Waspada Dampak Penerimaan Pajak yang Ambles
REALISASI penerimaan pajak pada kuartal pertama 2024 yang tak semoncer tahun lalu menimbulkan kekhawatiran. Tekanan ekonomi global yang makin tinggi berpotensi menggerus setoran wajib pajak kian dalam. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan penerimaan pajak selama periode tersebut turun 8,8 persen secara tahunan. Dari Rp 431,9 triliun pada periode yang sama 2023, turun menjadi Rp 393,9 triliun sampai akhir Maret lalu. Pemicunya adalah harga komoditas yang turun sejak tahun lalu.
Landainya harga komoditas menggerus setoran pembayaran pajak penghasilan badan bruto hingga 21,5 persen. "Dan ini berarti perusahaan-perusahaan meminta restitusi karena pembayarannya mungkin lebih tinggi dibanding apa yang mereka laporkan pada April nanti," ujar Sri Mulyani pada Senin, 25 Maret lalu. Restitusi adalah pengembalian kelebihan pembayaran pajak. Itulah sebabnya kontraksi PPh badan neto lebih dalam, yang mencapai 29,8 persen. Padahal pajak jenis ini berkontribusi 14,5 persen terhadap total penerimaan negara. Jika dibanding pada tahun lalu, PPh badan tumbuh 48,2 persen secara bruto dan 68,1 persen secara neto.
Pemerintah juga harus menghadapi permintaan restitusi dari sektor industri pengolahan, perdagangan, dan pertambangan, terutama yang berasal dari kompensasi lebih bayar tahun-tahun sebelumnya. Ketiga sektor ini terkena dampak harga komoditas yang melemah sehingga setoran dari setiap industri turun masing-masing 13,6 persen, 1,6 persen, dan 58,2 persen. Kondisi ini membuat setoran pajak pertambahan nilai dalam negeri yang berkontribusi 22,1 persen pada total penerimaan harus terkoreksi 23,8 persen secara neto. Direktorat Jenderal Pajak mencatat telah merealisasi restitusi sebesar Rp 30,9 triliun pada Januari lalu dan Rp 26,6 triliun pada Februari. Pada 1-15 Maret, total restitusi mencapai Rp 13,1 triliun. (Yetede)
Mengapa Penerimaan Bea dan Cukai Juga Turun?
Sepekan terakhir, kontroversi mengenai pungutan dan denda barang impor yang dikenakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menjadi perbincangan publik. Seorang warga melayangkan protes terhadap pengenaan bea masuk atas sepatu yang dibelinya dari luar negeri sebesar tiga kali lipat harga barang. Ada lagi warga yang menuding Bea dan Cukai menahan papan ketik braile hibah dari Korea Selatan untuk sekolah dasar luar biasa di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sejak 2022.
Ini bukan pertama kalinya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai diprotes. Pada Maret 2023, Fatimah Zahratunnisa mengeluh di media sosial perihal bea masuk yang harus dibayarnya. Ia mengaku diminta membayar bea masuk sebesar Rp 4 juta untuk piala lomba menyanyi yang diperolehnya dari Tokyo, Jepang. Merespons keluhan-keluhan tersebut, Bea dan Cukai mengklaim sudah bekerja sesuai dengan aturan. Juru bicara Ditjen Bea dan Cukai Nirwala Dwi Heryanto mengungkapkan, pada prinsipnya, setiap barang dari luar negeri yang masuk ke Indonesia akan ditetapkan sebagai barang impor. “Aturan ini bertujuan melindungi industri dalam negeri dan masyarakat dari barang-barang impor yang berpotensi membahayakan,” ujarnya, 29 April lalu.
Prosedur importasi barang kiriman, ucap dia, diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK 96 Tahun 2023. Berdasarkan aturan itu, pemberitahuan pabean atas impor barang kiriman dibuat secara self-assessment sehingga importir bertanggung jawab sepenuhnya atas pemberitahuan impor barang. Menurut Nirwala, masalah terjadi karena kurang pahamnya importir dalam menyampaikan pemberitahuan pabean secara benar dan mengurus perizinan untuk mendapat pembebasan bea masuk. (Yetede)
Geliat Nobar Timnas U-23 di Kafe
KERIUHAN menyelimuti kafe Daerah Kopi di Jalan Kepu Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam, 29 April 2024. Ada lebih dari 150 pengunjung di sana, tapi fokus pandangannya cuma satu, yaitu layar proyektor berukuran 2 x 2 meter yang menampilkan siaran langsung tim nasional sepak bola Indonesia usia di bawah 23 tahun atau timnas U-23 melawan Uzbekistan di semifinal Piala Asia U-23 2024 di Qatar. Nonton bareng atau nobar timnas itu penuh sorak-sorai bak menonton langsung di stadion. Yel-yel dan lagu ala tribun, seperti Ayo, Indonesia, terus menggema. Sesekali terdengar pekikan dari para komentator dadakan tersebut: "Cakep, jangan kasih lewat!" atau "Slow, slow, jangan panik!".
