;
Tags

Internasional

( 1352 )

Gelombang Panas Akan Berdampak Serius ke Ekonomi Tiongkok

KT1 20 Aug 2022 Investor Daily

SINGAPURA – Kepala Ekonom Hang Seng Bank China Dan Wang mengungkapkan bahwa Republik Rakyat Tiongkok (RRT) sedang terperangkap dalam cengkeraman gelombang panas menghancurkan yang dapat berdampak serius terhadap perekonomian negara. “Gelombang panas adalah situasi yang cukup mengerikan. Hal ini mungkin bisa berlangsung selama dua hingga tiga bulan ke depan dengan mudah,” ujar Wang kepada CNBC pada Kamis (18/8). Sebagai informasi, Tiongkok menghadapi gelombang panas yang telah memecahkan rekor dan sedang berjuang melawan pemadaman listrik di wilayah Sungai Yangtze. Suhu ekstrim ini diklaim telah mengganggu pertumbuhan tanaman dan mengancam kehidupan ternak. “Ini akan mempengaruhi industri- industri besar yang padat energi dan akan memiliki efek knock-on di seluruh ekonomi dan bahkan ke rantai pasokan global. Kami sudah melihat perlambatan produksi di industri baja, di industri kimia dan di industri pupuk. Itu adalah hal yang sangat penting dalam hal konstruksi, pertanian dan juga manufaktur secara umum,” katanya. Menurut laporan media pemerintah, sebagian besar wilayah lembah Sungai Yangtze dilanda suhu yang sangat tinggi sejak Juli. (Yetede)

Amerika Melobi Indonesia Gabung G7+ Lawan Rusia

HR1 10 Aug 2022 Kontan

Negara negara G7 (The Group of Seven) saat ini tengah berupaya menurunkan harga energi dan pangan. Ini sebagai imbas perang Ukraina dan Rusia. Salah satu upaya mereka dengan menekan Rusia yang dianggap sebagai biang kerok dari perang tersebut. Untuk itu, Amerika Serikat (AS) dan negara G7 membentuk koalisi yang bernama G7+. Salah satu negara yang diundang masuk ke koalisi tersebut adalah Indonesia.G7+ ini nantinya akan mendorong penetapan batas atas harga minyak Rusia.

Risiko Proteksionisme Makin Meningkat

HR1 09 Aug 2022 Kontan

Ketegangan politik yang terus memanas antara China dan Taiwan dikhawatirkan menimbulkan risiko baru bagi perekonomian global. Sebab itu, pemerintah terus mewaspadai kondisi ini dan dampaknya terhadap ekonomi domestik. Menteri Keuangan Sri Mulyani melihat, ketegangan China dan Taiwan berpotensi menimbulkan proteksionisme perdagangan oleh negara-negara dunia seiring geopolitik global yang makin terpecah. Dinamika politik ini mengancam perekonomian semua negara di dunia yang tiga dekade terakhir membaik. "Proteksionisme kemungkinan akan semakin besar, blok akan semakin menguat. Hubungan investasi perdagangan tidak lagi berdasarkan kepada flow of goods dan capital serta manusia yang bebas namun sudah diperhitungkan dari aspek geopoliik," kata Sri Mulyani, Senin (8/8).

URBANISASI, Kamar Mungil di Kota Mahal

KT3 09 Aug 2022 Kompas

Sejumlah pekerja muda di Tokyo, Jepang, dilaporkan menyewa kamar ukuran 9 meter persegi. Sementara di Kuala Lumpur, Malaysia, warganet heboh karena ada kamar hanya cukup untuk membentangkan selembar Kasur selebar 1,2 meter. Senin (8/8) salah satu surat kabar terbesar di Jepang, Mainichi Shinbun, menunjukkan sejumlah pekerja muda dalam kamar mereka di kawasan Shinjuku. Pintu apartemen itu hanya cukup untuk menampung tiga pasang sepatu. Dengan tinggi 3,6 meter, kamar itu dilengkapi loteng semu. Lantai bawah berisi kamar mandi tanpa jamban, dapur kecil, dan ruangan yang bisa dipakai penyewanya untuk aneka hal. Harga murah dan dekat dengan tempat kerja menjadi alasan penyewa kamar seluas 9 meter persegi itu.

