;

Prospek Ekonomi Jangkauan Menengah Indonesia Positif

Yuniati Turjandini 18 Apr 2024 Investor Daily
Lembaga pemerintah Moody's kembali mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada peringkat Baa2,  satu tingkat di atas investment grade, dengan outlook stabil pada 16 April 2024. Adapun outlook stabil tersebut merupakan bentuk kepercayaan dunia internasional atas stabilitas makroekonomi yang terjaga, dan prospek ekonomi jangka menengah Indonesia yang positif. Sebelumnya, lembaga pemeringkat Japan Credit Rating Agency Ltd (JCR) kembali mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada BBB+ (Investment Grade) dengan outlook stabil pada 22 Maret 2024. Keputusan ini mempertimbangkan prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat dan utang pemerintah yang terkendali. JCR memperkirakan utang pemerintah  akan menurun secara gradual sejalan dengan membaiknya pertumbuhan ekonomi dan defisit fiskal pemerintah. (Yetede)

Bisnis Residensial Masih Potensial

Yuniati Turjandini 18 Apr 2024 Investor Daily
Bisnis  residensial yang  mencakup rumah tapak dan hunian vertikal (apartemen) dinilai masih potensial pada 2024. Bila 2023 para pengembang properti yang melantai di Bursa Efek Indonesia  (BEI) mampu meraup Rp35,60 triliun, tahun ini diprediksi bisa tumbuh sekitar 8%. Potensi pertumbuhan kapitalisasi bisnis residensial (rumah tapak dan apartemen) pada 2024 dibandingkan dengan 2023, diperkirakan sekitar 8%," ujar analis bisnis properti, Panangian Simanungkalit kepada Investor Daily. Dia menaksir kapitalisasi pasar residensial tahun 2024 adalah rumah tapak seharga di bawah Rp 2 miliar per unit," papar Panangian. Optimisme melihat pasar properti 2024 sempat dilontarkan oleh sejumlah pengembang. Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Ketut Budi Wijaya, menyakan bahwa pihaknya optimistis masih banyak peluang pertumbuhan di Industri properti. (Yetede)

Freeport Setor Rp 3,35 Triliun Bagian Daerah

Yuniati Turjandini 18 Apr 2024 Investor Daily
PT Freeport Indonesia (PTFI) menyetorkan sekitar Rp 3,35 triliun bagian daerah atas keuntungan bersih perusahaan tahun 2023 kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, kabupaten penghasil, dan kabupaten lain di Provinsi Papua Tengah. "Pembayaran bagian daerah dari keuntungan bersih merupakan realisasi komitmen perusahaan dalam mendorong peningkatan ekonomi pemerintah daerah," kata Presiden Direktur PTFI Tony Wenas. Tony merinci dana sekitar Rp 3,35 triliun terbagi untuk Pemprov Papua Tengah sekitar Rp 839 miliar dan Pemkab Mimika sekitar Rp1,4 triliun. Sementara kabupaten lain di provinsi papua Tengah yakni nabire, Panian, Puncak, Puncak Jaya Dogiyai, Deiyai, dan Intan Jaya masing-masing mendapatkan sekitar Rp160 miliar. Pada 2023 PTFI berhasil memproduksi tembaga 1,65 miliar pound serta 1,97 juta ounces emas. (Yetede)

KKP Atur Kuota Wisata di Kawasan Konservasi

Yuniati Turjandini 18 Apr 2024 Investor Daily
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mengatur sistem kuota untuk aktivitas pariwisata alam perairan didalam  Kawasan Konservasi Nasional. Hal ini dimaksudkan untuk tetap menjaga kelestarian dan keberlanjutan sumber daya ekosistem didalam kawasan konservasi. Salah satu kawasan konservasi  prioritas untuk penerapan sistem kuota adalah Kawasan Konservasi Pulau Gili Matra, Lombok Utara, NTB, yang akan diterapkan pada kegiatan wisata  selam dan snorkeling. Sesuai hasil penghitungan daya dukung, jumlah kuota karcis masuk untuk kegiatan Pariwisata Alam Perairan di Kawasan Konservasi Gili Matra  tidak melebihi 421 karcis per hari. Pembagian kuota nantinya mempertimbangkan musim dan cuaca atau gelombang ekstrem. "Tujuannya dari pengaturan sistem kuota ini dimaksudkan untuk menekan  tingginya aktivitas pemanfaatan  agar tidak memberikan dampak buruk kepada ekosistem pesisir," ujar Kepala Balai Kawasan Konsevarsi Perairan Nasional Kupang Imam Fauzi. (Yetede)