Jumlah peserta nobar timnas tersebut melebihi kapasitas kafe. Di tempat duduk berundak, para pengunjung berjajar tanpa sekat. Sebagian tamu rela duduk lesehan di terpal yang digelar di pelataran. Para pelayan sampai harus meliuk-liuk menembus kerumunan saban mengantarkan pesanan. Antusiasme para penonton terus tinggi, bahkan sebelum laga dimulai pada pukul 21.00. Sebelum sepak mula, mereka bersama-sama mengumandangkan Indonesia Raya. Saat pertandingan berakhir—timnas U-23 takluk 0-2—hampir semua pengunjung memberikan tepuk tangan sembari berdiri.
Ivan, 33 tahun, salah seorang pemilik Daerah Kopi, mengatakan angka pengunjung naik drastis setiap kali kafe menggelar nobar timnas. Sewaktu timnas U-23 melawan Korea Selatan pada Jumat, 26 April 2024, misalnya, kafe itu mendulang pendapatan hingga Rp 6 juta per hari. "Melebihi target nobar kami, Rp 3 juta," kata Ivan. Gilanya, laga Garuda Muda vs Korea Selatan itu berlangsung mulai tengah malam pada hari kerja. Pengelola awalnya sempat ragu apakah tamu mereka akan hadir. Apalagi jam operasional normal mereka berakhir pada pukul 23.00. Nyatanya, laga tersebut tercatat sebagai rekor jumlah pengunjung tertinggi mereka. Ivan mengatakan kafe itu bekerja sama dengan perusahaan rokok yang menjadi sponsor siaran langsung pertandingan sepak bola. Di luar jadwal timnas, mereka menggelar nobar Liga Inggris. "Customer saya lihat sangat excited," ujar Ivan(Yetede)
Cara Para Pengawas Mengantisipasi Kecurangan UTBK
SELEKSI masuk perguruan tinggi melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2024 mulai digelar di beragam kampus. Pengawasan ujian makin ketat, seperti terlihat saat UTBK di Kampus 2 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta pada 30 April 2024. Arsya Arga berfokus pada soal-soal ujiannya. Peserta UTBK untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2024 itu mengatakan tidak merasa terganggu oleh pengawasan selama seleksi. "Pengawas awalnya dua orang, lalu di tengah-tengah pengerjaan ujian masuk tiga orang lagi. Total ada lima orang," ujar Arsya.
Arsya merupakan peserta ujian asal Pati, Jawa Tengah. Dia berencana mengambil Jurusan Teknik Perminyakan di UPN "Veteran". Para peserta mulai masuk ujian pukul 07.00 WIB dan baru keluar tiga jam kemudian. Menurut Arsya, banyaknya panitia pengawas selama ujian berlangsung merupakan hal yang wajar. Satu kelas berisi 25 peserta. Para pengawas terlihat tak hanya diam menunggu selama ujian. "Mereka berkeliling terus. Sulit rasanya kalau ada yang mau berbuat curang," ujarnya. "Toh, para peserta selama tiga jam ujian berlangsung sepertinya tetap enjoy. Kami tetap bisa minum kalau haus."
Hal serupa dituturkan Linggardanu, peserta asal Purworejo, Jawa Tengah. Menurut dia, pengawasan selama ujian di UPN itu nyaris tak memberi celah peserta untuk berbuat curang. "Dari mulai masuk ruangan, mengerjakan soal, sampai keluar ruangan, pengawasannya ketat. Di ruang saya ujian, para pengawas aktif," ujar Lingga yang mengambil Jurusan Teknik Pertambangan. Lingga pun tak yakin ada peserta yang bisa mencuri kesempatan berbuat curang dengan pengawasan seperti itu. "Ketika satu pengawas berkeliling, yang lain mengawasi sekitarnya," ujarnya. Rektor UPN "Veteran" Yogyakarta Mohamad Irhas Effendi mengatakan ujian di kampusnya pada tahun ini diikuti 2.890 calon mahasiswa yang mendaftar dan memenuhi persyaratan. Pihak kampus menyiapkan 11 ruang ujian dengan total 298 perangkat komputer untuk menunjang kelancaran ujian.
