;
Tags

Internasional

( 1352 )

Duel Sengit AS Versus China dalam Teknologi

KT3 08 Mar 2024 Kompas

Perang teknologi antara AS dan China memanas, terutama di ranah kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kedua negara itu berusaha saling memblokir dengan alasan keamanan. Kasus di perusahaan teknologi AS, Google, menjadi contoh terkini. Departemen Kehakiman AS resmi menggugat Ding Linwei (38), warga China dan mantan insinyur di Google, atas tuduhan mata-mata dan pencurian teknologi. Ia dituduh mencuri 500 berkas rahasia mengenai komputasi super dan pengembangan teknologi AI di perusahaan itu. Ia ditangkap di California, AS, Kamis (7/3) pagi waktu Indonesia.

”Kami dengan keras melindungi teknologi sensitif yang dikembangkan di AS agar tak jatuh ke tangan yang tidak berhak,” ujar Jaksa Agung AS Merrick Garland. Direktur FBI Christopher Wray menyatakan, penangkapan Ding membuktikan perusahaan yang berbasis di China menghalalkan segala cara untuk memperoleh informasi inovasi teknologi AS. ”Pencurian teknologi inovatif dan rahasia-rahasia perdagangan dari perusahaan-perusahaan AS bisa berdampak pada hilangnya lapangan pekerjaan serta berdampak besar pada ekonomi dan keamanan nasional,” ujar Wray.

Ding bekerja di Google sejak tahun 2019. Melalui posisinya sebagai insinyur teknologi informasi, ia memiliki akses terhadap berbagai berkas sensitif dan rahasia Google. Pada 26 Desember 2023, ia mengundurkan diri. Tiga hari kemudian, Ding telah diangkat menjadi salah satu direktur di sebuah perusahaan teknologi di China yang focus mengembangkan AI. Google pun menyelidiki Ding. Mereka menemukan bukti Ding mengunggah berbagai berkas rahasia mengenai AI ke akun komputasi awan sejak tahun 2022. ”Kami segera melapor ke aparat penegak hokum bahwa terjadi pencurian rahasia perusahaan dan teknologi yang sensitif,” kata juru bicara Google, Jose Castaneda.

Berdasarkan dakwaan, pada Juni 2022, Ding didekati CEO Beijing Rongshu Lianzhi Technology Co, perusahaan rintisan teknologi China. Ia ditawari jabatan pemimpin bagian teknologi (chief technology officer) dengan gaji 14.800 USD atau Rp 231,5 juta per bulan. Menjelang Mei 2023, Ding mendirikan perusahaan sendiri di China, Shanghai Zhisuan Technology Co. Ia menetapkan diri sebagai CEO. Dakwaan Departemen Kehakiman AS menyebutkan, Ding tidak pernah memberi tahu Google soal afiliasinya dengan Rongshu atau Zhisuan. Jika terbukti bersalah di pengadilan, Ding dapat diganjar hukuman penjara maksimum 10 tahun dan denda hingga 250.000 USD (Rp 4 miliar) per dakwaan. (Yoga)

Banyak Orang Muda Enggan Menikah

KT3 07 Mar 2024 Kompas (H)

Angka pernikahan di Indonesia mengalami tren penurunan. Berdasarkan data BPS, angka pernikahan di Indonesia turun signifikan sejak tahun 2018 sampai 2023. Pada 2018, tercatat 2,01 juta pasangan menikah, turun menjadi 1,96 juta pasangan pada 2019 dan kembali turun pada 2020, yakni 1,78 juta pasangan, disusul tahun 2021 dengan 1,74 juta pernikahan dan 2022 di 1,70 juta pasangan. Angka pernikahan di Indonesia kembali turun menjadi 1,58 juta pasangan pada 2023 atau turun 128.000 pasangan dibandingkan tahun sebelumnya. Tren penurunan angka pernikahan ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga negara lain, seperti Jepang dan Korea. Rendahnya minat warga menikah pada akhirnya memicu penurunan angka kelahiran dan krisis populasi di negara-negara tersebut.

