;

Penebusan Pupuk Bersubsidi Dipermudah

Yoga 04 May 2024 Kompas

Kementan mempermudah penebusan pupuk bersubsidi oleh petani yang terdaftar. Selain menggunakan kartu tani atau KTP, penebusan pupuk bersubsidi juga bisa diwakilkan dengan syarat. Karena itu, petani diharapkan mengoptimalkan serapan pupuk bersubsidi yang realisasi penyerapannya saat ini masih rendah. Petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi harus tergabung dalam kelompok tani. Mereka juga harus terdaftar dalam Sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dan Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan).

Kebijakan itu tertuang dalam Permentan No 1 Tahun 2024. Regulasi itu merupakan revisi atas Permentan No 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan HET Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian. Dalam Pasal 15 regulasi itu disebutkan, penebusan pupuk bersubsidi dapat dilakukan dengan KTP atau kartu tani. Jika menggunakan kartu tani, penebusan pupuk dilakukan dengan mesin pengambilan data elektronik (EDC). Ketentuan penebusan pupuk bersubsidi selanjutnya diatur dirjen terkait.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Ali Jamil, Jumat (3/5) mengatakan, Permentan No 1/2024 lebih mengedepankan solusi atas persoalan pupuk bersubsidi dengan memberi kemudahan bagi petani penerima pupuk bersubsidi. Apabila ada petani mengalami kendala, seperti sudah tua, sakit, atau jarak rumah sangat jauh dari kios, penebusan pupuk bersubsidi bisa diwakilkan kepada sanak saudara dengan membuat surat kuasa yang ditandatangani kepala desa dan ketua gabungan kelompok tani. ”Kemudahan-kemudahan itu guna memastikan tujuan program pupuk bersubsidi sesuai target yang telah ditetapkan,” kata Ali melalui siaran pers di Jakarta. (Yoga)


BARANG KIRIMAN-BAWAAN, Semoga Tak Ada Lagi Aturan ”Coba-coba” dan Bikin Waswas

Yoga 04 May 2024 Kompas

Masyarakat menyambut lega keputusan pemerintah yang tak lagi membatasi jenis, jumlah, dan kondisi barang kiriman pekerja migran Indonesia dan barang bawaan pribadi penumpang dari luar negeri. Mereka berharap pemerintah tak lagi membuat aturan yang ”coba-coba” hingga menimbulkan kebingungan, rasa waswas, dan protes publik. Keputusan yang dimaksud adalah Permendag No 7 Tahun 2024. Aturan yang ditandatangani per 29 April 2024 merupakan perubahan kedua atas Permendag No 36 Tahun 2023 yang menuai banyak protes. Masyarakat mempersoalkan pengenaan bea masuk dan pajak impor untuk barang kiriman pekerja migran, pembatasan barang muatan bawaan penumpang yang dibawa dari luar negeri, serta evaluasi atas pengaturan beberapa komoditas bahan baku industri.

Pada aturan lama tersebut, komoditas bawaan penumpang yang dibatasi jumlahnya adalah alas kaki (maksimal dua pasang per penumpang), tas (maksimal dua buah per penumpang), barang tekstil (maksimal lima buah per penumpang), dan alat elektronik (maksimal lima unit dengan total 1.500 USD). Barang lain yang dibatasi adalah telepon seluler, headset, dan komputer tablet, maksimal dua unit per penumpang. Semua pembatasan ini berlaku untuk jangka waktu satu tahun. Peraturan terbaru, terkait impor barang bawaan pribadi penumpang, tidak mengatur batasan jenis, jumlah, dan kondisi barang, kecuali untuk barang yang dilarang dan barang berbahaya. Ketentuan yang berlaku adalah penerapan bea masuk dan pajak impor dengan nilai tertentu.

