;
Tags

Pariwisata

( 747 )

Misi Menahan Wisatawan Tingga Lebih Lama

KT3 28 Jul 2023 Kompas

Aktivitas wisata bergeliat hebat belakangan ini di Kota Surakarta, Jateng. Ada tren penambahan kunjungan pelancong seiring meningkatnya jumlah atraksi wisata, baik berupa destinasi maupun pergelaran acara. Keseriusan pemda menggarap sektor itu tampak nyata. Hanya saja butuh waktu untuk menahan wisatawan tinggal lebih lama. Citra Meitika (23), wisatawan asal Wonogiri, semringah memandangi anak balitanya yang sedang memberi makan kura-kura, di Solo Safari, Surakarta, Sabtu (22/7). Solo Safari merupakan salah satu destinasi anyar unggulan milik Kota Bengawan. Kebetulan itu juga kali pertama berpelesir dengan keluarga kecilnya di destinasi tersebut. ”Jelas kagum. Sekarang bagus sekali, padahal dulu seperti tidak terawat. Sekarang jadi lebih bersih dan banyak kegiatannya seperti ini,” kata Citra. Perasaan Citra lebih gembira lagi karena kemunculan Solo Safari diiringi destinasi-destinasi baru lainnya. Itu menambah pilihannya untuk berekreasi. Apalagi, sehari-hari ia bekerja di Jakarta. Bahkan, ia rela menginap dua atau tiga hari untuk menjelajah segenap destinasi baru yang ada.  

Respons wisatawan semacam Citra itu yang diinginkan Pemkot Surakarta, dilihat dari kegetolan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka membangun infrastruktur pariwisata di kota ini. Sejak awal tahun, ada empat destinasi baru yang diresmikan, yakni Masjid Raya Sheikh Zayed Surakarta, Pracima Tuin Pura Mangkunegaran, Solo Safari, dan Lokananta Bloc. Tren kunjungan wisatawan pun menanjak. Berdasar data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, hingga Mei 2023, jumlah wisatawan yang berkunjung 1,916 juta orang, dan bisa melampaui angka kunjungan wisatawan pada 2022, yakni 2,53 juta orang. Sunardi dari Humas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Surakarta mengatakan,  ”Sekarang, di akhir pekan, okupansi hotel 75 % - 80 %. Hotel-hotel yang penuh merata dari bintang 1 sampai bintang 5.”  Meski okupansi  meningkat, tantangan yang dihadapinya masih sama. Lama masa tinggal wisatawan belum ada peningkatan signifikan, berkutat pada angka 1,6 hari atau 1,7 hari. Sunardi mengungkapkan, persoalan lama masa tinggal dapat diatasi lewat penambahan acara malam hari. Namun, hendaknya acara itu diadakan rutin, tidak sekali diadakan dan tidak ada kepastian pergelaran selanjutnya. Bisa juga ada penambahan destinasi wisata khusus malam hari. (Yoga)


IndoFringe Ungkit Ekonomi

KT3 26 Jul 2023 Kompas

Festival seni IndoFringe akan menggelar 3.000 pertunjukan di 200 lokasi di DKI Jakarta dan Bali pada 10-19 November 2023. Festival yang diproyeksikan menggaet lebih dari 200.000 pengunjung ini diharapkan mendukung pertukaran budaya dan sektor ekonomi kreatif. Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, IndoFringe merupakan adaptasi dari Edinburgh Festival Fringe yang sudah berlangsung lebih dari 70 tahun. Ia meyakini festival itu memberikan efek ganda untuk membuka usaha dan lapangan kerja baru. Pada penyelenggaraan tahun perdananya, IndoFringe bekerja sama dengan 35 negara. Jadi, seniman atau talenta dari negara-negara tersebut juga berkesempatan tampil di sejumlah lokasi.