Seperti dilansir The Japan Times, angka pernikahan di Jepang tahun 2023 mencapai 489.281 pasangan, turun 30.000 atau 5,9 % dibandingkan tahun sebelumnya. Angka pernikahan tersebut merupakan yang terendah di Jepang sejak tahun 1933. Menurut survei The National Institute of Population and Social Security Tokyo, minat laki-laki dan perempuan di Jepang untuk menikah menurun. Tercatat 17,3 % populasi pria dan 14,69 % dari populasi perempuan di Jepang tidak memiliki minat untuk menjalin ikatan dalam pernikahan ataupun membangun keluarga. Sejarawan lulusan Cambridge University, Katrina Gulliver, pernah menulis bahwa modernisasi telah mengubah kondisi dan status perempuan di Jepang. Seiring berkembangnya zaman, Jepang memberikan kebebasan kepada perempuan melakukan berbagai hal, termasuk dalam karier. Hal inilah, menurut Gulliver, yang menjadi faktor perempuan lebih memilih bekerja daripada mengurus keluarga hingga menurunkan angka pernikahan dan kelahiran di Jepang.

Junya Tsutsui, sosiolog yang fokus mengkaji sosiometri pernikahan dan keluarga di Jepang, dalam penelitiannya menyebutkan, banyak perempuan Jepang lebih tertarik menikmati hidup sendiri selagi muda. Banyak juga perempuan Jepang yang takut kehilangan pekerjaan dan tidak maksimal bekerja setelah menikah. Sosiolog UNS Surakarta Drajat Tri Kartono, memandang perubahan paradigma terkait pernikahan, khususnya dari aspek perempuan, seperti di Jepang dan negara lain, juga terjadi di Indonesia. Menurut Drajat, perempuan melihat pernikahan tidak bisa menjamin kebahagiaan dan melindungi mereka. Inilah yang menjadi alasan perempuan dalam studi Drajat memilih tidak memprioritaskan pernikahan dalam kehidupan mereka. ”Melalui pernikahan, perempuan tak bisa mengelola waktu dan uangnya sendiri sehingga membuat mereka tak nyaman. Mereka membangun otonomi perempuan dengan hidup sendiri dan mandiri. Mereka akan menghubungi teman jika ingin bermain atau bersosialisasi,” tuturnya. (Yoga)

Harga Emas Terus Cetak Rekor

KT3 07 Mar 2024 Kompas

Harga emas dunia mencetak rekor tertinggi pada awal Maret 2024. Rekor-rekor baru diprediksi masih akan berlanjut karena sejumlah faktor geopolitik dan ekonomi global. Rekor tertinggi tercipta pada Rabu (6/3) di angka 2.130 USD per ons. Mengutip situs Gold Price, harga emas mengalami reli sejak akhir Februari 2024, dari posisi 2.030 USD per ons hingga menembus harga di atas 2.100 USD per ons pada awal Maret. Tren ini diikuti produk emas fisik PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. Emas batang Antam dengan berat 1 gram pada Rabu dihargai Rp 1,186 juta, naik 0,5 % ketimbang hari sebelumnya di harga Rp 1,179 juta per gram. Dibandingkan pekan sebelumnya pada 28 Februari, harga emas Antam satuan 1 gram naik 4,5 % dari harga Rp 1,13 juta.

