Transportasi
( 1391 )AirNav Indonesia Memperkirakan Puncak Arus Libur Natal 2024 Terjadi pada Sabtu 21 Desember 2024.
Mobil Padati Angkutan Penyebrangan
Pengguna jasa penyeberangan laut dalam momentum Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 meningkat 14,3 persen dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya. Penambahan ini didominasi kendaraan roda empat pribadi sehingga strategi delaying system dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan di sekitar pelabuhan. Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo memaparkan, pihaknya menambah kapal yang bakal beroperasi dari 17 Desember 2024 hingga 4 Januari 2025. Dalam momentum Natal dan Tahun Baru tersebut, sebanyak 32 kapal bakal disiapkan untuk beroperasi saat terjadi kepadatan puncak (peak) di Pelabuhan Merak, Banten, dan 34 kapal di Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur. ”Total trip penyeberangan diprediksi mencapai 14.975 kali. Jumlah ini meningkat 14,3 persen dari momen Natal dan Tahun Baru di tahun sebelumnya,” ujar Heru dalam konferensi pers kesiapan Pelni, Pelindo, dan ASDP dalam rangka Natal dan Tahun Baru di Jakarta, Kamis (19/12/2024). Menurut Heru, prediksi puncak pergerakan libur Natal 2024 terjadi pada 22 dan 23 Desember 2024, sementara libur Tahun Baru pada 30 dan 31 Desember. Sebaliknya, prediksi puncak arus balik terjadi pada 1-2 Januari 2025. Penambahan kapal yang beroperasi dilakukan karena mobilitas kendaraan yang tinggi selama periode ini. ASDP memprediksi ada 769.258 kendaraan dengan 3,07 juta penumpang yang akan menyeberang.
Dari jumlah tersebut, kendaraan roda empat pribadi menjadi yang terbanyak dengan jumlah 341.673 unit, sepeda motor (223.562), truk (173.946), dan bus (30.078). Oleh karena itu, potensi penumpukan perlu diwaspadai. Heru mengatakan, pihaknya telah menambah area parkir di sekitar dermaga. Strategi delaying system juga dilakukan untuk menahan kendaraan yang masuk ke dermaga. Heru memaparkan, sistem ini bakal mengatur arus kendaraan yang bergerak menuju Pelabuhan Merak. Tenaga pelayanan (helper) di area peristirahatan (rest area) jalur Tol Jakarta-Merak Kilometer 43 dan Kilometer 68 serta sejumlah jalan arteri disiapkan untuk memandu kendaraan agar berhenti sejenak dan menunggu di zona penyangga. ”Untuk penerapan sistem ini, kami tidak bisa jalan sendirian. Semua butuh koordinasi dari para stakeholder. Kantong parkir yang disiapkan di buffer zone ini mencapai 620 kendaraan kecil, sementara kapasitas dermaga juga kami tingkatkan,” ujarnya. Antisipasi penumpukan ini juga dilakukan karena cuaca buruk diprediksi terjadi di akhir 2024, terutama di daerah Lampung dan Banten. Kondisi cuaca yang dinamis tersebut perlu diinformasikan kepada semua pihak terkait karena dapat memengaruhi jadwal penyeberangan. (Yoga)
Tanggal 22 Desember Memasuki Puncak Arus Liburan Pada Jalur Laut
Masyarakat diimbau untuk menghindari puncak arus mudik jalur laut yang diperkirakan terjadi pada 22 Desember 2024. Sebab, penumpukan diperkirakan terjadi di jalur penyeberangan laut karena adanya peningkatan jumlah pemudik dan potensi cuaca buruk. Perencanaan matang terkait jadwal perjalanan, pilihan moda transportasi, dan biaya diperlukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan selama mudik. Di jalur penyeberangan laut, PT ASDP Indonesia Ferry memperkirakan jumlah penumpang di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, sepanjang periode mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 akan bertambah menjadi 3,07 juta orang atau naik 14,3 persen dari total jumlah penumpang dibandingkan tahun lalu.
