Keuangan
( 1012 )STABILITAS SEKTOR KEUANGAN : REGULASI TURUNAN TERUS DIRUMUSKAN
Komite Stabilitas Sistem Keuangan berkomitmen merampungkan perumusan peraturan pelaksanaan UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan secara kredibel dengan melibatkan industri keuangan dan masyarakat. UU No. 4/2023 telah resmi berlaku pada 12 Januari 2023. Sejumlah ketentuan turunan telah diterbitkan seperti Peraturan Pemerintah (PP) No. 34 Tahun 2023 tentang Besaran Premi Untuk Pendanaan Program Restrukturisasi Perbankan dan PP No. 5/2023 tentang Penyidikan Tindak Pidana di Sektor Jasa Keuangan. Jika merujuk pada UU No. 4/2023, beberapa PP yang perlu disusun pemerintah dengan melibatkan DPR di antaranya kebijakan penjaminan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk menjamin simpanan berdasarkan kelompok nasabah. Selain itu, ada pula PP yang mesti disusun terkait dengan pungutan dan tata kelola di sektor jasa keuangan. “Dengan telah diundangkannya UU P2SK, pemerintah, BI, OJK, dan LPS berkomitmen menyelesaikan perumusan peraturan pelaksanaan UU P2SK secara kredibel,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Inddrawati saat menyampaikan keterangan resmi hasil pertemuan Komiste Stabilitas Sistem Keuangan (KKSK), Selasa (1/8). Pertemuan KSSK yang melibatkan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melaporkan bahwa stabilitas sistem keuangan Indonesia pada kuartal II/2023 tetap terjaga di tengah dinamika global. Menurut Menkeu, terjaganya stabilitas sistem keuangan didukung seiring dengan kondisi perekonomian yang resilien. Namun, ketidakpastian global yang masih tinggi perlu disikapi secara hati-hati. Lembaga internasional IMF merevisi proyeksi pertumbuhan global menjadi 3% year-on-year (YoY) pada 2023, sedikit lebih baik dari proyeksi April 2023 sebesar 2,8% YoY. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyatakan kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan cukup solid didukung tingkat permodalan serta likuiditas yang memadai. Menurutnya, sektor perbankan tetap resilien ditandai dengan fungsi intermediasi yang terjaga dan permodalan yang memadai di tengah tantangan perekonomian dan pasar keuangan global serta kecenderungan penurunan harga komoditas utama penopang ekspor. Pada Juni 2023, pertumbuhan kredit perbankan mencapai 7,76% YoY ditopang kredit investasi yang tumbuh 9,6% YoY.
KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Domestik Terjaga
JAKARTA,ID-Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyatakan, stabilitas keuangan pada kuartal II-2023 terus terjaga ditengah dinamika perekonomian dan pasar keuangan domestik yang resilen, serta didukung koordinasi yang terus diperkuat antara anggota KSSK yaitu Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan. Menteri Keuangan sekaligus Ketua KSSK Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pihaknya berkomitmen melanjutkan pengetatan koordinasi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan risiko global ke depan, termasuk rambatannya pada perekonomian dan sektor keuangan domestik. Dari sisi perekonomian global, Lambaga Dana Moneter Internasional (IMF) yang merivisi kembali proyeksi April 2023 (2,8% yoy). Pertumbuhan Amerika Serikat dan beberapa negara maju di Eropa diperkirakan lebih baik dari proyeksi pertumbuhan ekonomi Tiongkok tetap sama, namun risiko tertahannya konsumsi dan investasi terutama sektor properti negara tersebut harus terus diwaspadai. Tekanan inflasi di negara maju masih relatif tinggi dipengaruhi oleh perekonomian yang lebih kuat dan pasar tenaga kerja yang ketat. (Yetede)
Laba FIF Semester I-2023 Naik 30,2 Persen Menjadi Rp 1,96 Triliun
PT Federal International Finance (FIF), anak usaha PT Astra International Tbk, mencatat laba bersih semester I-2023 sebesar Rp 1,96 triliun, tumbuh 30,2 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang senilai Rp 1,5 triliun. Presiden Direktur FIF Margono Tanuwijaya dalam keterangan resmi, Minggu (30/7/2023), mengatakan, ekonomi Indonesia yang bertumbuh memberikan peluang bagi seluruh sektor industri, khususnya di industri pembiayaan. (Yoga)
Bank Tak Agresif Menaikkan Bunga
Bank Indonesia (BI) masih mempertahankan BI-7 day reverse repo rate (BI 7-day-RR) di level 5,75% per Juli. BI juga masih mempertahankan bunga deposit facility di 5% dan bunga lending facility di 6,50%. Sejak BI mulai menaikkan bunga acuan, besar kenaikannya sudah mencapai 225 basis poin (bps).
