;
Tags

Internasional

( 1352 )

Bandara Syndey Siap Dijual Senilai US$ 3Triliun

KT1 09 Nov 2021 Investor Daily

Bandara Sydney pada Senin (8/11) mengumumkan telah menyetujui tawaran pengambilalihan senilai US$ 17 miliar oleh konsorsium investor Australia, hanya beberapa hari setelah dibuka kembali untuk perjalanan internasional. Dewan bandara dengan suara bulat telah menyetujui penjualan ke Sydney Aviation Alliance, sebuah konsorsium dari investor infrastruktur dan dana pensiun Australia. Pihaknya merekomondasikan para pemegang saham untuk memilih. Alliance tersebut menawarkan Aus$ 8,75 per saham Aus$ 23,6 miliar (US$ 17,5 miliar), setelah penawaran sebelumnya beberapa bulan lalu ditolak karena terlalu rendah. "Pengumuman hari ini adalah puncak dari bulan keterlibatan antara semua pihak. Anggota Dewan Sydney Airport yakin hasilnya mencerminkan nilai jangka panjang yang sesuai untuk bandara," kata Kepala Bandara Sydney David Ginski dalam sebuah pernyataan, Senin (8/11). Pengumuman itu muncul setelah perbatasan internasional Sydney dibuka  kembali sebagian, hampir 600 hari setelah salah satu penutupan perbatasan pandemi terberat di dunia dimulai. Warga Australia yang divaksinasi yang bepergian melalui Sydney dan Melbourn sekarang dapat datang datang dan pergi tanpa karantina atau mendapat pengecualian resmi. Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah pertama negara itu dalam memulai kembali aktivitas perjalanan secara bertahap. Penjualan bandara tetap tunduk pada persyaratan, termasuk pada evaluasi ahli independen. (Yetede)

Maskapai Bersiap Hadapi Lonjakan Penerbangan ke AS

KT1 08 Nov 2021 Investor Daily

Jumlah pesanan maskapai penerbangan menuju Amerika Serikat (AS) dilaporkan segera mengalami lonjakan. Hal ini terjadi setelah gedung putih mengumumkan bakal membuka kembali negaranya bagi semua pelancong internasional yang telah divaksinasi, mulai pekan depan. Keputusan yang mulai berlaku pada Senin (8/11) waktu setempat itu menyusul tindakan pembatasan yang sudah berlangsung selama 18 bulan bagi 33 negara selama pandemi virus corona terburuk. Pandemi ini telah memisahkan keluarga, menghambat agenda perjalanan bisnis dan membuat frustasi para wisatawan.

Di sisi lain, kebijakan AS tersebut menjadi tantangan bagi industri penerbangan, sebagai informasi,maskapai-maskapai besar  termasuk Air France, United AirLines, dan Singapore Airlines disebut sedang berjuang keras untuk memenuhi lonjakan permintaan mendadak. Hal ini mendorong mereka menambah jumlah jadwal penerbangan, mengganti  pesawat lebih besar dengan yang lebih kecil, serta melipat gandakan upaya-upaya untuk merekrut dan mempertahankan staf.

Sementara itu, setelah pengumuman Gedung Putih, maskapai British Airways menunjukkan lonjakan 900% dalam hal pencarian jadwal penerbangan dan paket-paket liburan ke tujuan utaman di AS, dibandingkan dengan pekan sebelumnya, Bahkan sehari setelah pengumuman, maskapai Amerikan Airlines memperlihatkan adanya kenaikan 66% dalam pemesanan penerbangan ke Inggris, 40% ke Eropa dan 74% ke Brasil. Disamping itu, tercatat persaingan yang sangat ketat untuk mendapatkan kursi pada 8 November. (Yetede)

PUPR Ajak Investor Turki ikut Bangun Infrastruktur

KT1 08 Nov 2021 Investor Daily

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengajak investor Turki untuk menanam investasi  di sektor infrastruktur. Indonesia tercatat membutuhkan anggaran sebesar US$430 miliar untuk membangun infrastruktur, namun hanya 30% dari angka tersebut yang bisa dibiayai dengan APBN sehingga pemerintah membuka peluang investasi disektor ini. "Kami mendorong investor-investor dari Turki untuk berinvestasi diberbagai sektor infratstruktur baik melalui skema Kerjasam Pemerintah Badan Usaha (KPBU) maupun Engineering, Prodcurement, Construction(EPC)," kata Menteri Basuki dalam pernyataan resminya seperti dikutip pada Minggu (7/11).