Selama ujian, kata dia, ada 121 pengawas yang mengawasi dan membantu kelancaran seleksi masuk kampus negeri. Pihak kampus mengantisipasi kecurangan dengan melakukan skrining ketat, baik pengecekan badan atau body checking secara manual maupun menggunakan detektor logam (metal detector). Ujian masuk perguruan tinggi negeri yang kini disebut UTBK-SNBT itu digelar secara serentak. Pelaksanan ujian terbagi dalam dua gelombang. Gelombang I dihelat pada 30 April dan 2-7 Mei 2024. Sedangkan gelombang II dilangsungkan pada 14-20 Mei 2024. (Yetede)
Pilkada dan Rekonfigurasi Kekuasaan
BELUM selesai ingar pemilihan umum pada 14 Februari lalu, Indonesia sudah bersiap menuju “pesta demokrasi” lain pada tahun yang sama, yakni pemilihan kepala daerah (pilkada). Gelaran ini akan dilaksanakan pada 27 November atau 38 hari pasca-pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober. Secara keseluruhan, pilkada akan dilaksanakan untuk memilih 37 gubernur, 93 wali kota, dan 415 bupati. Proses ini dikecualikan untuk Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dengan sistem penetapan sultan sebagai gubernur oleh DPRD provinsi dan Daerah Khusus Jakarta yang bupati/wali kotanya ditunjuk oleh gubernur.
Pilkada 2024 memiliki minimal dua keunikan dibanding pilkada sebelumnya. Pertama, pilkada akan dilaksanakan serentak pada hari yang sama. Keserentakan total ini akan menjadi yang pertama setelah keserentakan “sebagian” yang dimulai pada 2015. Asumsi dasar keserentakan ini secara umum berkenaan dengan efektivitas dan efisiensi. Meski begitu, saat ini hal tersebut bisa diperdebatkan melihat refleksi atas keserentakan pemilu legislatif dan presiden pada Februari lalu. Keunikan kedua dan menarik untuk didiskusikan adalah adanya potensi rekonfigurasi kekuasaan. Rekonfigurasi ini salah satunya dipicu oleh adanya konsekuensi kebijakan keserentakan, yakni penunjukan penjabat kepala daerah. (Yetede)
Ketidakpastian The Fed dan Demam Dollar AS
Konsep ekspektasi telah berkembang lebih jauh dari konsep ekspektasi rasional ala Lucas (1976). Ekspektasi diibaratkan menjadi suatu strategic game, setiap orang mempunyai fungsi reaksi yang hasil akhirnya tergantung dari interaksi strategis dengan fungsi reaksi pelaku ekonomi lain, seperti pembuat kebijakan, otoritas moneter, organisasi, dan entitas lain (Auman, 2008). Implikasinya, pemerintah atau otoritas moneter dapat menuntun ekspektasi masyarakat ke arah keseimbangan yang lebih optimal. Situasi di atas terjadi pada indeks dollar AS dalam dua minggu terakhir ini sebagai akibat ketidakpastian langkah yang akan diambil bank sentra lAS (The Fed). Data Indeks Manajer Pengadaan (PMI) manufaktur menunjukkan perekonomian AS mulai mengalami pelemahan.
Angka PMI manufaktur April memasuki zona kontraksi 49,9 dibandingkan dengan Maret ketika masih di zona ekspansi51,9. Ini membuat analisis modal portepel di AS berpendapat bahwa seharusnya The Fed menurunkan suku bunga dalam pertemuannya pada 19 - 20 Maret untuk mengakomodasi ekspektasi pasar. Namun, inflasi yang masih persisten di 3,5 persen pada Maret, naik dari 3,2 persen di bulan sebelumnya, merupakan kontra argumen The Fed untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan. Konsekuensinya adalah fragmentasi ekspektasi di pasar keuangan dunia yang memicu pergeseran ke aset yang dianggap lebih aman sebagai alat lindung nilai (hedging) sambil menunggu ketidakpaspatian.