Saham Barito Renewables Terus Menanjak

Yuniati Turjandini 18 Apr 2024 Investor Daily
Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menunjukkan kinerja yang atraktif dengan kenaikan hingga  38,86% dalam sepekan perdagangan. Kinerja positif tersebut mendorong kapitalisasi pasar (market cap) emiten energi baru terbarukan (EBT) milik  konglomerat Prajogo Pangestu ini menyentuh Rp 1.063,6 triliun, terbesar kedua setelah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang senilai Rp1.174,19. laju kenaikan saham BREN diyakini terus berlanjut hingga Rp8.700, atau jauh diatas harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada Oktober 2023 yang sebesar Rp 780 per saham. Analis Kiwoom Sekuritas Miftahul Khaer mengatakan, saham BREN menjanjikan prospek yang manis bagi para investor, sejalan dengan fokus bisnisnya yang bergerak pada bidang energi terbarukan. "Kami juga melihat aksi korporasi ini berdampak positif pada pergerakan  sahamnya. Di mana meskipun secara fundamental valuation harga saham BREN sudah cukup tinggi, dengan adanya aksi ini membuat daya  tarik tersendiri bagi harga sahamnya," kata Mifta. (Yetede)

Presiden Jokowi Sebut Praktikum Cuci Uang di Aset Kriptografi Capai Rp 139 Triliun

Yuniati Turjandini 18 Apr 2024 Investor Daily
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut para pelaku tindak pidana pencucian uang (TPPU) memiliki cara-cara baru dengan memanfaatkan teknologi. Salah satunya dengan memanfaatkan aset kripto, aset virtual, hingga NFT. Bahkan, angka TPPU di aset kripto secara global mencapai US$ 8,6 miliar. "Angka itu setara dengan Rp139 triliun. Dan itu bukan besar, tetapi sangat besar sekali," kata Jokowi. Angka tersebut dirilis dari Crypto Crime Record  pada 2022 berdasarkan indikasi praktik pencucian uang dengan aset kripto yang mencapai US$ 8,6 miliar atau Rp 139 triliun. Jokowi meminta kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) agar terus mempelajari model baru dalam praktik pencucian uang ini. "Pelaku TPPU terus mencari cara baru untuk  praktik pencucian uang, maka kita tidak boleh kalah. Tidak boleh kalah canggih dan tidak boleh kalah jadul, serta kalah melangkah. Harus bergerak cepat dan ada didepan mereka. Kalau tidak seperti itu, kita akan tertinggal terus," papar dia. (Yetede)

BERKELIT DARI EFEK KONFLIK

Hairul Rizal 17 Apr 2024 Bisnis Indonesia (H)

Serangan rudal Iran ke Israel yang dilakukan pekan lalu menambah deretan panjang dinamika geopolitik yang menjadi virus ekonomi dalam beberapa tahun terakhir. Maklum, perang di Timur Tengah itu kembali melahirkan kecemasan di kalangan pelaku ekonomi lantaran efeknya yang cukup besar. Misalnya, kenaikan harga minyak, pelemahan mata uang, hingga lesatan inflasi. Indonesia pun tak luput dari risiko itu. Buktinya, nilai tukar rupiah pada perdagangan kemarin, Selasa (16/4) ditutup melemah 2,07% ke Rp16.175,5 per dolar Amerika Serikat (AS). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun merosot 1,68% atau 122,07 poin menjadi 7.164,80. Pemerintah pun menyadari betul adanya potensi guncangan dari dinamika tersebut. Tak ayal, kemarin Presiden Joko Widodo, menggelar rapat bersama sejumlah menteri guna merumuskan skenario untuk memitigasi dampak dari perang tersebut ke perekonomian nasional. Sebab jika tak segera direspons, efek negatif di pasar keuangan akan mengganggu stabilitas ekonomi. Misalnya, pelemahan rupiah yang akan memacu inflasi barang impor sehingga menekan daya beli masyarakat.