Kendati begitu, bank tidak melakukan banyak penyesuaian terhadap suku bunga kredit masing-masing. Penyesuaian justru dilakukan pada suku bunga simpanan.
Presiden Direktur Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja bilang, selama BI agresif menaikkan suku bunga sejak Agustus 2022, bank ini tak menaikkan bunga kredit sama sekali. Bahkan, ia bilang BCA telah menurunkan bunga KPR tenor tertentu.
Direktur Distribution & Funding Bank Tabungan Negara (BTN) Jasmin juga menyebut, saat ini tidak mudah bagi BTN untuk menyesuaikan suku bunga kredit. Sebab KPR di BTN mayoritas merupakan KPR subsidi yang memiliki bunga tetap 5% selama 20 tahun.
Sementara suku bunga simpanan naik cukup tinggi, kendati tidak setinggi kenaikan BI 7-day-RR. Kenaikan tertinggi terjadi di simpanan berjangka 12 bulan, yang naik 171 bps jadi 5,02%. Suku bunga simpanan berjangka 12 bulan dan 24 bulan juga lebih tinggi dibanding suku bunga deposit facility.
KPR Mulai Mendominasi Bisnis Konsumer Bank
Bisnis kredit kepemilikan rumah (KPR) sejumlah bank besar tumbuh solid sepanjang semester pertama tahun ini. KPR kini telah mendominasi portofolio kredit konsumer mereka.
KPR Bank Central Asia (BCA) misalnya, telah menyumbang 62,3% terhadap total portofolio kredit konsumernya pada posisi Juni 2023. Total outstanding KPR bank ini sudah tembus Rp 114,5 triliun di periode tersebut, tumbuh 12% secara tahunan.
BCA saat ini menduduki peringkat kedua penguasa pangsa pasar KPR di Indonesia, setelah Bank Tabungan Negara (BTN). Sepanjang semester pertama 2023, BCA berhasil mencairkan KPR atau booking baru Rp 19,3 triliun. Angka tersebut meningkat 10,9% dari periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), outstanding KPR perbankan nasional mencapai Rp 663,6 triliun per Juni 2023, naik 10,1% secara tahunan. KPR menyumbang 35,01% dari total kredit konsumer. Porsi KPR ini naik tipis dari akhir 2022 yang mencapai 34,7%.
BTN, selaku bank spesialis kredit properti, menyalurkan KPR Rp 243 triliun per Juni 2023, tumbuh 9,18% secara tahunan. KPR bank ini masih didominasi KPR subsidi, dengan outstanding mencapai Rp 152,16 triliun atau meningkat 10,6% secara tahunan. Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, pihaknya akan terus memacu pertumbuhan kredit di paruh kedua ini. BTN menargetkan kredit tumbuh 10%-11% di 2023. Di semester satu lalu, kredit tumbuh 7,52%.
Ekonomi Sampah Triliunan Rupiah
Pengolahan sampah yang dihasilkan Jakarta untuk mengurangi jumlah sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan lingkungan. Pengolahan sampah juga dapat menghasilkan nilai tambah dan keuntungan ekonomi besar hingga triliunan rupiah. Saat ini, Jakarta menyumbang 7.800 ton sampah per hari atau 2,8 juta ton sampah per tahun. Berbagai cara sudah dilakukan untuk mengurangi sampah yang dibuang ke tempat pembuangan terakhir di Bantargebang, Bekasi, Jabar. Belum lama ini, Pemprov DKI Jakarta membangun fasilitas refused derived fuel (RDF) untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif.