Kondisi ini mengerek imbal hasil surat berharga AS. Untuk tenor 10 tahun, imbal hasilnya naik ke 4,7 persen, tertinggi sejak November 2023. Adanya hubungan terbalik antara imbal hasil dan harga pasar membuat harganya menurun, kemudian menarik pemodal portepel global dunia untuk berbondong-bondong membeli obligasi AS. Sebagai akibatnya, indeks dollar AS menguat tajam dalam waktu satu setengah bulan ini dari 102,7 pada awal Maret ke 106,3 pada pertengahan April. Dampak globalnya, nilai mata uang negara lain menjadi melemah (John dan Narasinghe, April 2024). Pertumbuhan ekonomi AS triwulan I-2024 melambat drastis ke 1,6 dari 3,4 persen di triwulan sebelumnya. Sampai artikel ini selesai ditulis, ketidakpastian masih tetap tinggi karena data inflasi AS terbaru belum keluar. Situasi dikhawatirkan akan mengarah ke stagflasi atau kombinasi stagnasi inflasi seperti di AS tahun 1970-1980an yang dinilai lebih buruk dari resesi (De Mott,Business Insider, April 2024). Kekhawatiran ini terlihat dari anjloknya indeks saham Dow sebesar lebih dari 375 poin pada 25 April.
Sejak pertengahan Maret, kurs tengah Bank Indonesia melemah dari Rp 15.582 ke Rp15.900-an pada saat sebelum libur Lebaran seiring dengan peningkatan indeks dollar AS akibat ketidakpastian langkah yang akan diambil The Fed. Setelah libur Lebaran, kurs rupiah menembus Rp 16.000 hingga mencapai Rp 16.280.
Kesempatan ini digunakan oleh berbagai bank sentral, termasuk Bank Indonesia (BI), untuk melakukan mitigasi. Prinsip yang digunakan adalah mencari momen yang tepat, jangan melawan angin haluan (headwind), tetapi gunakanlah angin buritan (tailwind)
Dampak ketidakpastian global baru akan terlihat bulan depan ketika data makro April dipublikasikan sehingga prognosis hanya dapat dilakukan melalui indikator dini. Namun,sampai saat ini perekonomian Indonesia masih menunjukkan resiliensi sebagai dampakdari aktivitas mobilitas masyarakat sekitar hari raya Lebaran. PMI manufaktur Indonesia pada Maret naik ke 54,2 dari 52,7 di Februari.
Di Sidang Perdana Sengketa Pileg, PPP Meminta Suaranya Dikembalikan
MK, Senin (29/4) mulai menggelar sidang pemeriksaan pendahuluan sengketa hasil Pemilu 2024 untuk pemilihan anggota legislatif DPR, DPRD, dan DPD. Tiga panel hakim disiapkan untuk menangani 297 perkara yang telah diregister, salah satunya perkara yang diajukan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dalam sidang yang digelar di panel I yang dipimpin Suhartoyo selaku ketua panel, didampingi Daniel Yusmic Foekh dan Guntur Hamzah selaku anggota panel, di MK, Jakarta, Senin, kuasa hukum PPP, Dharma Rozali Azhar, meminta MK mengembalikan perolehan suara PPP yang dipindahkan secara tidak sah ke Partai Garda Republik Indonesia (Garuda). Dharma mengatakan, pemindahan suara itu tersebar di 35 daerah pemilihan yang berada di 19 provinsi.
Dugaan pemindahan suara itu mengakibatkan perolehan suara sah PPP secara nasional hanya 5.878.777 suara atau 3,87 % sehingga PPP tak memenuhi ambang batas parlemen 4 %. ”Terdapat selisih kekurangan 193.088 suara atau 0,13 %,” ujarnya. Dharma menuturkan, terdapat perbedaan rekapitulasi suara versi PPP dengan hasil rekapitulasi suara yang ditetapkan KPU. Beberapa di antaranya terjadi di Dapil Banten I, Banten II, dan Banten III. Pengurangan suara PPP yang dipindahkan ke Garuda di ketiga dapil itu berkisar 5.000-8.150 suara per dapil. Dalil senada diungkapkan kuasa hukum PPP untuk Dapil Jatim I, Jatim IV, Jatim VI, dan Jatim VIII. Menurut dia, terjadi pemindahan suara PPP di keempat dapil tersebut ke Garuda.