Apalagi, dalam kajian yang dilakukan Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), setiap kenaikan harga minyak mentah Indonesia US$5 per barel maka akan menambah subsidi bahan bakar minyak (BBM) Rp0,19 triliun. Soal rupiah, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, menegaskan komitmen otoritas moneter untuk siap siaga menjaga mata yang Garuda sehingga tidak memicu kenaikan inflasi dan tekanan daya beli. Fungsi bank sentral memang cukup krusial, karena bertugas menjaga ekspektasi inflasi dan rupiah agar seiring sejalan. Jika rupiah bergerak liar, inflasi pun lebih sulit dikendalikan. Dari sisi fiskal, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan telah menyiapkan beberapa siasat untuk meredam efek dinamika geopolitik itu. Salah satunya mengimprovisasi postur fiskal untuk belanja subsidi apabila harga minyak terus bergerak ke atas. Akan tetapi, pemerintah masih terus memantau perkembangan terkini sebelum mengutak-atik belanja APBN 2024.

Airlangga menambahkan, dalam konteks subsidi pemerintah masih optimistis mampu bertahan dengan postur anggaran yang telah disusun sebelumnya. Setidaknya, sampai Juni 2024 tidak ada perubahan harga BBM. Jika dicermati, sejatinya ada gelagat kegalauan di lingkungan pemangku kebijakan dalam merespons efek dari dinamika di Timur Tengah ini. Di satu sisi, pemerintah menyadari adanya bahaya yang muncul sehingga perlu mitigasi. Namun di lain sisi, aksi konkret terutama dari sisi fiskal masih belum difinalisasi. Menteri ESDM Arifin Tasrif, tak memungkiri kesulitan pemerintah dalam mencegah lonjakan subsidi energi apabila konflik di Timur Tengah makin memanas. Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, menambahkan potensi eskalasi konflik itu berdampak ke manufaktur nasional yang sebagian besar bahan baku/penolong masih dipenuhi dengan importasi. Adapun, PT Pertamina Patra Niaga tengah mengantisipasi tren pelemahan nilai tukar rupiah dan reli harga minyak mentah di tengah konflik Iran-Israel. Manager Media dan Stakeholder Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari, mengatakan perseroan tengah mengkaji situasi yang berkembang ihwal rebound harga minyak serta komponen produksi BBM dalam negeri lainnya. Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet, menambahkan BI patut lebih aktif dalam menggunakan instrumen kebijakan seperti Sekuritas Valuta Asing Bank Indonesia (SVBI) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk mengguyur pasar valas sehingga bisa meredam depresiasi rupiah.

Demi Mudik dan Balik yang Membaik

Hairul Rizal 17 Apr 2024 Bisnis Indonesia

Keriuhan arus mudik dan arus balik Lebaran 2024 sudah nyaris tuntas. Masih ada sisa arus balik dalam beberapa hari ke depan. Akan tetapi, sebagaimana perkiraan semula, kemungkinan besar puncak arus balik sudah terlampaui. Secara umum kita menyaksikan proses mudik dapat dikatakan cukup lancar. Dengan perkiraan ada pergerakan 193 juta orang selama mudik, maka kelancaran yang terlihat tentu layak disyukuri. Proses mudik kali ini relatif terjaga. Selain karena berbagai persiapan dan kesiagaan yang dilakukan oleh semua pihak, ini juga karena periode libur dan cuti bersama yang relatif cukup panjang sebelum hari Lebaran. Dengan demikian, mobilitas selama arus mudik relatif lebih menyebar. 

