IHSG Masih Tertekan, Yield SUN Lanjutkan Kenaikan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan masih dalam fase penurunan (downside) dan berpotensi melanjutkan koreksi pekan lalu yang sebanyak 0,72%. Dalam satu bulan terakhir, IHSG telah turun tajam hingga -4,02% dan masih menanti sentimen positif untuk dapat rebound menjuhi level psikologi 7.000. Sementara di pasar surat utang, imbal hasil (yield) diperkirakan melanjutkan kenaikan pada rentang 7,30%-7,30% di pekan ini. Senior Information Invesment Mirea Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta melihat, IHSG masih tertekan dengan peluang koreksi terbuka, meski arah penurunan makin terbatas. "IHSG limited downside, dengan batasan pergerakan ada di kisaran support 7.026-6.952 dan resistance 7.090-7.130" ujar dia kepada Investor Daily. Nafan mengungkapkan, pengerak IHSG akan datang dari sejumlah data ekonomi domestik dan luar negeri yang di rilis pekan ini. Pelaku pasar akan mencermati data inflasi Indonesia, yang diperkirakan naik mendekati target Bank Indonesia di 3,5%. (Yetede)
Kuartal II, Kredit Baru Diperkirakan Tumbuh Melambat
Penyaluran kredit baru pada kuartal II-2024 diperkirakan tetap tumbuh meski tidak setinggi kuartal I-2024. Hal tersebut terindikasi dari saldo bersih tertimbang (SBT) diperkirakan penyaluran kredit baru kuartal II-2024 sebesar 57,6%, sedikit lebih rendah dari 60,8% pada triwulan sebelumnya. Sejumlah bank juga menurunkan target pertumbuhan kreditnya tahun ini. "Prioritas utama responden dalam penyaluran kredit baru pada triwulan II-2024 masih sama dengan periode-periode sebelumnya, yaitu kredit modal kerja, diikuti kredit investasi dan kredit konsumsi," jelas Asisten Gubernur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono. Pada jenis kredit konsumsi, penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) atau kredit pemilikan apartemen (KPA) masih menjadi prioritas utama, diikuti kredit multiguna dan kredit kendaraan bermotor (KKB). Berdasarkan sektor, penyaluran kredit baru pada triwulan II-2024 terbesar pada sektor industri pengolahan, sektor perdagangan besar dan eceran serta sektor perantara keuangan. (Yetede)
Perusahaan Telko Gelar Karpet Merah untuk Starlink
Kehadiran Starlink, penyedia internet satelit milik taipan Amerika Serikat, Elon Musk sempat menimbulkan wacana pro dan kontra di kalangan penyelenggara jasa internet di Tanah Air. Namun, seiring berjalannya waktu, operator telekomunikasi mulai melunak, bahkan kini operator menyatakan siap bekerja sama dengan Starlink untuk melayani akses internet di area-area rural. "Untuk Sarlink, dari awal sebenarnya kita sudah menyambut baik, jika ada teknologi yang bisa membantu kita untuk meng-cover daerah-daerah yang selama ini sangat sulit kita jangkau. Kami sebelum ada Starlink pun, sebenarnya kita sudah memanfaatkan satelit sebagai sarana backbone," kata Direktur Chief Technology PT XL Axiata Tbk, I Gede Darmayuasa. Bahkan, menurut Gede, kehadiran Starlink bisa menekan biaya struktur cost perseroan, sembari menikmati kapasitas internet yang lebih besar dari layanan Starlink. Namun yang menjadi concern dari pelaku telekomunikasi, jika Starlink memberikan layanan langsung (direct) ke costumer retail, baik itu layanan langsung ke perumahan maupun langsung ke perangkat handset. (Yetede)
WWF Dorong Pariwisata Berkelanjutan
Forum Air Sedunia atau World Water Forum 2024 di Bali, menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk meningkatkan sektor pariwisata berkelanjutan. Forum itu diselenggarakan pada 18-25 Mei 2024. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, pengembangan pariwisata berkelanjutan itu harus sesuai dengan agenda tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), kelestarian budaya, hingga penggunaan bahan ramah lingkungan dalam pembuatan produk ekonomi kreatif. Forum air internasional tersebut juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menghadirkan aksebilitas dasar yang menjadi faktor penunjang keamanan wisatawan, termasuk penyediaan dan akses air bersih. " Kenyamanan wisatawan menjadi prioritas utama kami, yang akan memberikan dampak luas bagi sektor periwisata dan ekonomi kreatif," kata dia. (Yetede)