”Pada tahun-tahun mendatang, 35 negara ini akan terus berkembang (bertambah). Ini menjadi wadah yang ikut memberikan apresiasi terhadap pertukaran budaya dan kearifan lokal dari masyarakat dunia,” ujar Sandiaga dalam sosialisasi IndoFringe di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (25/7). Selama 10 hari, IndoFringe bakal menampilkan beragam seni pertunjukan, seni rupa, dan seni visual di ratusan lokasi. Festival ini melibatkan banyak pihak, seperti talenta profesional dan amatir, kelompok seni, serta komunitas. IndoFringe akan menjadi festival seni pertunjukan internasional pertama di Indonesia, yang mempromosikan budaya Indonesia secara global dengan menampilkan, mengedukasi, dan membangun sirkulasi ekonomi sektor seni pertunjukan yang berkontribusi pada pembangunan ekonomi kreatif dan pariwisata Tanah Air. (Yoga)


Pengunjung Puncak Candi Borobudur Dibatasi

KT3 25 Jul 2023 Kompas

Dengan memperhatikan daya tahan Candi Borobudur, pemerintah akan membatasi kunjungan ke puncak candi tak lebih dari 1.000 orang per hari atau 300.000 orang per tahun. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S Uno menyampaikan hal itu di Jakarta, Senin (24/7/2023), terkait hasil rapat koordinasi nasional percepatan pengembangan 5 destinasi superprioritas semester I-2023. (Yoga)

Festival Likupang Bertujuan Genjot Pariwisata

KT3 25 Jul 2023 Kompas

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, akan menggelar Likupang Tourism Festival (LTF), Sabtu (29/7) untuk meningkatkan geliat pariwisata di Likupang. Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, Senin (24/7), mengatakan, LTF merupakan bagian dari 110 Karisma Event Nusantara. Acara yang digelar meliputi pentas seni tari dan musik tradisional serta modern; parade mobil hias bertemakan biota laut; pameran usaha mikro, kecil, dan menengah; serta lomba duathlon (lari dan bersepeda). LTF juga diharapkan bisa memicu laju pembangunan di Kawasan Ekonomi Khusus Likupang seluas 197,4 hektar. (Yoga)

Wisman di Bali Dikenai Retribusi 10 Dollar AS

KT3 24 Jul 2023 Kompas

Pemerintah Provinsi Bali memastikan rencana pengenaan retribusi sebesar 10 dollar AS terhadap wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Bali. Pungutan setara Rp 150.000 bagi turis asing itu akan dikelola dan dipakai untuk program pelindungan dan peningkatan kualitas lingkungan, alam, dan budaya serta infrastruktur pendukung pariwisata. Gubernur Bali Wayan Koster, di Denpasar, Bali, Minggu (23/7/2023), mengatakan, pemungutan retribusi bagi wisatawan asing itu bakal diterapkan secara elektronik. (Yoga)

Masuk Bali, Wisatawan Asing Akan Dikenai Retribusi

KT3 18 Jul 2023 Kompas

Pemprov Bali berencana mengenakan retribusi 10 USD atau Rp 150.000 (asumsi 1 dollar AS = Rp 15.000) kepada setiap wisatawan mancanegara yang mau masuk ke Bali mulai pertengahan tahun 2024. Retribusi ini akan dipakai untuk menjaga kualitas alam dan budaya. ”Pengenaan retribusi masuk Bali sebesar 10 USD bersifat wajib. Saat ini, peraturan gubernur sedang dibahas. Kami sudah menjelaskannya kepada DPRD Bali,” ujar Kadis Pariwisata Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun saat menghadiri konferensi pers mingguan Kemenparekraf/Baparekraf, Senin (17/7), di Jakarta. Tjok mengatakan, landasan hukum mengenakan pungutan masuk itu adalah UU No 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali.

Sebelumnya, Pemprov Bali telah menerapkan pungutan serupa, tetapi hanya bersifat sukarela. Mengenai mekanisme pembayaran, Pemprov Bali akan membuat sistem secara daring. Sistem akan dilengkapi dengan mekanisme penjelasan peruntukan sekaligus pengawasan. Dengan demikian, masyarakat bisa ikut mengawasi. Keseluruhan dana retribusi tersebut akan menjadi bagian dari pendapatan asli daerah. Menparekraf Sandiaga S Uno menilai rencana Pemprov Bali itu bertujuan positif, yaitu mendukung pelestarian alam dan budaya. Apalagi, Bali selama ini masih menjadi tumpuan kunjungan wisman. (Yoga)


Wisata Desa Kepulauan Banyak

KT3 17 Jul 2023 Kompas (H)