Dalam kunjungan kerja hari Ketiga di kota Ankara, Turki. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Duta Besar RI untuk Turki Lalu M Iqbal melanjutkan pertemuan bilateral dengan antara Indonesia dengan Turki sebelumnya yang dilakukan secara virtual pada Juni 2020 sekaligus menyiapkan kerangka kerja sama yang akan diusulkan menjadi salah satu topik pertemuan Preseiden Joko Widodo dan Presden Turki Recep Toyyip Erdogan pada awal Februari 2022. "Saya berharap pertemuan hari ini akan menjadi awal langkah kita dalam kerjasama infrastruktur yang lebih baik dan memperkuat kerjasama bilateral kita," ujar Menteri PUPR.

Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa Negara Turki siap mendukung Indonesia dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Kementerian PUPR menyakini bahwa pembangunan infrastruktur masih banyak menyediakan peluang investasi yang dapat dikerjasamakan dengan perusahaan konstruksi dari luar negeri, khususnya Turki. Pada kesempatan tersebut juga dibahas tentang penambahan frekwensi penerbangan Indonesia-Turki dari enam kali menjadi 10 kali setiap minggu untuk meningkatkan konektivitas dibidang angkutan udara. (Yetede)

Erick Thohir Jajaki Kerja sama Investasi Qatar dengan BUMN

KT1 08 Nov 2021 Investor Daily

Menteri BUMN Erick Thohir melanjutkan lawatan kerjanya ke Qatar, Minggu (7/11). Dalam lawatan itu, Erick Thohir mengadakan pertemuan dengan Sheik Faishal Bin Thani  Al Thani, Chief of Asia Pasific & Africa Investment  Authority (QIA). Lembaga investasi terbesar di dunia yang dimiliki negara Qatar dan juga otoritas yang memiliki saham klub sepak bola Paris Saint Germain (PSG) tersebut, menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Indonesia.

"Syukur Alhamdulillah pertemuan tadi menghasilkan poin-poin  penting yang salah satunya minat berinvestasi dibidang pariwisata, energi, dan lain-lain," kata Erick dalam keterangan tertutupnya, Minggu. Menurutnya, Qatar sangat terkesan dengan pembangunan yang terus dilakukan Indonesia selama beberapa tahun terakhir dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi. Dengan potensi sumber daya, baik alam maupun manusia, yang  dimiliki Indonesia, para Investor percaya untuk berinvestasi.

Dalam lawatannya ke Qatar, Erick juga menyempatkan diri bertemu dengan Menteri Pertahanan Qatar Kholid bin Mohammad Al Attiyah. Pertemuan ini melanjutkan pertemuan awal yang dirajut Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Pertemuan kedua Menteri ini menghasilkan komitmen bersama  untuk memajukan industri pertahanan Indonesia, "Alhamdulillah, dalam pertemuan ini Barzan menyatakan komitmennya untuk bekerjasama dengan Pindad untuk memajukan industri  pertahanan Indonesia. 

Bardan menyatakan bahwa kerja sama ini nantinya bukan hanya soal bisnis, namun juga mencakup alih teknologi dan pengembangan SDM pindad agar dapat bersaing dalam rantai nilai global," kata Erick. Lawatan ke Qatar menjadi lanjutan dari safari Erick kesejumlah negara. Sebelumnya Erick mendampingi Presiden dalam pertemuan di Glasgow Skotlandia untuk menghadiri  COP26. Lawatan berlanjut ke Uni Emirat Arab untuk menghadiri pertemuan bilateral antara Indonesia dengan kerajaan UEA. (Yetede)

Perancis Mendekati India dan Indonesia

KT1 01 Nov 2021 Investor Daily

Setelah terpinggirkan dari pakta pertahanan baru yang digalang oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Australia, Perancis mendekati negara-negara terdepan di Asia untuk memperdalam hubungan strategisnya di kawasan pasifik yakni India dan Indonesia. Perancis melakukan itu sejak kehilangan kesepakatan besar jual beli kapal selam, dengan Australia. Negeri Kangguru lebih memilih bergabung dengan aliansi baru yang disebut AUKUS itu dalam menghadapi pengaruh dan kekuatan Tiongkok di kawasan. Disela pertemuan puncak kelompok negara G-20 di Roma, Italia. Senin (30/10) waktu setempat. 