Rujukannya adalah PMK Nomor 203 Tahun 2017 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Barang yang Dibawa Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut. Pasal 12 menyebutkan, barang pribadi penumpang yang diperoleh dari luar negeri dengan nilai paling banyak 500 dollar AS per orang untuk setiap kedatangan diberikan pembebasan bea masuk. Kelebihan dari batas itu akan dipungut bea masuk dan pajak dalam rangka impor. Terkait barang impor kiriman pekerja migran Indonesia, aturannya merujuk pada PMK No141 tahun 2023 tentang Ketentuan Impor Barang Pekerja Migran Indonesia, pembebasan bea masuk berlaku bagi barang kiriman pekerja migran Indonesia dengan nilai maksimal 1.500 USD untuk tiga kali pengiriman dalam satu tahun, atau 500 USD untuk satu kali pengiriman.

Friska, warga Jakarta, menuturkan, dihapuskannya aturan pembatasan jenis dan jumlah bawaan pribadi penumpang itu cukup melegakan. Saat regulasi pembatasan diberlakukan, ia nyaris ketakutan membeli barang dari luar negeri untuk keperluan pribadi. ”Sudah lebih tenang dan lega sekarang. Ritme sudah kembali ke awal. Ke depan, peraturan diharapkan jangan simpang siur dan memberatkan rakyat,” ujar Friska, yang juga pelaku usaha jasa titip, Jumat (3/5). Friska yang berangkat ke Singapura akhir pekan ini mengaku tidak lagi khawatir membeli barang-barang belanjaan. Ia pun sudah mempersiapkan cara agar barang-barang bawaan dalam jumlah besar lebih aman dan sesuai ketentuan, denan memisahkan dan membagi barang belanjaan ke dalam kargo dan bawaan pribadi. (Yoga)


Pemerintah Kaji Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Yoga 04 May 2024 Kompas

Pemerintah mulai mengkaji kelanjutan proyek kereta cepat rute Jakarta-Surabaya. Harapannya, proyek ini bisa mengurangi beban transportasi jalan, begitu pula dengan emisi penerbangan. Kepastian mengenai pelaksanaan proyek ini akan diserahkan pada periode pmerintahan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wapres terpilih 2024-2029. Terkait proyek tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) siap serta berkomitmen mendukung penugasan yang diamanahkan pemerintah. Hal ini sebagai bentuk partisipasi memajukan layanan perkeretaapian di Indonesia. ”KAI juga memastikan akan mendukung proyek-proyek perkeretaapian selanjutnya, seperti rencana perpanjangan rute kereta cepat sampai Surabaya,” ujar Vice President Public Relations PT KAI Joni Martinus saat dihubungi di Jakarta, Jumat (3/5).

Berkaca dari penggunaan layanan kereta cepat Whoosh rute Jakarta-Bandung, moda transportasi kereta cepat telah menjadi andalan masyarakat urban dalam bertransportasi. Jubir Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Jodi Mahardi, menyebutkan, pihaknya mulai mendiskusikan kelanjutan program kereta cepat Jakarta-Surabaya. Pemerintahan yang baru diharapkan mampu melanjutkan program-program pemerintahan era Presiden Jokowi tersebut. ”Apalagi kita sudah rasakan semua manfaatnya, termasuk kereta cepat ini. Dengan extend (perpanjangan rute) sampai ke Surabaya, tentunya ini akan memangkas waktu dan mengurangi beban transportasi jalan, mengurangi emisi dari sektor aviasi, dan meningkatkan konektivitas antarkota di Indonesia,” tutur Jodi. (Yoga)


Kita Hidup di Era ”Cloud Economy”

Yoga 04 May 2024 Kompas

CEO Microsoft Satya Nadella mengunjungi tiga negara Asia Tenggara, yakni Indonesia, Thailand, dan Malaysia, pada 30 April-2 Mei 2024. Ia menjanjikan investasi Microsoft dan penyerapan tenaga kerja. Investasi 2,2 miliar USD dan penyerapan 200.000 tenaga kerja dijanjikan bagi Malaysia. Sebelumnya, investasi 1,7 miliar USD dan penyerapan 840.000 pekerja dijanjikan oleh Satya kepada Indonesia. Di Thailand, nilai investasi tak disebutkan, tetapi negara itu dijanjikan dengan proyek-proyek yang dapat menyerap hingga 100.000 tenaga kerja (Kompas.id, 2 Mei 2024). Investasi yang dijanjikan tertuju pada komputasi awan (cloud computing) dan kecerdasan buatan. Menurut dia, investasi ini membantu negara-negara tujuan untuk membangun ekonomi yang inklusif dan memastikan penciptaan inovasi. Ia mengingatkan, ekonomi kini dibangun berlandaskan pada penguasaan teknologi.

