Lawatan Pelosi Tidak Menguntungkan Kawasan
Lawatan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan memicu periode berbahaya di Asia. China mengumumkan latihan perang di sekeliling Taiwan. Sejumlah kapal induk dan kapal perang AS terpantau mendekati Taiwan. Lawatan itu juga memicu pertanyaan atas kredibilitas Presiden AS. Pelosi tiba di Taipei, Selasa (2/8) malam, dan meninggalkan Taiwan, Rabu (3/8) sore. Korea Herald melaporkan, Pelosi dan rombongan akan melanjutkan kunjungan ke Seoul, Korsel. Jubir Kemenlu RI Teuku Faizasyah mengatakan, Indonesia sangat prihatin atas makin tajamnya rivalitas di antara kekuatan besar. Indonesia juga mendorong semua pihak melakukan langkah-langkah nyata guna mengurangi ketegangan yang dapat memperburuk situasi.
Wartawan Kompas, Luki Aulia, dari Shandong, China, melaporkan, Komite Urusan Luar Negeri Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China (CPPCC) dan KomiteTetap Kongres Rakyat Nasional (NPC) menentang serta mengecam kunjungan Pelosi ke Taiwan karena melanggar prinsip satu China serta ketentuan dalam tiga komunike bersama China dan AS. CPPCC menilai kunjungan Pelosi melanggar norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional, merusak fondasi hubungan politik China-AS. Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Washington, Jude Blachette, menyebut akan terjadi ketegangan. Penyebabnya, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China dan militer AS sama-sama mengerahkan mesin perang ke kawasan. (Yoga)
Tags :
#InternasionalPostingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
China Meminta Dukungan Lebih Besar dari AIIB
Dampak Blokade Selat Hormuz pada Logistik Laut
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
Pasar Dalam Tekanan
Diplomasi Simbolik RI Dinilai Berisiko
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023