;
Tags

Market

( 126 )

Dua Bulan IPO, BREN Langsung Puncaki Market Cap

KT1 09 Dec 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) akhirnya menjadi emiten dengan nilai kapasitas pasar (market cap) terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). BREN menggusur singgasan market cap PT Bank Central Asia  Tbk (BBCA) yang telah bertahun-tahun duduk diperingkat pertama dan kini harus rela turun ke posisi kedua. Pada penutupan perdagangan Jumat (8/12/2023), market cap Barito Renewables atau BREN mencapai Rp1.077 triliun, sedangkan BBCA sebesar Rp 1.068 triliun. Perebutan takhta emiten terbesar dari segi market cap itu terpantau sengit. Selama berlangsungnya perdagangan Jumat (8/12), terjadi saling salip antara BREN dan BBCA untuk mencapai posisi puncak di akhir perdagangan. Namun, pada menit-menit akhir, BREN berhasil mengalahkan BBCA yang sudah bertahun-tahun menjadi 'Raja Market Cap'. (Yetede)

TLKM Memangkas Target Pendapatan

HR1 01 Dec 2023 Kontan

Segmen telekomunikasi yang menjadi bisnis utama PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mulai melambat. Namun, emiten pelat merah itu tetap yakin membukukan pertumbuhan pendapatan dengan mengandalkan kontribusi bisnis lainnya. Di akhir September 2023, Telkom mencatatkan pendapatan Rp 111,23 triliun. Angka ini naik 2,17% secara tahunan. Seiring dengan melambatnya bisnis utama di industri telekomunikasi, TLKM memperkirakan pendapatan menjadi low to mid single digit di tahun 2023. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko TLKM Heri Supriadi menuturkan, bisnis telekomunikasi atau legacy TLKM turun sejalan dengan pergeseran konsumsi dan teknologi. Lihat saja, per kuartal III-2023, pendapatan seluler TLKM mencapai Rp 66,59 triliun. Dari angka ini, bisnis legacy turun 26,5% dan bisnis digital naik 7% secara tahunan. Di tengah penurunan pendapatan telekomunikasi, TLKM pun mengoptimalkan pendapatan dari bisnis lainnya. Direktur Strategic Portfolio TLKM Budi Setyawan Wijaya mengatakan, masih ada beberapa aksi korporasi yang akan dilakoni TLKM setahun ke depan. Ekspansi TLKM di bisnis menara cukup agresif. Kemarin, anak usaha TLKM, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) alias Mitratel juga mengumumkan mengakuisisi 803 menara milik PT Gametraco Tunggal senilai Rp 1,75 triliun. Equity Research Analyst Samuel Sekuritas Jonathan Guyadi melihat prospek TLKM masih cerah. Dia menyarankan buy TLKM dengan target Rp 4.500.

Pasar Berkembang Hadapi Berbagai Tantangan

KT1 07 Oct 2023 Investor Daily
LONDON,ID-Negara-negara pasar berkembang menghadapi tantangan dari berbagai sisi, mulai dari aksi jual obligasi Amerika Serikat (AS) baru-baru ini dan perlambatan ekonomi di China. Semua itu menambah ketidakpastian, jelang pertemuan musim gugur Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF), dan pada saat The Federal Reserve (The Fed) belum mencapai akhir dari siklus penaikan suku bunganya. Selain itu, upaya-upaya restrukturisasi untuk negara-negara gagal bayar diprediksi dapat mencapai terobosan sebelum akhir  tahun ini, seiring dengan berlanjutnya pembicaraan. "Latar belakang eksternal tetap menantang untuk pasar negara berkembang dan pasar negara maju secara keseluruhan dan hal ini berada diluar kendali mereka. Hal ini sangat bergantung pada kecepatan dan waktu dari posos Teh Fed," ujar Joseph Cuthbertson, analis Sovereign senior di Pine Bridge Investment, yang dilansir reuters pada jumat (06/10/2023). (Yetede)

Napas Penghabisan TikTok Shop

KT1 04 Oct 2023 Tempo (H)
PENGUMUMAN berhenti beroperasinya TikTok Shop tidak menghentikan para pedagang untuk menjajakan dagangannya secara langsung atau live shopping di aplikasi tersebut. Berdasarkan pantauan Tempo di platform itu pada pukul 00.00 hari ini, sejumlah pelapak masih aktif berjualan. Promo diskon kilat pun masih ada di laman utama TikTok Shop.

Live shopping menjadi salah satu fitur yang semakin populer di masyarakat seiring dengan naiknya pamor TikTok Shop di Tanah Air. "Ini sudah seperti dagang di pasar offline dan kerap menyebabkan pembelian impulsif.  Pengunjung mulanya tidak mau membeli, tapi akhirnya membeli karena penjualnya seru," kata pakar pemasaran Yuswohady kepada Tempo, kemarin.  

