Internasional
( 1352 )Warga Tolak Kenaikan Pajak untuk Pertahanan
Mayoritas warga Jepang menolak kenaikan pajak demi meningkatkan postur anggaran pertahanan negara tersebut. Demikian hasil jajak pendapat media Kyodo yang dirilis Minggu (18/12). PM Jepang Fumio Kishida, Jumat (16/12), mengumumkan rencana pemerintah menaikkan anggaran pertahanan yang pembiayaannya dilakukan melalui kenaikan pajak. (Yoga)
RI Resmi Ajukan Banding
Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono mengatakan, RI resmi mengajukan banding ke Badan Banding Organisasi Perdagangan Dunia atau AB WTO pada 8 Desember 2022. Dalam surat pengajuan banding itu, RI menilai kesimpulan panel Badan Penyelesaian Sengketa atau DSB WTO keliru. ”Indonesia tidak sependapat dengan pandangan dan keputusan panel DSBWTO,” ujarnya ketika dihubungi di Jakarta, Rabu (14/12). Djatmiko juga menegaskan, RI hanya akan menempuh banding melalui AB WTO dan tidak akan menempuh jalur lain. Selama ini, RI mendukung penuh mekanisme penyelesaian sengketa (DSM) WTO. Bukan salah RI jika sampai saat ini AB WTO masih vakum. WTO harus mempertanyakan dan menyelesaikan persoalan itu dengan pihak yang menghambat berfungsinya AB WTO. ”Kebijakan larangan ekspor bijih nikel RI dan hilirisasinya masih akan berjalan. Sebab, masih belum ada keputusan yang mengikat/inkrah sampai panel AB WTO mengeluarkan keputusan,” katanya. Pada 12 Desember 2022, WTO resmi mengumumkan pengajuan keberatan RI atas kesimpulan final DSB WTO kepada para anggota melalui dokumen nomor WT/DS592/6. Sebelumnya, hasil laporan final panel 30 November 2022, DSB WTO memutuskan RI melanggar Pasal XI Ayat (1) Perjanjian Umum Tarif dan Perdagangan (GATT) WTO Tahun 1994.
Kebijakan RI itu juga tidak dapat dijustifikasi atau dikecualikan dengan Pasal XI Ayat (2a) dan XX (d) GATT 1994. Dalam surat permohonan banding yang diajukan ke Sekretariat AB WTO 8 Desember 2022 itu, RI menilai kesimpulan panel DSB WTO atas larangan ekspor bijih besi dan pengolahan bijih ekspor untuk kebutuhan di dalam negeri yang dilakukan RI keliru. RI berargumen bahwa DSB keliru menafsirkan dan menerapkan pasal-pasal GATT 1994 tersebut. RI melarang ekspor bijih nikel benar-benar untuk diolah guna memenuhi kebutuhan industri di dalam negeri. Pengolahan bijih nikel di dalam negeri itu tidak dapat dikategorikan sebagai larangan atau pembatasan sementara untuk mencegah atau meringankan kekurangan kritis bahan esensial bagi Indonesia. RI juga berpendapat, kesimpulan panel tidak menemukan tindakan alternatif, seperti diusulkan UE tentang sistem otorisasi ekspor dalam rangka membangun tata kelola nikel berkelanjutan, keliru. RI sudah mengatur syarat untuk memastikan kepatuhan terhadap tata kelola nikel berkelanjutan dalam UU No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Dalam raket dengan Komisi VI DPR, Rabu, Menteri Investasi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menuturkan, hilirisasi nikel Indonesia merupakan harga mati karena memberikan nilai tambah, karena itu, Indonesia harus banding ke WTO dalam sengketa nikel melawan UE. (Yoga)
Produksi OPEC+ dan Ekonomi China Goyang Harga Minyak
Harga minyak jatuh ke level terendah sejak akhir tahun lalu. Penurunan harga minyak kali ini adalah perlambatan ekonomi.
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Januari 2023 berada di US$ 70,5 per barel pada Senin (12/12) pukul 18.45 WIB. Ini merupakan level harga minyak terendah dalam sejak Desember 2021.
