. Dari dua angkatan Lab NFT melahirkan 34 peserta yang terdiri dari 11 orang angkatan pertama dan 23 orang angkatan kedua.Tak hanya menyimak teori, tetapi langsung mempraktikkan dan berpameran. Terciptalah dua pameran NFT bertajuk Re-Identify di Bentara Budaya Jakarta (13-22 Juli 2023) dan Galeri Astra Jakarta (26-30 Juli 2023).

Pada pembukaan pameran Re-Identify di Galeri Astra, Rabu (26/7) tampak ingar-bingar peserta pameran menunjukkan karya masing-masing. Sri Rejeki, yang akrab disapa Eki yang berprofesi jurnalis memamerkan lima karya NFT dari digitalisasi foto dokumentasi pribadi selama menempuh perjalanan ke Iran 1–12 Juli 2023, dari foto Danau Maharloo yang berwarna merah jambu, gurun pasir, dan pertunjukan seni tradisi masyarakat Iran. Sebelum itu, Eki mengikuti kelas Lab NFT angkatan pertama dan kedua. Karya seni NFT tak hanya untuk menyalurkan ekspresi seni, tapi bisa mendapatkan sejumlah uang dari hasil penjualan karya seni digital tersebut. Pada hari pembukaan pameran, lima foto dokumentasi pribadi Eki itu laku sembilan edisi seharga masing-masing satu Tezos.Tezos ini mata uang kripto untuk produk NFT yang saat ini bernilai Rp 12.000. Eki mengunggah masing-masing karya dengan 50 edisi. Biasanya, harga per edisi berikutnya akan naik dibandingkan harga edisi pertama. (Yoga)


UMKM, Tuan Rumah di Negeri Sendiri

KT3 28 Jul 2023 Kompas

Dibalik karya UMKM ada ide, kreativitas, dan upaya keras mewujudkannya. Nilainya tak terhingga sehingga pantas menjadi tuan rumah di negeri sendiri. UMKM di Indonesia telah menjalani berbagai babak dalam dunia usaha dan situasi perekonomian, awalnya UMKM membuat barang dan menjualnya secara luring. Saat ekonomi digital berkembang, sebagian UMKM masuk ke platform digital dan menjual barang secara daring, baik secara langsung maupun bergabung dengan lokapasar. Produksi UMKM kian berkembang, menggunakan bahan baku lokal dan ada yang impor. Pada masa pandemi Covid-19, ada UMKM yang bertahan, ada pula yang kalah dan mati. Pada 2019 terdapat 65,46 juta UMKM di Indonesia, meningkat dari 2013 di 57,9 juta UMKM. Tenaga kerja yang terlibat dalam UMKM pada 2019 sebanyak 119,56 juta orang, meningkat dari 114,1 juta orang pada 2013. Kontribusi UMKM terhadap PDB pada 2019 sebesar 60,51 % dan kontribusi terhadap ekspor nonmigas 15,65 %.

Tapi, UMKM menghadap beragam persoalan, termasuk gempuran produk impor yang diperoleh konsumen dengan mudah dan murah. Terbaru, muncul kekhawatiran Tiktok akan menerapkan inisiatif Proyek S (Project S) di Indonesia. Mengutip Financial Times, 21 Juni 2023, bisnis ini memungkinkan ByteDance, perusahaan induk Tiktok, menjual produk mereka langsung kepada  konsumen untuk menyaingi penjual ritel daring, seperti Shein dan Amazon. Di Inggris, Proyek S digulirkan melalui fitur baru Trendy Beat. Tiktok membantah dugaan dan kecurigaan perihal inisiatif Proyek S akan diterapkan di Indonesia. Ditegaskan juga, sejak beroperasi di Indonesia dua tahun lalu, Tiktok tidak berniat menerapkan proyek yang membuka perdagangan barang impor untuk Indonesia (Kompas, 27/7). Pernyataan dan penegasan Tiktok itu melegakan. Sebab, shoppertainment menjadi peluang baru bagi UMKM dalam menawarkan produk dan menjangkau pembeli lebih luas melalui konten interaktif dan menghibur agar UMKM menjadi tuan rumah di negeri sendiri. (Yoga)


Platform E-dagang Dilarang Jadi Produsen

KT3 26 Jul 2023 Kompas

Platform digital penyedia fasilitas perdagangan secara elektronik atau e-dagang dilarang untuk sekaligus menjadi produsen barang. Izin yang diberikan untuk menjadi penyelenggara platform digital berbeda dengan izin menjadi produsen barang. ”Platform digital tidak boleh sekaligus sebagai produsen. Sebagai contoh, platform digital tertentu mulanya merupakan lokapasar, lalu ternyata memproduksi barang, ini tidak boleh. Lembaganya beda, maka izinnya beda,” ujar Mendag Zulkifli Hasan seusai memberikan sambutan di acara Alibaba Cloud Data Management Summit, Selasa (25/7) di Jakarta.