Peningkatan itu berimbas pada bertambahnya jumlah kendaraan yang diperkirakan mencapai 769.258 unit. Begitu pula jumlah penyeberangan yang diprediksi naik menjadi 14.975 perjalanan. Dengan sejumlah peningkatan itu, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo memperkirakan, di jalur laut, puncak arus mudik akan terjadi pada 22 dan 23 Desember 2024. Sementara puncak arus balik akan terjadi pada 1-2 Januari 2025. Sepanjang periode tersebut, kata Heru, diperkirakan terjadi penumpukan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Merak. Penumpukan berpotensi semakin parah karena potensi cuaca buruk yang mengakibatkan gelombang tinggi di Selat Sunda. Dalam kondisi tersebut, proses bongkar muat akan terkendala sehingga dapat menyebabkan keberangkatan kapal tertunda. Oleh karena itu, ia meminta pemudik untuk berangkat lebih awal dari jadwal keberangkatan.(Yoga)
Kurun Waktu Empat Tahun, PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) Telah Berhasil Menjual Lahan Seluas 339 hektar
Pemprov Jakarta Memastikan Penanganan Korban Banjir Rob di Pulau Panggang Kepulauan Seribu Berjalan Baik
Hindari Beli Tiket Penyebrangan di Menit-menit Terakhir
Kereta Cepat Jadi Alternatif Wisata Baru
Penumpang Kereta Cepat Whoosh Mengalami Peningkatan yang Signifikan
Pada 12 Desember 2024 KAI Obral Tiket dan ”Flash Sale”
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menawarkan ragam promosi reguler dan obral kilat dengan harga bervariasi. Hal ini dilakukan demi menggenjot animo masyarakat saat libur Natal dan Tahun Baru 2024/ 2025. Sampai dengan Senin (9/12) tiket jarak menengah dan jauh baru terjual 30,7 %. Melalui promosi regular dan obral kilat atau flash sale, pelanggan dapat membayar tiket kereta api (KA) dengan potongan harga 20 % dari tarif normal untuk kelas perjalanan eksekutif, bisnis, dan ekonomi. Promo dapat dipesan pada Kamis (12/12) untuk periode keberangkatan 16 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. ”Program tersebut akan digelar pada 12 Desember 2024 pukul 12.00-13.00 WIB,” ujar Vice President of PR PT Kereta Api Indonesia (KAI) Anne Purba di Jakarta, Selasa (10/12).
Tiket KA diobral mulai Rp 149.000 per penumpang untuk kelas eksekutif, diikuti kelas bisnis Rp 119.000, dan kelas ekonomi dari Rp 99.000. Dalam program reguler, KAI menyediakan kuota hingga 19.960 tempat duduk, sedangkan obral kilat tersedia 4.077 kursi. Ada 45 jenis KA yang mendapatkan program promosi tersebut. Beberapa di antaranya KA Argo Sindoro jurusan Gambir-Semarang Tawang pergi-pulang (PP) dan KA Fajar Utama Yogyakarta jurusan Pasar Senen-Yogyakarta. Ada pula KA Argo Parahyangan jurusan Gambir-Bandung (PP), KA Argo Cheribon jurusan Tegal-Cirebon-Gambir (PP), dan KA Brantas jurusan Blitar-Pasar Senen (PP).
Anne mengatakan, pembelian tarif diskon ini hanya dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI dengan harga yang berlaku parsial. Harga tidak berlaku untuk kereta berjenis compartment, luxury, panoramic, priority, imperial, dan kereta wisata lainnya. Pembelian tiket KA bertarif flash sale dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI pada 12 Desember 2024 pukul 12.00-13.00 WIB. Tarif ini hanya berlaku selama alokasi tiket dan tarif promo masih tersedia. Seiring peningkatan mobilitas masyarakat dan penambahan kereta, Executive VP of Passenger Transport Marketing and Sales KAI Krisna Arianto mengemukakan, pihaknya juga menambah ratusan petugas. (Yoga)
PT KAI Gelar KAI Access 12.12 Online Promo untuk Nataru
Pilihan Editor
-
Harga Batu Bara Acuan, Rekor Emas Hitam Terhenti
09 Dec 2021 -
Visa Luncurkan Layanan Konsultasi Kripto
09 Dec 2021 -
UE Ingin Bentuk Kekuatan Dagang Baru
09 Dec 2021 -
Mati Hidup Garuda
13 Dec 2021