Analis DCFX Futures Lukman mengatakan Produksi OPEC+ dan Ekonomi China Goyang Harga Minyak , harga minyak dunia turun akibat sentimen penurunan permintaan, karena perlambatan ekonomi global. Pelonggaran kebijakan lockdown Covid-19 di China juga dikhawatirkan akan meledakkan jumlah kasus dan justru kembali menjadi full lockdown.
Kecuali permintaan dari China meningkat atau OPEC kembali memangkas produksi, harga minyak masih akan terus tertekan tahun depan.
Kemenlu Panggil Perwakilan PBB Soal Komentar KUHP Yang Baru
JAKARTA, ID – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memanggil perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Indonesia di Jakarta, Senin (12/12/2022) terkait komentar tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang dianggap berpotensi mengancam kebebasan sipil. Kemenlu meminta perwakilan asing termasuk PBB tidak terburu-buru mengeluarkan pendapat atau pernyataan sebelum mendapatkan informasi yang lebih jelas. Juru Bicara Kemenlu, Teuku Faizasyah menjelaskan, alasan pemanggilan karena merupakan salah satu tata hubungan berdiplomasi. “Ada baiknya adab yang berlaku adalah dalam tindak aksi perwakilan asing ataupun PBB di suatu negara, jalur komunikasi akan selalu ada untuk membahas berbagai isu. Jadi kita tidak menggunakan media masa sebagai alat untuk menyampaikan satu hal yang belum diverifikasi,” tegas dia dalam jumpa pers soal KUHP pada Senin (12/12/2022). (Yetede)
MASA DEPAN KERJA HIBRIDA DAN MOTIVASI ”NGANTOR” DI TAHUN 2023
Model bekerja hibrida merupakan perpaduan bekerja di kantor dan dimana pun karyawan berada. Di sejumlah perusahaan, pola kerja semacam ini sudah diterapkan sebelum adanya pandemi Covid-19. Ketika wabah merebak, hampir semua institusi usaha dan pekerjaan memaksa pegawainya untuk lebih banyak bekerja dari rumah (WFH). Pada tahapan selanjutnya, ketika penularan virus Covid-19 mulai terkendali, muncul sebutan work from everywhere (WFE). Saat pembatasan aktivitas dan mobilitas dilonggarkan, masyarakat mulai bebas bepergian, termasuk melakukan aktivitas bekerja di mana saja. Hal ini menjadi kultur baru setelah sebagian besar masyarakat beradaptasi dengan rutinitas pekerjaan di fase pandemi yang sifatnya daring (on-line). Sepanjang terhubung dengan jaringan internet, aktivitas pekerjaan dapat dilakukan tanpa mengenal batas ruang. Ada sejumlah profesi yang lazim dilakoni secara daring atau sistem kerja jarak jauh (remote working). Misalnya, pekerjaan berbasis teknologi, industri kreatif, dan bidang kerja lainnya yang alat ataupun proses produksinya tidak harus terlokalisasi di suatu tempat. Pola kerja hibrida yang sudah terbangun selama tiga tahun ternyata membawa dampak hingga saat ini. Sebagian orang masih enggan kembali pada pola kerja lama sebelum pandemi. Di sisi lain, pihak manajerial perusahaan memiliki kekhawatiran terkait kinerja dan produktivitas para karyawannya. Kondisi ini perlu segera dicarikan titik temu agar tercipta iklim kerja yang tetap produktif.
Microsoft dalam laporan WorkTrend Index 2022 dengan judul Hybrid Work is Just Work. Are We Doing It Wrong? mengungkap perubahan pola kerja dalam skema hibrida di tahun 2022. Microsoft telah melakukan survei terhadap 20.000 orang dari 11 negara di empat region, yaitu Amerika Utara, Amerika Latin, Eropa, serta Asia Pasifik. Indonesia tidak menjadi lokasi penelitian itu sehingga tidak diketahui kondisinya secara spesifik. Uraian laporan Work Trend Index 2022 dapat dijadikan bekal menentukan kebijakan manajerial SDM 2023 mendatang untuk menemukan titik temu mengakomodasi kebutuhan karyawan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan solusi yang saling menguntungkan (win-win solution). Hal terpenting yang perlu dicarikan titik temu solusi adalah perbedaan pandangan antara pimpinan perusahaan dan karyawan terkait budaya kerja jarak jauh. Hasil survei Work Trend Index 2022 menunjukkan fenomena paranoia produktivitas, yaitu kondisi persepsi pimpinan perusahaan yang beranggapan bahwa karyawannya tidak bekerja secara optimal saat tidak hadir di kantor atau tidak terlihat melakukan aktivitas pekerjaan. Kecemasan yang muncul dari anggapan sepihak ini tanpa dasar fakta yang nyata dan menyebabkan prasangka negatif atasan terhadap anggota tim kerja yang dipimpinnya.