”Emas melaju ke titik tertinggi sepanjang sejarah didorong oleh faktor berlanjutnya tensi geopolitik dan prospek pemotongan suku bunga The Fed pada bulan Juni,” kata Head of Research NH Korindo Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata saat dihubungi di Jakarta. Tensi geopolitik salah satunya konflik Israel dan Hamas di Gaza Palestina terkait buntunya rencana gencatan senjata sebelum dimulainya bulan Ramadhan akhir pekan ini. Pihak Israel diketahui memboikot diskusi terkait gencatan senjata ini setelah pihak Hamas gagal untuk memberikan daftar nama sandera yang masih hidup. Konflik ini merembet ke eskalasi serangan oleh militant Houthi asal Yaman terhadap kapal kargo komersial di Laut Merah, yang dilancarkan sebagai aksi solidaritas terhadap Palestina.

Faktor lain juga datang dari kebijakan ekonomi dunia terkait penurunan suku bunga yang diperkirakan dimulai oleh Pemerintah AS pada Juni mendatang. Penurunan suku bunga sebagai respons meredanya inflasi diprediksi akan mencapai 110 basis poin. Penurunan itu akan terjadi beberapa kali hingga Desember 2024. Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menambahkan, krisis ekonomi di Jerman dan Jepang juga memengaruhi perilaku pasar saat ini. ”Ini mengindikasikan perekonomian masih mengalami permasalahan sehingga akan dimanfaatkan investor dan spekulan untuk berinvestasi pada emas,” katanya saat dihubungi secara terpisah. Minggu depan, ia memprediksi harga emas dunia akan sampai ke level 2.150 dollar AS per ons. Kenaikan tersebut, terbaca dari analisis teknikal emas yang sudah terbentuk, termasuk faktor teknikal pergerakan indeks nilai tukar USD yang perlahan terus melemah. (Yoga)

Australia Luncurkan Investasi Rp 20,4 Triliun bagi Asia Tenggara

KT3 06 Mar 2024 Kompas (H)

Pemerintah Australia meluncurkan pendanaan investasi senilai 2 miliar dollar Australia atau Rp 20,4 triliun untuk meningkatkan investasi di Asia Tenggara. Pendanaan itu merupakan bagian dari serangkaian inisiatif ekonomi yang diumumkan pada KTT Khusus ASEAN-Australia 2024 di Melbourne, Australia, Selasa (5/3). ”Pemerintahan yang saya pimpin telah mengambil keputusan yang jelas. Melebihi kawasan lain, Asia Tenggara adalah masa depan Australia,” kata PM Australia Anthony Albanese pada Forum 100 CEO Australia dan Asia Tenggara. Australia terus memperluas hubungan ekonomi dengan beragam mitra dagang selain mitra dagang utama mereka, China. Langkah itu diambil menyusul berbagai perselisihan dengan Beijing. Kawasan ASEAN, dengan pertumbuhan penduduk yang cepat, dipandang sebagai kekuatan ekonomi yang terus berkembang. Dengan banyaknya cadangan mineral penting dan kebutuhan tinggi pada listrik, Asia Tenggara bakal memegang peran utama dalam upaya global mendorong penggunaan energi bersih.

”Dengan senang saya mengumumkan keputusan kami untuk mendirikan Fasilitas Pembiayaan Investasi Asia Tenggara senilai 2 miliar dollar (Australia), yang dikelola oleh Pembiayaan Ekspor Australia,” lanjutnya. Menurut Albanese, pendanaan ini menunjukkan nilai tambah yang dapat diberikan Australia kepada ASEAN. Pembiayaan ini dimaksudkan untuk meningkatkan perdagangan dan investasi Australia di Asia Tenggara, terutama untuk transisi energi ramah lingkungan dan pembangunan infrastruktur. Program pendanaan tersebut kelanjutan dari bantuan teknis infrastruktur untuk ASEAN, khususnya Program Kemitraan untuk Infrastruktur. Dalam program itu, Australia memberikan tambahan dana 140 juta dollar Australia. Pendanaan tersebut dimulai tahun 2021, untuk mendukung upaya ASEAN meningkatkan pembangunan infrastruktur. Beberapa infrastruktur yang telah dibangun dengan dana tersebut, meliputi jalan raya, infrastruktur transisi energi ramah lingkungan, dan telekomunikasi. (Yoga)

