;
Tags

Internasional

( 1352 )

Momentum G20

KT3 22 Nov 2022 Kompas

Keberhasilan penyelenggaraan KTT G20 di Bali pada 15-16 November bukanlah keberuntungan, tapi buah kerja keras, tidak hanya dalam penyelenggaraan acara, tetapi juga ketekunan melakukan transformasi ekonomi. Konsistensi dan kelenturan menjadi penentu disepakatinya Deklarasi Bali (G20 Bali Leaders’ Declaration). Presiden Jokowi adalah satu-satunya pemimpin yang bertemu langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden China Xi Jinping, dan Presiden AS Joe Biden untuk melenturkan ketegangan geopolitik global. Banyak pihak, bahkan pemerintah sendiri, sebelumnya pesimis KTT G20 akan menghasilkan kesepakatan. KTT Bali menghasilkan deklarasi yang merangkum kesepakatan: Dalam penanganan pandemi, disepakati terbentuknya Pandemic Fund dengan komitmen awal 1,5 miliar USD. Guna menambah kemampuan Dana Moneter Internasional membantu negara yang terdampak krisis, disepakati Resilience and Sustainability Trust dengan komitmen awal 81,6 miliar USD. Disepakati juga terbentuknya Just Energy Transition Partnership untuk Indonesia senilai 20 juta USD.

Majalah The Economist (19/11) mengangkat tema utama mengenai Indonesia dengan tiga artikel panjang sekaligus dalam satu edisi. Salah satunya berjudul ”Why Indonesia Matters”. Pertemuan G20 membuat Indonesia kembali menjadi sorotan dunia, menurut The Economist. Indonesia terakhir kali menjadi perhatian dunia saat krisis Asia 1998 ketika menjadi bagian dari episentrum persoalan. Sekarang, bersama India, Indonesia dianggap sebagai raksasa Asia yang mendapat momentum pergeseran geopolitik dengan titik sentral AS dan China. Alasan Indonesia diperhitungkan adalah kinerja ekonomi yang meyakinkan. Momentum G20 perlu ditindaklanjuti dengan kerja keras di berbagai bidang. Di bidang energi terbarukan, Indonesia berpotensi menjadi salah satu penghasil energi terbarukan terbesar di dunia. Memanfaatkan bonus demografi yang melek teknologi, Indonesia jadi salah satu inkubator sektor  teknologi yang ditopang tenaga muda kreatif dan inovatif.

Terkait inovasi digital, Indonesia menunjukkan kepemimpinannya. Menjelang KTT G20, lima bank sentral ASEAN (Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Indonesia) sepakat menggunakan sistem pembayaran  terintegrasi berbasis digital atas inisiatif BI. Di sektor swasta, kepemimpinan Indonesia di bidang  digital juga diakui. Hingga April 2022 ada 2.354 unit usaha rintisan berbasis teknologi (start up) di Indonesia, terbanyak di Asia. Disusul Singapura dengan 1.013 unit usaha rintisan. Dengan dua perusahaan berstatus decacorn dan delapan unicorn, Indonesia menunjukkan potensi pengembangan sektor digital. Kerja keras Indonesia selama ini tidak mengkhianati hasil. Keberhasilan memimpin KTT G20 dengan banyak pujian hanyalah bagian dari upaya transformasi (ekonomi) Indonesia. Momentum yang sudah dicapai dalam KTT G20 perlu diteruskan. Ada begitu banyak jendela kesempatan yang terbuka. Kerja keras dan konsistensi merupakan kunci melanjutkan transformasi yang sudah dimulai. (Yoga)


Barat Mendorong Negosiasi Rusia-Ukraina

KT1 21 Nov 2022 Investor Daily (H)