Pakuwon Terus Perkuat Bisnis Hotel
PT Pakuwon Jati Tbk terus perkuat bisnis hotel (hospitality). Sedikitnya, delapan hotel tengah dibangun guna melengkapi sembilan hotel yang kini telah beroperasi. Bisnis hotel Pakuwon masih moncer dengan torehan pendapatan Rp1,17 triliun pada 2023 bila dibandingkan dengan setahun sebelum yang besar Rp857,71 miliar. "Kami terus menambah hotel di Indonesia, salah satunya di Kota Bekasi, Jawa Barat di dalam proyek Pakuwon City Bekasi. Di Bekasi kami akan buka dua hotel berbintang pada tahun depan, yaitu Fairfield by Marriot dan Four Points by Sheraton," kata Alexander Stafanus Ridwan Suhendra, presiden direktur PT Pakuwon Jati Tbk di Bekasi, akhir pekan lalu. saat ini, Pakuwon setidaknya memiliki sembilan hotel yang tersebar diberbagai kota, yakni Sheraton Surabaya Hotels & Towers, Four Points by Sheraton Surabaya, Ascott Waterplace Surabaya, dan Somerset Berlian Jakarta. Lalu, Sheraton Grand Jakarta Gandaria, Yogyakarta Marriot Hoteel, Four Weatin Surabaya, dan Four Point Surabaya Pakuwon Indah. (Yetede)
Mengurangi Beban Kebijakan Bunga Acuan
Bank Indonesia (BI) menekankan bahwa langkah menjalankan bauran kebijakan (policy mix) dilakukan agar mengurangi peran kebijakan suku bunga acuan (BI rate), dalam mengoptimalkan kebijakan moneter guna menjaga laju perekonomian. Kepala departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, dengan upaya bauran kebijakan BI bisa mensinergikan sejumlah kebijakan untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Adapun BI baru merumuskan untuk menaikkan suku bunga acuan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 6,25%. Sedangkan suku bunga deposit facility naik 25 basis poin menjadi 5,5%, dan suku bunga lending facility naik 25 basis poin menjadi 7% dalam Rapat Dewan Gubernur BI pada 23-24 April 2024. "Framework kebijakan yang dilakukan BI sekarang policy mix. Peran policy rate yang menggambarkan stance BI memang tidak sebesar dulu lagi. Dulu itu, sebagian besar stance kebijakan moneter diwakili oleh BI rate," kata Erwin. (Yetede)
Resep Shin Tae-yong Membangun Timnas U-23 Sepak Bola Indonesia
NAMA Shin Tae-yong bergema di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, pada Kamis malam, 25 April lalu waktu setempat atau Jumat dinihari waktu Indonesia. Lima ribuan suporter tim nasional sepak bola Indonesia usia di bawah 23 atau timnas U-23 yang menjadi mayoritas di gelanggang berkapasitas 12 ribu itu berulang kali memekikkan namanya di antara alunan lagu Indonesia Pusaka dan yel-yel Ayo, Indonesia. Shin Tae-yong adalah pelatih timnas senior sekaligus timnas U-23. Pria 53 tahun kelahiran Yeongdeok, Korea Selatan, itu ditugasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sejak akhir 2019 dan kontraknya baru diperpanjang.
Dari lebih 40 pelatih timnas sejak Indonesia merdeka, sepertinya hanya Shin Tae-yong yang namanya dipuja-puji di tribun. Di Doha pada Jumat dinihari lalu, Shin Tae-yong mencetak sejarah. Untuk pertama kalinya Indonesia mencapai babak semifinal Piala Asia U-23. Rizky Ridho dan kawan-kawan menaklukkan raksasa Asia, Korea Selatan, lewat drama adu penalti, 2-2 (11-10). Sebelumnya, Indonesia tidak pernah lolos fase grup dan selalu kalah dalam tujuh pertemuan melawan Korea Selatan, dengan 24 kali kebobolan. Prestasi Indonesia berpotensi lebih mentereng karena tiga peserta terbaik Piala Asia U-23 mendapat tiket berlaga di Olimpiade Paris 2024. Adapun peringkat keempat tetap berpeluang lolos ke Paris jika mengalahkan wakil Piala Afrika U-23, Guinea, di babak play off. Sepanjang sejarah, sepak bola Indonesia hanya sekali lolos ke pesta olahraga terbesar tersebut, yaitu pada Olimpiade Melbourne 1956.