Pertemuan lanjutan antara Perancis dan India dijadwalkan berlangsung pekan depan untuk menyusun sebuah agenda bersama  "Perancis dan India, selaku pihak pertama yang pertama kali mencetuskan strategi Indo-Pasifik pada 2018, mengakui kekuatan besar dari prinsip-prinsip yang mendasari segala tindakan kami di Indo Pasifik yakni kepercayaan, indepensi, dan persatuan Macron juga bertemu Presiden Korea Selatan," tambah Kantor Kepresidenan Perancis. Macron juga bertemu  Presiden Korea Selatan Moon Joe In di Roma. Keduanya sepakat bekerja sama untuk menjadikan kawasan Indo-Pasifik stabil serta makmur.

"Macron dan Joko Widodo berbicara selama  setengah jam dan memutuskan untuk membina kemitraan strategis yang sesungguhnya di Indo-Pasifik." Lanjut pernyataan Kantor Kepresidenan Perancis. Hal itu mancakup bidang transisi ekologi, dukungan terhadapn penyerapan lapangan kerja dan pertumbuhan  ekonomi di Indonesia, dan pemulihan pasca Covid-19. Macron dan Jokowi juga dilaporkan membahas koordinasi di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau Asean. (Yetede)

DSNG Memulai Langkah Untuk Aksi Iklim

KT1 29 Oct 2021 Investor Daily

PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) terus berkomitmen dalam rencana aksi dalam perubahan iklim. Sebagai pelaku usaha yang dikenal memiliki komitmen tinggi terhadap keberlanjutan atau sustainability, DSNG siap mendukung program Pemerintah dalam perundingan Climate Change Conference of the Parties yang ke-26 (COP26) yang diselenggarakan PBB di Glaslow, Skotlandia pada tanggal 31 Oktober hingga 12 November 2021.

Chief Sustainability Officer DSNG, Denys Collin Munang, mengatakan upaya yang dilakuakn DSNG terkait dengan perubahan iklim konsisten dengan Kebijakan Keberlanjutan (Sustainability Policy) DSNG yang berfokus pada tiga tematik utama yakni hutan, iklim dan masyarakat. “Kami percaya bahwa perubahan iklim bisa menjadi ancaman nyata yang terbesar bagi seluruh pertanian di dunia, sehingga sangat masuk akal bagi kami yang bergerak dibidang usaha pertanian untuk mempersiapkan bisnis kami agar dapat beradaptasi sekaligus mengatasi resiko yang terkait dengan perubahan iklim tersebut,”kata Denys Collin.

DSNG telah menerapkan System Managemen Lingkungan dan Sosial (ESMS) dari International Finance Corporation- Procedure Standard (IFC-PS) untuk terus mengindentifikasi risiko iklim dan upaya mitigasinya dengan menerapkan langkah-langkah yang diperlukan serta memantau resiko ditingkat operasional. “DSNG bercita-cita untuk dapat terus bertumbuh dalam lingkungan ekonomi yang rendah karbon di masa mendatang serta memiliki ketangguhan dalam menghadapi perubahan iklim. Program GRK dan penilaian Risiko iklim yang sedang dijalankan ini akan memberikan landasan pemahaman tentang performa emisi GRK saat ini dan memperhitungkan resiko iklim yang dihadapi DSNG.” Kata Datuk Darrel Webber, Chairman Sustanainable Advisory Board DSNG. (Yetede)


DSNG Memulai Langkah Untuk Aksi Iklim

KT1 29 Oct 2021 Investor Daily

PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) terus berkomitmen dalam rencana aksi dalam perubahan iklim. Sebagai pelaku usaha yang dikenal memiliki komitmen tinggi terhadap keberlanjutan atau sustainability, DSNG siap mendukung program Pemerintah dalam perundingan Climate Change Conference of the Parties yang ke-26 (COP26) yang diselenggarakan PBB di Glaslow, Skotlandia pada tanggal 31 Oktober hingga 12 November 2021.