KYIV, ID – Barat terus berupaya membujuk Ukraina untuk bernegosiasi dengan Rusia, menyusul serangkaian kemenangan militer besar yang diperoleh Ukraina. Tetapi, dorongan Barat ini dipandang aneh oleh Ukraina karena sama saja dengan tindakan menyerah. "Ketika Anda memiliki inisiatif di medan perang, agak aneh menerima usulan seperti (ini): 'Anda tidak akan dapat melakukan semuanya dengan cara militer, Anda perlu bernegosiasi'. Ini berarti bahwa negara yang memulihkan wilayahnya, harus menyerah kepada negara yang kalah,” ujar penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Mykhaylo Podolyak, saat diwawancarai AFP di kantor ke presidenan di Kyiv pada Minggu (20/11/2022). Baru-baru ini, media Amerika Serikat (AS) melaporkan bahwa beberapa pejabat senior mulai mendorong Ukraina untuk mempertimbangkan negosiasi.  Namun, sejauh ini opsi tersebut masih ditolak Zelensky, mengingat Rusia belum menarik seluruh pasukannya semua wilayah di Ukraina. (Yetede)

KEPENDUDUKAN DAN PANGAN, Menghidupi 8 Miliar Manusia

KT3 21 Nov 2022 Kompas (H)

Kemampuan manusia mengatasi berbagai kesulitan dan tantangan hidup membuat populasi manusia akhirnya mencapai 8 miliar jiwa. Namun, jumlah penduduk Bumi yang besar itu menimbulkan kekhawatiran besarnya tekanan terhadap lingkungan saat manusia ingin memenuhi kebutuhan pangannya, karena memberi makan 8 miliar mulut, bukan perkara gampang. Terlebih, masifnya pertumbuhan manusia yang bertambah delapan kali lipat hanya dalam 200 tahun terakhir menurunkan daya dukung lingkungan dengan hebat hingga memicu kerusakan lingkungan dan perubahan iklim. Tiga perempat daratan dan dua pertiga wilayah perairan di Bumi telah diubah dan dieksploitasi manusia. Sejak revolusi industri dimulai akhir abad ke-18 hingga sekarang, suhu permukaan Bumi naik 1,5 derajat. Ujungnya, pemanasan Bumi itu memicu berbagai bencana yang berbalik mengancam eksistensi manusia. Menurunkan populasi bukan jawaban sederhana agar manusia bisa makan tanpa banyak merusak alam. Menurunkan populasi bukan perkara mudah karena pertambahan penduduk menjadi 8 miliar yang ditetapkan PBB pada 15 November 2022 justru menjadi pertambahan penduduk tercepat dibandingkan dengan kenaikan semiliar penduduk sebelumnya, hanya 11 tahun. Banyak negara maju yang telah mengalami penurunan fertilitas harus menanggung konsekuensinya, terutama akibat kurangnya tenaga kerja dan perlambatan ekonomi.

Meski penduduknya lebih sedikit, banyak negara maju justru paling boros dalam menghasilkan emisi gas rumah kaca akibat pola hidupnya yang tidak mendukung keberlanjutan lingkungan. Jika pola konsumsi warga dunia sama seperti pola konsumsi masyarakat Singapura saat ini, setidaknya dibutuhkan 3,7 Bumi untuk menopang segala kebutuhan mereka. Jika warga dunia hidup dengan pola konsumsi orang Indonesia dengan tingkat pendapatan lebih rendah, tetapi jumlah penduduknya 47 kali lipat penduduk Singapura, ”hanya” diperlukan 1,1 Bumi. Terjadi atau tidaknya krisis sumber daya dalam memenuhi hajat hidup 8 miliar manusia sangat bergantung pada pilihan dan keputusan manusia. ”Pengalaman sejauh ini menunjukkan dunia sukses beradaptasi dan menemukan solusi untuk menjawab masalah yang dihadapi,” kata Patrick Gerland dari Departemen Ekonomi dan Urusan Sosial PBB, seperti dikutip National Geographic, 14 November 2022. Saat ini memang ada 8 miliar manusia yang harus diberi makan, tetapi juga ada miliaran manusia yang bisa diajak berpikir mencari solusi dan menjawab tantangan  ini. Hal senada diungkapkan Direktur Institute for Advance Studies in Economic and Business, UI Turro S Wongkaren, Kamis (17/11). Manusia selalu mampu mencari solusi saat menghadapi tekanan. Solusi itu bisa dilakukan dalam berbagai langkah, mulai dari mengubah pandangan hidup dan gaya hidup hingga membuat teknologi baru. (Yoga)


GOCEK CUAN PIALA DUNIA

HR1 21 Nov 2022 Bisnis Indonesia (H)