Apa yang direncanakan Nadella merupakan bagian dari strategi korporasi-korporasi teknologi raksasa memperkuat cloud economy atau ekonomi awan. Fondasi ekonomi awan sangat khas, yakni terletak pada infrastruktur pusat data (data center), internet, dan program komputer. Lewat infrastruktur awan (cloud infrastructure) ini, perusahaan bisnis dan penyedia layanan umum, seperti pemerintah, dapat cepat berinovasi serta menciptakan ekonomi skala yang luar biasa. Perusahaan lokapasar, misalnya, tak perlu membangun pusat data sendiri karena bisa menyewanya dari korporasi penyedia cloud infrastructure, seperti Microsoft dan AWS (Amazon Web Service). Biaya sewa jauh lebih kecil daripada membangun sendiri.

Melalui infrastruktur yang dilengkapi layanan kecerdasan buatan itu, perusahaan lokapasar tak hanya menyimpan data, tetapi juga dibantu dalam menganalisis data perilaku berjuta-juta konsumen. Pertumbuhan cloud economy ditentukan inovasi terus-menerus, yakni pengembangan tiada henti kecerdasan buatan, penambahan kecepatan microprocessor dari waktu ke waktu, dan peningkatan kapasitas serta keterampilan tenaga kerja. Atas dasar itulah, Microsoft berinvestasi di Asia Tenggara. Pertumbuhan populasi yang besar di Asia Tenggara menjadi alasan korporasi teknologi berupaya mendominasi pasar di wilayah ini dan memastikan ketersediaan tenaga kerjanya. Tak ada pilihan bagi Indonesia selain memastikan penduduknya berpendidikan baik sehingga mampu menggeluti ekonomi berbasis inovasi teknologi secara optimal. Jangan sampai Indonesia hanya menjadi pasar. (Yoga)


Tangkapan Melimpah, Nelayan Buang Ikan

Yoga 04 May 2024 Kompas

Selama beberapa waktu terakhir, jumlah tangkapan ikan yang masuk ke Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja, Lampulo, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, meningkat pesat. Akibatnya, harga ikan anjlok dan sebagian tak laku terjual sehingga akhirnya dibuang. Berdasarkan pantauan Kompas, Jumat (3/4) beberapa jenis ikan, seperti dencis dan tongkol, dibuang dengan cara dikuburkan di tanah. Sebagian lainnya dibuang di dermaga tidak jauh dari posisi kapal ditambatkan. Seorang nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Masran, mengatakan, dalam sepekan terakhir, harga ikan anjlok dari biasanya Rp 15.000 per kg menjadi Rp 1.000 per kg.

Sementara, daya beli konsumen tidak menguat. Akibatnya, tangkapan tidak terserap sepenuhnya oleh pasar. ”Tangkapan melimpah, tetapi ikan kamitidak laku. Ikan-ikan mulai busuk dan terpaksa kami buang,” kata Masran. Ia menambahkan, jumlah tangkapan ikan sangat banyak sehingga harga ikan jatuh ke titik yang sangat rendah. Pada hari biasa, harga ikan per keranjang ukuran 28 kg Rp 700.000. Namun, saat ini, harga ikan per keranjang ukuran sama hanya Rp 50.000. Menurut Masran, Aceh butuh tempat penyimpanan ikan yang memadai, agar tangkapan ikan yang melimpah bisa disimpan dan dijual kembali kala kondisi mulai stabil. Masran mengoperasikan kapal berukuran 30 gros ton (GT).