Pengamat, pelatih, serta bekas pemain tim nasional bersuara sama: prestasi timnas U-23 saat ini tak lepas dari tangan dingin STY—begitu Shin Tae-yong kerap disapa. Setidaknya, ada tiga faktor yang menjadi penentu, yakni ramuan tepat pemain lokal dan naturalisasi, pemilihan pemain muda, pemupukan mental, serta penggemblengan fisik. Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan mengatakan empat pemain naturalisasi asal Belanda, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Ivar Jenner, dan Rafael Struick, menjadi darah segar di timnas U-23, juga senior. Dia menyebutkan Nathan dan Ivar menjadi motor di lini tengah, Rafael membungkam keraguan suporter dengan mencetak dua gol ke gawang Korsel, serta Justin menjaga lini belakang dengan tubuh 1,87 meter dan tebasan kaki kirinya. "Cuma empat, tapi sangat berpengaruh," kata Ronny. (Yetede)
Sudah Tiket Pesawat Mahal, Iuran Wisata Pula
SEPUCUK surat undangan rapat dari Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi untuk Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mengejutkan Alvin Lie. Pasalnya, pertemuan yang dijadwalkan pada Rabu, 24 April 2024, itu dijadwalkan membahas pengenaan iuran wisata melalui tiket penerbangan. Forum itu merupakan bagian dari rangkaian pembahasan rancangan peraturan presiden tentang dana untuk pariwisata berkualitas. Isu ini tak pernah didengar Alvin. Anggota Dewan Pakar INACA itu baru mengetahui ada rencana memungut iuran wisata lewat tiket pesawat dari undangan tersebut. "Sama sekali tidak ada pembicaraan pendahuluan. Fait accompli," kata dia kepada Tempo pada Jumat, 26 April 2024.
Hingga berita ini ditulis, baik Alvin maupun INACA belum mendapatkan penjelasan ihwal rencana tersebut. Sehari setelah mengirim undangan, yaitu pada 21 April 2024, pemerintah menyerahkan pemberitahuan penundaan rapat. "Ditunda dan akan dijadwalkan kembali pada kesempatan pertama," begitu isi tulisan dalam surat yang ditandatangani oleh pelaksana tugas Asisten Deputi Akses Permodalan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Tahyanto Abdillah, itu. Selain muncul tiba-tiba, rencana ini mengejutkan karena punya banyak implikasi negatif. Salah satunya menaikkan beban pembelian tiket. "Kesannya adalah harga tiket naik, padahal bukan. Yang ada, beban dari iuran ini," kata dia. Sebagai catatan, pemerintah sejak 2019 masih belum mengubah tarif batas atas untuk penerbangan.
Ketika harga naik, Alvin yakin daya beli masyarakat bakal terganggu. Apalagi tahun depan pemerintah menaikkan tarif pajak pertambahan nilai dari 11 persen menjadi 12 persen. Saat ini saja keluhan soal mahalnya harga tiket pesawat terus terdengar. Alvin pun mempertanyakan imbal balik pungutan ini bagi masyarakat. Sesuai dengan ketentuan International Air Transport Association dan International Civil Aviation Organization, setiap pungutan harus ada balasannya, kecuali berbentuk pajak, baik itu dalam bentuk pelayanan maupun fasilitas. Sebagai contoh, penumpang pesawat harus membayar passenger service charge atau retribusi bandara karena harga tiket hanya untuk biaya pengangkutan penumpang yang dilakukan oleh maskapai penerbangan. "Nah, iuran ini imbal baliknya apa?" (Yetede)
Polemik Melibatkan PPATK dalam Mengusut Pelanggaran Etik KPK
KEPALA Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana angkat bicara soal polemik kewenangan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi menerima laporan hasil analisis dari lembaganya. Polemik ini muncul setelah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Nurul Ghufron mengadukan anggota Dewan Pengawas KPK, Albertina Ho, karena dianggap menyalahi aturan setelah berkoordinasi dengan PPATK dalam penelusuran dugaan pelanggaran etik oleh mantan jaksa KPK, Taufiq Ibnugroho.
Ivan menyatakan pihaknya selama ini memang tidak hanya memberikan laporan hasil analisis kepada aparat penegak hukum. Menurut dia, PPATK berwenang memberikan informasi kepada lembaga lain, seperti panitia pelaksana, inspektorat jenderal, serta pemangku kepentingan lainnya. “Secara umum kami tak hanya memberikan data kepada penegak hukum. Dalam bentuk khusus, kami memberikan informasi kepada pihak lain,” kata Ivan kepada Tempo, Kamis, 25 April lalu. “Tentunya dalam koridor sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.”
