Keuangan
( 1012 )Danantara Siap Ekspansi, Pasar Menanti Aksi Nyata
Danantara Siap Ekspansi, Pasar Menanti Aksi Nyata
Perbankan Lokal Gencar Biayai Proyek EBT
Prabowo Pangkas Anggaran Kementerian dan Lembaga Demi Penghematan
Saham Buyback, Sinyal Positif Bagi Investor
Era Baru Pengelolaan BUMN di Bawah Danantara
Aktivitas Keuangan Ilegal Menjadi Topik Hangat yang Ramai Dibicarakan Masyarakat
Asuransi Gaya Hidup, Pasar Baru yang Kian Menjanjikan
Fenomena Paylater: Antara Kemudahan dan Risiko
Pengelolaan keuangan yang berbeda antara karakter Kaluna dalam film Home Sweet Loan dan Tika dalam Paylater. Kaluna berhasil mengumpulkan uang Rp300 juta untuk membeli rumah dengan cara berhemat dan mengelola keuangannya dengan bijak. Sebaliknya, Tika mengalami kesulitan finansial akibat kebiasaan berbelanja dengan menggunakan fasilitas Pay Later (BNPL), yang akhirnya menyebabkan dirinya terjerat utang dan mengganggu rencananya untuk memiliki aset dan masa depan yang lebih baik.
Paylater, yang mempermudah konsumen membeli barang secara cicilan tanpa pemeriksaan kredit tradisional, menjadi populer di kalangan generasi muda yang akrab dengan teknologi. Meskipun memiliki manfaat sebagai alternatif pembiayaan, penggunaannya yang tidak bijak bisa menjerumuskan konsumen dalam utang, terutama dalam kondisi ekonomi yang tidak pasti. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan literasi keuangan guna memanfaatkan fasilitas seperti Paylater secara bertanggung jawab.
2025: Resolusi Rencanakan Keuangan, Menuju Masa Depan Cerah
Pilihan Editor
-
Waspada Robot Trading Berbasis MLM dan Ponzi
31 Jan 2022 -
Awasi Distribusi Pupuk
31 Jan 2022 -
Bahaya Pencucian Uang dari NFT
30 Jan 2022 -
Ikhtiar Mengejar Pengemplang BLBI
29 Jan 2022








