Internasional
( 1352 )Singapura 'Tutup' Sebulan
Singapura memutuskan, pada Jumat (3/4), untuk menutup sekolah dan nyaris semua tempat bekerja selama sebulan pada 7 April hingga 4 Mei. Masa penutupan ini bahkan mungkin diperpanjang jika kondisi belum kunjung membaik. Semua ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus korona penyebab Covid-19.
Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong, Jumat, dalam pidatonya yang juga disampaikan dalam 3 bahasa utama di Singapura, menyatakan memperketat aturan dalam beberapa pekan kedepan untuk mencegah peningkatan infeksi setelah sebelumnya Singapura memberlakukan kebijakan menjaga jarak atau social distancing. Langkah-langkah yang diambil saat ini di-antara-nya:
- Sekolah akan sepenuhnya dialihkan ke proses belajar di rumah mulai 8 April.
- Menekankan warganya untuk tinggal di rumah. Keluar rumah hanya untuk melakukan hal yang penting.
- Penutupan tempat ibadah, himbauan tidak bersalaman, dan kegiatan ibadah seperti pengajian berkumpul serta penyesuaian kegiatan atau event keagamaan lainnya seperti bulan Ramadhan dan Syawal yang akan berjalan dalam waktu dekat.
- Penutupan dikecualikan bagi layanan harian, seperti pasar swalayan dan layanan bank.
- Pemerintah menjamin ketersediaan makanan, klinik, rumah sakit, kebutuhan harian, dan alat transportasi umum akan tetap buka. Warga tidak perlu panik dan memborong barang di pasar.
- Membagikan masker yang dapat dipakai ulang sejak 5 April.
- Himbauan penggunaan masker untuk seluruh warga yang mungkin membawa virus tanpa di ketahui untuk membantu melindungi warga lain.
Singapura mendapat pujian dunia internasional karena penanganannya yang efektif dalam memotong penyebaran virus korona. Namun, angka kasus infeksi menunjukkan peningkatan tajam dalam beberapa pekan terakhir. Dengan bertambahnya 65 kasus baru, pada Jumat tercatat ada 1.114 kasus dan lima orang meninggal. Kebijakan penutupan mungkin akan diperpanjang jika kondisi belum membaik.
Sebagian Besar Anggota G20 akan resesi
Dalam hasil riset terbarunya, The Economist merevisi perkiraan pertumbuhan untuk semua negara di seluruh dunia seiring menyebarnya wabah virus corona. Di antara seluruh negara G20, semua kecuali tiga negara akan mengalami resesi ekonomi pada tahun ini. Sementara itu, ekonomi global akan mengalami kontraksi sebesar 2,2%. Berdasarkan revisi prediksi pertumbuhan untuk negara-negara G20 pada tahun 2020, ada tiga negara yang diramal masih akan mencatatkan pertumbuhan. Indonesia merupakan salah satunya dengan revisi pertumbuhan 1% dari sebelumnya 5,1%. Dua negara lainnya adalah China dan India. Revisi pertumbuhan ekonomi China tahun ini adalah 1% dari sebelumnya 5,9%. Sementara India diramal akan mencatatkan pertumbuhan 2,1% (revisi) dari sebelumnya 6%.
Ekonomi AS akan mengalami kontraksi sebesar 2,8% tahun ini. Selain itu, ketika risiko ekonomi yang terkait dengan Covid-19 mulai meningkat, perjanjian antara Arab Saudi dan Rusia untuk memangkas produksi minyak gagal total, yang pada akhirnya membuat harga minyak jatuh. Kombinasi epidemi virus corona dan penurunan harga minyak global, berarti bahwa investasi akan mengalami kontraksi tajam tahun ini, terutama di sektor energi, dan pertumbuhan ekspor akan menurun. Zona Eropa akan menjadi salah satu wilayah yang paling terpukul, yang diprediksi akan mencatatkan resesi setahun penuh sebesar 5,9%. Perinciannya, Jerman akan terkontraksi -6,8%, Prancis -5%, dan Italia -7% di 2020. Di Jerman, sektor manufaktur besar sangat berorientasi ekspor, yang berarti bahwa negara tersebut secara khusus terkena gangguan rantai pasokan dan permintaan global yang lemah. Prospek pertumbuhan sangat buruk di Amerika Latin. Perinciannya adalah Argentina terkontraksi -6,7%, Brasil -5,5%, dan Meksiko -5,4% di tahun ini. Ekonomi Meksiko sangat bergantung pada tren di AS, dan ekspektasi kami bahwa pertumbuhan PDB AS akan turun memberi tekanan pada prospek ekonomi Meksiko.