Pulau-pulau di Kecamatan Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, menyimpan pesona wisata alami. Menyadari potensi yang ada, Hardi (45), Kepala Desa Pulau Baguk, mengubah pulau kelapa menjadi pulau wisata. Tahun 2017, saat Hardi terpilih sebagai Kepala Desa Pulau Baguk, dia mengeksekusi pengelolaan obyek wisata di Pulau Panjang. BUMdes Karya Mandiri ditunjuk untuk mengelolanya. Pulau Panjang merupakan pulau kecil seluas 100 hektar yang terpisah dari daratan desa. Namun, secara administrasi, Pulau Panjang masuk dalam wilayah pemerintahan Desa Pulau Baguk. Butuh 10 menit dengan perahu untuk sampai ke Pulau Panjang. Pesona Kepulauan Banyak memikat hati turis asing dan lokal. Selain dari hasil perikanan,wisata juga menjadi sumber ekonomi bagi warga.

Hardi menginginkan agar desa memiliki usaha tambahan supaya lebih banyak penyerapan tenaga kerja dan pendapatan bagi kas desa. Tahun pertama menjadi kepala desa, Hardi menyuntik modal untuk BUMDes Karya Mandiri sebesar Rp 200 juta yang digunakan untuk membebaskan lahan. Sementara pembangunan fasilitas akan dilakukan bertahap. Pada 2018 dia mendapat kabar, tim Kemendes PDTT sedang berkunjung ke Kepulauan Banyak untuk mengunjungi desa-desa wisata yang akan dibantu pendanaan untuk pengembangan wisata. Gayung bersambut, tim kementerian bersedia membantu. ”Kami beruntung karena lebih dulu membebaskan lahan karena itu menjadi salah satu syarat untuk memperoleh dukungan,” kata Hardi. BUMDes Karya Mandiri mendapatkan dana hibah dua kali pada 2018 dan 2019 dengan jumlah total Rp 2,5 miliar.

Dana hibah itu digunakan untuk membangun penginapan, kantin, jalan setapak, obyek foto, dan dermaga. Biaya pembangunan di pulau dua kali lebih mahal dibandingkan di daratan karena semua material dibawa menggunakan kapal. Usaha wisata Pulau Panjang memiliki 10 unit bungalo dengan tarif Rp 400.000 dan Rp 1 juta per malam. Jumlah pengunjung dalam sebulan mencapai 2.000 orang, tetapi tidak semua menginap di Pulau Panjang. Sebagian wisatawan menginap di penginapan rumahan di Desa Pulau Baguk. Pendapatan kotor per bulan dari usaha wisata itu mencapai Rp 200 juta. Pendapatan itu dari penginapan, sewa ruang pertemuan, kantin, hingga jasa penyeberangan. Sebanyak 23 warga desa menjadi pekerja tetap di lokasi wisata Pulau Panjang. ”Saya menargetkan tahun ini pendapatan kotor BUMDes Karya Mandiri Rp 1,5 miliar. Saya optimistis target itu bisa dicapai,” ujarnya. (Yoga)


Pusat Seni di Bekas Pabrik Semen Indarung

KT1 16 Jul 2023 Tempo (H)

Hujan belum jua mereda sejak dinihari, tapi tak menyurutkan semangat segenap panitia dan hadirin di antara bangunan tua yang mulai keropos dimakan usia. Seekor kerbau besar telah disembelih saat hari masih gelap. Mesin-mesin giling berbentuk seperti bejana silindris yang sedikit miring horizontal bak tabung pipa raksasa peninggalan Belanda telah berhias dengan kain pelaminan khas Minangkabau. Semua alat musik pun sudah tertata rapi. Tapi kemudian panitia menutupinya dengan terpal agar tak basah oleh hujan. Pagi itu, di sebuah ruangan bekas gudang kiln, Aidil Usman, Direktur Indarung Heritage, terlihat memimpin puluhan perempuan memasak rendang daging kerbau yang telah disembelih itu. Ia memasukkan satu per satu rempah-rempah bumbu masakan ke kuali. Di bagian lain ruangan itu, beberapa perempuan tampak menyusun piring. Ada juga yang tengah memasak lemang bambu. Beberapa saat kemudian, makanan siap dihidangkan. Tamu undangan mulai berdatangan. Sejumlah rencana acara pagi itu sedikit meleset.