Paranoia produktivitas dialami para pimpinan perusahaan di lima wilayah yang disurvei Microsoft, 85 % responden dari struktural perusahaan meragukan atau menyangsikan produktivitas karyawannya. Muncul kecurigaan pegawai tak bekerja optimal seperti dikantor. Sebaliknya, 87 % responden dari kelompok karyawan menyatakan tetap produktif walau dengan skema kerja campuran. Perbedaan pandangan ini menciptakan suasana yang tidak nyaman. Menurut rekomendasi Work Trend Index 2022, perubahan pola pikir dan gaya kepemimpinan para atasan perlu segera diubah. Hal yang paling diharapkan oleh karyawan (81 %) adalah pembagian kerja yang jelas serta penjadwalan penugasan yang rapi dari atasan mereka. Sayangnya, hanya 31 % responden dari kelompok karyawan yang mengaku sudah memperoleh pembagian kerja yang jelas dari atasan mereka. Dalam dunia kerja saat ini, ketidakjelasan pembagian pekerjaan dan penugasan menjadi penyebab orang cepat mengundurkan diri dari perusahaan. Hasil penelitian dari Glint People Science (2022) menunjukkan bahwa pekerja yang memiliki desk job yang jelas, mereka tujuh kali lebih jarang berpikir untuk mencari pekerjaan lain. Selain itu, pembagian kerja yang jelas dapat membuat karyawan empat kali lebih betah untuk bekerja di sebuah perusahaan setidaknya dalam waktu dua tahun ke depan. (Yoga)
INOVASI BISNIS Kursi Premium di Restoran
Restaurant Revenue Management (RRM) didefinisikan sebagai menjual kursi yang tepat, kepada pelanggan yang tepat, dengan harga yang tepat, dan untuk jangka waktu yang tepat. Biaya operasional properti dan restoran secara keseluruhan terus meningkat menyebabkan mereka ingin memaksimalkan tempat duduk dan pergantian tamu. Dari keinginan ini muncullah ilmu untuk strategi tempat duduk restoran yang merupakan inti RRM. Disini pemilik restoran perlu memahami pengalaman yang diinginkan tamu dan profil pelanggan mereka untuk memaksimalkan potensi tempat duduk hingga bisa ditemukan pendapatan baru. Reservasi di restoran yang sangat terkenal bisa membutuhkan waktu 3-6 bulan. Di Indonesia, kita bisa menemukan antrean dua minggu untuk mendapatkan kursi di restoran terkenal. Kini mulai muncul pemesanan kursi di restoran yang lebih eksklusif. Para pelanggan harus membayar untuk kursi istimewa itu. Secara internasional dengan diperkenalkannya Michelin Guide terbaru serta musim liburan yang semakin dekat, orang mulai ramai berkunjung ke restoran. Pandemi yang mereda membuat orang ingin makan dan minum di luar rumah.