Stimulus Ekonomi : Australia Subsidi Gaji Pekerja, Korsel Kucurkan Dana BLT
Pemerintah Australia akan menggelontorkan dana setara 79,85 miliar dollar AS untuk menyubsidi gaji sekitar 6 juta pekerja di negara ini selama enam bulan ke depan. Ini paket stimulus ekonomi ketiga guna mengurangi dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.Kebijakan ekonomi yang disebut dengan kebijakan Menjaga para Pekerja ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi yang disiapkan pemerintah Australia. Ada total 320 miliar dollar Australia dana stimulus yang dianggarkan untuk menjaga perekonomian. Total dana ini setara dengan 15% PDB negara itu.
Tidak semua pengusaha mendapatkan subsidi tersebut, pengusaha yang memperoleh subsidi gaji karyawanya adalah pengusaha dengan omset tahunan kurang dari 1 miliar dollar Australia dan mengalami penurunan pendapatan hingga 30% sejak 1 Maret 2020.
Di Korea Selatan paket bantuan bagi warga terdampak pandemi Covid-19 dengan subsidi kepada rumah tangga dalam kelompok pendapatan 70% kebawah. Untuk sementara setiap rumah tangga akan mendapatkan subsidi 1 juta won atau sekitar Rp 13,4 juta jika satu rumah tangga terdiri atas 4 orang. Pemerintah Korsel membutuhkan dana sekitar 9,1 triliun won untuk kebijakan ini karena ada sekitar 14 juta rumah tangga yang memenuhi syarat memperoleh subsidi.
Selain memberikan BLT pemerintah juga tengah menyiapkan paket stimulus perekonomian bagi UMKM senilai 7,1 triliun won atau sekitar 5,8 miliar dollar AS. Pemerintah korsel juga membebaskan pengusaha UMKM ini dari tagihan operasional kantor seperti listrik dan air.
Pandemi Covid-19 : Negara-Negara Perkeras Pembatasan
Laju penularan dan kematian yang terus meningkat akibat Covid-19 membuat sejumlah negara semakin mengeraska kebijakan untuk menanggulangi wabah itu. HIngga minggu (29/03/2020) malam, wabah tersebut telah menulari hampir 700.000 orang dan merenggut 32.144 jiwa disejumlah negara.
Kanada melarang siapapun yang terindikasi sesak napas untuk naik pesawat domestik dan kereta. Di sejumlah wilayah polisi membuat pos-pos pemeriksaan untuk memastikan orang tidak keluar rumah tanpa alasan kuat. Adapun di Irlandia Utara memastikan siapapun dilarang keluar rumah tanpa izin. Semua perusahaan dan pelaku usaha diminta mengoptimalkan kerja dari rumah. Pelanggar dapat dikenakan denda 5.000 poundsterling atau sekitar Rp 101 juta. India mempertahankan kebijakan isolasi total di negaranya. Namun Perdana Menteri India Narendra Modi meminta maaf karena kebijakan tersebut menimbulkan kekacauan. Di Amerika Serikat menerapkan anjuran bagi siapapun untuk tidak pergi ke tiga negara bagian (New York, New Jersey dan Connecticut) selama dua pekan ke depan. Sedangkan Italia dan Spanyol menuntut Uni Eropa (UE) bertindak lebih besar membantu kedua negara itu menghadapi Covid-19. Italia bolak balik kecewa dengan UE yang dinilai tidak cukup membantu negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di Eropa itu. Roma membandingkan UE dengan China dan Rusia yang sigap mengirimkan tenaga medis, aneka peralatan kesehatan hingga obat.
Ekonomi China Menggeliat
Setekah meredam signifikan kasus Covid-19, China mencoba menghidupkan lagi mesin-mesin ekonominya. Namun, wabah dibelahan dunia lain menghadirkan tantangan baru.
Keputusan penutupan kota Wuhan (tempat berasalnya covid-19) akan dicabut pada 8 April 2020. Setelah mampu menekan angka kasus penularan lokal dan mengklaim sudah relatif melewati melewati masa krisis akibat Covid-19, China berupaya menghidupkan lagi mesin-mesin ekonominya. Pabrik-pabrik yang telah beroperasi harus menghadapi tekanan pengurangan karyawan akibat anjloknya permintaan dari luar negeri. Pandemi global Covid-19 telah menekan permintaan dari luar terhadap barang-barang dari China. Penutupan aktivitas ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya di seluruh Eropa, AS, dan pasar negara berkembang pasti akan menyebabkan kontraksi dramatis ekspor China yang mungkin anjlok sekitar 20-45% secara tahunan pada triwulan-2020. Prospek pertumbuhan ekonomi China telah direvisi, turun ke bawah 5% tahun ini.