Karena pengalaman jual-beli yang mendekati perdagangan luring itu pula, ia melihat masyarakat semakin banyak yang menggunakan aplikasi tersebut. Layanan itu, ditambah fitur transaksi dan penyelesaian pesanan di satu aplikasi, membuat konversi dari minat calon pembeli menjadi transaksi pun lebih cepat.  Inovasi perdagangan digital yang disebut sebagai social commerce itu juga lantas menjadi model bisnis baru yang diperkirakan ditiru media sosial lain. Namun terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 yang melarang adanya transaksi dalam media sosial dan social commerce diperkirakan mengganjal tumbuh suburnya tren baru perdagangan tersebut. (Yetede)

Napas Penghabisan TikTok Shop

KT1 04 Oct 2023 Tempo (H)
PENGUMUMAN berhenti beroperasinya TikTok Shop tidak menghentikan para pedagang untuk menjajakan dagangannya secara langsung atau live shopping di aplikasi tersebut. Berdasarkan pantauan Tempo di platform itu pada pukul 00.00 hari ini, sejumlah pelapak masih aktif berjualan. Promo diskon kilat pun masih ada di laman utama TikTok Shop.

Live shopping menjadi salah satu fitur yang semakin populer di masyarakat seiring dengan naiknya pamor TikTok Shop di Tanah Air. "Ini sudah seperti dagang di pasar offline dan kerap menyebabkan pembelian impulsif.  Pengunjung mulanya tidak mau membeli, tapi akhirnya membeli karena penjualnya seru," kata pakar pemasaran Yuswohady kepada Tempo, kemarin.  

Karena pengalaman jual-beli yang mendekati perdagangan luring itu pula, ia melihat masyarakat semakin banyak yang menggunakan aplikasi tersebut. Layanan itu, ditambah fitur transaksi dan penyelesaian pesanan di satu aplikasi, membuat konversi dari minat calon pembeli menjadi transaksi pun lebih cepat.  Inovasi perdagangan digital yang disebut sebagai social commerce itu juga lantas menjadi model bisnis baru yang diperkirakan ditiru media sosial lain. Namun terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 yang melarang adanya transaksi dalam media sosial dan social commerce diperkirakan mengganjal tumbuh suburnya tren baru perdagangan tersebut. (Yetede)

Napas Penghabisan TikTok Shop

KT1 04 Oct 2023 Tempo (H)
PENGUMUMAN berhenti beroperasinya TikTok Shop tidak menghentikan para pedagang untuk menjajakan dagangannya secara langsung atau live shopping di aplikasi tersebut. Berdasarkan pantauan Tempo di platform itu pada pukul 00.00 hari ini, sejumlah pelapak masih aktif berjualan. Promo diskon kilat pun masih ada di laman utama TikTok Shop.

Live shopping menjadi salah satu fitur yang semakin populer di masyarakat seiring dengan naiknya pamor TikTok Shop di Tanah Air. "Ini sudah seperti dagang di pasar offline dan kerap menyebabkan pembelian impulsif.  Pengunjung mulanya tidak mau membeli, tapi akhirnya membeli karena penjualnya seru," kata pakar pemasaran Yuswohady kepada Tempo, kemarin.  

Karena pengalaman jual-beli yang mendekati perdagangan luring itu pula, ia melihat masyarakat semakin banyak yang menggunakan aplikasi tersebut. Layanan itu, ditambah fitur transaksi dan penyelesaian pesanan di satu aplikasi, membuat konversi dari minat calon pembeli menjadi transaksi pun lebih cepat.  Inovasi perdagangan digital yang disebut sebagai social commerce itu juga lantas menjadi model bisnis baru yang diperkirakan ditiru media sosial lain. Namun terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 yang melarang adanya transaksi dalam media sosial dan social commerce diperkirakan mengganjal tumbuh suburnya tren baru perdagangan tersebut. (Yetede)

Akan IPO, KOKA Incar Pendapatan Naik 40%

HR1 22 Sep 2023 Kontan
Calon emiten yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) membidik pertumbuhan pendapatan sekitar 30%-40% hingga akhir tahun 2023. KOKA adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang kontraktor umum, proyek konstruksi, teknik mesin, teknik geoteknik, desain interior dan furnitur. Direktur Keuangan Koka Indonesia, Michael Albert mengatakan, pendapatan itu berasal dari enam kontrak baru KOKA pada tahun 2023. Keenam kontrak tersebut didominasi oleh bisnis infrastruktur pertambangan. "Kontrak itu sesuai dengan kapasitas perseroan ini. Pendapatan kami incar naik 40% dan laba bersih lebih besar dari itu," ujar Michael, Kamis (21/9). Saat ini, KOKA telah memegang sejumlah kontrak proyek strategis di Indonesia, terutama dari klien yang berasal dari China. Sejauh ini, KOKA memiliki kualifikasi pada bidang konstruksi bangunan, konstruksi industri pabrik, jembatan dan terowongan selama lebih dari 10 tahun. Beberapa portofolio KOKA di antaranya, pembangunan PT Hua Ching Aluminium Indonesia, Pabrik Oppo di Tangerang, PT Chengtong Lithium, serta PT Kinsiang. Saat ini, pemegang saham utama KOKA adalah Gao Jing asal China. Gao Jing yang juga menjabat sebagai direktur utama KOKA menguasai 57% saham atau 42,75% setelah IPO. Lalu, PT Kreatif Konstruksi Indonesia memegang 33% atau 24,75% setelah IPO. Kemudian, Gao Jinfeng menguasai 7,20% (5,40% usai IPO) dan Pei Yaxing 2,80% (2,10% setelah IPO). Head of Corporate Finance UOB Kay Hian Sekuritas, Daud Gunawan mengatakan, valuasi harga IPO KOKA mencerminkan price earning ratio (PER) sebesar 9,9 kali. Angka ini lebih murah ketimbang PER perusahaan konstruksi rata-rata sebesar 15 kali sampai 20 kali.