Untuk mendapat reservasi di salah satu restoran top di sebuah kota, seloroh tulisan di The Streets of Toronto, sama mustahilnya dengan mendapat tiket prapenjualan pertunjukan Taylor Swift. Bahkan, jika berhasil mendapatkannya, tidak ada jaminan Anda tidak duduk di bagian tak nyaman di restoran, seperti di sebelah dapur, dekat kamar kecil, atau dekat jendela berangin. Tablz, sebuah perusahaan yang berbasis di Toronto telah memulai platform yang memungkinkan pengunjung membeli tempat duduk premium pada waktu puncak di beberapa tempat makan malam di berbagai kota. Konsumen memilih kursi dan ruangan seharga 5 USD hingga 100 USD, tergantung kenaikan kenyamanan dan fasilitas. Semakin fasilitas dan kenyamanan meningkat, apakah mereka memilih kursi dengan pemandangan atau kursi yang jauh dari bar, harga semakin mahal. Untuk memastikan tempat dengan berbagai harga itu, konsumen bisa menilik langsung di platform dengan penampilan tiga dimensi. Orang dibawa ke kondisi riil tempat duduk dan ruangan. Ide Tablz ini menarik banyak restoran lain untuk bergabung. Hingga sekarang sudah 2.500 meja dipesan. Kini mereka hendak melebarkan sayap dari Kanada ke AS. Langkah Tablz juga menarik investor, mereka telah menerima pendanaan 2,5 juta USD dari investor asal New York yang berfokus pada dunia perhotelan. Di sisi lain, restoran juga memiliki pendapatan baru. (Yoga)
OPEC+ Sepakat Kurangi Produksi Minyak
Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) bersama negara mitra sepakat memangkas produksi minyak hingga akhir tahun 2023. Langkah ini dilakukan karena merosotnya harga minyak dunia, terutama setelah sanksi dari Uni Eropa, G7, dan Australia berlaku per Senin (5/12/2022). Setiap anggota dan mitra hanya memproduksi 2 juta barel per hari hingga akhir 2023. (Yoga)
Rusia Tolak Batas Harga Uni Eropa
Kremlin menolak skema harga jual minyak Rusia yang ditetapkan sepihak oleh Uni Eropa (UE). Perang ekonomi yang dilancarkan AS bersama sekutu melawan Rusia terus menyasar obyek-obyek baru setelah rangkaian paket sanksi yang telah digelontorkan sejak awal 2022. Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, Sabtu (3/12) menyatakan, Moskwa tidak akan menerima batas harga jual minyak Rusia yang ditetapkan UE. Saat ini, Kremlin sedang mengkaji situasi. Sejumlah persiapan untuk merespons sedang dibuat. ”Kami tidak akan menerima batas harga tersebut dan kami akan menginformasikan kepada media bagaimana respons akan bekerja setelah kajian selesai,” kata Peskov sebagaimana dikutip kantor berita Rusia, TASS. Pada Jumat (2/12), UE sepakat menetapkan harga jual minyak Rusia yang dikirim melalui kapal tanker pada 60 USD per barel. Gagasan yang diinisiasi AS ini juga diikuti G7 dan Australia. G7 terdiri dari AS, Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Inggris. Batas harga yang diterapkan Barat tersebut tetap memungkinkan negara-negara non-UE untuk terus mengimpor minyak mentah Rusia melalui laut. Namun, UE akan melarang perusahaan pengiriman dan asuransi untuk menangani kargo minyak mentah Rusia di seluruh dunia, kecuali minyak Rusia dijual seharga kurang dari 60 USD per barel.
Ini bisa mempersulit pengiriman minyak mentah Rusia dengan harga di atas batas. Artinya, negara-negara yang bukan bagian kesepakatan itu akan terdampak. Harga pasar minyak mentah Rusia saat ini 67 USD per barel, sedikit lebih tinggi daripada batas harga yang disepakati UE. Oleh karena itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai kesepakatan itu tidak akan serius memukul perekonomian Rusia. Jika pun memukul, hanya dalam jangka pendek. Batas harga 60 USD per barel itu mulai berlaku Senin (5/12) atau segera setelahnya. Ini bersamaan dengan embargo UE pada pengiriman minyak mentah Rusia melalui laut yang mencegah pengiriman minyak mentah Rusia melalui laut ke UE yang menyumbang dua pertiga impor minyak dari Rusia. Upaya ini berpotensi merugikan Rusia hingga miliaran euro. Rusia, negara pengekspor minyak mentah terbesar kedua di dunia, berulang kali mengancam akan menghentikan pengiriman minyak mentah ke negara-negara yang mengadopsi kesepakatan itu. Rusia sudah mengantongi 67 miliar euro atau 71 miliar USD dari penjualan minyak ke UE sejak dimulainya perang pada 24 Februari 2022. (Yoga)