Suara PPP yang dipindahkan ke Garuda berkisar 1.000-4.000 suara. Berdasarkan hasil pemilu yang ditetapkan KPU, perolehan suara Garuda sebanyak 406.883 atau 0,27 % suara sah nasional. Perpindahan suara PPP secara tidak sah ke Garuda disebut berlangsung selama proses rekapitulasi berjenjang dan berlanjut hingga rekapitulasi tingkat nasional. PPP pun telah mengajukan keberatan ke Bawaslu provinsi, tetapi belum mendapat tanggapan. Dari 297 perkara yang diregister untuk perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU), perkara yang diajukan PPP ini merupakan salah satu dari 171 perkara yang diajukan partai politik terkait dengan sengketa hasil perolehan suara antar partai politik dalam Pemilihan Anggota Legislatif 2024 (Pileg 2024), baik untuk pemilihan anggota DPR maupun DPRD. (Yoga)
ICW: Tersangka Baru Kasus Timah Sebatas Level Operator
Indonesia Corruption Watch (ICW) memandang Kejaksaan Agung (Kejagung) belum sepenuhnya menyentuh pihak yang memiliki andil paling besar dalam dugaan korupsi tata niaga timah di PT Timah Tbk 2015-2022. Apalagi dalam dugaan korupsi yang ditaksir merugikan negara hingga Rp 271 triliun, ini ada manipulasi pada dokumen sebagaimana Persetujuan Rencana Kerja Anggaran dan Biaya (RKAB) yang tidak memenuhi persyaratan. Kejagung telah menetapkan 21 orang sebagai tersangka. Tiga di antaranya yang ditetapkan sebagai tersangka baru-baru ini merupakan mantan pejabat dan yang masih bertugas di Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung, yakni Suranto Wibowo selaku Kepala Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung tahun 2015-2019; Rusbani selaku Plt Kadis ESDM Bangka Belitung 2019; serta Amir Syahbana selaku Plt Kadis ESDM Bangka Belitung tahun 2020-2021 dan Kadis ESDM sekarang.
Peneliti ICW, Yassar Aulia, Senin (29/4) mengatakan, penetapan tiga tersangka dari Dinas ESDM Bangka Belitung belum sepenuhnya menjawab pengusutan kasus korupsi di PT Timah. ”Kalau dilihat dari tingkat atau latar belakang tersangka, rasanya mereka masih level operator dan belum menyasar ke pihak yang memiliki andil paling besar. Terlebih ini menyangkut dokumen, tentu persetujuannya tidak berada di level operator,” terang Yassar. Berdasarkan hasil penyidikan Kejagung, ketiga orang yang baru ditetapkan sebagai tersangka itu, diduga menerbitkan Persetujuan RKAB secara tidak sah kepada lima perusahaan pemurnian dan pengolahan timah (smelter). Kelima perusahaan itu adalah PT Tinindo Inter Nusa, PT Stanindo Inti Perkasa, PT Refined Bangka Tin, CV Venus Inti Perkasa, dan PT Sariwiguna Bina Sentosa. Padahal, RKAB tersebut tidak memenuhi persyaratan.
Ketiga tersangka itu juga diduga mengetahui RKAB tersebut tidak digunakan untuk menambang di lokasi izin usaha pertambangan (IUP) setiap perusahaan tersebut, melainkan hanya untuk melegalkan penjualan timah yang diperoleh secara ilegal dari IUP PT Timah Tbk. Oleh karena itu,Yassar menduga, ada pihak lain yang lebih tinggi yang dapat diminta pertanggun jawabannya dalam kasus ini. Yassar pun meyakini Kejagung dapat mengungkap pihak lain yang lebih tinggi tersebut. Sebab, sejauh ini Kejagung juga sudah dapat menetapkan sejumlah pihak selaku pemilik manfaat (beneficial owner) dalam kasus ini sebagai tersangka. Mereka, antara lain, Hendry Lie selaku pemilik manfaat dari PT Tinindo Inter Nusa beserta adiknya, Fandy Lingga, selaku pemasaran dari PT Tinindo Inter Nusa. (Yoga)
Dubai Telah Pulih dari Deraan Dua Krisis
Dubai kembali menunjukkan tanda pemulihan seusai dihantam pandemi Covid-19. Seperti sejumlah wilayah dan negara di dunia, kinerja ekonomi Dubai kembali berdetak kencang. Kali ini, wujudnya berupa pengumuman perluasan Bandara Al Maktoum. Megaproyek itu akan menelan dana 34.85 miliar USD. Emir Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum mengumumkan rencana itu pada Minggu (28/4). ”Kami membangun proyek baru untuk generasi masa depan, memastikan pembangunan berkelanjutan dan stabil bagi anak cucu kami. Dubai akan menjadi bandara dunia, pelabuhannya, kotanya, dan pusat penghubungnya,” kata Sheikh Mohammed.
