;
Tags

Pariwisata

( 747 )

LOMBA LARI LPS Monas HM Merintis Jalan Ikon Baru Jakarta

KT3 01 Jul 2023 Kompas (H)

Kehadiran LPS Monas Half Marathon diharapkan bisa menjadi ikon baru ajang lari di Ibu Kota. Segenap fasilitas keamanan dan keselamatan telah disiapkan untuk mengatasi tantangan utama menggelar perlombaan lari di Jakarta, yakni kepadatan lalu lintas. Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (30/6) mengatakan, rangkaian puncak LPS Monas HM 2023 yang digelar pada Sabtu (1/7) dan Minggu (2/7) merupakan langkah awal untuk menjadi ajang rutin tahunan. Ke depan, mereka juga bercita-cita menyelenggarakan maraton. ”Bukan hanya itu, kualitas dan hadiah lomba juga akan terus ditingkatkan,” ujarnya. Kepala Seksi Kerja Sama Keolahragaan Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Tomi Ari Sudewo berharap LPS Monas HM bisa menjadi ajang promosi Jakarta. Rute lari HM dari Monas ke Istora Senayan melewati sejumlah bangunan ikonik di Jakarta.

Dari 7.000 peserta,tak sedikit yang berasal dari luar Pulau Jawa, seperti Kalimantan, NTT, dan Sulawesi. Bahkan, ada 80 peserta yang berasal dari luar negeri, seperti Jepang, Kenya, Afsel, dan Eropa. Pemimpin Redaksi Kompas Sutta Dharmasaputra mengatakan, untuk memastikan kenyamanan dan keamanan peserta, panitia menyiapkan 200 polisi, 200 anggota Dishub DKI Jakarta, 200 personel Satpol PP DKI Jakarta, dan 500 marshall. Mereka juga menyiapkan 22 dokter, 44 paramedis, 40 fisio-terapis, dan sejumlah ambulans. Antisipasi itu sesuai dengan arahan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) yang mengacu pada pedoman standar internasional dari Federasi Atletik Dunia. ”Tanggal 21 Juni, Presiden Jokowi mencabut status pandemi (Covid-19) menjadi endemi. Itu menjadi momentum kita memulai hidup dengan lebih sehat sesuai dengan tema LPS Monas HM, ’Restart for Change’,” kata Sutta. (Yoga

PEMULIHAN PARIWISATA : JATIM BERSOLEK DESTINASI ALTERNATIF

HR1 30 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata di Jawa Timur didorong untuk terus berbenah dengan melakukan revitalisasi hingga pengembangan destinasi wisata baru di wilayah ini agar perekonomian pada sektor ini dapat bangkit lebih cepat. Hal tersebut menyusul adanya pandangan bahwa pemulihan sektor pariwisata di wilayah ini belum mampu pulih secara optimal.Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jatim, Doddy Zulverdi mengatakan bahwa kondisi sektor pariwisata saat ini masih bergantung kepada kemampuan para pelaku sektor wisata yang sebelumnya sempat mati suri selama pandemi.“Pandemi Covid-19 memang sudah mereda, tetapi tentu saja ada dampak jangka panjang bagi pariwisata hingga saat ini. Mungkin infrastruktur yang tidak terpelihara, dan sudah tidak memadai. Jadi ini memang harus ada upaya ekstra dari pelaku usaha,” katanya kepada Bisnis, Rabu (28/6). “Ketika permintaan pariwisata asing dan domestik itu meningkat, tapi kalau tidak diimbangi dengan perbaikan dan pemulihan, kinerja pariwisata itu akan turun lagi. Saat wisatawan datang, tapi infrastruktur tidak memadai, mereka akan kecewa,” katanya.Doddy mengatakan bahwa BI sendiri terus mendorong pelaku usaha wisata untuk melakukan kerja sama dengan perbankan, dan tentunya perlu mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan pusat untuk merevitalisasi. Sementara itu, Gubernur Jatim Khofi fah Indar Parawansa mengatakan, Jatim saat ini secara masif menumbuhkan destinasi wisata di setiap kabupaten/kota guna mendongkrak ekonomi daerah. Terlebih, banyak desa berlomba mengangkat potensinya melalui sektor wisata demi mempercepat dan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.“Kreativitas dan inovasi dalam menarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berwisata ke Jatim harus dilakukan lewat berbagai cara. Salah satunya melalui digitalisasi teknologi, seperti web eastjava.travel, yakni virtual tour 360 derajat yang memudahkan dan menjadi daya tarik awal.” Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim Hudiyono menambahkan, Jatim saat ini juga lebih giat melakukan pembinaan kepada desa-desa wisata di Jatim yang dianggap cukup berpotensi tinggi menjadi daya tarik wisata, sekaligus menghasilkan devisa daerah.

Ubud Jadi Destinasi Gastronomi Internasional

KT1 28 Jun 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-Pemerintah berencana menjadikan Ubud, Bali sebagai destinasi gastronomi (seni kuliner) United Nation World Tourism Organization (UNWTO) 2023. Pengembangan Ubud sebagai Destinasi Gastronomi UNWTO 2023 merupakan bagian dalam mendukung program Indonesia Spice Up The World (ISUTW). "Program ini merupakan salah satu rencana aksi Program Prioritas Nasional Bidang Pariwisata 2023 yang akan dipantau melalui Sistem Monitoring dan Evaluasi (Sismonev) 2023 oleh KSP," kata Direktur Wisata Minat Khusus Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraft) Itok Parikesit dalam keterangan resminya, Selasa (27/06/2023). Selain pengembangan destinasi gastronomi, menurut Ito, esensi dari Indonesia  Spice Up The World adalah ekspor rempah, pengembangan restoran Indonesia di luar negeri, serta promosi kuliner. "Setelah destinasi ini ditetapkan, nanti harus ada organisasi yang mengelola destinasi gastronomi ini. Mulai dari organisasi yang dibentuk Pemda hingga kelompok masyarakat arus bawah, sehingga hasilnya akan sangat baik," ujar dia.

TUAH PARIWISATA ERA ENDEMI

HR1 24 Jun 2023 Bisnis Indonesia (H)

Sektor pariwisata berpotensi mendapatkan momentum emas pada pertengahan tahun ini. Musim liburan sekolah dan cuti bersama Iduladha diharapkan dapat menopang pertumbuhan kunjungan wisatawan selepas berakhirnya era pagebluk Covid-19. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan adanya 150 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) selama tiga pekan periode libur sekolah mulai dari 24 Juni hingga 5 Juli 2023. Pergerakan wisatawan diartikan sebagai kegiatan masyarakat dari satu tempat ke tempat lain dengan waktu minimal 6 jam. Hal itu sejalan dengan target pergerakan wisatawan lokal sebesar 1,2 miliar—1,4 miliar pada 2023. Kemenparekraf juga optimistis kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada 2023 bakal lebih tinggi dari target semula sebanyak 7,4 juta menjadi 8,5 juta kedatangan sepanjang tahun ini. Optimisme itu tidak lepas dari kinerja sektor pariwisata yang terus menunjukkan pemulihan, ditandai dengan peningkatan kunjungan wisman sepanjang Januari—April 2023 melesat 276,31% secara tahunan menjadi 3,17 juta kedatangan. Apalagi, Presiden Joko Widodo pada Rabu (21/6) telah mencabut status pandemi Covid-19 dan menyatakan Indonesia memasuki masa endemi. Artinya, mobilitas masyarakat menjadi makin longgar tanpa ada lagi pembatasan. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi perjalanan pariwisata. 

Namun, sejumlah tantangan masih mengadang sektor pariwisata mulai dari pencabutan bebas visa kunjungan (visa on arrival/VOA) bagi warga asing dari 159 negara, biaya transportasi yang masih tinggi, hingga adanya kebutuhan biaya pendidikan pada mayoritas rumah tangga. Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan untuk menyambut momentum liburan tengah tahun ini, pihaknya membuat program Libur Sekolah #DiIndonesiaAja, sebagai upaya untuk mendorong pergerakan wisatawan Nusantara tahun ini hingga 1,4 miliar perjalanan. Sementara itu, Wakil Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Budijanto Ardiansjah mengatakan liburan sekolah bisa menjadi momentum untuk menggerakkan masyarakat berwisata di dalam negeri, sehingga bisa mendongkrak perekonomian terutama di daerah wisata. Dampak positif musim liburan tengah tahun juga dirasakan langsung sektor perhotelan dan restoran. Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kepulauan Riau Yeyen Heryawan mengatakan momentum liburan ini menambah tingkat okupansi hotel hingga 85%, dari rata-rata harian sebesar 60%-70%. Berdasarkan data BPS, rerata tingkat penghunian kamar di hotel berbintang pada April 2023 mencapai 41,37% secara nasional, naik 7,14 poin secara tahunan. Bhima Yudhistira, Ekonom sekaligus Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) memaparkan potensi wisata pada masa endemi bisa naik signifikan. Masyarakat merasa makin banyak alternatif wisata dan hiburan yang bisa dinikmati.

Okupansi Hotel Penuh di Destinasi Wisata Favorit

KT1 23 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Momentum libur panjang pada 28 Juni-2 Juli 2023, mendatangkan berkah bagi industri pariwisata Tanah Air. Tingkat kunjungan ke destinasi wisata favorite yang diyakini bakal melonjak, yang berimbas pada keterisian kamar (okupansi) hotel berbintang hingga mencapai 100%. Angka itu, melesat dibanding rata-rata tingkat okupansi nasional saat ini yang hanya 41-45%. "Di pulau Jawa ada Yogyakarta, Malang, Puncak, dan Bandung. Sementara di Sumatera ada lampung yang tengah naik daun, kemudian Palembang, Sumatera Barat, dan Toba. Tempat-tempat ini yang akan menjadi incaran masyarakat untuk berwisata di long weekend nanti. Pemesanan hotelnya bisa diatas 80%, bahkan di hotel berbintang bisa full," kata Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran kepada Investor Daily, Kamis (22/06/2023). Yusron mengatakan, penambahan cuti bersama Idhul Adha 1444 Hijriah/2023 Masehi pada 28 Juni dan 30 Juni, akan lebih baik berdampak pada pergerakan wisata lintas provinsi. "Kondisi infrastruktur yang sudah jauh lebih membaik juga menjadi pertimbangan mereka untuk memilih jalur darat. Dan karena menggunakan kendaraan pribadi, wisatawan bisa dengan mudah mengubah rencana perjalanannya, sehingga reservasi hotel tidak lagi dilakukan dari jauh-jauh hari," ungkap dia. (Yetede)

RI Kejar Durasi Tinggal Wisman

KT3 21 Jun 2023 Kompas (H)

Pemerintah mencabut kebijakan bebas visa kunjungan, bukan visa kedatangan, karena dinilai tidak efektif mendatangkan wisatawan mancanegara berkualitas. Namun, keputusan itu menuai pro dan kontra. Pada Senin (19/6) malam, Menparekraf Sandiaga S Uno menegaskan, kebijakan visa yang dicabut adalah kebijakan bebas visa kunjungan dan bukan visa kedatangan (visa on arrival/VOA). Kebijakan itu dicabut karena dinilai tidak efektif mendatangkan wisatawan berkualitas. ”Kebijakan bebas visa kunjungan diberikan kepada wisatawan mancanegara (wisman) dari 159 negara. Selama pandemi Covid-19, kebijakan ini disuspensi. Berdasarkan kajian bersama Ditjen Imigrasi dan BNN, kebijakan itu tidak efektif dalam mendatangkan kunjungan wisatawan berkualitas, antara lain mencakup (waktu) tinggal lebih lama dan berkelanjutan,” ujar Sandiaga.

Kebijakan bebas visa kunjungan diberikan kepada warga asing dengan jangka waktu tinggal di Indonesia paling lama 30 hari dan tidak dapat diperpanjang. Sementara kebijakan visa kedatangan (VOA) diberikan kepada warga asing dengan jangka waktu tinggal 30 hari dan bisa diperpanjang satu kali dengan durasi 30 hari. Guna memperoleh VOA, orang asing bisa mengakses laman molina.imigrasi.go.id dan melakukan pembayaran secara daring. Menurut Sandiaga, semakin lama wisman tinggal, semakin besar potensi belanja di dalam negeri. Oleh karena itu, pihaknya menganggap perlu ada kebijakan visa yang mengakomodasi hal itu, misalnya dengan visa yang memungkinkan turis asing tinggal lebih lama dan multiple entry (beberapa kali kunjungan). ”Skema izin tinggal melalui investasi dan kewarganegaraan atau golden visa memberikan durasi tinggal 10 tahun dengan multiple entry. Kami menilai wacana kebijakan golden visa yang sudah masuk tahap finalisasi akan lebih menarik. Dampaknya pun lebih besar kepada pelaku UMKM lokal,” kata Sandiaga. (Yoga)


KEK Mandalika Perlu Diisi Agenda Rutin

KT3 20 Jun 2023 Kompas

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S Uno mengatakan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika perlu diisi agenda rutin secara kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku industri. ”Kami berupaya agar, paling tidak, setiap bulan ada event internasional dan setiap minggu terdapat event regional sehingga KEK Mandalika tidak pernah sepi,” ujar Sandiaga, Senin (19/6/2023). (Yoga)

Di Balik Geliat Ekonomi (Musiman) Mandalika

KT3 19 Jun 2023 Kompas

Pada 13-15 Oktober 2023, Indonesia akan menggelar MotoGP di Sirkuit Internasional Jalan Raya Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, NTB, yang dipastikan menggerakkan ekonomi setempat. Namun, di balik ingar bingar ekonomi musiman itu, pengelola sirkuit menanggung beban utang. Pada 18-20 Maret 2022, Indonesia berhasil menggelar seri kedua MotoGP di Sirkuit Mandalika. Pemilik hak komersial MotoGP, Dorna Sports menyebutkan, tiga hari gelaran MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika menyedot 102.801 penonton. Sirkuit senilai Rp 2,49 triliun itu berada di urutan ke-11 dari 19 sirkuit di 11 negara yang digunakan sebagai tempat penyelenggaraan MotoGP 2022. Jumlah penonton di Sirkuit Mandalika itu masih di bawah jumlah penonton Sirkuit Buriram, Thailand, dan Sirkuit Sepang, Malaysia. Jumlah penonton di Sirkuit Buriram 178.463 orang (urutan ke-4) dan Sepang 163.567 orang (urutan ke-7).

Tetapi, di balik sirkuit yang menggerakkan ekonomi musiman NTB dan menggaungkan citra Indonesia di dunia, ada persoalan atau pekerjaan rumah utama yang perlu diselesaikan. Pembangun dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), menanggung utang Rp 4,6 triliun. ITDC merupakan salah satu anak usaha BUMN, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney. Direktur Utama InJourney Dony Oskaria mengatakan, waktu itu, total kebutuhan investasi pembangunan dan pengembangan KEK Mandalika Rp 9,22 triliun. Untuk merealisasikan KEK tersebut, ITDC mendapatkan penyertaan modal negara (PMN) Rp 250 miliar pada 2015 dan Rp 500 miliar pada 2020. Lantaran gap pembiayaan semakin besar, sisa dana yang dibutuhkan dibiayai dengan utang ke perbankan.

Saat ini ITDC harus menanggung utang jangka pendek Rp 1,2 triliun dan utang jangka panjang Rp 3,4 triliun. Menurut Dony, fokus utama saat ini menyelesaikan utang jangka pendek sehingga InJourney mengajukan PMN untuk ITDC tahun ini sebesar Rp 1,05 triliun. PMN itu akan digunakan, untuk menyelesaikan kewajiban pembangunan grandstand, VIP villages, serta penyelenggaran Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) dan MotoGP 2022. Ajang WSBK dan MotoGP 2022 digelar oleh pengelola Sirkuit Mandalika, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) yang merupakan salah satu unit usaha ITDC. Untuk penyelenggaraan WSBK dan MotoGP 2022, MGPA menanggung beban Rp 200 miliar. ”Untuk memenuhi kewajibannya, ITDC tidak bisa hanya mengandalkan pendapatan dari pengelolaan Nusa Dua. Karena sejak awal (mandat pengelolaan) adalah penugasan pemerintah, maka kami membutuhkan PMN,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI Dewan DPR yang digelar secara hibrida di Jakarta, Rabu (14/6). (Yoga)


Likupang Tetap Dikembangkan sebagai Destinasi Superprioritas

KT3 13 Jun 2023 Kompas

Likupang di Sulut akan terus dikembangkan sebagai destinasi pariwisata superprioritas meskipun sejauh ini pengembangannya relatif masih lambat. Sejalan dengan itu, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Likupang juga perlu dipercepat. Menparekraf / Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengemukakan, pembangunan Likupang sebagai destinasi pariwisata superprioritas paling lambat dibandingkan empat destinasi superprioritas lainnya, yaitu Danau Toba (Sumut), Borobudur (Jateng), Mandalika (NTB), dan Labuan Bajo (NTT). Sandiaga dalam konferensi pers mingguan di Jakarta yang disiarkan secara daring, Senin (12/6) menegaskan, Likupang sebagai destinasi superprioritas juga harus dibedakan statusnya dengan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK). Artinya, tanpa KEK pun, Likupang akan tetap dipasarkan sebagai destinasi unggulan. Hal ini tertuang dalam rencana pariwisata terpadu (integrated tourism masterplan) yang kini sedang dalam tahap harmonisasi oleh Kemenkumham.

Di dalam rencana terpadu ini, Likupang adalah destinasi yang dipaketkan dengan wilayah sekitarnya, seperti Manado dan Bitung, sementara KEK Likupang hanya mencakup wilayah seluas 197,4 hektar di Kecamatan Likupang Timur, Minahasa Utara. Meski demikian, Sandiaga tetap berharap pembangunan KEK Likupang disegerakan demi menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah. Menurut catatan Dewan Nasional KEK, hingga triwulan I-2023, total investasi di KEK yang dikelola PT Minahasa Permai Resort Development (MPRD) itu baru Rp 366,4 miliar dari dua pelaku usaha saja. Hingga 2040, ditargetkan investasi mencapai Rp 5 triliun. Serapan tenaga kerja pun baru 313 orang dari target 33.262 orang. Kendati begitu, Sandiaga menilai, capaian investasi di KEK Likupang selama triwulan I-2023 cukup bagus, yaitu Rp 25 miliar atau 96,8 % dari target. Hingga akhir 2023, besaran investasi yang ditargetkan Rp 234,2 miliar untuk membuka lapangan kerja bagi 630 orang. (Yoga)


Faktor Keamanan dan Destinasi akan Tingkatkan Jumlah Kunjungan Wisman

KT1 06 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID-Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada April 2023 mencapai 865,81 ribu kunjungan, atau meningkat signifikan  276,31% secara year on year (yoy). Sementara itu, untuk menarik  kunjungan wisman memerlukan strategi jangka panjang. Wisman pun hanya akan datang apabila faktor seperti keamanan, destinasi dan atraksi terpenuhi. Direktur Eksekutif Segara Research Intitute Piter Abdulah menilai, kunjungan wisman untuk daerah seperti Bali memiliki peran yang sangat besar. Kontribusi pariwisata terhadap perekonomian Bali lebih dari 50%. Sementara  wisman berkontribusi terhadap pariwisata Bali juga lebih dari 50%. Itu sebabnya Bali menjadi daerah yang paling terdampak oleh pandemi dan sulit bangkit kembali. Daerah yang juga memiliki kontribusi besar adalah Yogyakarta. Tapi Yogyakarta tidak terlalu bergantung pada wisman. "Semua harus direncanakan dan diimplementasikan dalam satu paket yang utuh. Indonesia punya banyak destinasi, tapi yang punya atraksi menarik tidak banyak. Ada yang punya destinasi dan atraksi, namun tidak didukung dengan infrastruktur yang memadai. Ini semua harus diperbaiki. Saya kira strategi dan program pemerintah  menciptakan destinasi baru yang diluar Bali sudah cukup baik. Tapi harus dilengkapi dengan upaya-upaya yang lebih terintegrasi," jelas dia. (Yetede)