Chief Sustainability Officer DSNG, Denys Collin Munang, mengatakan upaya yang dilakuakn DSNG terkait dengan perubahan iklim konsisten dengan Kebijakan Keberlanjutan (Sustainability Policy) DSNG yang berfokus pada tiga tematik utama yakni hutan, iklim dan masyarakat. “Kami percaya bahwa perubahan iklim bisa menjadi ancaman nyata yang terbesar bagi seluruh pertanian di dunia, sehingga sangat masuk akal bagi kami yang bergerak dibidang usaha pertanian untuk mempersiapkan bisnis kami agar dapat beradaptasi sekaligus mengatasi resiko yang terkait dengan perubahan iklim tersebut,”kata Denys Collin.

DSNG telah menerapkan System Managemen Lingkungan dan Sosial (ESMS) dari International Finance Corporation- Procedure Standard (IFC-PS) untuk terus mengindentifikasi risiko iklim dan upaya mitigasinya dengan menerapkan langkah-langkah yang diperlukan serta memantau resiko ditingkat operasional. “DSNG bercita-cita untuk dapat terus bertumbuh dalam lingkungan ekonomi yang rendah karbon di masa mendatang serta memiliki ketangguhan dalam menghadapi perubahan iklim. Program GRK dan penilaian Risiko iklim yang sedang dijalankan ini akan memberikan landasan pemahaman tentang performa emisi GRK saat ini dan memperhitungkan resiko iklim yang dihadapi DSNG.” Kata Datuk Darrel Webber, Chairman Sustanainable Advisory Board DSNG. (Yetede)


DSNG Memulai Langkah Untuk Aksi Iklim

KT1 29 Oct 2021 Investor Daily

PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) terus berkomitmen dalam rencana aksi dalam perubahan iklim. Sebagai pelaku usaha yang dikenal memiliki komitmen tinggi terhadap keberlanjutan atau sustainability, DSNG siap mendukung program Pemerintah dalam perundingan Climate Change Conference of the Parties yang ke-26 (COP26) yang diselenggarakan PBB di Glaslow, Skotlandia pada tanggal 31 Oktober hingga 12 November 2021.

Chief Sustainability Officer DSNG, Denys Collin Munang, mengatakan upaya yang dilakuakn DSNG terkait dengan perubahan iklim konsisten dengan Kebijakan Keberlanjutan (Sustainability Policy) DSNG yang berfokus pada tiga tematik utama yakni hutan, iklim dan masyarakat. “Kami percaya bahwa perubahan iklim bisa menjadi ancaman nyata yang terbesar bagi seluruh pertanian di dunia, sehingga sangat masuk akal bagi kami yang bergerak dibidang usaha pertanian untuk mempersiapkan bisnis kami agar dapat beradaptasi sekaligus mengatasi resiko yang terkait dengan perubahan iklim tersebut,”kata Denys Collin.

DSNG telah menerapkan System Managemen Lingkungan dan Sosial (ESMS) dari International Finance Corporation- Procedure Standard (IFC-PS) untuk terus mengindentifikasi risiko iklim dan upaya mitigasinya dengan menerapkan langkah-langkah yang diperlukan serta memantau resiko ditingkat operasional. “DSNG bercita-cita untuk dapat terus bertumbuh dalam lingkungan ekonomi yang rendah karbon di masa mendatang serta memiliki ketangguhan dalam menghadapi perubahan iklim. Program GRK dan penilaian Risiko iklim yang sedang dijalankan ini akan memberikan landasan pemahaman tentang performa emisi GRK saat ini dan memperhitungkan resiko iklim yang dihadapi DSNG.” Kata Datuk Darrel Webber, Chairman Sustanainable Advisory Board DSNG. (Yetede)