”Sebanyak 2.000 ton sampah per hari ditangani dengan RDF di Bantargebang dan akan bangun lagi di Rorotan. Tapi, itu tidak cukup karena kita harus kurangi sampah di hulu,” kata Asisten Pembangunan dan LH Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Afan Adriansyah di Festival Ekonomi Sirkular (FES) 2023, di Taman Menteng, Jakpus Rabu (27/7). Afan mengatakan, pengurangan sampah mendesak bagi Jakarta yang berupaya mengedepankan aspek berkelanjutan. ”Lingkungan hidup kita jaga kelestariannya,” ujarnya. Pengolahan sampah yang berorientasi ekonomi pun dapat dilakukan dengan mempertahankan nilai produk, bahan, dan sumber daya perekonomian sehingga meminimalkan kerusakan sosial dan lingkungan. Hal ini disebut dengan ekonomi sirkular. (Yoga)
Saham Seksi Meski Harga Sudah Naik Tinggi
Harga sejumlah saham perbankan pelat merah melesat tajam di pekan rilis kinerja keuangan semester satu ini. Beberapa saham bank bahkan sukses mencapai level harga tertinggi sepanjang masa alias
all time high.
Pada perdagangan kemarin, harga saham Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ditutup di level Rp 5.675 per saham, yang merupakan rekor harga penutupan tertinggi saham ini. Harga BBRI sempat menyentuh Rp 5.700 di
intraday.
Harga saham Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga ditutup pada harga penutupan tertinggi sepanjang masa di Rp 5.575 per saham. Secara
intraday, harga saham BMRI sempat menyentuh Rp 5.625.
Bila dihitung sejak awal tahun, saham BBRI sudah memberi return 14,88%. Saham bank pelat merah ini juga masuk daftar 10 besar saham bank pemberi return tertinggi sejak awal tahun.
Kendati harga saham bank-bank tersebut sudah melesat, sejumlah analis menilai saham-saham tadi masih menarik.
Investment Analyst
Infovesta Kapital Advisori Fajar Dwi Alfian mengatakan, secara umum prospek saham bank BUMN masih prospektif.
Fajar juga menilai valuasi saham bank-bank tersebut masih wajar.
Research Analyst
Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani menambahkan, saham BUMN yang masuk big four menarik dikoleksi. "Menurut saya ini top picks untuk dibeli. Saya rekomendasikan beli saham bank empat besar untuk jangka panjang," kata dia.
Atasi Jerat Utang Daring, Literasi Warga Digenjot
Sepanjang Januari hingga Juni 2023, Kantor OJK Cirebon di Jabar menerima 622 pengaduan dan konsultasi dari masyarakat dan sebagian di antaranya terkait dengan pinjaman online atau pinjaman daring ilegal. Bekerja sama dengan berbagai pihak, OJK Cirebon menggiatkan literasi keuangan. Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kantor OJK Cirebon Panny Malangsari, di sela-sela temu media di Kabupaten Kuningan, Jabar, Sabtu (22/7) mengatakan, dari 622 aduan itu, 17 % di antaranya terkait pinjaman daring. Aduan itu datang hampir setiap hari melalui kontak dan media sosial OJK Cirebon. Pertanyaan warga berkisar ciri pinjaman daring ilegal. Saat ini, tercatat 102 pinjaman daring yang legal. Cirinya antara lain, terdaftar di OJK, besaran bunga dan pinjaman transparan, punya layanan pengaduan, dan lembaga serta pengelolanya beralamat yang jelas.