Sisi Lain dari Kisah tentang Korona
Merebaknya pandemi Covid-19 mendorong banyak perusahaan, kantor dan lembaga negara mewajibkan karyawan mereka bekerja dari rumah. Munculnya kantor virtual itu memicu lonjakan permintaan terhadap alat pendukung seperti laptop dan jaringan internet. Produsen alat elektronik seperti Samsung Electronics Co Ltd mengatakan bahwa permintaan ekspor semikonduktor naik hingga 20%. Seorang pejabat Kementerian Perdagangan Korea Selatan mengatakan cloud computing telah meningkatkan chip server. Diungkapkan bahwa permintaan tinggi antara lain datang dari China dan Amerika Serikat.
Di Jepang perusahaan pembuat laptop Dynabook melaporkan lonjakan permintaan dan pengiriman segera. Lonjakan permintaan juga diakui manajemen NEC corp. Sementara di Australia manajemen perusahaan JB Hifi Ltd juga mengakui hal yang sama.
Para analis melihat China memperoleh manfaat dari praktik bekerja dari rumah itu. Peningkatan infrastruktur cloud China telah membantu naiknya harga cip. Harga spot chip DRAM naik lebih dari 6% sejak 20 Februari 2020, merujuk dari catatan DRAM eXchange. Akan tetapi, disisi lain kenaikan permintaan produk antivirus menunjukan kerentanan keamanan saat bekerja dari rumah.
Status Baru Indonesia ala AS
Indonesia menyandang status baru sebagai negara maju versi Amerika Serikat. Dengan status baru versi AS, Indonesia tak lagi mendapatkan perlakuan diferensial khusus (special differential treatment) yang tersedia dalam kesepakatan WTO tentang subsidi dan tindakan pengamanan perdagangan. Dua fasilitas kemudahan Indonesia dari AS dalam rangka penyelidikan dumping yaitu de minimis thresholds (ambang batas minimal) margin subsidi dan negligible import volumes (volume impor yang diabaikan) tidak lagi didapat. Penyematan status baru juga bisa menyebabkan Indonesia tak mendapat bea masuk murah dari AS. Indonesia tidak masuk lagi sebagai negara yang diberi keistimewaan AS dalam sistem tarif preferensial umum (GSP).
Menurut WTO, sebuah negara bisa menentukan sendiri statusnya sebagai negara berkembang. Bukan negara lain yang berhak menentukan status sebuah negara. Meski begitu, WTO memperbolehkan negara anggota WTO lain menentang klaim negara tersebut sekaligus menyatakan tidak terikat untuk memberikan keistimewaan perdagangan pada negara tersebut.
Panama Kembali Masuk Daftar Hitam Tax Haven UE
Uni Eropa (UE) kembali memasukkan Panama ke dalam daftar hitam negara-negara bebas pajak (tax haven) pada Selasa (18/2) waktu setempat. Langkah tersebut diambil setelah negara tersebut dinilai belum berbuat banyak untuk memenuhi standar-standar transparansi global. "Selain Panama, kepulauan Cayman, Seychelles dan Palau juga turut dimasukkan ke delapan wilayah lainnya yang sudah dianggap yurisdiksi pajak non kooperatif," kata Dewan Uni Eropa dalam sebuah pernyataan, usai pertamuan para menteri keuangan blok tersebut. Negara-negara itu bergabung bersama Samoa Amerika, Fiji, Guam, Oman, Samoa, Trinidad dan Tobago, Kepulauan Virgin AS, dan Vanuatu. Presiden Panama Laurentino Cortizo pun mengecam keputusan UE itu sebagai tindak sewenang-wenang. Dia menganggap UE gagal memperhitungkan upaya-upaya besar yang telah dilakukan negaranya. Seperti mengesahkan undang-undang pencucian uang dan penggelapan pajak.
Jepang Perketat Imigrasi Pasca Kaburnya bos Nissan
Pemerintah Jepang pada Minggu, 5 Januari 2020 menyatakan akan memperketat langkah-langkah imigrasi setelah mantan bos Nissan Carlos Ghosn kabur dari Jepang menuju Beirut, Libanon. Kini eksekutif perusahaan mobil Nissan itu menjadi buronan internasional.
Ghosn melarikan diri dari Jepang menuju Beirut dengan menggunakan jet pribadi untuk menghindari pengadilan yang dia sebut
Perancis-Brasil Kecam Trump
Pasar modal bereaksi negatif atas rencana presiden Amerika Serikat Donald Trump menerapkan tarif impor pada Perancis dan sejumlah sekutunya di Amerika Latin. Trump mengatakan, dia akan mengenakan tarif impor AS atas produk baja dan aluminium dari Brazil dan Argentina. Langkah ini sebagai antisipasi kebijakan dari kedua negara tersebut yang dinilai tidak adil bagi AS. Pemerintah Perancis mengatakan, Perancis dan Uni Eropa siap membalas jika Trump merealisasikan ancamanya yaitu mengenakan tarif hingga 100% atas impor minuman sampanye, tas dan produk-produk Perancis lainnya senilai 2,4 miliar dollar AS.