”Tempat kerja saya bisa dicapai dengan 30 menit berjalan dari sini. Sangat nyaman,” kata seorang pria lajang berusia 30 tahun yang tidak mau diungkap namanya. Ia sudah 1,5 tahun tinggal di tempat itu. Ia membayar 74.500 yen atau sekitar Rp 8,2 juta per bulan untuk kamar itu. Di kawasan Shinjuku, harga sewa kamar ukuran 20 meter persegi rata-rata 190.000 yen atau Rp 20,9 juta per bulan. Kamar itu salah satu dari 1.500 kamar sejenis yang dikelola Spilytus Co, perusahaan properti di Jepang. Hampir seluruh penyewanya berusia mulai 20 tahun sampai 35 tahun. SpilytusCo mulai menawarkan kamar ukuran kecil itu sejak 2015. Sejak itu, nyaris tidak pernah ada kamar kosong. Banyak pekerja muda menyewa kamar yang letaknya di pusat Tokyo itu. (Yoga)


Dunia Masih Cemas kendati Tren Harga Pangan Turun

KT3 08 Aug 2022 Kompas

Empat bulan berturut-turut, indeks harga pangan global turun cukup signifikan. Kendati harga pangan masih lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu, masyarakat dunia menyambut baik kabar positif itu. Di sisi lain, dunia masih  dilanda kecemasan. Transmisi kenaikan harga pupuk dan energi ke depan dapat kembali mendorong kenaikan harga pangan. Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) PBB, Jumat (5/8) merilis, indeks harga pangan pada Juli 2022 sebesar 140,9, turun 8,6 % dari Juni 2022 dan tetap lebih tinggi 13,1 % dibandingkan dengan Juli 2021. Indeks itu terus turun sejak mencapai level tertinggi sepanjang sejarah pada Maret 2022, yakni 159,7. Penurunan harga minyak nabati dan sereal menjadi faktor utama terkoreksinya indeks tersebut.

Indeks harga sereal Juli 2022 sebesar 147,3, turun 11,5 % secara bulanan dan naik 16,6 % secara tahunan. Hal itu dipengaruhi penurunan harga gandum 14,5 % seusai kesepakatan pembukaan jalur ekspor oleh Rusia-Ukraina yang difasilitasi Turki dan PBB. Meski demikian, harga gandum internasional masih 24,8 % di atas nilainya Juli tahun lalu. Faktor lainnya adalah penurunan harga jagung dunia 10,7 %. Panen jagung yang berlimpah di Argentina dan Brasil membantu mengurangi tekanan harga komoditas tersebut.

Kepala Ekonom FAO Maximo Torero mengatakan, penurunan harga komoditas pangan dari level yang sangat tinggi  baik bagi dunia, terutama jika dilihat dari sudut pandang akses pangan global. ”Namun, masih banyak ketidakpastian, termasuk harga pupuk tinggi, yang dapat memengaruhi prospek produksi dan mata pencarian petani di masa depan. Selain itu, prospek ekonomi global yang masih suram dan pergerakan nilai tukar mata uang juga menimbulkan tekanan serius bagi ketahanan pangan global,” ujar Torero melalui pernyataan resmi di laman PBB. (Yoga)


Hun Sen Batalkan Proyek Kota Satelit Dekat Suaka Margasatwa

KT1 08 Aug 2022 Investor Daily

Perdana Menteri (PM) Kamboja Hun Sen pada Minggu (7/8) membatalkan proyek kota satelit kontroversial, karena akan dibangun di sekitar cagar alam dan kebun binatang dekat ibukota Phnom Penh. Keputusan itu menjadi buah dari tekanan warganet yang menyerukan agar proyek itu dibatalkan. Para aktivis konservasi dan warga setempat mulai menyuarakan kekhawatiran dan penolakannya sejak rencana pembangunan proyek mengemuka beberapa bulan lalu. Proyek itu akan dibangun dekat kebun binatang dan pusat penyelamatan suaka margasatwa Phnom Tamao. Sementara pengembang pada pekan sebelumnya sudah memulai aktivitas perataan di areal tanah swasta yang letaknya di sekitar hutan Phnom Tamao yang mencapai 2.000 hektare (ha) lebih. Hutan tersebut berjarak satu jam perjalanan darat dari Phnom Penh. Dan selama ini menjadi rumah bagi banyak hewan langka dan terancam punah. Termasuk di antaranya rusa sambar. Para pejabat pemerintah awalnya membela pihak pengembang dengan dalih bahwa tanah di kawasan pengembangan itu terlalu pirang pasir untuk pepohonan. Selain itu, banyak babi hutan yang kerap merusak tanaman milik para petani. (Yetede)

