Transportasi
( 1391 )Taksi Xanh Asal Vietnam Resmi Mengaspal di Indonesia
Bus Transjakarta Tingkat dengan Atap Terbuka Bisa Dinikmati di Masa Libur Nataru
Program Open Top Tour of Jakarta memiliki beberapa fitur keunggulan. Mulai dari akses eksklusif bagi pelanggan untuk dapat menikmati perjalanan dari lantai dua bus tingkat dengan pemandangan terbuka, disediakannya silent headphones untuk pelanggan mendengarkan narasi pemandu wisata dan musik untuk kenyamanan selama perjalanan, akses ke ruang tunggu premium dimana pelanggan dapat bersantai di lounge Ratu Plaza dengan sajian kuliner khas hasil kurasi Brightspot, pemesanan tiket digital yang mudah dan praktis untuk memberikan kepastian bagi pelanggan, serta pelanggan dapat membeli merchandise eksklusif hasil kerjasama dengan Brightspot sebagai kenang-kenangan. (Yetede)
Bus Transjakarta Tingkat dengan Atap Terbuka Bisa Dinikmati di Masa Libur Nataru
Program Open Top Tour of Jakarta memiliki beberapa fitur keunggulan. Mulai dari akses eksklusif bagi pelanggan untuk dapat menikmati perjalanan dari lantai dua bus tingkat dengan pemandangan terbuka, disediakannya silent headphones untuk pelanggan mendengarkan narasi pemandu wisata dan musik untuk kenyamanan selama perjalanan, akses ke ruang tunggu premium dimana pelanggan dapat bersantai di lounge Ratu Plaza dengan sajian kuliner khas hasil kurasi Brightspot, pemesanan tiket digital yang mudah dan praktis untuk memberikan kepastian bagi pelanggan, serta pelanggan dapat membeli merchandise eksklusif hasil kerjasama dengan Brightspot sebagai kenang-kenangan. (Yetede)
Bus Transjakarta Tingkat dengan Atap Terbuka Bisa Dinikmati di Masa Libur Nataru
Program Open Top Tour of Jakarta memiliki beberapa fitur keunggulan. Mulai dari akses eksklusif bagi pelanggan untuk dapat menikmati perjalanan dari lantai dua bus tingkat dengan pemandangan terbuka, disediakannya silent headphones untuk pelanggan mendengarkan narasi pemandu wisata dan musik untuk kenyamanan selama perjalanan, akses ke ruang tunggu premium dimana pelanggan dapat bersantai di lounge Ratu Plaza dengan sajian kuliner khas hasil kurasi Brightspot, pemesanan tiket digital yang mudah dan praktis untuk memberikan kepastian bagi pelanggan, serta pelanggan dapat membeli merchandise eksklusif hasil kerjasama dengan Brightspot sebagai kenang-kenangan. (Yetede)
Potensi Tambah Penumpang Pada Whoosh
PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC menargetkan penambahan 3.000-5.000 penumpang kereta cepat Whoosh per hari seusai beroperasinya Stasiun KCIC Karawang, Jawa Barat, Selasa (24/12). Beroperasinya stasiun yang berjarak 8 km dari kawasan industri Karawang ini diharapkan berdampak bagi geliat ekonomi nasional. Dalam peresmian Stasiun KCIC Karawang di Desa Wanakerta, Telukjambe Barat, Karawang, Jabar, Selasa, Dirut PT KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, pada tahap pertama, Stasiun KCIC Karawang akan melayani 20 jadwal keberangkatan kereta cepat Whoosh setiap harinya, yang terdiri dari 10 keberangkatan dari Stasiun KCIC Halim, Jakarta Timur, dan 10 keberangkatan dari Stasiun KCIC Tegalluar Summarecon, Kabupaten Bandung, Jabar. ”Targetnya. ada penambahan 3.000-5.000 penumpang per hari dari beroperasinya Stasiun Karawang,” ujarnya.