Pesta sepak bola telah tiba. Tak cuma memanjakan penggemar sepak bola, Piala Dunia edisi Qatar 2022 yang dimulai Minggu (20/11), juga membuka pintu cuan bagi sejumlah korporasi. Bukan hanya pebisnis di Qatar, sang tuan rumah, sejumlah korporasi di Indonesia juga berpeluang mencicipi laba dari momentum olahraga 4 tahunan tersebut. Salah satu di antaranya tentu saja adalah Emtek Group, pemegang hak siar Piala Dunia 2022 di Indonesia. Pengumuman Emtek Group sebagai official broadcaster FIFA World Cup 2022 sudah disampaikan sejak Maret 2022. Ajang itu bukan kali pertama konglomerasi milik Eddy K. Sariaatmadja menyiarkan tontonan sepak bola kelas dunia. Di bawah bendera PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK), pertandingan Piala Dunia 2022 akan ditayangkan di seluruh platform media milik perseroan dari free to air (FTA) melalui SCTV, Indosiar, O Channel, dan Mentari TV, direct to home Nex Parabola, hingga over the top (OTT) melalui Vidio.com. Dus, EMTK pun berpotensi melanjutkan tren kinerja positif selama ini. Dalam 9 bulan 2022, EMTK mengantongi pendapatan Rp11,04 triliun atau meningkat 15,01% dari Rp9,59 triliun. Kontribusi terbesar pendapatan EMTK berasal dari penjualan barang Rp4,45 triliun, iklan Rp4,11 triliun, serta jasa kesehatan dan rumah sakit Rp1,38 triliun. Direktur Surya Citra Media Mutia Nandika mengatakan prospek pendapatan iklan selama Piala Dunia 2022 terlihat positif. Hal itu terlihat dari tanggapan pemilik merek atau pengiklan yang tertarik dan mensponsori program FIFA World Cup 2022.

RI Kawal Hasil Deklarasi Bali Soal Pangan dan Pupuk

KT3 18 Nov 2022 Kompas

Presidensi G20 Indonesia telah melahirkan Deklarasi Bali. Indonesia akan mengawal aksi nyata deklarasi tersebut agar benar-benar terealisasi. Salah satunya di sektor perdagangan pangan dan pupuk di tengah   berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina. Dalam Deklarasi Bali terdapat sejumlah poin pernyataan bersama  pemimpin negara-negara anggota G20 terkai sektor perdagangan pangan dan pupuk. Pertama, G20 akan mengambil tindakan terkoordinasi untuk mengatasi tantangan ketahanan pangan, termasuk lonjakan harga dan kekurangan komoditas pangan dan pupuk secara global. Kedua, menegaskan kembali dukungan G20 untuk merealisasikan perdagangan produk pertanian berbasis aturan yang terbuka, transparan, inklusif, dapat diprediksi, dan non-diskriminatif berdasarkan aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Ketiga, meningkatkan prediktabilitas pasar, meminimalkan distorsi, meningkatkan kepercayaan bisnis, dan memungkinkan rantai pasok perdagangan pertanian dan makanan mengalir dengan lancar. Keempat, menyambut dan mendukung sejumlah inisiatif global untuk memperlancar perdagangan pangan dan pupuk, serta membantu negara-negara yang terdampak.

Sejumlah inisiatif itu antara lain Prakarsa Transportasi Biji-bijian dan Bahan Makanan yang Aman dari Pelabuhan Ukraina (Inisiatif Butir Laut Hitam), Jalur Solidaritas Uni Eropa, dan Prakarsa Aksi Ketahanan Pangan Grup Koordinasi Arab. Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono, Kamis (17/11) mengatakan, untuk merealisasikan hasil Deklarasi Bali itu, Indonesia bersama negara-negara anggota G20 lain akan mendorong pembaruan aturan perdagangan pangan pertanian global. Fasilitasi perdagangan produk-produk pertanian dan pangan juga akan dilakukan. G20 juga menegaskan pentingnya tidak memberlakukan larangan atau pembatasan ekspor pangan dan pupuk dengan cara-cara yang tidak sesuai ketentuan WTO. Selain itu, sistem perdagangan multilateral untuk kepentingan semua anggota, terutama negara berkembang dan kurang berkembang, juga diperkuat. (Yoga)