Sebaliknya ciri-ciri pinjaman daring ilegal antara lain tidak memiliki kontak pengaduan,mencuri identitas, dan mengintimidasi penggunanya. ”Jumlah pengaduan (17 %) soal pinjaman daring itu termasuk sedang. Namun, kami tetap memberikan literasi keuangan bagi warga agar tak terjebak pinjol ilegal,” ujarnya. Selain peminjaman daring, pengaduan dan konsultasi yang masuk ke OJK Cirebon juga terkait kredit perbankan umum. Jumlah pengaduan itu diprediksi lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, yakni 856 laporan. ”Ini menunjukkan warga semakin melek dengan literasi keuangan,” katanya. Di sisi lain, pihaknya juga menggiatkan literasi keuangan untuk mencegah warga terjerat pinjaman daring ilegal dan memberikan pengetahuan tentang keuangan perbankan. ”Sampai pertengahan tahun ini, sudah ada 41 kegiatan edukasi literasi keuangan di Ciayumajakuning,” ujar Penny. Ciayumajakuning merupakan akronim dari Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. (Yoga)
Tim Likuidasi Wanaartha Life Lapor ke OJK
Proses likuidasi PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha masih terus bergulir. Meski sudah berjalan cukup lama, perkembangannya tak terlalu signifikan.
Tim Likuidasi Wanaartha Life menyebutkan hingga kini pihaknya masih dalam proses pemeriksaan ulang dan verifikasi tagihan para kreditur, baik tagihan pemegang polis, karyawan maupun kreditur lainnya.
Hasil pemeriksaan ulang dan verifikasi tagihan para kreditur yang telah dilakukan Tim Likuidasi Wanaartha Life per 21 Mei 2023, tercatat mencapai 12.642 tagihan. Total yang sudah terverifikasi berasal dari 7.814 kreditor.
"Tim Likuidasi akan mengeluarkan Daftar Tagihan Kreditur Wanaartha Life setelah proses verifikasi tagihan kreditur selesai dilakukan dan neraca sementara likuidasi disetujui OJK," ujar Ketua Tim Likuidasi Havardy M. Iqbal, Jumat (21/7).
Selanjutnya, tim likuidasi telah menunjuk dua Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk melakukan audit masing-masing terhadap audit neraca penutupan dan
audit agreed upon procedures
(AUP) Validasi Polis.
Selanjutnya, setelah laporan audit selesai dan diserahkan kepada OJK, Tim Likuidasi akan segera menyusun Neraca Sementara Likuidasi (NSL).
Cengkraman Investor Asing Semakin Kuat
Cengkeraman investor asing pada industri perbankan Indonesia tercatat sudah cukup kuat. Namun, minat para investor luar negeri untuk masuk ke perbankan di Tanah Air masih belum surut hingga saat ini. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberi bocoran bahwa tahun ini atau paling lambat awal tahun 2024 bakal ada proses akuisisi bank lokal yang akan melibatkan investor asing.
Baru-baru ini, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, peningkatan minat investor asing masuk ke perbankan Indonesia berasal dari beberapa negara, seperti Jepang, Korea Selatan, dan Singapura.
Sejauh ini, cengkeraman investor Jepang tercatat paling kuat. Tercatat ada lima bank swasta yang dikendalikan investor asal Negeri Sakura ini. Hal itu ditambah dengan kehadiran kantor cabang bank MUFG Bank Ltd. Total aset bank yang dikendalikan investor Jepang mencapai Rp 724,33 triliun, berdasarkan data per Maret 2023.
Presiden Direktur Bank Danamon Daisuke Ejima mengungkapkan, lembaga keuangan Jepang itu sejak awal sudah memandang pasar Indonesia potensial. Pria yang sebelumnya menjabat sebagai regional executive MUFG Bank Asia Pasifik ini bilang, investasi MUFG di Bank Danamon saat ini masih sesuai kesepakatan, yakni fokus pada bisnis korporasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), konsumer, serta Adira Finance.
Di bisnis korporasi, kata Ajime, Bank Danamon banyak memanfaatkan jaringan perusahaan yang dimiliki oleh MUFG, antara lain Toyota, Honda, dan beberapa merek otomotif lainnya.
Sementara bisnis konsumer akan terus diperkuat lewat kolaborasi dengan Adira Finance dan perusahaan yang baru saja diakuisisi MUFG seperti Home Credit Indonesia dan Mandala Finance. Selain itu, juga mengakuisisi aset konsumer Standard Chartered Rp 1,3 triliun.
Pilihan Editor
-
Ribuan Ton Daging Kerbau Akan Serbu RI
24 Mar 2021