Sekali berlayar, dia memperoleh 15 ton ikan jenis campuran. Namun, saat ini, tangkapannya mencapai 30 ton. Tangkapan melimpah juga dialami para nelayan lain di PPS Lampulo. Adapun biaya operasional sekali berlayar untuk kapal 30 GT sekitar Rp 100 juta. Akibat harga murah, uang dari penjualan ikan membuat nelayan tidak bisa balik modal. Salah seorang pedagang ikan grosir di Lampulo, Teungku Wen, menuturkan, harga ikan yang anjlok itu membuat nelayan rugi. Dia menilai pemerintah belum optimal mengelola PPS Lampulo sehingga kondisi tersebut kerap terjadi saat musim panen. ”Aceh harus memiliki pabrik pengolahan agar ikan tidak terbuang,” ujar Wen. (Yoga)

Membatik dan Menghidupkan Ruang Seni Sobokartti

Yoga 04 May 2024 Kompas

Para peserta pelatihan membatik saat proses membuat motif pada selembar kain di Gedung Sobokartti, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (3/5/2024). Pelatihan membatik tersebut diselenggarakan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas bagi perwakilan kelurahan di Kota Semarang. Pelatihan tersebut diharapkan dapat menggerakkan ekonomi kreatif di daerah. Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang. (Yoga)

Parkir di Minimarket Semestinya Gratis

Yoga 04 May 2024 Kompas

Dishub DKI Jakarta akan menggandeng Satpol PP DKI Jakarta untuk menindak juru parkir liar di Jakarta, khususnya di minimarket. Parkir di depan minimarket seharusnya gratis. Namun, ada pihak-pihak yang memanfaatkannya. ”Sebagaimana regulasi yang ada, parkir di depan minimarket tidak dipungut biaya (gratis). Bahkan, pihak pengelola tidak diperbolehkan memungut biaya,” kata Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo, Jumat (3/5). Menurut Syafrin, masyarakat yang berkunjung ke minimarket seharusnya tidak perlu membayar parkir, kecuali memang ingin secara sukarela memberi uang parkir. Namun, ada oknum yang memanfaatkan situasi ini.

”Jadi, seolah-olah menjadi kewajiban si pengemudi untuk membayar. Padahal, seharusnya tidak karena itu (lahan parkir) merupakan fasilitas yang memang disiapkan pihak minimarket. Biasanya juru parkir liar ini meminta uang dalam jumlah tertentu dan memaksa pengunjung membayar sesuai permintaan,” tuturnya. Syafrin menyebutkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP DKI Jakarta dan pihak terkait lain untuk menangani oknum-oknum yang memanfaatkan lokasi di minimarket untuk memungut uang parkir dalam jumlah tertentu dengan cara memaksa. Pihaknya juga akan mendiskusikan lebih lanjut terkait langkah tegas dan tindakan untuk juru parkir liar tersebut. (Yoga)


Dimas Asrur Fauzi ”Pacuel” Dari Hati Naik ke Telinga

Yoga 04 May 2024 Kompas (H)

Setelah hengkang dari dunia penjualan gawai pada 2019, Dimas Asrur Fauzi alias Pacuel (31) mencoba dunia baru secara mandiri, yakni teknisi elektronik. Dari sana, ia bertemu sejumlah klien dengan masalah headset yang biasa digunakan untuk bermain gim daring. Beberapa produk yang ia tangani merupakan keluaran jenama ternama. Bahkan, ada yang harganya jutaan rupiah. Dari pengalaman itu, ia bisa merasakan langsung kualitas berbagai headset. Ia berkesimpulan, ada sejumlah produk mahal yang kualitas audionya biasa saja. Ada pula headset dengan harga terjangkau, tetapi kualitasnya mumpuni. Ia lantas memperdalam pemahamannya dengan belajar di internet cara headset diproduksi serta mencari elemen-elemen pendukung headset, seperti spesifikasi bahan yang harus dipakai untuk mendapatkan kualitas maksimal audio. Mulai 2020, ia membuat headset sendiri.