EKONOMI KREATIF Raih Prospek dengan Meretas Sandungan

KT3 05 Mar 2024 Kompas

Tak terbantahkan, ekonomi kreatif menjanjikan perputaran ekonomi yang menggiurkan. Banyak orang rela merogoh kocek lebih untuk menikmati beragam karya produk kreatif. Konser Taylor Swift, misalnya, pergelaran musik diva itu mampu menggerakkan ekonomi negara. Keberadaannya bahkan diperebutkan berbagai negara di Asia Tenggara. Namun, Singapura sukses memasang strategi untuk menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang berhasil menghelat The Eras Tour yang diusung Swift pada Maret ini. Setelah perburuan tiket konser, beragam hotel, maskapai, dan operator agen perjalanan mengalami ledakan pesanan ke Singapura pada Maret 2024. Harga akomodasi dan tiket naik berlipat. Sebab, para penikmat konser bukan hanya warga Singapura, melainkan datang dari beragam negara tetangga, antara lain Indonesia, Filipina, dan Malaysia. Gegap gempita konser ini hanyalah satu dari sederet subsektor ekonomi kreatif (ekraf).

Dalam laporan Statistik Ekonomi Kreatif 2020 yang dirilis Kemenparekraf, ekraf merupakan upaya menciptakan nilai tambah berbasis ide dari kreativitas SDM dan ilmu pengetahuan. Hal ini tak terlepas dari warisan budaya dan teknologi. Setidaknya terdapat 17 subsektor ekraf, yang meliputi aplikasi, arsitektur, desain komunikasi visual, desain produk, desain interior, fotografi, musik, kriya, kuliner, fashion, penerbitan film, animasi, dan video, periklanan, permainan interaktif, seni pertunjukan, seni rupa, serta televisi dan radio. Data 2019 menunjukkan, ekraf mampu menyerap 19,2 juta orang, setara 15,2 % tenaga kerja nasional. Tren ini tumbuh positif saban tahun sejak 2011. Kontribusinya terhadap PDB mencapai Rp 1.153,4 triliun.

Menurut praktisi budaya, pariwisata, dan ekraf, Harry Waluyo, ekosistem ekraf belum terbentuk di Indonesia. Para pelaku dalam ekosistem pun masih belum memahami pasar. ”Para seniman, creator, kurang dapat suatu peluang, dalam pengertian perlindungan hak atas kekayaan intelektual (HAKI), (dan) dukungan kemudahan mendapat pembiayaan. Kendala-kendala ini sudah lama kami rasakan,” ujarnya. Harapannya, para pelaku ekraf bisa memahami bahwa dalam industri ekraf, ekspor tak melulu berupa barang. Nilai dan kualitas, selain harga dan pelayanan, jadi aspek penting. Isu pengembangan ekraf juga perlu intervensi pemerintah. Pendanaan dan dukungan lain perlu diupayakan. Sebab, persaingan saat ini ditentukan pula dari produk, kualitas, dan harga. (Yoga)

Biaya Perekrutan Baru ”Start Up” di ASEAN Dikurangi

KT3 05 Mar 2024 Kompas

Sebanyak 41 % perusahaan rintisan bidang teknologi digital atau start up di Asia Tenggara menurunkan anggaran perekrutan karyawan baru sepanjang 2023, karena akses terhadap pendanaan ke investor yang kian berkurang. Situasi itu terungkap dalam laporan riset ”Southeast Asia Startup Talent Trends Report 2024”. Laporan riset yang juga laporan tahunan Glints dan Monk’s Hill Ventures edisi tahun 2024 ini dirilis resmi pekan lalu. Meski anggaran perekrutan baru menurun, 78 % start up di Asia Tenggara masih berupaya merekrut tenaga profesional yang mampu mendukung perusahaan berekspansi dan berinovasi. Hanya 19 % start up menyatakan tidak ada perekrutan baru dan 3 % yang menyatakan tidak yakin akan membuka lowongan pekerjaan baru.