Pada H-1 Lebaran pun jalan tol trans-Jawa sudah tampak sepi. Ada beberapa catatan yang mengemuka selama arus mudik. Hal yang paling menonjol adalah kecelakaan di jalur contra-flow jalan tol (serta beberapa kecelakaan lain di jalan tol) dengan korban yang fatal, serta antrean padat pada jalur penyeberangan di Merak. Sepantasnya hal di atas menjadi bahan evaluasi tersendiri bagi pihak-pihak terkait, termasuk menyangkut pengaturan contra-flow di jalan tol, penyelenggaraan angkutan umum semacam travel selama Lebaran, dan pemakaian sistem online dalam antrean kendaraan. Apabila kita telisik lebih jauh, setidaknya ada empat hal yang perlu menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggaraan kegiatan mudik dan arus balik yang terus membaik. 

Empat hal itu meliputi keselamatan, kelancaran, ketersediaan, dan keterjangkauan. Pertama, keselamatan. Keselamatan adalah hal terpenting yang perlu dijaga oleh semua pihak. Hal ini berlaku untuk transportasi darat, laut, maupun udara. Kedua, kelancaran. Selama beberapa tahun terakhir kita menyaksikan sudah banyak perbaikan terkait dengan kelancaran arus kendaraan selama mudik. Ketiga, ketersediaan. Ketersediaan yang dimaksud di sini adalah ketersediaan kendaraan dan angkutan umum. Banyaknya orang yang memerlukan kendaraan dalam waktu singkat kadang kala tidak diimbangi dengan kapasitas sarana transportasi yang mencukupi. Keempat, keterjangkauan. Ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan dapat menimbulkan lonjakan harga sehingga menjadi kurang terjangkau bagi sebagian konsumen.

Asuransi Parametrik

Hairul Rizal 17 Apr 2024 Bisnis Indonesia

Berbeda dengan asuransi pada umumnya, asuransi parametrik adalah produk asuransi di mana pembayaran klaim tidak bergantung pada penilaian terhadap timbulnya kerugian dari risiko yang terjadi. Misalnya, perusahaan asuransi akan membayar klaim pada pihak yang mengalami kerugian akibat gempa di suatu daerah, bila magnitudo gempa telah mencapai 8,0 skala richter. Contoh lainnya, perusahaan asuransi yang mempunyai nasabah petani akan membayarkan klaim bila nasabah terkena dampak kerugian bencana banjir akibat curah hujan mencapai 400 milimeter. Dari kedua contoh tersebut, perusahaan asuransi akan membayar klaim tanpa melihat seberapa besar dampak kerugian yang timbul, tetapi melihat parameter yang terjadi, yaitu magnitudo gempa dan curah hujan. Asuransi parametrik erat kaitannya dengan sektor pertanian, yang merupakan salah satu sektor produktif terbesar di Indonesia. Berdasarkan data BPS (2023), sektor pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian Indonesia menghasilkan sebesar Rp1.009 triliun pada 2023 atau 8% dari total PDB. 

Jumlah ini lebih besar daripada sektor pertambangan yang hanya menghasilkan sebesar Rp910 triliun. Lahan pertanian di Indonesia juga sangat besar yaitu sekitar 58 juta hektare, di mana 99% dari lahan pertanian tersebut dimiliki oleh perorangan. Sebagai salah satu sektor vital karena menyangkut kebutuhan pangan, proteksi adalah kebutuhan yang penting pada sektor ini. Beberapa negara telah mengadopsi asuransi parametrik dengan sukses, contohnya di India menerapkan asuransi parametrik yang dijual oleh perusahaan asuransi untuk melindungi petani dari risiko gagal panen. Asuransi parametrik mendapatkan subsidi premi dari pemerintah sebesar 50% dari premi yang dibayarkan. Selain itu, di Meksiko, asuransi parametrik didistribusikan oleh pemerintah kepada target petani yang mempunyai pendapatan kurang dari US$4 per hari dengan skema subsidi 100% dari pemerintah.Berbeda dengan India dan Meksiko, Jepang mempunyai karakteristik tersendiri, yaitu penjualan asuransi parametrik tanpa skema subsidi dari pemerintah.

