Transportasi
( 1391 )Pemerintah akan Turunkan Tiket Pesawat dan Kapal Lebaran 2025
Misi Baru: Membuat Kertajati Lebih Sibuk
Membangkitkan Ekonomi Biru Melalui Industri Perkapalan 2025
Erick Thohir Bakal Tutup Stasiun Karet, KAI Commuter
Barang Pokok Sulit Diangkut, Sungai Mahakam Surut
Kian Nyaman Transportasi Publik
Dari tahun ke tahun, jumlah penumpang transportasi publik di Jakarta semakin masif. Pembangunan dan pengembangan transportasi publik diperlukan agar Jakarta benar-benar menjadi kota kelas dunia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta pada periode Januari-September 2024, jumlah penumpang MRT Jakarta mencapai 28,94 juta orang, naik 19,83 persen dibanding periode yang sama tahun 2023. Kemudian, penumpang Transjakarta 281,08 juta orang, naik 42,14 persen dibanding periode yang sama tahun 2023. Commuter Line Jabodetabek juga mencatatkan pertumbuhan positif pada Oktober 2024. Total volume pengguna KRL Jabodetabek 29.933.224 orang pada Oktober 2024, meningkat 11,72 persen dibandingkan dengan Oktober 2023 yang mencatatkan 26.793.455 pengguna. Seorang warga yang dalam setahun ini mulai sering naik Transjakarta hingga KRL Jabodetabek, Sheyla Damaika (29), mengatakan,transportasi publik seharusnya bukan hanya murah, melainkan juga terintegrasi.
Kenyamanan dan ketepatan waktu juga perlu untuk ditingkatkan, beserta dengan efisiensi perjalanan. ”Perlu untuk didukung juga dengan fasilitas untuk para pejalan kaki agar bisa merasa lebih nyaman, baik saat harus transit maupun saat menuju tempat tujuan mereka,” ujarSheyla, Minggu (29/12/2024), saat ditemui di Stasiun KRL Sudirman, Jakarta Pusat. Sheyla mengatakan, Pemprov Jakarta diharapkan fokus pada pengembangan transportasi yang terintegrasi dan mudah diakses oleh warga, termasuk mereka yang tinggal di kota-kota penyangga. Tarif kombinasi antarlayanan antara KRL, MRT Jakarta, LRT Jabodetabek, LRT Jakarta, Transjakarta, dan JR Connexion serta perhitungan tarif untuk jarak antarkota dan waktu tempuh perjalanan menjadi salah satu hal yang harus dipertimbangkan guna mewujudkan integrasi pembayaran transportasi Jakarta. Salah satu elemen utama dari pengembangan transportasi di Jakarta ialah integrasi antarmoda. Dari tahun ke tahun, konsep ini mulai diterapkan di Jakarta melalui pembangunan hub-hub transportasi yang memungkinkan pengguna bisa beralih dari satu moda transportasi ke moda lain dengan mudah. (Yoga)
179 Orang Kemungkinan Tewas, Jeju Air Terbakar
Awan mendung memayungi dunia penerbangan di pengujung tahun. Dalam sepekan, empat pesawat penumpang mengalami kecelakaan di empat negara. Kecelakaan terparah dialami pesawat Boeing 737-800 milik Jeju Air yang tergelincir dan terbakar saat mendarat di Bandar Udara Internasional Muan di Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan, Minggu (29/12/2024) pagi. Sampai Minggu siang waktu setempat, 179 orang dari 181 orang yang diangkut pesawat itu hampir dipastikan tewas. Sejauh ini, 122 jenazah telah dikumpulkan petugas penyelamat. Pesawat mengangkut 175 penumpang dan enam awak. Hanya seorang awak perempuan dan seorang awak laki-laki yang selamat dari kecelakaan itu.
Seorang pejabat pemadam kebakaran Korea Selatan mengatakan, kecil kemungkinan penumpang yang tersisa selamat. Hal ini karena badan pesawat nyaris hancur seluruhnya. ”Para penumpang terlempar keluar dari pesawat setelah (pesawat) menabrak pagar pembatas (bandara) sehingga sedikit kemungkinan untuk selamat,” kata pejabat tersebut. Selang beberapa jam selepas pesawat Jeju Air terbakar di Muan, pesawat Air Canada rute St John-Halifax mendarat darurat di Bandara Halifax, Kanada, pada Sabtu (28/12) malam waktu setempat atau Minggu pagi WIB. Tidak ada korban dalam kecelakaan yang menimpa pesawat jenis De Havilland Dash 8-400 itu. Sebelumnya, sebuah pesawat penumpang Embraer 190 milik maskapai Azerbaijan Airlines jatuh di dekat kota Aktau, Kazakhstan, Rabu (25/12) waktu setempat. Otoritas Kazakhstan mengatakan, pesawat rute Baku (Azerbaijan)-Grozny (Rusia)itu mengangkut 62 penumpang dan lima awak. Dari jumlah itu, lebih dari 30 orang diperkirakan tewas. (Yoga)
Tiket KA Masih Tersedia
Lebih dari 500.000 tiket kereta api jarak menengah dan jauh untuk periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 masih tersedia. Puncak keberangkatan kereta api selama periode tersebut sudah terlewati pada 24 Desember lalu. Hingga Jumat (27/12/2024), tiket kereta api jarak menengah dan jauh yang terjual sudah mencapai 81 persen dari total tempat duduk yang tersedia sebanyak 2.770.864 kursi. Artinya, masih ada 531.881 tempat duduk atau sekitar 19 persen yang bisa dipesan calon penumpang. Mengacu data PT Kereta Api Indonesia (KAI), penjualan tiket kereta api jarak menengah dan jauh hingga hari Jumat pukul 06.00 sebanyak 2.238.983 tempat duduk. Sementara penjualan tiket KA lokal sudah mencapai 407.477 tiket atau 51 persen dari total tempat duduk yang disediakan sebanyak 801.724 tiket.