Produknya punya nilai lebih karena bisa didesain sesuai keinginan klien, mulai dari warna, logo yang disematkan, sampai panjang kabel yang dibutuhkan. Produk awal itu ia tawarkan ke sejumlah kawan. Di tengah pejalanan memulai bisnis itu, ia kebanjiran order. Mula-mula, di lokapasar ada seseorang memesan in ear monitor, alat bantu dengar yang biasa digunakan musisi saat pentas. Kliennya merupakan sound engineer grup musik Vierratale. ”Setelah berkontak, dia bilang, ’Boleh enggak produkmu ini dibagikan ke sound engineer Indonesia lain? Kayaknya mereka butuh, deh’,” kata pria yang karib disapa Pacuel itu di Balikpapan, Kaltim, Minggu (28/4). Produk keduanya itu langsung menyebar di kalangan musisi dan aktor pendukung lainnya di tingkat nasional dengan harga terjangkau, yakni Rp 350.000, kliennya merasa kualitas in ear monitor produksi Pacuel amat baik.

In ear monitor buatannya itu kemudian dipesan dan turut digunakan sejumlah musisi dan grup musik ternama Tanah Air, seperti Last Child, Saint Loco, Praz Teguh, Kevin Aprilio, For Revenge, dan Oomleo dari Goodnight Electric. Seluruh produk itu ia rakit sendiri secara manual (handmade). Sejumlah musisi menilai harga yang ia tawarkan terlalu murah. Seorang musisi bahkan menyatakan kualitas produknya lebih baik dari in ear monitor yang didapatkan kliennya di Singapura seharga Rp 3 juta. Namun, Pacuel menyebut harga yang ia tawarkan bukan murah, melainkan terjangkau. Tujuannya untuk mengenalkan produk ke pasar yang lebih luas. Sebab, dengan harga tersebut, ia masih memperoleh margin keuntungan. Saat ini ia menaikkan sedikit harga produknya. Dua produk yang ia buat ditawarkan dengan harga Rp 380.000 dan Rp 550.000. (Yoga)


Kualitas SDM Perlu Ditingkatkan

Yuniati Turjandini 04 May 2024 Investor Daily (H)

Pesiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Sektor pendidikan dan kesehatan menjadi kunci untuk mendapatkan SDM yang berkualitas. Pembangunan di sektor tersebut memang telah menunjukkan banyak kemajuan. Namun, secara keseluruhan kualitas SDM Indonesia masih relatif tertinggal dibanding negara lainnya, sehingga perlu ditingkatkan. Mengacu pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) seperti yang dirilis program Pembangunan  Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Development Programme (UNDP), Indonesia 2023-2024 mencapai angka 0.713 atau naik 0,008 poin dari IPM Indonesia di tahun sebelumnya. Dengan demikian, Indonesia naik peringkat dari urutan 114 ke 112. Kenaikan IPM tersebut menunjukkan Indonesia berada di jalur yang tepat dalam pemulihan yang stabil menuju pencapaian tingkat IPM tertinggi sebelum pandemi 2019 yaitu 0,718. Namun Indonesia disebut masih menghadapi tantangan dalam hal kesenjangan. (Yetede)

Sistem Keuangan Terjaga, Ekonomi Tetap Tumbuh Tinggi

Yuniati Turjandini 04 May 2024 Investor Daily (H)

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengakui, peningkatan ketidakpastian dan gejolak geopolitik telah menaikkan tekanan di pasar keuangan global dan domestik. Kendati demikian, stabilitas sistem keuangan (SSK) Indonesia pada kuartal I-2024 masih dalam kondisi terjaga karena didukung oleh kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan yang stabil. Bahkan perekonomian Indonesia diyakini tetap resilen dan mampu tumbuh di atas 5% pada tahun ini. "Pertumbuhan ekonomi kuartal I-2024 diperkirakan (juga) tetap berada diatas 5%, lebih baik dibandingkan kuartal V-2023," kata Menteri Ekonomi (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Menurut Sri Mulyani, penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini adalah permintaan domestik yang tetap kuat, baik dari sisi konsumsi pemerintah, konsumsi rumah tangga, maupun konsumsi lembaga Non-Profit yang melayani Rumah Tangga (LNPRT). Ini juga seiring momentum penyelenggaraan Pemilu 2024, serta dorongan dari kebijakan APBN yang menaikkan gaji ASN, pemberian THR. "THR dengan tunjangan kerja 100% memberikan dukungan pada belanja pemerintah yang memperkuat belanja masyarakat atau daya beli masyarakat," ujar dia. (Yetede)

Pilihan Editor