Laporan riset Southeast Asia Startup Talent Trends Report 2024 menganalisis lebih dari 10.000 data lowongan pekerjaan start up di Singapura, Indonesia, dan Vietnam, serta wawancara kepada lebih dari 70 start up di wilayah tersebut. Menurut laporan itu, gaji pekerja start up di Asia Tenggara yang bekerja di bidang pengembangan bisnis dan penjualan telah meningkat 20 %. Ini mencerminkan kebutuhan mendesak start up untuk menghasilkan uang di tengah kondisi pendanaan yang semakin sulit. Sementara bidang pekerjaan teknisi pada start up di Asia Tenggara mengalami penurunan gaji terbesar yang dipengaruhi PHK dan pemotongan biaya. Situasi ini menyebabkan meningkatnya pasokan talenta teknologi di pasar sehingga memberikan tekanan pada gaji. Gaji untuk insinyur turun 2 % pada 2023 dan posisi insinyur yunior turun paling tajam, yakni 6 %. (Yoga)

WNI Terus Dikirim ke Kamboja sebagai Penipu Daring

KT3 05 Mar 2024 Kompas

Jaringan perdagangan orang terus merekrut anak muda warga negara Indonesia untuk dipekerjakan dalam sindikat penipuan daring (online scamming) dan judi daring. Mereka umumnya diiming-imingi bekerja di bidang lain dengan gaji tinggi. Kenyataannya, mereka dikirim ke Kamboja dan negara-negara lainnya yang menjadi tempat beroperasinya sindikat tersebut. Anak-anak muda ini juga ditugaskan menguras uang milik WNI. Setiap hari mereka bekerja dengan jam kerja yang panjang. Sebagian besar tanpa digaji dan malah dijerat dengan utang oleh sindikat yang mempekerjakan mereka. Dengan begitu, mereka susah untuk ber- henti dan pulang ke Indonesia. ”Saya ditawari bekerja di perusahaan saham yang katanya perusahaannya ada izin. Ternyata saya dikirim ke Kamboja, bekerja menipu orang Indonesia. Di sini kerja mulai pukul 09.00 sampai pukul 23.00. Saya ingin pulang,” ujar ATK (30), salah seorang korban yang bekerja di Kamboja dalam percakapan telepon dengan Kompas, Senin (4/3).

Perempuan lulusan SMA kelahiran Sultra itu mengakui tertarik bekerja di luar negeri dengan gaji 700 USD per bulan lantaran diajak temannya. ATK dan teman-temannya dikirim ke Kamboja dan tinggal di mes yang berisi puluhan anak muda Indonesia. Ia dipekerjakan di sebuah perusahaan yang menipu orang-orang Indonesia, dengan membuat akun Telegram menggunakan data dan wajah orang lain. Mereka kemudian menghubungi orang Indonesia. ”Jadi kami harus mencari member di Facebook, Instagram, atau di mana saja ada orang kaya atau berduit. Lalu merayu mereka agar percaya kepada kami, lalu kami ajak main kripto,” kata ATK. ATK tidak menerima gaji. Sebaliknya, dia memiliki utang kepada perusahaan sekitar 2.300 USD yang bertambah menjadi 2.500 USD karena beberapa kali sakit. ATK akhirnya melaporkan kasusnya kepada Kementerian Luar Negeri RI secara daring.