Penambahan penumpang akan ditunjang dengan layanan konektivitas, di antaranya bus pengumpan gratis untuk penumpang Whoosh. Secara bertahap, jumlah keberangkatan kereta akan ditambah hingga 62 keberangkatan per hari mulai Februari 2025. Penambahan jumlah keberangkatan kereta akan dilakukan sejalan dengan perbaikan akses dan infrastruktur penunjang yang menghubungkan stasiun dengan pusat kegiatan industri di Karawang. Dwiyana mengatakan, penambahan penumpang akan ditunjang dengan layanan konektivitas, salah satunya shuttle bus gratis bagi penumpang kereta cepat Whoosh, yang menghubungkan Stasiun KCIC Karawang dengan pusat perbelanjaan Summarecon Villaggio Outlets untuk mempermudah mobilitas penumpang. ”Dengan perbaikan akses secara utuh, ditargetkan Stasiun KCIC Karawang dapat mengangkut 14.000 penumpang per hari. Ditargetkan berbagai infrastruktur dan fasilitas penunjang stasiun untuk mempermudah akses penumpang dapat rampung Juli 2025,” ujarnya. (Yoga)
Roda Perekonomian pada Saat Nataru Diprediksi Menggeliat
Roda perekonomian pada saat Nataru diprediksi menggeliat, Di tengah daya beli yang menurun, ternyata tidak mengurangi keinginan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik maupun berwisata. Perputaran uang selama libur Nataru yang dipresikdi mencapai Rp 19,2 triliun-Rp 100 triliun sangat strategis dalam meningkatkan konsumsi rumah tangga dan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2024 di atas 5%. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik pada Nataru kali ini diperkirakan mencapai 110,67 juta oraang atau tumbuh 3,67 juta (3,43%) daei 2023.
Perputaran uang selama Nataru tahun ini, meningkat dibandingkan Nataru tahun lalu yang mencapai Rp 80,250 triliun. Pergerakan masyarakat yang signifikan tersebut menunjukkan potensi besar untuk mendongkrak konsumsi domestk, utama dalam sektor-sektor seperti transportasi pariwisata perdagangan, dan akomodasi. Sektor transportasi menjadi salah satu yang paling diuntungkan, dengan peningkatan penjualan tiket pesawat, kereta api, bus, dan kapal laut. Penurunan harga tiket pesawat ikut meningkatkan daya tarik tersendiri. Hal itu mendorong mobilitas masyarakat, baik untuk kunjungan ke kampung halaman maupun destinasi wisata. Selain itu, UMKM sekitar destinasi wisata juga ikut meraskan dampak positif beruoa peningkatan produk lokal dan kuliner. (Yetede)
Hari Ini Puncak Penyebrangan di Merak, Tol Lancar
Hingga Minggu (22/12/2024) malam, arus lalu lintas di Jalan Tol Trans-Jawa relatif lancar. Sementara itu, puncak arus libur Natal dan Tahun Baru melalui Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten, diprediksi terjadi pada Senin (23/12) ini. Hingga semalam di Jalan Tol Jakarta-Cikampek tidak terlihat antrean panjang di Gerbang Tol Cikampek Utama. Volume kendaraan yang melintas bahkan lebih rendah dibandingkan dengan Sabtu, sehari sebelumnya. Berdasarkan data PT Jasa Marga, ada 17.821 kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Palimanan (Cirebon), Minggu pukul 06.00-14.00 WIB. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan periode yang sama pada hari sebelumnya, yakni 22.930 unit. Arus kendaraan dari ruas Tol Jakarta-Cikampek menuju Bandung juga relatif lancar. Dalam periode waktu yang sama, jumlah kendaraan di Gerbang Tol Kalihurip Utama mencapai 15.953 unit atau belum melewati periode hari Sabtu yang mencapai 23.072 kendaraan. Direktur Penegakan Hukum Korps Lalu Lintas Polri Brigadir Jenderal (Pol) Raden Slamet Santoso menyatakan, puncak arus libur Natal 2024 yang diprediksi terjadi pada Sabtu (21/12) telah terlewati.