Vice President Public Relations PT KAI Anne Purba mengatakan, jumlah tiket kereta api jarak jauh (KAJJ) dan KA lokal yang terjual selama periode libur Natal dan Tahun Baru mencapai 2.646.460 tempat duduk. Adapun total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 3.572.588 penumpang. Selama 19-26 Desember 2024, PT KAI telah memberangkatkan 1.647.746 penumpang di Pulau Jawa dan Sumatera. Anne mengungkapkan, puncak keberangkatan kereta api selama periode Natal dan Tahun Baru sudah terlewati pada 24 Desember 2024 dengan tiket yang terjual mencapai 223.443 kursi. Adapun pada Sabtu (28/12), PT KAI akan memberangkatkan setidaknya 146.324 penumpang. ”Jumlah penjualan tiket masih akan terus berubah dinamis dan bertambah karena penjualan masih berlangsung,” katanya. Beberapa kereta api menjadi primadona karena okupansinya sudah melebihi 100 persen, seperti KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sritanjung, KAB Blambangan Ekspres, KA Pariaman Ekspres, KA Rajabasa, dan KA Putri Deli. (Yoga)
Dua Orang Tewas, Bus Pariwisata Tabrak Truk di Tol Cipularang
Sebuah bus pariwisata menabrak truk di Kilometer 80 Tol Cipularang di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (26/12/2024) dini hari. Dua penumpang tewas dalam kejadian ini, sementara 56 orang lainnya mengalami luka-luka. Data yang dihimpun Kompas dari Jasamarga Metropolitan Tollroad dan Kepolisian Resor Purwakarta, kecelakaan yang melibatkan bus PO Qonita Wisata dengan truk itu terjadi pukul 01.35. Kecelakaan terjadi ketika bus melintas dari Bandung menuju Jakarta. Bus dengan nomor polisi B 7363 NGA itu dikemudikan oleh Romyani (57). Bus menabrak bagian belakang truk bernomor polisi B 9354 FYT yang berada di lajur kiri jalan tol tersebut. Pengemudi bus diduga mengantuk sehingga kurang mengantisipasi kendaraan di depannya. Akibatnya, bus menabrak bagian belakang truk. Pascakejadian ini, para korban yang terluka dan tewas dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Radjak, Purwakarta. Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan dievakuasi ke Gerbang Tol Jatiluhur di Purwakarta. Sekalipun sempat tersendat, arus lalu lintas kembali lancar beberapa jam setelah kejadian tersebut. ”Terdapat 12 korban luka berat yang masih menjalani perawatandiRumah Sakit Abdul Radjak, Purwakarta. Kami telah menahan sopir di Markas Polres Purwakarta,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Purwakarta Ajun Komisaris Dadang Supriadi. Polisi belum dapat menyampaikan pemicu kecelakaan.
Sopir masih diperiksa oleh polisi. ”Sopir diperiksa untuk mengungkap adanya unsur kelalaian dalam kasus ini.Bus diduga terlebih dahulu menabrak truk ini,” ujarnya. Sementara itu, Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Agni Mayvvina mengatakan, total terjadi dua kecelakaan pada Kamis dini hari. Peristiwa kedua terjadi di Kilometer 92 Tol Cipularang di ruas jalan dari arah Jakarta menuju Bandung pada pukul 02.50. ”Peristiwa yang kedua melibatkan satu bus angkutan dan satu kendaraan yang belum teridentifikasi karena sudah tidak berada di lokasi kejadian. Terdapat satu korban luka pada kecelakaan di lokasi ini,” kata Agni. Ia mengimbau pengguna jalan, baik pengendara kendaraan pribadi maupun angkutan, untuk menyiapkan diri dan kendaraan dengan baik sebelum memulai perjalanan. ”Khusus bagi pengguna jalan yang berkendara pada malam hari, manfaatkan rest area (tempat istirahat) terdekat jika mengalami kelelahan atau mengantuk,” ujarnya. Sebelumnya, dua kecelakaan besar yang melibatkan bus pariwisata terjadi di Jabar pada tahun 2024. Pertama, kecelakaan tunggal bus Putera Fajar yang membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana asal Depok di Jalan Raya Ciater, Subang, Jabar, pada 11 Mei. Peristiwa yang dipicu rem bus blong ini mengakibatkan 11 korban tewas dan puluhan lain terluka. Kedua, kecelakaan bus wisata Blue Star yang membawa rombongan dosen Universitas Pamulang di Kilometer 176 Tol Cikampek-Palimanan (Cipali) di Kabupaten Majalengka, Jabar, pada 24 Juli. Seorang dosen tewas dalam insiden ini. (Yoga)
Pergerakan Sejumlah Angkutan Barang Dibatasi.
Pilihan Editor
-
Rencana Riset dan Inovasi 2022 Disiapkan
14 Dec 2021 -
Tujuh Kantor Pajak Besar Penuhi Target Setoran
14 Dec 2021 -
Yuk, Menggali Utang di Negeri Sendiri
14 Dec 2021