OPEC+ Mempertahankan Produksi Minyak Dua Juta BPH
LONDON, ID – OPEC+, yang terdiri dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia, menyatakan setuju mempertahankan target produksi minyaknya sebesar 2 juta barel per hari (bph) dalam pertemuan yang berlangsung pada Minggu (4/12/2022). Keputusan diambil menyusul kondisi pasar minyak yang sedang berupaya menilai dampak dari perlambatan ekonomi Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terkait permintaan, dan pembatasa harga oleh kelompok G7 terhadap pasokan minyak Rusia. OPEC+ berpendapat bahwa pihaknya telah memangkas produksi karena prospek ekonomi yang lebih lemah. Apalagi harga minyak telah menurun sejak Oktober akibat perlambatan pertumbuhan di Tiongkok dan global, serta suku bunga yang lebih tinggi turut mendorong spekulasi pasar bahwa kelompok tersebut dapat memangkas produksi lagi. (Yetede)
Sepoi-sepoi Investasi dan Perdagangan
Pertumbuhan perdagangan barang global akan turun menjadi 3 % pada 2022 dan 1 % pada 2023. Penurunan juga diperkirakan terjadi pada aliran masuk investasi asing langsung global. Kenaikan suku bunga global menjadi penyebab utamanya. Akan tetapi, posisi ekspor dan aliran investasi asing ke Indonesia diperkirakan relatif aman. Berdasarkan laporan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) per 23 Agustus 2022, nilai perdagangan global saat puncak pandemi turun 7,18 %, dari 19 triliun USD pada 2019 menjadi 17,65 triliun USD pada 2020. Nilai perdagangan global berangsur pulih menjadi 22,33 triliun USD pada 2021 atau naik 26,52 % dari 2020. Namun pada 2022 dan 2023, pertumbuhan perdagangan global kembali menurun walau tak terkontraksi. Selain karena kenaikan suku bunga global, penurunan perdagangan global pada 2022 terjadi akibat efek invasi Rusia ke Ukraina dan hambatan ekspor. Hingga pertengahan Oktober 2022, hambatan ekspor yang diterapkan G20 berkurang 77 % dan tinggal 17 jenis larangan ekspor. Namun hambatan yang masih ada telah menahan perdagangan barang global senilai 122 miliar USD. Hambatan itu termasuk perdagangan pangan dan pupuk, tetapi ada optimisme. Seperti diberitakan Xinhua, 23 November 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin siap memulai pasokan pupuk.
Penyebab lainnya adalah efek fragmentasi dan keterpecahan dalam perdagangan global, seperti dikatakan Dirjen Perdagangan WTO Ngozi Okonjo-Iweala di Sydney, Australia, Kamis (24/11). ”Fragmentasi mengancam perdagangan multilateral,” katanya. Semua faktor itu membuat perdagangan global pada 2023 diperkirakan hanya tumbuh 1 %. Akan tetapi, Indonesia tidak akan terpukul keras. Meski ada dampak, efeknya tidak signifikan. ”Efek ke Indonesia bersifat mild,” kata Agustinus Prasetyantoko, ekonom Universitas Atma Jaya Jakarta. Direktur Bank Pembangunan Asia (ADB) untuk Indonesia Jiro Tominaga, Rabu (21/9), di Jakarta. ”Ekspor komoditas Indonesia mengalami booming,” katanya. Permintaan terhadap ekspor komoditas mendukung pertumbuhan dan mendorong penerimaan negara. Namun, masalah dihadapi perusahaan-perusahaan eksportir dengan tujuan ke negara-negara bermasalah. Ekspor nonmigas terlihat menurun ke Pakistan, Sri Lanka, dan sejumlah negara yang bermasalah dengan utang luar negeri. Masalah juga muncul bagi eksportir tekstil dan alas kaki ke pasar AS dan Eropa. Ada masalah bagi perusahaan dengan konsekuensi PHK. ”Khusus bagi perusahaan eksportir manufaktur, ada penurunan tajam,” kata Yose Rizal Damuri, ekonom dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) Jakarta. Meski demikian, secara makro ekspor Indonesia tidak terpengaruh besar. Ekonom ADB, Albert Park, berpendapat Asia tak akan didera masalah moneter. Setelah mobilitas pulih, ekonomi Asia kembali mengalami pemulihan permintaan. Program-program ekonomi yang tertunda akan kembali berjalan. (Yoga)