Lonjakan kendaraan diantisipasi dengan pengawasan petugas hingga pelaksanaan contraflow atau rekayasa lalu lintas yang mengambil jalur dari lajur yang berlawanan. Rekayasa ini berlangsung pada Sabtu, dari pukul 09.40 hingga pukul 13.06 WIB, di ruas Tol Jakarta-Cikampek ke arah timur. ”Puncak arus Sabtu itu sesuai prediksi. Selain dalam rangka mudik, ada juga perjalanan liburan. Karena itu, kendaraan yang balik ke Jakarta pada Minggu (22/12) ini juga padat,” ujarnya. Namun, Slamet melihat kemungkinan potensi waktu puncak arus libur Natal dan Tahun Baru melebar hingga ke hari-hari lainnya, seperti Selasa (24/12) dan Jumat (27/12). Perubahan ini diprediksiterjadi karena sejumlah pengguna jalan masih bekerja. ”Rekan-rekan ASN (aparatur sipil negara) dan pegawai lainnya masih ada yang libur setelah tanggal 24. Jadi, kami mengantisipasi kepadatan di tanggal-tanggal tersebut. Meskipun momen Natal dan Tahun Baru ini lebih banyak digunakan untuk rekreasi, kami tetap memastikan masyarakat bisa mudik dan berlibur dengan lancar,” ujarnya. Secara garis besar, lonjakan volume kendaraan terjadi sejak H-7 hingga H-4 periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Trans jawa Tol Ria Marlinda Paallo menjabarkan,total volume kendaraan yang melewati Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama dalam tiga hari tersebut mencapai 159.169 unit atau 36,2 persen lebih banyak dibandingkan dengan lalu lintas normal. (Yoga)
Warga Berburu Tiket Murah
Lumernya sambal petis khas Jawa Timur sudah terbayang dalam benak Fachrizal (26), karyawan swasta asal Jakarta Barat. Meski baru enam bulan yang lalu dia pulang ke kampung halamannya di Gresik, Jawa Timur, kerinduan terhadap makanan khas Suroboyoan tetap tak bisa dibendung. Selain bersua dengan keluarga, alasan itu pula yang membuatnya merasa wajib pulang kampung pada liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. ”Sambal petis, sambal pecel, tahu tek, atau rujak cingur, sudah kebayang semua. Sebenarnya ada juga yang jual di Jakarta, tapi tetap beda rasanya dengan masakan asli kampung,” kata Fachri, panggilan Fachrizal, saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu, akhir pekan lalu. Khawatir kehabisan tiket murah pada periode libur Natal dan Tahun Baru, Fachri memutuskan membelitiket lebih dari satu bulan sebelum keberangkatan. Dia sudah membeli tiket pada pertengahan November 2024 untuk keberangkatan ke Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, pada 20 Desember 2024.
Dengan membayar Rp 370.000, Fachri bisa duduk di kursi kelas bisnis yang menurut dia hampir sama nyamannya dengan kursi kelas eksekutif. Adapun harga tiket untuk kelas eksekutif bisa lebih dari Rp 500.000. ”Tiket kelas bisnis menurut saya paling ideal, bisa dapat tiket murah, tapi tetap nyaman,” ungkapnya. Terbukti, sepekan sebelum periode libur Natal, tiket kereta yang sekelas dengan milik Fachri sudah ludes terjual. Saat itu hanya tersisa beberapa tiket di tanggal 20 Desember denganharga lebih tinggi danjam keberangkatan pada pagi hari yang tidak pas untuk jadwal kerjanya. Tak hanya membeli tiket sejak jauh hari, Fachri juga memanfaatkan tarif reduksi yang merupakan hasil kerja sama antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan kampus tempat ia berkuliah dulu. Dengan fasilitas tersebut, ia bisa mendapatkan diskon sebesar 10 persen setiap membeli tiket kereta. Oleh karena itu, ia tidak ragu untuk mengurus pendaftaran tarif reduksi meski harus langsung datang ke stasiun dan mengantre. Bagi Fachri, berbagai cara membeli tiket murah penting demi mengatur pengeluarannya. Sebab, tidak hanya pada periode libur Natal dan Tahun Baru, ia juga berencana pulang kampung kembali pada libur panjang akhir Januari 2025 dan Idul Fitri, Maret 2025. (Yoga)
800.066 ribu Penumpang Telah Diberangkatkan KAI Periode Nataru
PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung Masih Menyediakan Tiket Kereta Api Untuk Berbagai Tujuan
Pilihan Editor
-
25 Tahun Lagi Cadangan Timah Indonesia Habis
14 Dec 2021 -
Emiten Komponen Otomotif Kian Menderu
14 Dec 2021