Menkominfo dan Dubes Prancis Matangkan Kerja Sama Infrastruktur TIK

KT1 28 Oct 2021 Investor Daily

Menteri Komunikasi dan Informatika RI (Menkominfo) Jhonny G Plate kembali bertemu dengan Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia Olivier Chambard, keduanya membicarakan tindak lanjut kerjasama pembangunan infrastruktur teknologi  informasi dan komunikasi (TIK)  di Indonesia. pertemuan membahas kemajuan dari proyek satelit multifungsi Satelit Republik Indonesia (Satria-1) yang dikerjakan bersama dengan Thales Alenia Space, pembangunan pusat data nasional (PDN), serta transfer keahlian dan teknologi Prancis kepada Indonesia.

"Ini adalah terjemahan langsung dari instruksi Bapak Presiden  terkait roadmap Digital Indonesia. Arahan Strategis Presiden, khususnya dalam pembangunan infrastruktur TIK di Indonesia," ujar Jhonny usai bertemu dengan Dubes Prancis di Widya Chandra Jakarta selatan, dikutip Rabu (27/20). Pada saat bersamaan, pemerintah juga membangun base transceiver station (BTS) di area tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Tanah Air. Sedangkan operator telekomunikasi seluler membangun dikawasan komersial yang belum terlayani 4G.

Olivier Chambard mengatakan, terpilihnya Thales  Alenia Space  mengerjakan satelit Satria-1 mendorong pemerintah Prancis tidak hanya mengambil keuntungan ekonomi, namun juga akan mentransfer teknologi kepada Indonesia. Pemerintah Prancis juga akan menjalin kerja sama dibidang lain, diantaranya pembangunan PDN. Prancis siap untuk bekerjasama dibidang lain dan siap melakukan yang terbaik untuk Indonesia. Bahkan sudah ada lima satelit di Indoneisa yang diproduksi perusahaan asal Prancis itu, termasuk satelit telkomsat. (Yetede)

Para Pemimpin Asean Kritik Tajam Junta Myanmar

KT1 27 Oct 2021 Investor Daily

Para pemimpin negara di Asia Tenggara melontarkan kritik tajam kepada Pemerintah Myanmar, karena tidak ada perwakilan dari negara tersebut yang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean), yang dibuka pada Selasa (26/10). Dalam kesempatan itu, para pemimpin Asean dijadwalkan bertemu secara kolektif dengan para pemimpin Amerika Serikat (AS), Tiongkok, dan Korea Selatan. Sedangkan Presiden Joe Biden menghadiri menghadiri sesi bersama melalui tautan Video. Sebagai Informasi, pemimpin Junta Myanmar Jendral Ming Aung Hlain telah ditolak kehadirannya dipertemuan puncak karena dipandang sudah mengabaikan peta jalan perdamaian yang disepakati enam bulan lalu.

Dalam penghinaan luar biasa terhadap  pemimpin negara anggota, Asean telah memutuskan untuk mengesampingkan kepala Junta-yang memimpin kudeta  pada 1 Februari  yang berujung pada kekerasan dan kekacauan nasional. Pasalnya, ia gagal menghentikan permusuhan,memberikan izin akses kemanusiaan dan memulai dialoq dengan lawan-lawannya,  sebagaimana disepakati dengan Asean pada April. Bagi Militer Myanmar, keputusan itu adalah sebagai penghinaan besar. Tetapi merupakan langkah berani yang langka untuk blog regional yang dikenal dengan kode konsensus, non-intervensi, dan keterlibatannya.

"Hari ini Asean tidak mengeluarkan Myanmar dari kerangka Asean. Myanmar mengabaikan haknya. Sekarang kita berada dalam situasi Asean minus satu. Bukan karena Asean, tapi karena Myanmar." ujar Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, yang akan menjadi ketua blok yang akan datang. Menurut Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia (RI), Retno Mursidi, Asean telah menyiapkan tempat bagi Myanmar, tetapi otoritas memilih untuk tidak bergabung. Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya kepada para pemimpin menyayangkan sikap tidak diinginkan  Myanmar terhadap upaya diplomatik Asean. (Yetede)

Pilihan Editor