TLKM Memangkas Target Pendapatan
Segmen telekomunikasi yang menjadi bisnis utama PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mulai melambat. Namun, emiten pelat merah itu tetap yakin membukukan pertumbuhan pendapatan dengan mengandalkan kontribusi bisnis lainnya. Di akhir September 2023, Telkom mencatatkan pendapatan Rp 111,23 triliun. Angka ini naik 2,17% secara tahunan.
Seiring dengan melambatnya bisnis utama di industri telekomunikasi, TLKM memperkirakan pendapatan menjadi
low to mid single digit
di tahun 2023. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko TLKM Heri Supriadi menuturkan, bisnis telekomunikasi atau
legacy
TLKM turun sejalan dengan pergeseran konsumsi dan teknologi. Lihat saja, per kuartal III-2023, pendapatan seluler TLKM mencapai Rp 66,59 triliun. Dari angka ini, bisnis
legacy
turun 26,5% dan bisnis digital naik 7% secara tahunan.
Di tengah penurunan pendapatan telekomunikasi, TLKM pun mengoptimalkan pendapatan dari bisnis lainnya. Direktur
Strategic Portfolio
TLKM Budi Setyawan Wijaya mengatakan, masih ada beberapa aksi korporasi yang akan dilakoni TLKM setahun ke depan.
Ekspansi TLKM di bisnis menara cukup agresif. Kemarin, anak usaha TLKM, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) alias Mitratel juga mengumumkan mengakuisisi 803 menara milik PT Gametraco Tunggal senilai Rp 1,75 triliun.
Equity Research Analyst
Samuel Sekuritas Jonathan Guyadi melihat prospek TLKM masih cerah. Dia menyarankan
buy
TLKM dengan target Rp 4.500.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023