Saya Tidak Menduga akan Ada Deklarasi

KT1 18 Nov 2022 Investor Daily (H)

NUSA DUA, ID - Dunia melihat Indonesia dan mengapresiasi Indonesia. Penyelenggaraan KTT G20 dinilai sukses, bahkan sangat sukses. Dari sisi akomodasi dan fasilitas yang diberikan, semua tamu menunjukkan ekspresi gembira. Bukan hanya Bali yang  indah, tapi juga kehangatan dan keramahtamahan tuan rumah. Awak media dari berbagai negara bisa melaporkan dengan leluasa setia detail acara. Mereka memuji kelengkapan fasilitas media center yang memungkinkan setiap awak media menjalankan tugas jurnalistik dengan lancar. yang diberikan, semua tamu menunjukkan ekspresi gembira. Bukan hanya Bali yang indah, tapi juga kehangatan dan keramahtamahan tuan rumah. “Hati saya benar-benar plong. Sesuatu yang selama ini dikhawatirkan tidak terjadi, ternyata bisa terwujud berkat dukungan berbagai pihak. Inilah capaian paling tinggi dan paling penting dari KTT G20 di Bali,” ungkap Jokowi melukiskan suasana batinnya selama KTT G20. (Yetede)

Transformasi Digital Percepat Pemulihan Global

KT3 17 Nov 2022 Kompas

Presiden Jokowi kembali menegaskan agar perang segera dihentikan. Pemulihan ekonomi dunia tidak akan terjadi jika situasi dunia tidak membaik. Penegasan itu disampaikan Presiden saat membuka sesi ketiga pada hari kedua KTT G20 di Nusa Dua, Bali, Rabu (16/11). Ia mengulang seruan agar perang dihentikan hingga dua kali. Ia menuturkan, setiap pemimpin negara bertanggung jawab memastikan situasi global dapat kondusif bagi masa depan dunia. Indonesia sebagai presiden G20 pun mendorong adanya transformasi digital. Sejumlah pertemuan kelompok kerja ekonomi digital pun sudah mulai dijalankan dalam Presidensi G20 Indonesia. Menurut Jokowi, ekonomi digital merupakan masa depan ekonomi dunia yang dapat menjadi pilar ketahanan pada masa pandemi. Ekonomi digital telah menyumbang setidaknya 15,5 % dari PDB global. Untuk itu, transformasi digital terus didorong sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan global.

Presiden menyampaikan, ada tiga fokus utama transformasi digital yang diusung dalam Presidensi G20 Indonesia. Pertama, kesetaraan akses digital. Saat ini, terdapat 2,9 miliar penduduk dunia yang belum terhubung dengan internet, termasuk 73 % penduduk di negara kurang berkembang. Setidaknya 390 juta orang yang tinggal di wilayah tanpa internet nirkabel. ”Ketimpangan ini harus segera kita perbaiki,” kata Jokowi. Fokus kedua adalah literasi digital. Ia mengatakan, melek digital merupakan keharusan. Literasi digital harus terjangkau bagi semua masyarakat agar bisa berpartisipasi dalam ekonomi di masa depan. Fokus ketiga mengenai lingkungan digital yang aman. Hoaks dan perundungan siber dapat memecah persatuan dan mengancam demokrasi. Kebocoran data yang terjadi akibat kejahatan siber bisa berpotensi merugikan ekonomi dunia hingga 5 triliun dollar AS pada 2024. (Yoga)


Debat Panas Warnai Kesepakatan Deklarasi Bali

KT3 17 Nov 2022 Kompas (H)

Setelah melewati perdebatan panjang dan rumit, Presidensi G20 Indonesia 2022 akhirnya berhasil mencapai deklarasi yang disepakati bersama. Keraguan bahwa kesepakatan bersama dapat dicapai pupus. Saat menutup KTT G20 di Bali, Rabu (16/11) Presiden Jokowi menyatakan, Presidensi G20 Indonesia dimulai dengan harapan dan niat baik bersama untuk mewujudkan pemulihan dunia dari pandemic Covid-19 dengan cara inklusif. Presiden Jokowi mengapresiasi lahirnya deklarasi yang dinilainya merupakan keberhasilan luar biasa dari beragam upaya bersama. ”Ini adalah deklarasi pertama yang dapat diwujudkan sejak Februari 2022. Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya sehingga deklarasi dapat disepakati dan disahkan,” ujar Presiden Jokowi. Deklarasi yang terdiri atas 52 paragraf tersebut sempat menimbulkan perdebatan sengit, terutama pada paragraf terkait sikap atas perang di Ukraina. ”Diskusi mengenai hal ini berlangsung sangat-sangat alot dan akhirnya para pemimpin G20 menyepakati deklarasi, yaitu condemnation (kecaman) perang di Ukraina karena telah melanggar batas wilayah,” ujar Presiden Jokowi.