Sebagai negara yang rentan terdampak banjir dan perubahan iklim, banyak hal yang perlu dilakukan Indonesia untuk memitigasi risiko. Pertama, mengedukasi masyarakat tentang manfaat asuransi parametrik agar timbul kesadaran di tengah masyarakat bahwa melindungi aset dengan asuransi adalah hal yang sangat penting. Kedua, keberpihakan pemerintah. Subsidi pemerintah sangat penting untuk mengurangi beban petani dalam melindungi aset dari risiko kerugian. Ketiga, kerja sama perusahaan asuransi dengan perusahaan yang bergerak pada sektor agrobisnis. Keempat, kerja sama distribusi. Perusahaan asuransi perlu bekerja sama dengan pihak lain untuk memperoleh saluran distribusi yang luas, misalnya dengan perbankan dan perusahaan pembiayaan, sehingga penjualan produk asuransi parametrik dapat menjangkau sampai daerah terpencil. Kelima, perlunya digitalisasi asuransi. Digitalisasi dapat memudahkan akses produk ini bagi masyarakat. Keenam, sinergi perusahaan asuransi dengan penyedia data.

DAMPAK GEOPOLITIK : FLUKTUASI PASAR SAHAM MENINGKAT

Hairul Rizal 17 Apr 2024 Bisnis Indonesia

Eskalasi geopolitik dan ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed kembali meniupkan volatilitas tinggi di pasar saham Indonesia. Hal itu diikuti dengan aksi investor merotasi dana ke instrumen berisiko rendah (low risk). Pada perdagangan perdana setelah libur Lebaran 2024, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup anjlok 1,68% atau 122,07 poin ke level 7.164,80. Merosotnya indeks komposit juga terjadi di mayoritas bursa saham Asia Pasifik dan Asean. Bursa Vietnam melorot 4,7%, Malaysia turun 0,55%, Filipina terkoreksi 1,46%, Singapura melandai 1,04%, Hong Kong -0,72%, serta Jepang dan Korea Selatan masing-masing terkoreksi 0,74% dan 0,42%. Memerahnya bursa saham global tak terlepas dari memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah setelah Iran melancarkan serangan ke Israel.Di dalam negeri, pelemahan IHSG disebabkan oleh penurunan harga saham BBRI (-5,3%), TLKM (-6,1%), BBCA (-3,6%), BMRI (-2,9%), dan AMRT (-6,3%). Pada saat yang sama, investor asing membukukan aksi jual bersih Rp2,47 triliun pada perdagangan kemarin, sehingga akumulasi net buy menyusut menjadi Rp14,15 triliun sepanjang 2024. 

Head of Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mengatakan, IHSG masih akan cenderung tertekan dalam beberapa waktu ke depan, dan saat ini pelaku pasar pun masih mewaspadai tensi geopolitik yang terjadi di Timur Tengah. Lebih lanjut, dia mengatakan, pascarilis data infl asi AS yang di atas ekspektasi pasar pada pekan lalu, potensi pemangkasan suku bunga The Fed menurun hanya menjadi dua kali, atau di bawah ekspektasi pasar sebelumnya pada tahun ini. Dampaknya, dalam jangka panjang berpotensi akan menggerus daya beli masyarakat dan melambatkan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, investor akan mengalihkan investasi pada aset yang berisiko rendah (low risk), sehingga dapat memberikan sentimen negatif untuk pasar saham. 

Senada, Equity Research Analyst Panin Sekuritas Felix Darmawan mengatakan, pelemahan IHSG hari ini mayoritas disebabkan sentimen negatif dari tensi geopolitik Timur Tengah. Namun, selain itu, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan terjadi kenaikan kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) net di level 0,82% periode Februari 2024, naik dari bulan sebelumnya di angka 0,79%. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy mengatakan, ada bebe-rapa faktor yang memengaruhi pelemahan IHSG hari ini, baik dari domestik maupun global. Sementara itu, dari sentimen domestik, beberapa rilis data ekonomi dalam 2 pekan terakhir turut memengaruhi terkoreksinya IHSG.“Selain itu, cadangan devisa Maret 2024 tercatat sebesar US$140,4 miliar, turun dibandingkan dengan Februari 2024 yang sebesar US$144 miliar,” ujarnya.

Pilihan Editor