Pernyataan disampaikan Mendag berkaitan revisi Permendag No 50 Tahun 2020 tentang Ketentuan  Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Menurut Zulkifli, pembahasan substansi revisi permendag itu sudah melibatkan kementerian/lembaga, termasuk Kementerian Koperasi dan UKM dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. Pembahasan substansi, menurut Zulkifli, kini telah selesai. Revisi permendag itu kini berada pada harmonisasi dengan peraturan lain yang dijadwalkan selesai pada 1 Agustus 2023. (Yoga)


Prioritaskan Produk UMKM Dalam Negeri

KT3 25 Jul 2023 Kompas

Mayoritas produk yang diperjual belikan di platform perdagangan secara elektronik atau e-dagang   bukan produk sendiri yang dimiliki oleh mitra penjual platform, melainkan produk orang lain yang di antaranya dari luar negeri. Kebijakan melindungi dan meningkatkan daya saing produk buatan UMKM dalam negeri dinilai perlu untuk menyikapi fenomena ini. Menurut peneliti Center of Digital Economy and Small Medium Enterprises di Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Izzudin Al Farras Adha, dalam diskusi publik ”Proyek S TikTok Shop: Ancaman atau Peluang?” secara daring, Senin (24/7) algoritma platform bisa mendorong merek tertentu dari luar negeri terus muncul meski konsumen tidak sedang mencari atau memakai merek bersangkutan.

Sistem seperti ini bisa dikatakan promosi. ”Sesuai hasil penelusuran Google, 29 Mei 2022-26 Maret 2023, produk kecantikan dan perawatan pribadi dari luar negeri cenderung mengungguli produk buatan dalam negeri. Contohnys, Skintific dan Originote, merek asal China dan pencariannya cenderung menyalip merek Scarlett dan Ms Glow, merek lokal Indonesia,” ujar Izzudin di Jakarta.

Peneliti Indef lainnya, Nailul Huda, di acara yang sama, menambahkan, dalam menyusun kebijakan e-dagang, pemerintah perlu melihat perilaku konsumen. Sejauh ini konsumen Indonesia cenderung sensitif terhadap harga. Beberapa penyedia platform e-dagang masih memerlukan suntikan pendanaan investor sehingga mereka mengejar kuantitas transaksi. Akibatnya, diskon besar untuk barang diterapkan. ”Sejumlah kategori produk luar negeri relatif mampu diproduksi secara efisien sehingga bisa menghasilkan kuantitas yang masif. Akibatnya, mereka bisa dijual dengan harga yang lebih rendah di platform e-dagang. Ini cocok dengan karakter kebanyakan konsumen Indonesia yang sensitif terhadap harga,” kata Nailul. (Yoga)


Atasi Jerat Utang Daring, Literasi Warga Digenjot

KT3 23 Jul 2023 Kompas

Sepanjang Januari hingga Juni 2023, Kantor OJK Cirebon di Jabar menerima 622 pengaduan dan konsultasi dari masyarakat dan sebagian di antaranya terkait dengan pinjaman online atau pinjaman daring ilegal. Bekerja sama dengan berbagai pihak, OJK Cirebon menggiatkan literasi keuangan. Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kantor OJK Cirebon Panny Malangsari, di sela-sela temu media di Kabupaten Kuningan, Jabar, Sabtu (22/7) mengatakan, dari 622 aduan itu, 17 % di antaranya terkait pinjaman daring. Aduan itu datang hampir setiap hari melalui kontak dan media sosial OJK Cirebon. Pertanyaan warga berkisar ciri pinjaman daring ilegal. Saat ini, tercatat 102 pinjaman daring yang legal. Cirinya antara lain, terdaftar di OJK, besaran bunga dan pinjaman transparan, punya layanan pengaduan, dan lembaga serta pengelolanya beralamat yang jelas.

Sebaliknya ciri-ciri pinjaman daring ilegal antara lain tidak memiliki kontak pengaduan,mencuri identitas, dan mengintimidasi penggunanya. ”Jumlah pengaduan (17 %) soal pinjaman daring itu termasuk sedang. Namun, kami tetap memberikan literasi keuangan bagi warga agar tak terjebak pinjol ilegal,” ujarnya. Selain peminjaman daring, pengaduan dan konsultasi yang masuk ke OJK Cirebon juga terkait kredit perbankan umum. Jumlah pengaduan itu diprediksi lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, yakni 856 laporan. ”Ini menunjukkan warga semakin melek dengan literasi keuangan,” katanya. Di sisi lain, pihaknya juga menggiatkan literasi keuangan untuk mencegah warga terjerat pinjaman daring ilegal dan memberikan pengetahuan tentang keuangan perbankan. ”Sampai  pertengahan tahun ini, sudah ada 41 kegiatan edukasi literasi keuangan di Ciayumajakuning,” ujar Penny. Ciayumajakuning merupakan akronim dari Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. (Yoga)