Bursa
( 810 )Dorongan Arus Dana Asing
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,10% ke level Rp 7.078,76 pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (1/4). Pekan ini, IHSG berpeluang mencetak rekor baru dan menguji level baru di kisaran level 7.100. Deresnya aliran dana asing ke bursa saham lokal jadi penopang IHSG. Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan menyatakan, sejumlah indikator teknikal mendukung potensi penguatan IHSG. IHSG pun akan menguji resistance 7.100 selama bertahan di 7.050 pada senin (4/4), dengan level support di level 7.000.
Market Cap GOTO Terbesar Nomor Empat
PT Goto Gojek Tokopedia Tbk telah mendapatkan persetujuan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Saham Goto tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 April. Harga perdana Goto ditetapkan Rp 338 per saham dari kisaran awal antara Rp 316-Rp 346 per saham. Ini menjadikan emisi Goto sebagai IPO terbesar ketiga di Asia serta Kelima di dunia sepanjang tahun ini. Nilai kapitalisasi Goto diperkirakan mencapai Rp 400,3 triliun. Ini akan menjadikan Goto sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar keempat di BEI, setelah PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). Analis Samuel Sekuritas Indonesia Farras Farhan menilai, initial public offering (IPO) Goto di harga Rp 338 sebenarnya relatif premium dibandingkan peers. Ini setara enterprise value of sales (EV/sales) sekitar 69 kali di tahun ini. "Goto juga merupakan saham dengan kapitalisasi terbesar keempat, para fund akan masuk untuk indexing." terang Farras, Kamis (31/3).
IPO GoTo Angkat Kapitalisasi Sektor Teknologi
Rencana penawaran saham perdana ke publik (IPO) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akan meningkatkan kapitalisasi pasar sektor teknologi. Analis BRI Danareksa Sekuritas, Helmy Kristanto, dalam risetnya, akhir pekan lalu, mengatakan, saat ini porsi sektor teknologi sebesar 4,8 %. ”Setelah GoTo IPO, diperkirakan bobot sektor teknologi menjadi 12,6 %,” kata Helmy. (Yoga)
FinAccel Batal Masuk Bursa AS
Perusahaan induk penyedia layanan kredit Kredivo, yaitu FinAccel, batal masuk ke bursa AS. Meski demikian, manajemen FinAccel optimistis investor masih tertarik dengan FinAccel. ”Kredivo akan terus menjajaki berbagai peluang lain untuk menjadi perusahaan terbuka,” kata Co-Founder dan CEO FinAccel Akshay Garg dalam diskusi virtual, Rabu (16/3). (Yoga)
Pasar Modal, GoTo Menargetkan Raup Rp 15,2 Triliun dari IPO
Perusahaan teknologi digital PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) menargetkan menghimpun pendanaan Rp 15,2 triliun melalui penawaran umum saham perdana (IPO) di BEI. Seluruh dana hasil penawaran, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan GoTo untuk modal kerja perusahaan dan anak perusahaan. Mengutip Prospektus IPO GoTo, dana dari hasil IPO akan digunakan untuk sejumlah pengembangan yang tidak terbatas pada akuisisi pelanggan, meliputi penjualan dan pemasaran, inovasi produk/teknologi baru, dan operasional.
Pencatatan saham perdana akan dilakukan di BEI, 4 April 2022. GoTo mematok harga saham perdana sebesar Rp 316-Rp 346 per lembar saham. GoTo menunjuk PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Untuk keperluan IPO ini, GoTo menggunakan laporan keuangan per akhir September 2021. Kerugian bersih GoTo Rp 11,58 triliun, naik dari periode sama 2020 sebesar Rp 10,43 triliun. Total asetnya Rp 158,17 triliun. Rugi per saham GoTo Rp 197, menurut laporan keuangan 2021 hingga September, lebih baik ketimbang periode sama tahun sebelumnya yang membukukan kerugian Rp 365 per saham. Walau masih merugi, CEO GoTo Andre Sulistyo (15/3), optimistis dapat meningkatkan nilai transaksi bruto. Pendapatan GoTo per September 2021 sebesar Rp 3,4 triliun, naik dari Rp 2,34 triliun per September 2020. (Yoga)
GoTo Uji Peruntungan di Bursa Saham
Setelah lama dinantikan, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akhirnya bakal melantai di Bursa Efek Indonesia. GoTo mulai menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan mengincar dana Rp 17,9 triliun. Dalam IPO ini, GoTo menawarkan 48 miliar saham baru Seri A dengan kemungkinan ditingkatkan sampai sebanyak-banyaknya 52 miliar saham baru. Ini setara hingga 4,35% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Untuk menyiasati penurunan dalam saat IPO, GoTo menyiapkan skema stabilisasi harga atau biasa disebut greenshoe. "Dalam waktu 30 hari, agen stabilisasi bisa membeli saham GoTo di harga berapa pun sampai dengan maksimum harga IPO," ujar Presiden Direktur PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The, Selasa (15/3). Dana ini berasal dari saham treasuri yang sudah dimiliki GoTo.