Namun Ivan enggan menjawab perihal kedudukan koordinasi Dewas dengan PPATK dalam mengumpulkan alat bukti menyalahi aturan perundangan atau tidak. Dia juga tak mau terlalu jauh mengomentari soal polemik Nurul Ghufron dengan Dewas KPK. “Kami tak dalam kapasitas menanggapi apa yang terjadi di KPK. Kami serahkan pada mekanisme internal di sana,” katanya. (Yetede)
Merdeka Mengonsumsi sampai ke Cirebon
Catur Nugroho (36) supervisor RM Ayam Goreng Bahagia 71 Hj
Sunarti, mengenang saat pertama mengenal baju bermerek internasional. Bukan
dari butik aslinya yang ternama, melainkan di pasar baju second (bekas) di
Cirebon yang dikenal dengan nama Cimol. ”Cimol, ’Cirebon Mal’ bekas gitu. Bukan
jualan barang-barang cacat, tapi barang bekas pakai orang-orang luar yang masih
bagus,” tuturnya, Jumat (29/3) sore, di Cirebon, Jabar. Ia berburu kaus second
branded itu karena tak mungkin membeli di gerai aslinya. Harganya mahal. ”Di sana ada pengepulnya. Jadi, kalau kita
beli, ada satu karung gede terus kita disuruh cari sendiri. Ada Uniqlo, Adidas,
macam-macamlah,” ujar Catur. Ia membeli baju-baju itu dengan harga Rp 15.000
atau Rp 20.000 per potong. Kualitasnya, tak jauh beda dengan produk merek-merek
itu saat ini. ”Saya ngumpulin, dipakai, habis itu dijual. Kalau sudah bosan
tawarin ke teman-teman sendiri,” katanya seraya tertawa.
Uniqlo adalah salah satu produk yang disukai Catur. Menurut
dia, bahannya enak dan modelnya simpel. Saking fanatiknya, ia masih menyimpan
satu jaket dan dua kaus Uniqlo second. ”Enggak nyangka, setelah 10 tahun,
Uniqlo buka juga tokonya di Cirebon. Hari ini pun ramai banget karena pembukaan
Uniqlo. Jalanan sampai macet,” ucap Catur. Waktunya pas karena orang-orang juga
baru saja menerima THR. Tak ayal, hari itu, Cirebon macet laiknya Jakarta.
Pengunjung memadati Mal CSB, parkiran penuh sesak. Jalan Dr Cipto Mangunkusumo
yang berada di depan mal padat kendaraan sejak pagi hingga jelang tengah malam.
Pengunjung, tua, muda, dan anak-anak, antre sejak pagi dan keluar menenteng tas
belanja berlogo Uniqlo. Sebagian mengenakan sarung dan peci, menyuguhkan pemandangan
khas santri ”Kota Udang”.
Sukma (22) pegawai perusahaan konfeksi di Cirebon asal Bekasi
sudah tiba di Mal CSB sejak pukul 08.00. Bersama seorang teman, dua jam sebelum
mal buka untuk menyambut pembukaan gerai Uniqlo. Ia antre panjang di pintu
masuk gerai toko itu bersama pengunjung lain. Wajah-wajah mereka semringah,
berpadu dengan raut penasaran dan antusiasme di tengah hawa Cirebon yang gerah
dan lembab. Sukma mengaku ingin menjadi orang yang pertama menyaksikan
pembukaan gerai merek populer asal Jepang itu di Cirebon. Katanya, biar tak
ketinggalan tren. Rupanya Sukma dijangkiti sindrom FOMO alias fear of missing
out. Takut ketinggalan. Ia juga tak khawatir lagi ketinggalan mode. Sebagai
pencinta mode, ia bisa tetap terlihat keren seperti anak-anak muda di kota
lain.
Ahmad Dailami (20) dan Ibnu (21) tak sungkan berjejalan
dengan ratusan pengunjung lain di toko baru tersebut. Kedua pemuda yang
bermukim di Talun, Cirebon Selatan itu, berangkat pukul 07.00 demi menyambut
pembukaan gerai merek tersebut. ”Bukan karena gengsi, tapi lebih karena
bahannya yang enak, adem, kayak premium gitu. Biarpun harganya enggak murah-murah
banget, tapi worth it sih harganya,” kata Ahmad. Meski antrean di kasir mengular
panjang, Ahmad dan Ibnu tak gentar. Keranjang mereka penuh dengan kemeja untuk
menyambut Lebaran. Lidia Rosdiana (20) datang ke CBS dari rumahnya di Kabupaten
Cirebon bersama kakak dan ibunya, menempuh perjalanan satu jam mengendarai mobil.
Menurut dia, kehadiran merek Uniqlo di
Cirebon menjadi bukti kemajuan Cirebon. Ini juga membuktikan bahwa Cirebon
sudah dikenal banyak orang, sekaligus sebagai tujuan investasi. (Yoga)









