KPR Mulai Mendominasi Bisnis Konsumer Bank
Bisnis kredit kepemilikan rumah (KPR) sejumlah bank besar tumbuh solid sepanjang semester pertama tahun ini. KPR kini telah mendominasi portofolio kredit konsumer mereka.
KPR Bank Central Asia (BCA) misalnya, telah menyumbang 62,3% terhadap total portofolio kredit konsumernya pada posisi Juni 2023. Total outstanding KPR bank ini sudah tembus Rp 114,5 triliun di periode tersebut, tumbuh 12% secara tahunan.
BCA saat ini menduduki peringkat kedua penguasa pangsa pasar KPR di Indonesia, setelah Bank Tabungan Negara (BTN). Sepanjang semester pertama 2023, BCA berhasil mencairkan KPR atau booking baru Rp 19,3 triliun. Angka tersebut meningkat 10,9% dari periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), outstanding KPR perbankan nasional mencapai Rp 663,6 triliun per Juni 2023, naik 10,1% secara tahunan. KPR menyumbang 35,01% dari total kredit konsumer. Porsi KPR ini naik tipis dari akhir 2022 yang mencapai 34,7%.
BTN, selaku bank spesialis kredit properti, menyalurkan KPR Rp 243 triliun per Juni 2023, tumbuh 9,18% secara tahunan. KPR bank ini masih didominasi KPR subsidi, dengan outstanding mencapai Rp 152,16 triliun atau meningkat 10,6% secara tahunan. Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, pihaknya akan terus memacu pertumbuhan kredit di paruh kedua ini. BTN menargetkan kredit tumbuh 10%-11% di 2023. Di semester satu lalu, kredit tumbuh 7,52%.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023