India Tawarkan 18 Jet Tempur ke Malaysia

KT3 06 Aug 2022 Kompas

Pemerintah India menawarkan 18 pesawat tempur ringan Tejas ke Pemerintah Malaysia. Beberapa negara lain juga diklaim tertarik untuk membeli jet tempur produksi Hindustan Aeronautics Limited itu. Kementerian Pertahanan India dalam penjelasannya kepada parlemen, Jumat (5/8) mengatakan, penawaran jet tempur itu adalah jawaban dari proposal yang diajukan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM).TUDM ingin membeli 18 jet tempur tersebut untuk menggantikan beberapa jet tempur mereka yang sudah dimakan usia. TUDM berencana membeli varian Tejas yang memiliki dua tempat duduk.

”Negara lain yang telah menunjukkan minat pada pesawat LCA (light combat aircraft) adalah Argentina, Australia, Mesir, AS, Indonesia, danFilipina,” kata Menteri Muda Pertahanan India Ajay Bhatt kepada anggota parlemen India dalam jawaban tertulis. Bhatt mengatakan bahwa mereka juga tengah mengembangkan jet tempur siluman. Dikutip dari laman Hindustan Aeronautics Limited (HAL), Tejas merupakan jet tempur bermesin jet tunggal yang diklaim ringan, gesit, dan multiperan. Para desainer jet tempur yang memiliki kecepatan hingga 1,6 mach ini menanamkan teknologi sistem kendali penerbangan (FCS) fly-by-wire digital quadrplex. HAL mengklaim pesawat dengan desain sayap delta ini mampu melakukan pertempuran udara dengan dukungan udara ofensif yang mumpuni. (Yoga)


Blokade pada Taiwan Intens, Rantai Pasok Terganggu

KT3 06 Aug 2022 Kompas (H)

Latihan militer China di sekeliling Taiwan semakin intens memasuki hari kedua, Jumat (5/8). Langkah retaliasi Beijing atas kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taipei pada 2-3 Agustus itu berisiko mengganggu perdagangan dan perjalanan komersial, tidak hanya untuk kawasan Asia Timur, tetapi juga global. Bagi Indonesia, menurut Ketum Asosiasi Pengusaha Indonesia Hariyadi Sukamdani, kondisi itu tidak banyak berpengaruh sejauh ini. Alasannya, volume perdagangan antara Indonesia dan Taiwan relatif kecil. Di era politik internasional yang  didominasi persaingan AS dan China, Hariyadi berharap Pemerintah Indonesia mampu memimpin semua pemangku kepentingan dalam negeri untuk memitigasi dan mengantisipasi risiko. Dengan demikian, jika terjadi letupan-letupan yang memengaruhi stabilitas kawasan, termasuk perekonomian nasional, Indonesia sudah siap.

Sehari setelah Pelosi bertolak dari lawatannya di Taipei, China mengumumkan latihan perang selama empat hari, 4-7 Agustus, di sekeliling Taiwan. Latihan itu mencakup simulasi tempur melibatkan tembakan di perairan dan wilayah udara di sekitar Taiwan. 100 pesawat Militer China menyebut bahwa lebih dari 100 pesawat tempur dan 10 kapal perang ambil bagian dalam latihan militer itu. Kantor berita China, Xinhua, Jumat, menyebut, pesawat tempur, pengebom, kapal perusak, dan fregat digunakan dalam apa yang disebutnya operasi blokade bersama. Komando Palagan Timur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) juga menembakkan rudal versi baru yang dikatakan  mengenai sasaran tak dikenal di Selat Taiwan dengan tingkat akurasi tinggi.

Data Bloomberg memperlihatkan, separuh kapal kontainer dan logistik global melewati Selat Taiwan selama tujuh bulan pertama tahun ini. Tiga dari enam area yang diblokade ole militer China berada di atau dekat Selat Taiwan. Jalur ini penting bagi rantai pasok semikonduktor yang sangat vital bagi berbagai industri global dan peralatan elektronik yang diproduksi di Asia Timur ke pasar global. Selat Taiwan adalah rute pelayaran utama bagi China dan Jepang, ekonomi terbesar kedua dan ketiga di dunia, dengan Eropa. Selat Taiwan juga berfungsi sebagai rute perdagangan pembangkit tenaga listrik teknologi Korsel dan membawa barang-barang manufaktur dari pabrik-pabrik Asia ke banyak konsumen dunia. Rute tersebut juga menjadi arteri utama pengiriman gas alam dunia yang tengah terdisrupsi akibat serangan Rusia di Ukraina. ”Mengingat sebagian besar armada peti kemas dunia melewati jalur air itu, pasti akan ada gangguan pada rantai pasok global karena perubahan rute tersebut,” kata James Char, rekan peneliti di Sekolah Studi Internasional S Rajaratnam, Singapura. (Yoga)


Waspadai Sentimen Geopolitik

HR1 05 Aug 2022 Bisnis Indonesia

Suhu geopolitik belakangan kian memanas. Kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi ke Taiwan telah memantik reaksi negatif dari China. Merespons lawatan Pelosi itu, Kementerian Pertahanan China melayangkan peringatan keras untuk meluncurkan operasi militer gabungan di dekat Taiwan. Aksi ini menjadi sinyal serius kepada Taiwan yang terus meningkatkan gelagat separatisme, juga kepada Amerika Serikat yang secara terang-terangan menunjukkan dukungan disintegrasi. Kita tentu prihatin dengan situasi ini, terlebih konflik Rusia dan Ukraina juga tak kunjung mereda. Rivalitas yang sarat dengan kepentingan negara-negara kuat di dunia ini perlu dikelola dengan baik. Jika tidak, pengaruhnya akan berdampak buruk terhadap ekonomi global. Seperti kita ketahui, invasi Rusia ke Ukraina saja telah mendorong ekonomi dunia ke tepi jurang. Inflasi di Amerika Serikat, salah satunya, yang naik secara progresif dan menjadi yang tertinggi sejak 1981 telah memicu sikap hawkish The Fed. Bank sentral Amerika Serikat itu telah dua kali mengatrol suku bunga sebanyak 75 basis poin dan memberikan sinyal kenaikan lagi pada pertemuan September mendatang. Kita tentu tidak bisa menutup mata bahwa situasi geopolitik yang memanas di Asia Timur itu bakal merambat negatif ke pasar modal di dalam negeri. Padahal, kinerja indeks harga saham gabungan atau IHSG sedang berada dalam tren positif.

Lawatan Pelosi Tidak Menguntungkan Kawasan

KT3 04 Aug 2022 Kompas (H)

Lawatan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan memicu periode berbahaya di Asia. China mengumumkan latihan perang di sekeliling Taiwan. Sejumlah kapal induk dan kapal perang AS terpantau mendekati Taiwan. Lawatan itu juga memicu pertanyaan atas kredibilitas Presiden AS. Pelosi tiba di Taipei, Selasa (2/8) malam, dan meninggalkan Taiwan, Rabu (3/8) sore. Korea Herald melaporkan, Pelosi dan rombongan akan melanjutkan kunjungan ke Seoul, Korsel. Jubir Kemenlu RI Teuku Faizasyah mengatakan, Indonesia sangat prihatin atas makin tajamnya rivalitas di antara kekuatan besar. Indonesia juga mendorong semua pihak melakukan langkah-langkah nyata guna mengurangi ketegangan yang dapat memperburuk situasi.

Wartawan Kompas, Luki Aulia, dari Shandong, China, melaporkan, Komite Urusan Luar Negeri Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China (CPPCC) dan KomiteTetap Kongres Rakyat Nasional (NPC) menentang serta mengecam kunjungan Pelosi ke Taiwan karena melanggar prinsip satu China serta ketentuan dalam tiga komunike bersama China dan AS. CPPCC menilai kunjungan Pelosi melanggar norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional, merusak fondasi hubungan politik China-AS. Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Washington, Jude Blachette, menyebut akan terjadi ketegangan. Penyebabnya, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China dan militer AS sama-sama mengerahkan mesin perang ke kawasan. (Yoga)


Pilihan Editor