Timah Kembali Meraih Laba pada 2021
Emiten pertambangan, PT Timah (Persero) Tbk, membukukan laba bersih Rp 1,3 triliun tahun 2021 setelah merugi Rp 340,5 miliar di 2020. Dari laporan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, Senin (14/3), pendapatan PT Timah turun dari Rp 15,21 triliun jadi Rp 14,6 triliun selama kurun tersebut. Namun, beban pokok pendapatan turun dari Rp 14,09 triliun di 2020 jadi Rp 11,17 triliun di 2021. (Yoga)
Berpeluang Rebound Teknikal
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Senin (14/3). Ada peluang dari kenaikan teknikal. Analisis Philip Sekuritas Indonesia Joshua Marcius mengatakan, proyeksi penguatan IHSG disebabkan oleh IHSG yang masih bergerak di atas trending bullish dan stochastic yang mengarah ke atas pada area netralnya. Pelaku pasar cenderung memanfaatkan peluang technical rebound pada saham-saham komoditas. Kabar kegagalan pertemuan Menteri Luar Negeri Rusia dan Ukraina dalam mencapai hasil konkret pada Kamis (10/3) waktu setempat memicu ekspektasi bahwa harga komoditas akan kembali menguat setelah sempat terkoreksi dua hari sebelumnya.
Menakar Prospek Usaha Sang Sultan Andara
Berawal dari garasi dengan tiga orang kru, kini RANS Entertainment menjadi entitas bisnis cukup komplet. RANS, yang didirikan pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini berkembang ke berbagai lini seperti olahraga, musik, taman hiburan hingga kebun binatang. RANS Entertainment juga menambah dunia Metaverse melalui RasVerse dan berencana membuat non fungible token (NFT). Wacana RANS Entertainment masuk bursa saham atau initial public offering (IPO) juga santer terdengar.
Diluar Raffi-Nagita, sejumlah sosok besar pun turut terlibat di bisnis RANS Entertainment. Sebelumnya, ada PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang membeli 17% saham RANS Entertainment dengan nilai transaksi Rp 248 miliar. Aksi ini dilakukan Grup Emtek melalui cucu usaha, PT Indonesia Entertainment Group (IEG), anak usaha PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). RANS Entertainment juga mengangkat putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, sebagai komisaris. Ada pula sosok seperti Pandu Sjahrir, Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Komisaris Emtek, yang terlibat di bisnis RANS.
IHSG Pulih, Jumlah Investor Meningkat
”Investor kita saat ini sudah lebih dari 8 juta, naik 7 % dari akhir 2021. Sementara belakangan ini, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) pulih dengan baik, bahkan melampaui sebelum pandemi Covid-19,” kata Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi dalam seminar daring ”Casual Talks, Scaling Up the Utilization of Sustainable Financial Instrument”, Jumat (18/2). Hasan menambahkan, kapitalisasi pasar di BEI sudah melewati Rp 8.632 triliun. Pada penutupan perdagangan Jumat, IHSG naik 0,84 % menjadi 6.892 yang merupakan rekor tertinggi indeks sepanjang masa. Selain kenaikan jumlah investor dan kenaikan kapitalisasi pasar, volume perdagangan saham pun semakin ramai. Tercatat, rata-rata volume transaksi saat ini sebesar Rp 12,4 triliun per hari dengan rata-rata volume perdagangan sebanyak 21,31 miliar saham diperjual belikan. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Industri Otomotif Banting Setir Buat Ventilator
09 Apr 2020 -
THR Wajib Dibayarkan
03 Apr 2020