“Terpaksa dipindahkan karena hujan tak kunjung berhenti,” ujar Aidil kepada Tempo di Indarung I, Kota Padang. “Rencananya tadi juga ada arak-arakan ibu-ibu membawa makanan ke kawasan Indarung I. Kami berencana makan bajamba.” Rabu, 5 Juli lalu, acara alek nagari digelar di bekas pabrik semen tua Indarung I di kawasan PT Semen Padang, Kecamatan Lubuk Kilangan, sekitar 14 kilometer dari Kota Padang. Perhelatan seni budaya itu menyemarakkan bangunan-bangunan yang mulai tertutup tanaman liar. Beberapa cerobong asapnya sudah hancur karena korosi. Struktur bangunannya pun perlahan lenyap. Meski begitu, tiang-tiangnya masih terlihat kokoh. Acara mulai digelar di tempat yang lebih kering. Seni pertunjukan randai ditampilkan. Randai adalah kesenian asal Minangkabau yang mengedepankan permainan tangan seperti silat dan dialog seperti drama dengan iringan suara seruling dan gendang. Lalu ada rabab yang mengantarkan gesekan biola dan petikan gitar pada sebuah nyanyian berbahasa Minang. Setelah dua lagu dinyanyikan, alunan musik nan rancak mengiringi dendang gamaik. Anggota masyarakat satu per satu mulai maju ke arah pentas, ikut bergoyang. (Yetede)

Investasi Pariwisata Ditarget 8 Miliar Dollar AS

KT3 13 Jul 2023 Kompas

Pemerintah menargetkan realisasi investasi di sektor pariwisata 6 miliar dollar AS-8 miliar dollar AS pada akhir 2023. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S Uno di Jakarta, Rabu (12/7/2023), mengatakan, guna memikat investor, pemerintah membentuk Forum Investasi Pariwisata (TIF) yang akan digelar rutin 1-2 tahun sekali. TIF pertama akan digelar di Bali pada 26-27 Juli 2023. (Yoga)

PEREKONOMIAN DAERAH : PARIWISATA SUMBAR JADI POTENSI BESAR

HR1 13 Jul 2023 Bisnis Indonesia

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong Kadin Sumatra Barat dan Pemerintah Daerah setempat untuk mengembangkan sektor pariwisata. Kalangan pengusaha diminta berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk pemberdayaan masyarakat guna menggerakkan ekonomi daerah. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid melihat sektor pariwisata di Provinsi Sumatra Barat perlu untuk digenjot pengembangannya karena memiliki potensi yang besar sebagai penggerak ekonomi daerah. “Perekonomian daerah itu memiliki peran yang besar terhadap perekonomian nasional. Jadi Kadin Sumbar harus bergandengan tangan dengan Pemprov Sumbar supaya perekonomian turut bergerak, seperti halnya sektor pariwisata,” katanya usai mengukuhkan Pengurusan Kadin Sumbar periode 2022—2027 di Padang, Rabu (12/7). Menurutnya, salah satu upaya mengatasi persoalan ekonomi saat ini adalah dengan mengembangkan sektor pariwisata yang menjadi unggulan di beberapa daerah. Begitu pun di Sumbar, juga bisa memaksimalkan potensi pariwisatanya sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi pascapandemi Covid-19. Sektor pariwisata merupakan salah satu yang paling cepat mengatasi gejolak ekonomi mengingat potensi devisanya yang sangat besar, termasuk di Sumbar memiliki daya tarik wisata yang mampu menarik wisatawan mancanegara. Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan peran pengusaha diharapkan lebih maksimal dalam melakukan upaya pemberdayaan masyarakat secara formal maupun tidak formal. Gubernur berharap Kadin dapat menjadi contoh bagi organisasi lainnya yang dapat mendorong meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satunya dengan membantu pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan yang berkaitan dengan perekonomian. Kepala Dinas Pariwisata Padang Yudi Indra Syani mengatakan bahwa pawai seni dan budaya dalam rangkaian kegiatan Apeksi 2023 telah disiapkan berbagai potensi pariwisata untuk dikenalkan langsung ke seluruh peserta serta tamu undangan yang hadir di Makassar. Yudi yang hadir langsung ke Makassar menyebutkan berbagai potensi wisata yang dikenalkan meliputi pemandangan alam, wisata bahari, pantai, laut, cagar budaya, hingga seni tradisi di Kota Padang.