Proses diplomasi dilakukan secara marathon. Paragraf yang dimaksud ialah paragraf ketiga, dimana sebagian besar anggota mengecam perang di Ukraina yang menyebabkan penderitaan dan memperburuk ekonomi global yang sudah rapuh. Disebutkan pula, G20 bukan forum menyelesaikan masalah keamanan. Namun, para anggota mengakui masalah keamanan dapat berkonsekuensi secara signifikan bagi ekonomi global. Presiden Jokowi pun menegaskan bahwa G20 merupakan forum ekonomi, bukan forum politik. Maka, forum ini seharusnya tak perlu dikaitkan dengan kondisi politik global. Menurut Presiden, pemulihan ekonomi global tidak akan tercapai tanpa ada perdamaian. Menlu Retno LP Marsudi menambahkan, negosiasi mencapai kesepakatan deklarasi dilakukan dengan proses yang tak mudah. Komunitas antarmenlu membahasnya secara intensif, terutama pada hari-hari sebelum puncak KTT G20 berlangsung. Keberhasilan atas deklarasi ini tak terlepas dari kepercayaan semua negara G20 kepada Indonesia. (Yoga)


B20 Summit Berhasil Hadirkan Communique untuk Pemulihan Ekonomi yang Inklusif

KT1 17 Nov 2022 Investor Daily

BALI - Menjelang KTT G20 yang digelar 15-16 November 2022, para pemimpin bisnis dari negara-negara G20 yang tergabung dalam B20 Indonesia telah menyepakati menyerahkan policy reccomendation final atau communique kepada Presiden Jokowi selaku Pengarah  Panitia Nasional Presidensi G20 Indonesia. Aspirasi dan masukan dari komunitas bisnis global melalui B20 selaku business engagement G20 dalam bentuk policy recommendation ini terefleksikan dalam B20 Communique sebagai bentuk pernyataan bersama B20 yang akan disampaikan pada publik dan merangkum isu prioritas yang menjadi konsensus bersama B20. Sebagai salah satu engagement group terkemuka dari G20, B20 memiliki andil besar dalam menentukan arah kebijakan ekonomi global pasca pandemi, khususnya di negara-negara G20 melalui KTT G20. Communique ini berisi ringkasan inti atas pandangan, arahan dan solusi dari seluruh task force (TF) dan action council B20 yang telah bekerja untuk merumuskan rekomendasi kebijakan sepanjang tahun 2022. (Yetede)

Rapat Dadakan G7 di Konferensi G20

KT1 17 Nov 2022 Tempo (H)


JAKARTA-para pemimpin negara G7 bergegas menggelar rapat dadakan alias emergency meeting di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali pada Rabu, 16 November 2022. Kelompok G7, yakni Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat, beringsut ke salah satu lokasi di Bali ketika mendengar terjadinya serangan rudal yang dilancarkan Rusia ke infrastruktur sipil di Ukraina. Namun serangan tersebut mnegenai wilayah Polandia. Wilayah Polandia dilaporkan dihantam peluru nyasar yang mulanya disinyalir dilancarkan Rusia ke Ukraina Selasa lalu. Serangan ini dikabarkan menewaskan dua orang. Belakangan Sekretaris Jendral NATO, Jens Stiltenberg, memastikan peluru nyasar tersebut ditembakkan oleh pertahanan udara Ukraina. Meski begitu, NATO menyatakan Rusia yang harus dipersalahkan dalam insiden ini, "Ini bukan kesalahan Ukraina, Rusia memikul tanggung jawab uta,ma karena melanjutkan perang ilegal melawan Ukraina," kata Jens, kemarin. (Yetede)


Pilihan Editor