Menurut ATK, saat ini ada banyak anak muda Indonesia bekerja di berbagai perusahaan di Kamboja. ”Jangan pernah percaya dengan ajakan kerja di luar negeri. Itu bohong semua,” pesan ATK.Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Judha Nugraha menyatakan, pihaknya telah menerima laporan ATK dan berkoordinasi dengan KBRI di Kamboja untuk menangani kasus terbut. ”KBRI di Phnom Penh segera berkoordinasi dengan otoritas setempat. Lokasi tempat kerja ATK sudah diketahui, dua jam perjalanan darat dari Phnom Penh,” Judha. Sejak 2020-2023, Kemenlu telah menangani dan menyelesaikan 3.400 kasus terkait online scamming yang menimpa WNI di delapan negara dan 1.748 orang di antaranya berada di Kamboja. ”Ini menjadi keprihatinan kita, berbagai upaya kita lakukan, keberangkatan ke Kamboja masih terus terjadi terutama terkait online scam dan judi online,” kata Judha. (Yoga)

Demi Taylor Swift ”Ngutang” Pun Dijabani

KT3 03 Mar 2024 Kompas

Swifties adalah salah satu fandom artis terbesar di muka Bumi. The Eras Tour akhirnya membuka kesempatan penggemar Taylor Swift, termasuk Swifties Indonesia, untuk bertemu idola. Hati girang tak terkira, persiapan juga polpolan. ”Ini pertemuan pertama kami untuk membahas persiapan konser karena kami beda-beda tempat tinggal,” kata Anggun Mrz (24) lewat Zoom di sebuah restoran di Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (28/2). Anggun, Melati Suci (27), Alya Dina (25), dan Ayu Ihsana (25) berkumpul di sana pukul 19.00 seusai kerja. Mereka akan menonton konser pada 9 Maret, hari terakhir konser Taylor Swift di National Stadium, Singapura. Penyanyi asal AS itu menggelar konser enam hari, 2-4 Maret dan 7-9 Maret 2024, sebagai rangkaian The Eras Tour. Demi menyaksikan ”Mbak TayTay”, sebutan sayang untuk Swift, Anggun, Melati, Alya, dan Ayu telah ikut ”berperang” mencari tiket Juli tahun lalu.

Sialnya, mereka gagal. Ketika promotor mengumumkan perilisan tiket tambahan Januari 2024, Alya berburu melalui penyedia jasa titipan (jastip) di X alias Twitter. Jika harga tiket yang mereka incar Rp 1 juta per orang, Alya dan teman-teman membayar Rp 2,5 juta. Harga ini, menurut Anggun, masih masuk akal karena banyak jastip yang menaikkan harga sampai Rp 6 jutaan untuk kategori yang sama. Kalau dihitung-hitung, Anggun, Melati, Alya, dan Ayu mengeluarkan uang Rp 10 juta per orang. Dana ini sudah termasuk tiket konser, transportasi seperti pesawat, penginapan, dan uang jajan. JordyPrayoga (27), karyawan swasta di Jakarta, pun rela harus keluar uang dalam jumlah besar demi bisa melihat langsung penyanyi pujaannya. Ia berpikir, sekarang harus nonton karena belum tentu di konser lain waktu ia bisa.

Lagi pula, lagu karya Swift kini sudah lengkap, punya bermacam genre, mulai dari country-pop hingga menjelajah ke rock, synthpop, hiphop, dan sentuhan R&B. Jordy mengawali perjuangannya bertemu Swift dengan berburu tiket pada Juni 2023. Ia mendapat tiket VIP seharga Rp 6 juta. Saat memesan tiket, Jordy kaget, harga tiket pesawat sudah meroket. Mau tak mau, ia harus membeli dengan harga Rp 4 juta pergi-pulang. Begitu pula tarif hotel yang naik 100 %. Jordy tak punya pilihan, harus sewa penginapan Rp 2 juta untuk dua malam. Total pengeluarannya demi Mbak TayTay mencapai Rp 12 juta, belum termasuk uang makan selama di Singapura dan transportasi. ”Untung uang tiket bisa kuangsur tanpa bunga dengan kartu kredit. Uang tiket dan hotel juga gitu. Hampir setahun aku alokasikan gajiku untuk nyicil. Sekarang sudah lunas,” jelasnya lega. (Yoga) 