Proyek itu diungkap berselang setelah Dubai terendam banjir terdahsyat dalam 75 tahun terakhir. Hampir seluruh Dubai, termasuk Bandara Internasional Dubai, terendam banjir selama beberapa hari. Dampaknya, kekacauan jadwal penerbangan dari dan ke sejumlah negara via Dubai. Penerbangan-penerbangan itu menggunakan Dubai sebagai bandara transit. Banyak penumpang mengeluhkan bagasi mereka tidak kunjung jelas nasibnya. Dampak lain adalah kerugian hingga miliaran USD. Sebab, banyak mobil mewah dan aneka benda mewah lain terendam. Dubai dan negara induknya, Uni Emirat Arab, memerintahkan evaluasi infrastruktur selepas banjir 16-18 April 2024.
Setelah itu, Dubai melanjutkan manuver lain, yaitu mengumumkan perluasan Bandara Al Maktoum. Diresmikan pada 2010, bandara di sisi selatan Dubai itu kini dilengkapi dua landas pacu. Selama ini, bandara itu lebih sering dijadikan lokasi parkir pesawat dan melayani penerbangan kargo. Bandara itu direncanakan dilengkapi tiga landas pacu tambahan. Kapasitas terminalnya akan ditingkatkan hingga 290 juta penumpang per tahun. Total akan tersedia 400 gerbang keberangkatan. Dubai mencatat 17,1 juta pelancong menginap di sana pada 2023. Tingkat keterisian kamar hotel mencapai 77 % sepanjang 2023. Perluasan Bandara Internasional Al Maktoum menjadi penanda baru Dubai telah selesai dari dampak krisis 2008 ataupun pandemi Covid-19. (Yoga)
Tekanan pada Perekonomian
Tekanan dari luar pada perekonomian Indonesia menguat belakangan ini. Relatif tingginya inflasi di AS membuat The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama lagi. Akibatnya, dana kembali ke AS dan USD mengalami penguatan cukup tinggi, sehingga, mata uang lain, termasuk rupiah, mengalami tekanan dan melemah secara berarti. Aliran modal keluar cukup besar dari pasar modal dan obligasi Indonesia. Indeks pasar modal tertekan dan imbal hasil (yield) obligasi naik lagi di atas 7 %, peningkatan yang cukup tinggi. Nilai rupiah melewati Rp 16.000 per USD dan kemungkinan akan tetap tertekan untuk waktu yang cukup lama, sampai inflasi di AS menurun dan The Fed menurunkan suku bunga lagi di pertengahan tahun ini atau bisa lebih lama lagi.
BI sebagai penjaga stabilitas mata uang melakukan intervensi di pasar spot dan non-deliverable (tanpa penyerahan). Namun, kemampuan intervensi ini terbatas. BI harus menaikkan suku bunga acuan karena rupiah terus terdepresiasi mendekati level Rp 16.500 per USD. Tekanan juga bertambah dengan ketegangan Israel-Iran. Harga minyak mentah meningkat. Akibatnya, subsidi kemungkinan juga harus disesuaikan. Pelemahan rupiah menaikkan biaya produksi karena kandungan impor yang tinggi. Suku bunga kredit yang tadinya diharapkan mulai menurun tetap bertahan dan bagi debitor ini memperlama permasalahan biaya tinggi.
Sejauh ini, pertumbuhan kredit masih cukup tinggi, 1 %, dan sektor manufaktur masih ekspansi. Namun, jika pelemahan rupiah berlangsung lama atau permanen, pengaruh negatif pada perekonomian juga semakin tinggi. Dengan perekonomian yang terbuka, perekonomian Indonesia sensitif terhadap perubahan di tingkat dunia. Permasalahan pelemahan nilai rupiah justru mengancam stabilitas perekonomian. Dengan tingkat inflasi 3 %, sebenarnya BI tidak harus menunggu The Fed menurunkan suku bunga kebijakan. Namun, risikonya terlalu tinggi karena penurunan suku bunga akan kian melemahkan rupiah. (Yoga)