Gelar Right Issue, PANI Incar Dana Rp 11 Triliun

HR1 16 Sep 2023 Kontan

Bisnis properti yang sudah menggeliat membuat PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) berbenah.  Pengembang proyek Pantai Indah Kapuk ini tengah berupaya mencari pendanaan. Untuk itulah PANI sudah memutuskan akan mencari dana dari para pemegang sahamnya. Yakni lewat penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD II) atau rights issue. Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta Utara, Jumat (15/9). Presiden Komisaris PANI, Phiong Phillipus Darma menyatakan jumlah saham yang bakal ditambah bisa mencapai 8 miliar saham. Penerbitan 8 miliar saham itu setara dengan 37,16% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue. Nilai nominal yang dipatok Rp 100 per saham. Adapun PT Multi Artha Pratama, sebagai pemegang utama saham PANI, menyatakan akan melaksanakan seluruh hak rights sebanyak 7,04 miliar saham yang akan disetorkan dalam bentuk uang. Ketujuh perusahaan itu adalah PT Bumindo Mekar Wibawa (BMW), PT Cahaya Inti Sentosa (CISN), PT Jaya Indah Sentosa (JIS), PT Kemilau Karya Utama (KKU), PT Karunia Utama Selaras (KUS), PT Sumber Cipta Utama (SCU), dan PT Sharindo Matratama (SHM).

Triwulan III, Penjualan Eceran Tetap Tumbuh Meski Melambat

KT1 12 Sep 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja penjualan eceran pada triwulan III-2023 diprakirakan tetap tumbuh meski melambat. Dalam Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia yang dipublikasikan pada Senin (11/9/2023), Indeks Penjualan Riil (IPR) triwulan III-2023 diprakirakan tumbuh sebesar 1,4% secara year on year (yoy),melambat dari triwulan sebelumnya sebesar 1,6 (yoy). Kelompok yang tercatat masih tumbuh meski melambat yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau (4,3%, yoy) dan subkelompok sandang (6,9%, yoy). Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi  BI Erwin Haryono menjelaskan, BI memperkirakan kinerja penjualan eceran tetap kuat pada Agustus 2023, tercermin dari Agustus 2023 sebesar 204,4, atau tumbuh positif sebesar 1,3% (yoy). tetap kuatnya kinerja penjualan eceran pada Agustus 2023  tersebut didorong oleh subkelompok sandang yang meningkat, serta perbaikan kelompok bahan bakar kendaraan bermotor, perlengkapan rumah tangga lainnya, barang lainnya, serta suku cadang dan aksesoris. (Yetede)

Deal Proyek & Kesepakatan Tercapai di Forum ASEAN

HR1 08 Sep 2023 Kontan (H)

Harapan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan (epicentrum of growth) ekonomi global masih terganjal sejumlah tantangan. Ada sederet isu yang mesti dicermati, mulai dari gejolak pasar global, konflik geopolitik kawasan, hingga eskalasi harga energi dan pangan dunia. Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi pertumbuhan ekonomi ASEAN tahun ini berkisar 4,5%-4,6%. Angka itu di atas estimasi pertumbuhan global sebesar 3%. Presiden Joko Widodo mengklaim KTT kali ini memberi manfaat ekonomi terhadap ASEAN. Ada sejumlah keputusan yang dihasilkan. Misalnya, deklarasi East Asia Summit (EAS) mengenai epicentrum of growth, pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan percepatan pelaksanaan Regional Cross Border Payment dan Local Currency Transaction. KTT ASEAN 2023 yang berakhir kemarin dihadiri para pemimpin 11 negara anggota ASEAN dan sejumlah negara mitra seperti Amerika Serikat, China, Rusia, Kanada, Jepang, India, Korea Selatan, Australia hingga Bangladesh. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menambahkan, sebagian besar yang dihasilkan dibutuhkan masyarakat ASEAN. Misalnya masalah proteksi pekerja migran, anak buah kapal (ABK), membuat jejaring desa dan one health iniciative. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bilang, salah satu andalan epicentrum of growth adalah Digital Economy Framework Agreement. Ini merupakan masterplan yang dirancang pada kepemimpinan Indonesia, yang mencakup perjanjian digitalisasi termasuk digital talent, digital ID, cyber security, retraining, reskilling, infrastruktur interoperability di ASEAN.