Warga Palestina Terpaksa Konsumsi Pakan Ternak

KT3 03 Mar 2024 Kompas (H)

Bencana kelaparan menyiksa warga Palestina di Jalur Gaza. Kepungan militer Israel membuat truk-truk pengangkut bantuan sosial yang menyeberang dari Mesir lamban datang. Tiadanya bantuan makanan membuat warga Palestina terpaksa mengonsumsi pakan ternak untuk bertahan hidup. Namun, setelah berhari-hari bertahan hidup dengan mengonsumsi pakan ternak, kini pilihan itu pun menipis. Abu Qussay Abu Nasser, warga Gaza, terpaksa mencari-cari tanaman panirak (Malva sylvestris) yang biasanya tumbuh liar di padang rumput ataupun di pinggir jalan. Tanaman berbunga ungu ini aman diolah untuk makan meskipun selama ini masyarakat tidak menganggapnya sebagai sumber pangan.

”Panirak sekarang sudah jarang sekali. Banyak orang memetiknya saking tidak ada makanan,” kataAbu Nasser kepada kantor berita Turki, Anadolu, Jumat (1/3). Panirak bukan pilihan pertama Abu Nasser. Sebelumnya, ia pergi ke pasar di Jabaliyya untuk mencari jagung kering dan jelai sisa. Biasanya, biji-bijian ini dipakai untuk pakan ternak. Ketika tiba di pasar, pakan ternak sekalipun sudah habis terjual. Di beberapa wilayah, warga mengeluhkan harga pakan ternak yang melejit. Satu karung 3 kg dibanderol dengan harga 60-80 shekel atau Rp 3 juta. Padahal, warga Gaza sudah serba kekurangan sejak Israel melakukan invasi per Oktober 2023. ”Kemarin, kami sekeluarga masing-masing hanya memakan sebutir kurma. Saya harus mencari makanan, anak-anak menangis kelaparan,” kata Abu Nasser.

Data Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (UNOCHA) memperlihatkan, sedikitnya 576.000 warga Gaza, seperempat dari total populasi di enklave tersebut, tinggal satu tahap masuk kategori kelaparan. Sejumlah tenaga medis menuturkan, banyak pasien anak di rumah-rumah sakit sekarat dan meninggal akibat malanutrisi dan dehidrasi. Bantuan untuk warga Gaza pun lamban bergulir. ”Segala sistem layanan masyarakat di Gaza sudah ambruk,” kata Jubir Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Christian Lindmeier. Ia menjelaskan, anak-anak berumur 6-59 bulan menderita kelaparan akut. Angka kelaparan mereka 16,2 %. Padahal, WHO menetapkan ambang batas bahaya kelaparan tertinggi di dunia adalah 15 %. (Yoga) 

Menjemput Bantuan Berujung Kematian

KT1 02 Mar 2024 Investor Daily (H)
Kecaman meluas terhadap tindakan pasukan Israel yang menembaki warga Palestina yang sedang menunggu pengiriman bantuan. Turki menyusul Arab Saudi, Mesir, dan Yordania yang mengutuk aksi tersebut. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Turki menyebut peristiwa berdarah itu kejahatan terhadap kemausiaan. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Kamis (29/02/2024) malam waktu setempat, Kemlu Turki menuduh Israel memanfaatkan kelaparan sebagai senjata perang ke Jalur Gaza. Dapertemen Luar Negeri Amerika  Serikat (AS) malah mengatakan bakal segera mencari informasi mengenai insiden tersebut. Sama hal nya dengan Kemlu Prancis. Sementara menurut Israel, pasukannya hanya melepas tembakan  karena merasa terancam dengan kerumunan massa yang berebut bantuan makanan. Israel juga berdalih banyak korban yang juga tewas akibat terinjak-injak  dalam kericuhan itu. (Yetede)