;

Ekonomi Sampah Triliunan Rupiah

Ekonomi Yoga 27 Jul 2023 Kompas
Ekonomi Sampah
Triliunan Rupiah

Pengolahan sampah yang dihasilkan Jakarta untuk mengurangi jumlah sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan lingkungan. Pengolahan sampah juga dapat menghasilkan nilai tambah dan keuntungan ekonomi besar hingga triliunan rupiah. Saat ini, Jakarta menyumbang 7.800 ton sampah per hari atau 2,8 juta ton sampah per tahun. Berbagai cara sudah dilakukan untuk mengurangi sampah yang dibuang ke tempat pembuangan terakhir di Bantargebang, Bekasi, Jabar. Belum lama ini, Pemprov DKI Jakarta membangun fasilitas refused derived fuel (RDF) untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif.

”Sebanyak 2.000 ton sampah per hari ditangani dengan RDF di Bantargebang dan akan bangun lagi di Rorotan. Tapi, itu tidak cukup karena kita harus kurangi sampah di hulu,” kata Asisten Pembangunan dan LH Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Afan Adriansyah di Festival Ekonomi Sirkular (FES) 2023, di Taman Menteng, Jakpus Rabu (27/7). Afan mengatakan, pengurangan sampah mendesak bagi Jakarta yang berupaya mengedepankan aspek berkelanjutan. ”Lingkungan hidup kita jaga kelestariannya,” ujarnya. Pengolahan sampah yang berorientasi ekonomi pun dapat dilakukan dengan mempertahankan nilai produk, bahan, dan sumber daya perekonomian sehingga meminimalkan kerusakan sosial dan lingkungan. Hal ini disebut dengan ekonomi sirkular. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :