Likupang Tetap Dikembangkan sebagai Destinasi Superprioritas
Likupang di Sulut akan terus dikembangkan sebagai destinasi pariwisata superprioritas meskipun sejauh ini pengembangannya relatif masih lambat. Sejalan dengan itu, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Likupang juga perlu dipercepat. Menparekraf / Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengemukakan, pembangunan Likupang sebagai destinasi pariwisata superprioritas paling lambat dibandingkan empat destinasi superprioritas lainnya, yaitu Danau Toba (Sumut), Borobudur (Jateng), Mandalika (NTB), dan Labuan Bajo (NTT). Sandiaga dalam konferensi pers mingguan di Jakarta yang disiarkan secara daring, Senin (12/6) menegaskan, Likupang sebagai destinasi superprioritas juga harus dibedakan statusnya dengan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK). Artinya, tanpa KEK pun, Likupang akan tetap dipasarkan sebagai destinasi unggulan. Hal ini tertuang dalam rencana pariwisata terpadu (integrated tourism masterplan) yang kini sedang dalam tahap harmonisasi oleh Kemenkumham.
Di dalam rencana terpadu ini, Likupang adalah destinasi yang dipaketkan dengan wilayah sekitarnya, seperti Manado dan Bitung, sementara KEK Likupang hanya mencakup wilayah seluas 197,4 hektar di Kecamatan Likupang Timur, Minahasa Utara. Meski demikian, Sandiaga tetap berharap pembangunan KEK Likupang disegerakan demi menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah. Menurut catatan Dewan Nasional KEK, hingga triwulan I-2023, total investasi di KEK yang dikelola PT Minahasa Permai Resort Development (MPRD) itu baru Rp 366,4 miliar dari dua pelaku usaha saja. Hingga 2040, ditargetkan investasi mencapai Rp 5 triliun. Serapan tenaga kerja pun baru 313 orang dari target 33.262 orang. Kendati begitu, Sandiaga menilai, capaian investasi di KEK Likupang selama triwulan I-2023 cukup bagus, yaitu Rp 25 miliar atau 96,8 % dari target. Hingga akhir 2023, besaran investasi yang ditargetkan Rp 234,2 miliar untuk membuka lapangan kerja bagi 630 orang. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023